Police Hunter

Police Hunter
kemenangan Rudolf



Denis yang hendak pergi menolong rekannya di markas Andrew pun menitipkan keluarga Rival pada Wanda.


"Wanda aku titip dulu mereka disini"


Ucap Denis menitipkan keluarga Rival pada Wanda, sementara dia kembali melancarkan misinya untuk membantu membawa pasokan barang yang akan timnya ambil dari dermaga Mr Andrew.


Denis melajukan kecepatan mobilnya di atas rata-rata normal agar bisa segera sampai tujuan.


Sedangkan Donal dan Rival sudah berada bersama Mr Rudolf yang sedang mengamati pergerakan anak buah Mr Andrew dari atas gedung kosong.


Terlihat Mr Rudolf begitu semangat untuk mengalahkan musuh besar nya itu,


Kecepatan laju mobil Denis yang diatas ratarata membuatnya kurang dari 20 menit sudah tiba di depan gerbang dermaga.


Dia pun menyembunyikan mobilnya di antara pepohonan agar tidak terlihat anak buah Mr Andrew.


Perlahan dia menyelinap masuk ke dermaga,


"Seat... Bug " 


Satu persatu Denis menghabisi salah satu anak buahnya tanpa ampun. Denis melepas jaket salah satu anak buah Mr Andrew yang sudah dia habisi guna menipu anak buah Mr Andrew yang lain.


...


Dua puluh menit sudah berlalu kini pengaruh obat bius yang sudah Rival gores kan pada seluruh anak buah Mr Andrew mulai bereaksi, satu persatu mereka jatuh tersungkur tak sadarkan diri.


Kapal pun sampai, dengan cepat Denis memerintahkan seluruh anak buahnya untuk segera membawa barang haram itu dan memasukan kedalam tasnya masing-masing


"Jangan sampai ada yang terlewat"


Perintah Denis pada semua rekannya.


Hitungan mundur yang tepat dari Mr Rudolf sangat pas.


Mr Andrew pun tiba di dermaga alangkah terkejutnya dia melihat seluruh anak buah nya tersungkur tak sadarkan diri.


"Bajingan kau Rival, Donal aku tidak akan mengampuni kalian terutama kau Rudolf"


Amarah nya semakin meledak tatkala melihat isi kapal yang sudah menepi ke dermaga menjadi jarahan anak buahnya Mr Rudolf.


"Sial, kau tidak akan bisa lari dariku"


Mr Andrew langsung memerintahkan anak buahnya yang lain untuk mengejar anak buah Rudolf yang telah membawa pasokan barang haramnya.


***


Sementara di tempat lain Mr Rudolf sangat merasa senang melihat Andrew yang kepanasan karena pasokan barangnya berhasil anak buahnya curi dengan mudah.


"Hahahaha aku sangat menikmati pemandangan ini "


Rival dan Donal pun ikut tersenyum melihat bosnya tertawa penuh kemenangan.


Anak buah Denis berhasil kabur namun ternyata sebuah mobil box yang anak buahnya bawa berhasil terlihat olehnya


"Kejar mobil box itu jangan sampai lolos"


Perintah Mr Andrew pada anak buahnya yang masih tersisa agar segera mengejar mobil box yang membawa barangnya.


Mereka pun segera mengejar dengan sangat cepat.


Melihat anak buah Andrew mengejar mobil box nya, mereka juga melajukan mobilnya dengan cepat agar tidak berhasil tertangkap.


"Kalian jangan khawatir terus saja melaju agar semua mengejar kalian biar aku yang akan mengatasi urusan disini"


Seru Denis di sebrang telpon pada rekannya itu.


"Dan ingat kalian bawa barang ini dengan aman kita sudah berhasil mengecoh mereka dengan mobil box itu"


Sementara Mr Andrew dan anak buahnya masih tetap mengejar mobil box yang mereka kira membawa pasokan haramnya.


"Cepat, ayo cepat jangan sampai mereka lolos"


Mobil box melaju di jalan yang sepi terdengar suara tembakan menuju ke arahnya,


"Dor dor"


Anak buah Andrew mulai menyerang,


Namun mobil box tetap melaju,


"Ingat rencana kita, sebentar lagi aku dan Mario segera menyusul kalian, saat kami tiba cepat kalian keluar dari mobil dan melompat lah ke motor kita"


Perintah Denis pada rekannya yang membawa mobil box.


"Baik bos"


Denis tetap mengarahkan anak buah yang membawa mobil boxnya meski dalam telpon,


Suara tembakan terus terdengar menyerang mobil box.


Denis dan Mario sengaja masih mengenakan jaket anak buah Andrew agar bisa mengecohnya hingga mereka berhasil melewati mobil yang di tumpangi Andrew.


Andrew sendiri mengira jika mereka adalah salah satu anak buahnya karena Denis dan Mario mengenakan jaket anak buahnya.


Saat laju mobil box semakin cepat tiba-tiba saja Denis dan Mario menghentikannya.


"Kik..."


Suara rem mobil box terdengar jelas oleh Mr Andrew dia pun tersenyum mengira jika mobil box berhenti karena anak buahnya di motor yang menghentikannya.


"Akhirnya kalian menyerah juga"


Pikir Mr Andrew.


Namun ternyata


Dengan cepat pengemudi mobil box keluar dan langsung naik motor Denis dan Mario.


"Ada apa ini?"


Andrew mulai curiga,


Mereka pun berhenti di mobil box yang mereka kira membawa pasokan barang haram yang di curi nya.


 


Dengan sigap dan waspada seluruh anak buah Andrew coba mendekati mobil tersebut dan membuka isi di dalamnya Andrew pun keluar dari mobil dan ikut melihat isi di dalam mobil box.


Dalam hitungan dua puluh detik saat pintu mobil box di buka tiba-tiba saja sebuah ledakan dahsyat terjadi.


Boom


.


..


...


Semua terlempar termasuk Mr Andrew.


Ternyata isi didalam mobil box tersebut ialah sebuah bom yang sudah dengan sengaja Rudolf pasang untuk menghabisi Andrew dan seluruh anak buahnya.