psychopath Boyfriends

psychopath Boyfriends
Part 19



"Gw gak akan buat hidup lo tenang" ucap seseorang berpakaian hitam tengah memperhatikannya.


----------------


Tak terasa bel pulang terdengar, seluruh murid berhamburan meninggalkan kelas. Kecuali Nifa ia masih sibuk mengerjakan tugasnya yang belum selesai.


ting....


Sebuah pesan masuk di ponsel Nifa, dengan cepat ia meraih ponsel yang berada ditasnya.


BRAVE


kamu dmn?


 Me


kelas knp?


BRAVE


Aku kesana


Setelah membalas pesan dari Brave, Nifa meletakan ponselnya dan kembali melanjutkan tugasnya yang hampir selesai.


Terdengarlah suara langkah sepatu, Nifa yakin bahwa itu Brave. Takut brave menunggu lama, ia mempercepat menulisnya.


"Mau gue bantu?" tanya pria mendekatinya.


Merasa tidak mengenali suaranya Nifa mendongak untuk melihatnya.


"Ga usah dah selesai" jawab Nifa sambil memasukan barang barangnya ke tas.


"Gw anter lo pulang mau, sebagai balas budi lo udah antarin gw ke ruang guru" tawar Fathi.


"Ga usah repot repot, gw udah ada yang jemput, tuh!" jawab Nifa menunjuk Brave yang baru saja masuk ke kelas nya.


ia segera meraih tas dan ponselnya, menuju dimana Brave berada.


"Jangan deker deket sama dia, aku ga suka" ucap Brave posesif sambil memasang selfbelt.


"Jadi kamu cemburu nih, sekarang?" goda Nifa sambil menoel noel pipi Brave.


"Iya lah aku cemburu, orang dianya deket deket sama kamu" ujar Brave.


"Gak, dia itu cuman balas budi ke aku gara gara aku anterin di ke ruang guru. ganteng kan dia" goda Nifa sambil tersenyum jahil.


"Masih gantengan aku lah, siapa sih namanya?" tanya Brave yang masih fokur menyetir.


"Fathi Aksa Rasyid" Jawab Nifa.


Setelah itu tak ada lagi pembicaraan, Nifa merasa bosan akhirnya ia mengambil ponselnya dan menscorl Instagram.


"Sampai" ucap Brave singkat.


Nifa yang tau bahwasanya kekasihnya itu masih ngambek, ia berusaha memikirkan cara agar Brave berhenti ngambek.


Tiba tiba Nifa langsung memeluk Brave dengan erat hingga sang empu kaget.


"Jangan ngambek lagi nanti gantengnya hilang" ucap Nifa dengan suara seperti anak anak.


Merasa tidak ada jawaban, Nifa melepas pelukannya.


"Nifa sayang Brave" ucap Nifa berlalu keluar sambil lari terbirit birit.


Brave yang mendengar ucapan kekasihnya itu tengah memegang dadanya berusaha menormalkan degub jantungnya yang hampir locat dari tempatnya.


Brave tersenyum


"Brave sayang Nifa juga" ucap Brave sambil melajukan mobilnya.


---------


"ASSALAMUALAIKUM, NIFA YANG CANTIK NAN IMUT PULANG" Teriak Nifa menggelegar di seluruh penjuru rumah.


"hehheeh habisnya Nifa seneng" ucap Nifa dengan cengiran lebarnya.


"Jangan terlalu senang nanti kamu nangis, udah gih masuk kamar ganti baju, makan" ucap ibunya berlalu menuju dapur meneruskan memasak yang sempat tertunda.


bukannya di semangatin gerutu Nifa.


Sesampainya dikamar, Nifa langsung merebahkan dirinya melihat langit langit. belum sempat ia menutup mata. ada sebuah pesan masuk dari sahabatnya.


Nifa berdecak kesal dan segera meraih ponselnya yang terletak di nakas


KRYSTAL


Nifaaa, tadi gue liat brave sama cewek!!!


Me


Ga mungkinlah brave kayak gitu gw tau sifatnya


KRYSTAL


send picture.


sementara Nifa yang melihatnya terkejut, namun ia berfikir buat apa gw pacaran kalau gw percaya sama dia.


Me


gw gatau itu bener atau gak, yang pasti gw percaya sama dia.


KRYTAL


coba deh lo tanya ke brave, btw lo tau ga siapa tuh orang?


Me


ehmm, klo ga slh Felicia Eleora. ydh gw mau nanya dlu.


KRYSTAL


semoga itu ga bener.


sebelum ia mencari kontak chat Brave, ada sebuah pesan masuk. Nifa menghiraukannya dan beralih ke chatan Brave.


Me


ehmm, brave kmu kenal Felicia Eleora?


ih lama banget sihh balesnya batin Nifa kesal


lalu ia membuka chat yang belum sempat ia lihat tadi. ada sebuah nomor yang asing baginya.


089534xxxxxx


save Fathi, sebagai ganti yang tdi. mau jalan?


Me


ga deh lgi badmood


FATHI


Gw traktir deh


-------------


- Akankah Nifa jalan dengan Fathi? yes or no


- Maaf apabila ada kesalahan kata (typo)


like+coment