psychopath Boyfriends

psychopath Boyfriends
Part 13



08.00 PM


Setelah berbelanja cukup lama, akhirnya mereka berdua Brave and Nifa memutuskan makan ke cafe yang berada dekat dengan mall tersebut.


Sesampainya....


"Permisi, Mau pesan apa? " tanya Waitress tersebut sambil memberikan dua buah menu.


"ehm, saya nasi goreng sma cappucino latte. Nif lo apa? " brave.


"Samain aja deh" Nifa.


"Jadi, dua nasi goreng dengan dua cappucino latte" tanya Waitress tersebut.


"iya" brave.


Sambil menunggu pesanan mereka datang, brave dan Nifa hanya sibuk dengan ponsel mereka masing masing. Nifa ia hanya menscroll Instagramnya. Sedangkan brave ia sibuk bermain ML.


Tak lebih dari 15 menit, pesanan Mereka pun sampai.


"Nif, habis ini mau kemana?" tanya brave sambil memasukkan nasgor nya.


"ehmm, la-nyus pu-yangs"ucap Nifa mengunyah makanannya.


"Habisin makanan dlu baru jawab" Brave.


Nifa buru buru menelan makanannya dan langsung menjawab.


"langsung pulang aja" ucap Nifa.


"Makan tuh jangan buru buru" ucap brave mengambil sebutir nasi diujung mulut pacarnya.


Dan ya.. Tatapan mereka terkunci satu sama lain


1 detik


2 detik


3 detik


Setelah sadar Nifa langsung mengalihkan pandangannya.


Nih, napa pula jantung gue dangdutan batin Nifa.


Brave terkekeh geli melihat pipi pacarnya merah menahan malunya.


"Udah jangan blushing, gw tau gw ganteng" ucap brave dengan pedenya.


"ihh, siapa juga yang blushing" ucap Nifa sambil merangkul kedua pipinya menahan malu.


__________


Sinar matahari telah menyapa seorang gadis yang kini masih tertidur dengan selimut yang menutupi wajahnya.


Deringan jam beker berbunyi tempat jam 6 pagi, namun tidak dapat mengusik tidurnya seorang Natasya Nifa Syakilla. Sebelum seseorang masuk kekamarnya....


"WOYY.... Bangun napa, udah pagi masih ngebo" teriak kakaknya Qila mengoyang goyangkan kasurnya.


"eugh, siapa sih" erang Nifa kesal.


"Gue, seorang Nayla Aqila Maulida membangunkan seorang adek, betapa mulia ya kan gue" ucap Qila dengan nada alay.


"Au..Ah berisik" ucap Nifa sambil melanjutkan tidurnya.


"eh.. Bangun dong gak kasian apa sama kakak lo" ucap Qila gantung


"Atau gak lo gak gw anter" ucap Qila dengan senyum jahil ya.


Mendengar ucapan kakaknya Nifa segera menuju ke kamar mandi. Tak butuh lama Nifa menyelesaikan ritualnya. Ia kini keluar dari kamarnya menuju ruang makan.


"Pagi semuanya" ucap Nifa dengan senyum nya.


"Pagi" jawab ayah, ibu, dan Qila serentak.


Nifa mengambil sepotong roti yang sudah dioleskan slai strawberry dan segelas susu putih. Setelah selesai..


"Yokk kak, bu, yah pamit dulu ya" ucap Nifa menyalami orang tuanya dan langsung menarik tangan Qila yang masih menyuapkan sepotong roti.


__________


Nifa menutup pintu mobilnya dan langsung memasuki gerbang sekolahnya.


Namun sial...


Bugh.


Nifa jatuh tepat pantatnya mencium lantai,


"Maaf gue gak sengaja" ucap seorang lelaki tengah menyodorkan tangannya.


Lalu Nifa mendongak dan melihat ada seorang siswa lelaki dan perempuan, namun asing baginya melihat wajah mereka berdua.


"kalian anak baru?" tanya Nifa.


"ehm, iya kenalin saya Fathi Aksa Rasyid panggil aja Aksa" ucap lelaki tersebut.


"Saya Felicia Eleora panggil aja cia" ucap perempuan tersebut.


"Nifa"


"ehmm, apa boleh saya tau dimana ruang gurunya?" tanya Aksa.


"Mari saya antarkan" ucap Nifa berjalan mendahului keduanya.


Setelah sampai...


"Permisi" ucap Nifa sopan.


"Ya Nifa ada apa?" ucap seorang wali kelas Nifa namanya Rina.


"Saya kesini mau mengantarkan mereka" ucap Nifa mempersilahkan Aksa dan cia.


"kalau tidak ada kepentingan saya permisi" ucap Nifa sopan.


"tunggu... Nifa tolong antarkan mereka berdua ke IPA 2" Miss Rina.


Nifa pun mengaguk dan segera mengantarkan mereka berdua ke IPA 2 kelasnya.


Setelah sampai


"Bu, ini anak barunya" ucap Nifa berbicara kepada pak Juna guru ipa.


"Silahkan masuk, dan perkenalkan diri kalian!" tegas pak Juna.


Blalablablabla......


"kalian boleh duduk disitu" ucap pak Juna menunjuk dua bangku kosong.


_________


TRING...


(Bel istirahat berbunyi)


Nifa bergegas bangkit dari tempat duduk ya namun ia merasa janggal


Brave mana ya, biasanya dia kesini batin Nifa.


Sedangkan BRAVE...


Ia saat ini masih menenangkan dirinya di Rooftop. Ia masih ingat malam setelah mengantarkan Nifa pulang ia bertemu dengan mantan sahabatnya itu.


"lo masih ingetkan" ucap aksa


"Ngapain lo" Brave emosi.


"Santai, gw mau kasih kabar bagus" ucap aksa gantung


"Gw pindah sekolah di Se. Ko. Lah. Lo. " lanjutnya dengan menekan setiap katanya tak lupa senyum smriknya.


Boom......


________