psychopath Boyfriends

psychopath Boyfriends
Part 4



*


*


*


PAGI___


"Bangun..." ucap seorang laki2 menoel noel Pipi Nifa.


"eugh...."


Betapa terkejut Ia melihat seseorang yg tidak asing baginya.


Lalu laki2 tersebut terseyum, senyum yg begitu tulus yg tak pernah Nifa lihat sebelum nya.


Namun malah sebaliknya Nifa pun terkejut sampai Ia harus menutupi wajahnya dengan telapak tangan. Mungkin Ada iler kali.


"Gausah ditutupin mukanya, apapun keadaan ya lo tetap cantik" ucap brave dingin, seraya menarik tangan Nifa agar tidak menutupi wajah cantik kekasihnya.


Namun lain di nifa


Blusshh......


Yakk... Sekarang wajah Nifa sudah memerah layaknya kepiting rebus yg sudh siap santap.


"ihh.. Keluar, aku mau mandi!" seru Nifa berlari menuju kamar mandi. Sebenarnya Ia ingin menetralkan jantungnya yg sejak tdi berdetak kencang.


Lalu Nifa pun mengambil handuknya, Dan bergegas segera mandi. *Selesai ya.......


"Aaaaaaa*......" teriak Nifa, Ia melihat brave yg masih setia duduk di ranjangnya.


"Ngapain kamu disini!!!" ucap Nifa sedikit berteriak.


"Su-Suka Suka gue lah" ucap brave melongo, Ia melihat Nifa yg begitu seksinya dengan mengenakan kimono dengan handuk melilir rambutnya.


"KELUAR....!!!" teriak Nifa menyadarkan keterpana brave.


Dengan segera brave pun pergi Dari kamar Nifa, Ia takut tidk bisa menahan nafsunya.


Sesampainya Ia di luar.....


"woy, lo tunggu di meja makan aja sana" ucap Qila seraya menunjukan tempatnya.


Tanpa menjawab brave pun langsung berjalan menuju meja makan.


*


*


*


Sedangkan Nifa Ia masih sibuk dengan memoleskan sedikit bedak bayi dan liptint agak wajahnya tidak terlihat pucat.


Selepas Dari kegiatannya, Ia langsung bergegas ke ruang makan. Dan menemui brave yg sibuk memainkan ponselnya.


"Lama Amat lu, kasian pacarlu nungguin" ucap qila.


'kok tau' batin nifa


"Tenang aja, gak gue kasih tau ke bokap" ucap Qila sambil memasukan roti kedalm mulutnya.


"woyy.... Gue Izin Bawa adeklu" ucap brave menarik tangan Nifa dan pergi.


'*Dasar lu' kesal Qila.


*


*


*


Brave pun langsung melepaskan, Dan membukakan pintu Mobil.


Berapa menit pun berlaku kini suasana di Mobil itu pun sedikit canggung.


"eh... Kok kakak aku bisa tau k--" ucap Nifa tepotong.


"kakak lu tdi nanya pas gue masuk kerumah lo" ucap brave.


Sekolah____


Sesampainya di sekolah brave pun membukakan pintu Mobil, Dan terdapatlah Nifa dengan wajah menunduk.


Dengan segera brave pun menarik dagu nifa dan seketika bola mata mereka pun saling bertatap.


Para siswa yg berada disekitarnya pun terkejut dengan apa yg mereka lihat, dengan cepat Salah Satu siswa memotret kejadiannya yg tak terdugu.


'gak Salah nih Mata gue'


'gak bisa dibarin'


'awas aja bitch'


'aku tuh gabisa diginiin'


Begitulah Adu mulut mereka.


Nifa terkejut dengan brave, dengan cepat ia pun mengalihkan pandanganya.


Ia yakin bahwasanya wajahnya sdh menahan malu dan sangking malunya Ia menutupi pipinya dengan ke dua tangannya.


"Pipi lu Napa" ucap Brave menahan ketawanya yg hampir saja lepas.


'aishhhh.. Bodo ah' kesal Nifa.


"gue tau yg Ada di otak lo, dah yuk gw antarin sampai kekelas lu!!" ucap brave lembut seraya mengengam tangannya.


Setelah sampai dikelas Nifa, dengan melalui tatapan iri Para siswa (apalagi yg cewek). Nifa hanya menundukan wajahnya selama perjalanannya.


"Dah, jangan lupa nanti gw jemput lu!" ucap brave terseyum yg membuat Para fans terutama fans girls berteriak histeris.


"Iya" ucap Nifa singkat.


"jangan singkat2 gitu dong, dh gw kekelas yaa...." ucap brave mengacak rambut Nifa.


"ihhh.... Brave" tanpa tersadar Nifa berteriak, Dan dengan segera Nifa pun masuk ke kelasnya. Dan disambut dengan tatapan Krystal.


"ehh..lu tadi sama brave Kan, ngapain" ucap Krystal curiga.


"gk kok, gk ngapa ngapain" ucap Nifa berbohong.


"jangan bohong deh, katanya lo pacaran Sam Br--" ucap Krystal terpotong krna bel masuk sdh berbunyi dan menampilkan guru msk kekelas.


"utang cerita lo ma gw" ucap Krystal.


Setelah pelajaran dimulai, Nifa pun tidak mendengarkan penjelasan guru Ia bahan melamun karena memikirkan sikap brave.


Tanpa tersadar....


"Hey kamu.... Ngapain melamun, cepat sana cuci muka" ucap pak jonnie yg terkenal killer.


"baik pak" ucap Nifa pasrah


Ia pun langsung menuju toileh yg berada di ujung koridor. Sesampainya Ia ditoiler.


Byurrr.....