
*
*
*
"Nifa bangun nak...!!" ucap ibu Nifa, Rina sambil mengoyang goyangkan tubuh anak bungsunya.
"Eughhh.... Baiklah bu" ucap Nifa langsung bergegas Dari ranjangnya menuju kamar mandi untuk siap siap pergi ke sekolah. Karna Hari ini adalah Hari pertamaku sekolah setelah aku pindah Dari Australia.
Setelah itu Nifa perlahan lahan menuruni tangga menuju ruang makan, dan di sana Sudah terdapat ayah, ibu dan tak lupa kakak perempuan nya.
"Ibu, aku mau pergi sekolah!" ucap nifa sambil menyium punggung tangan ayah dan ibunya.
"Kenapa buru buru, sarapan saja dulu" ucap ibunya.
"Tidak usah bu, nifa sudh telat" tukas nifa berlalu pergi.
"Pak antar kan ku ke sekolah!" ucap nifa langsung memasuki mobilnya
"Baik non" tukas sopir nifa
Ya... Nifa memang mempunyai sopir yg Sudah Ia anggap seperti ayah ya sendiri karna sopirnya itu Sudah berkeja semenjak nifa SD.
Sekarang Nifa Sudah berada di halaman sekolah Baru ya, Ia bergegas menuju ruang guru.
Tiba tiba......
Burgh......
Nifa pun terjatuh, Ia meringgis pasalnya lututnya menyentuh lantai.
"ahww" ringis nifa.
Tanpa merasa bersalah lelaki Itu berjalan meninggalkan Nifa yg sedang meringgis sambil memengang lututnya yg sedikit mengeluarkan darah.
Tidak tau diri, awas saja
Umpat nifa kesal dengan lelaki tadi
Setelah itu Nifa bergegas mencari ruang guru tersebut, ternyata letak ruang guru tersebut di samping letak UKS.
Akhirnya nifa memutuskan untuk masuk dan Ia menjumpai guru guru di sana. Salah Satu guru tsb menyapanya
"Kamu nifa ya anak baru pindahan Dari Australia?" ucap guru tersebut yg tak lain bernama yoona.
Nifa pun mengaguk tanda mensetujuinya dan Ia melemparkan senyumannya.
" ya sudah, Mari ibu antarkan" ucap bu yoona tersebut sambil membals senyumnya.
Nifapun mengikutinya dari belakang, tanpa Ia sadari banyak siswa siswi di sana yg sedang melihat nifa dengan sorot Mata yg sulit diartikan.
"Perhatian....." ucap bu yoona tegas
Seluruh siswa siswi itu pun bergegas menuju bangkunya masing masing, dan memperhatikaan.
"Ibu akan mengenalkan siswa baru, nifa silahkan" ucap bu yoona.
"Perkenalkan nama Saya NATASYA NIFA SYAKILA, Saya pindahan Dari Australia. Semoga kalian bisa berteman denganku!" ucap Nifa gugup
'oh, ini yang anak baru itu. cantik juga'
'gila, body goals dong'
'bening bat dah'
'wah, bisa jadi bahan bullyan gw'
Begitulah ucapan siswa siswi tersebut.
"Nifa silahkan kamu duduk disitu"
Ucap bu Yoona sambil menunjukan tempat yg akan diduduki Nifa.
Nifa pun bergegas menuju tempat yg akan Ia duduki yaitu Ia duduk di nomor 2 pojok paling belakang.
Sebelum ia menduduki kursinya,Ia tak sengaja memperhatikan seseorang lelaki yang sedang duduk dikursi paling belakang, Ia heran mengapa wajah pria tersebut sangat datar dan keliatannya sifatnya sangat dingin.
SKIPPP_______
(sampai rumah)
"Nifa pulang!" ucap Naifa sedikit teriak.
Ia pun heran karna tidak Ada jawaban.
"Maaf Non, tuan dan nyonya pergi ke Australia Dari jam 8 tadi non" ucap pembantunya.
Lalu Ia menelfon ibunya.
.
.
.
.
"kenapa ibu gak Bilang kalau mau ke Australia"
Ucap nifa dengan Suara sedihnya.
"Maaf ya nak, ibu gak Bilang soalnya ibu buru buru tadi" ucap ibunya lembut.
"oh, ibu berapa lama disana? " tanya nifa
"kurang lebih sebulan, ohya ibu sudah kirimkan uang 50 juta" ucap ibunya
"Terimakasih bu, yang terpenting ibu cepat pulang ya!" ucap nifa
"pasti! Sudah dlu ya nak, ibu akan menghubungimu nanti!" ucap ibunya.
"Baiklah" ucap nifa
Dan telponpun dimatikan secara sepihak.
Tok... Tok.... Tok....
(Suara ketukan pintu)
"Masuk aja, gak di kunci !" Teriak nifa yg sedang memainkan leptopnya.
Pintu kamar pun terbuka, Dan munculah seorang Gadis yg tak lain adalah kakaknya bernama Qila.
"Nifa... Tolng beliin gue ramen dong... Plissss"
Ucap kakak ya dengan mengeluarkan pupy eyes.
"iye iye.. Mana uangnya, eh sekalian traktirin gue ya!" ucap nifa semangat.
"yayayay, dh sana pergi" ucap Qila sambil mengasihkan uangnya.
"ihh... Ngusir, nih uangnya" ucap Nifa pura pura Marah.
"Maaf deh, adekku yg imut dan cantik sedunia ini" ucap Qila sambil menekan kata kata tersebut.
"hahahhah, wlekkk😜" ucap nifa sambil menjulurkan lidah ya.
.
.
.
Setelah Itu Ia pergi menuju supermarket dengan berjalan kaki Karna jaraknya lumayan dekat. Sesampainya Ia di sana ia mengambil makanan kakak nya dan makanannya tersebut.
.
.
.
SKIPP____
(bergegas pulang)
Setelah selesai, Nifa bergegas pulang. Biasanya ia melewati gang sempit karena itu salah satu cara agar ia bisa cepat datang kerumah. Namun, sebelum ia sampai kesana ia mendengar jeritan.
TOLONGGG......
"arghhhh"
Alangkah terkejutnya Ia melihat darah mengalir di dada Gadis tersebut, Nifa secara tak sengaja melihat seorang pria berhodie Hitam dengan pisau yg tertancap didada Gadis tersebut. dan kemudian pria tersebut menancapkan pisau yg berkarat ke dua bola mata gadis itu. darah merembes kemana mana.
Badan nifa pun bergetar dan tidak sengaja Ia menendang tong sampah di samping nya. Lalu pria tersebut tersadar bahwa ada seseorang yang melihat perbuatan kejinya
Dan yaahh... Ia melihat seorang Gadis dengan rambut tergurai sedang berlari.
"Aku akan mencari tahu, tunggu saja tanggal mainnya"
Pria itu bermonolog dan Ia mengeluarkan senyum smirk nya.
Pria itu tau bawasanya yg melihat tadi adalah siswa Baru yaa... Nifaaa**