psychopath Boyfriends

psychopath Boyfriends
Part 18



~In The School~


Terlihatlah sebuah mobil BMW putih berhenti didepan gerbang sekolah.Dan munculah seorang gadis keluar dengan membanting pintu mobil yang sangat keras.


Nifa berjalan memasuki kelasnya tanpa memperdulikan tatapan sinis para siswa disana.


padahal cantikan gw, masa brave mau sama dia.


'ngaca mba nya' batin nifa dalam hati.


dikasih pelet kali bravenya makannya mau.


'gak ada waktu untuk ngurusin kek gitu' batin nifa menjawab.


dih, jadi cewe gausah kegajenan.


'bukannya lo yang suka ngegelayut sama pacar gue' batin nifa kesal.


pagi pagi dah bikin badmood gerutu nifa.


Setelah ia melewati para netizen yang tak henti henti menghujatnya, akhirnya Nifa telah sampai dikelas tercintanya.


Ia melempar tas nya yang berwarna hijau toska dan berlalu keluar menuju rooftop untuk mengembalikan moodnya. sedangkan Krystal yang melihat Nifa dengan wajah kesal hanya mengyengrit bingung.


Nifa perlahan membuka pintu rooftop dan terlihatlah seorang pria menutup mata tengah menikmati hembusan angin dengan sebelah tangan yang dimasuki ke saku celana.Dan membuat kadar ketampanan pria itu menambah.


Sekarang pria itu menengok kearah Nifa dan tersenyum manis. Nifa yang melihatnya tersenyum. Pria itu berjalan mendekat kearah Nifa sampai membuat Nifa menabrak tembok, dengan cepat pria itupunemaruh sebelah tangan nya disamping kepala Nifa.


"Maaf, aku gak selalu ada buat lindungin kamu, tapi aku akan berusaha semampuku buat ngejaga kamu dengan caraku sendiri" ucap Brave menatap sendu seorang gadis dihadapanya.


Bravepun menarik Nifa membawanya kepelukannya.


"Maaf, aku gagal jagain kamu"ucap Brave.


Nifa mengelus punggung brave


"Gak, kamu gak salah. aku aja yang penakut sama preman preman itu" ucap Nifa melepaskan pelukannya.


"Nifa sayang Brave" ucap Nifa. Brave yang mendengarnya berusaha menahan degub jantungnya yang hampir keluar.


Brave tersenyum.


"Brave juga sayang Nifa" ucap brave.


tring....


"Udah bel tuh, masuk gih" ucap Brave.


"gak ah, pengen bolos" ucap Nifa mengembungkan pipinya.


"Gaboleh, aku gamau punya ibu dari anak anakku bolot" ucap Brave sambil mengacak acak rambut Nifa.


"ihhh, berantakan kan jadinya, yaudah berarti kamu masuk juga" ucap Nifa kepada Brave masih dengan raut kesalnya.


"iya iyaaa, dah.."ucap brave melambaikan tangannya.


Sepanjang jalan nifa tak henti hentinya mengangkat kedua sudut bibirnya.


"eh, napa lo kesambet setan" bisik krystal menyenggol lengan Nifa.


"Nifa, kenapa kamu teriak gak liat ibu sedang menjelaskan"ucap bu Mela tegas.


"ehehe maaf deh bu" ucap Nifa sambil mengangkat jarinya berbentuk v.


Selang beberapa jam akhirnya bel istirahat pun tiba, siswa siswa yang ada disana langsung berlari menyerbu kantin.


"Nif, lo utang cerita ma gw" Ucap krystal sedikit kesal.


"iye iye nanti gw ceritain deh dikantin" jwab Nifa yang membuat krystal senang.


"eh, mumpung lo lagi seneng kan tratik yaaa..." ucap Krystal semangat.


"iye iye" jawab Nifa sambil memutar bola matanya.


untung sahabat, kalau gak dah gw gaplok tuh orang batin Nifa yang melihat krystal berlari kegirangan.


~Kantin~


Akhirnya mereka memutuskan untuk duduk dipojok kantin karna jauh dari kebisingan para siswa siswa.


"Nif, lo pesen apa?" tanya krystal.


"ehm, gw batagor sama milkshake" ucap Nifa dan dibalas anggukan sama krystal.


Beberapa menit akhirnya krystal datang dengan membawa nampan yang berisi pesanannya.


Saat mereka asik bercengkrama sambil makan makanan mereka, datang lah dua orang dan tanpa permisi ia langsung duduk.


"Brave, itu temen kamu?" tanya Nifa bingung, pasalnya mana ada yang mau berteman dengannya.


"iya, teman dari kecil"ucap brave.


"kenalin nama gw Farrel Aditya Pratama, panggil aja farel"ucap pria disamping krystal dengan menjulurkan tangannya


"Crystal Adyssa Avrilliani" ucap krystal membalas uluran tangannya, namun saat krystal ingin menarik tangannya farel memegang tangannya erat.


Seraya tau, akhirnya farrel melepaskan ulurannya.


"Maaf"


"Natasya Nifa Syakilla" ucap Nifa dan ingin membalas uluran tangannya, namun tertahan oleh brave.


"Jangan pegang pengang" ucap brave cemburu.


"iya iya yang dah punya pacar, bentar lagi gw punya kok. udah ada orangnya disamping gw"


ucap farel santai, dan berhasil membuat krystal terkejut.


"cie ciee.. yang bentar lagi mau jadian, pj pj" ucap Nifa menggoda Krystal.


Semuanya tertawa kecuali krystal dengan wajah kesal menatap Nifa horor.


_________


"Gw gak akan buat hidup lo tenang" ucap seseorang berpakaian hitam tengah memperhatikannya.