
Sepuluh tahun sudah berlalu, David Airlangga kini berhasil lulus di akademi militer Skotlandia sebagai polisi.
Sang ayah sangat senang dan bangga dengan kelulusan David dengan nilai di atas rata-rata.
Tidak hanya sang ayah, bibi Wanda selaku ibu pengasuh pun sangat merasa bahagia dengan keberhasilan anak asuhnya itu.
Ya seperti di ketahui David Airlangga adalah anak angkat dari Mr Rudolf.
David Airlangga berasal dari Jakarta, namun pasca kejadian perampokan yang menewaskan semua keluarganya 10 tahun yang lalu membuat dirinya terpaksa menjadi seorang anak yatim piatu hingga dia berhasil terselamatkan oleh Mr Rudolf dan diangkatnya sebagai anak angkat.
Saat itu usia David masih berusia sekitar sembilan tahun, mereka pun membawa David tinggal dan di besarkan di Skotlandi
Visual David Airlangga
Mr Rudolf sendiri adalah seorang mafia yang sangat kejam kekuasaannya sudah sangat luas dan cukup di segani oleh musuh yang mengenalnya.
David tidak mengetahui jika sang ayah angkat adalah seorang mafia, karena dia hanya tahu jika ayah ya adalah seorang pebisnis tambang emas dan batu bara.
"Selamat atas keberhasilan mu nak, ayah sangat bangga padamu"
Ucap Mr Rudolf mengucapkan selamat atas kelulusan sang anaknya itu.
Dengan senang hati David juga berterima kasih pada ayah dan ibu angkatnya itu.
Untuk merayakan kelulusan David, Mr Rudolf pun mengadakan sebuah pesta untuk semua.
"Bagaimana nak? Apa kamu setuju jika ayah adakan Sebuah pesta untuk kamu? Kamu tidak keberatan kan?"
Tanya sang ayah dengan raut wajah yang memelas memohon pada David agar kali ini dia tidak akan menolaknya.
"Ya ayah, kali ini aku akan menurutimu dan tidak akan menolaknya"
Jawab David coba menghargai apa yang hendak ayahnya inginkan.
Saat semua sedang sibuk dengan mempersiapkan acara pesta untuk nya, David berlalu menuju teras atas sendirian.
Di atas David sendiri menatap langit malam yang penuh dengan Bintang. Wanda datang menghampirinya dan bertanya apa yang sedang dia pikirkan saat ini?
"Aku hanya memikirkan semua yang sudah kamu ceritakan tentang suamimu, dan semua keluargaku,"
Jawab David tetap menatap bintang yang berkelip di langit.
Semua kebenaran yang Wanda ceritakan padanya membuat tujuan hidupnya semakin kuat untuk mencari tahu siapa dalang di balik pembunuhan kedua orangtuanya serta mencari keadilan untuk bibi Wanda akan suaminya yang tewas tanpa ada sebab yang jelas.
Dalam hati David bertekad untuk membawakan dan membuka kembali kasus yang terjadi pada keluarganya yang sempat di tutup kepolisian.
Dia berusaha memberikan keadilan untuk dirinya dan keluarganya karena kejadian itulah yang membuat dirinya menjadi anak yatim piatu sehingga dia di angkat dan di urus oleh tukang kebun keluarganya yang kini menjadi seorang pengusaha tambang emas dan batu bara kaya raya di negara Skotlandia.
Tukang kebun keluarga Mr Frans ayah dari David yang menjadi korban perampokan dan pembunuhan itu adalah Mr Rudolf yang sedang menyamar untuk bisa bertemu dengan mantan kekasihnya yaitu ibu dari David Mrs Julia.
Dalam mendidik David, Mr Rudolf selalu mendoktrin David dengan kekerasan dan pembalasan dendam, dia selalu melarang David untuk tidak pernah coba-coba mencintai dengan hati, karena itu awal dari keterpurukan hidup menurut prinsipnya.
David dewasa pun mulai melanjutkan tujuan hidupnya untuk mencari keadilan bagi kedua orangtuanya,Teka teki perampokan itu sangat sulit untuk dia pecahkan hingga akhirnya dia bertemu dengan teman masa kecilnya yang bernama Lauren.
seorang polisi wanita yang sangat kuat dan cantik.
Pendekatan David dengan Lauren pun mempertemukan dirinya dengan sosok yang dia rindukan.
David mulai melancarkan semua pembalasannya tanpa di ketahui Mr Rudolf
Visual Mr Rudolf
Adegan berpindah 10 tahun lalu.
Surabaya 1995
Pembunuhan serta perampokan telah terjadi menimpa kediaman pengusaha berlian Mr Frans dan Mrs Julia mereka tewas mengenaskan oleh para perampok yang menjarah seluruh isi rumahnya.
Tidak ada yang tersisa seluruh berlian milik keluarga raib di bawa perampok, bahkan Mrs Julia menjadi korban pelecehan sebelum akhirnya di habisi oleh sekawanan perampok sadis tersebut.
Yang lebih kejamnya lagi mereka membunuh semua yang ada di rumah termasuk pembantu dan bayi yang baru dilahirkan Mrs Julia.
Keluarga itu adalah keluarga David.
David sendiri berhasil selamat karena pada saat kejadian dirinya sedang bermain di taman belakang rumahnya.
Pada saat kejadian David yang masih berusia 9 tahun itu sedang main bola bersama tukang kebun keluarga nya di belakang rumah, sehingga dia tidak terlihat oleh para perampok yang menyandra keluarganya.
David sempat mendengar teriakan sang mama minta tolong dari dalam rumahnya namun saat dia hendak masuk kedalam rumah, pak Rudi nama samaran dari Mr Rudolf tukang kebun itu menarik tangannya dan berusaha lari untuk melindunginya dari perampokan sadis itu.
"Mama mama,, hiks"
Tangisan David tak di hiraukan pak Rudi dia hanya fokus membawa lari David untuk dia selamatkan dan mencari bantuan kepada sekitarnya agar menolong keluarga Mr Frans.
Saat di rasa aman pak Rudi segera menghubungi polisi untuk melaporkan perampokan tersebut
"Halo pak polisi disini telah terjadi perampokan tolong secepatnya kesini"
Dengan sigap polisi pun merespon laporan pak Rudi namun sayang, saat polisi tiba di rumah Mr Frans dan Mrs Julia perampok itu sudah lari tanpa meninggalkan jejak apapun,
Melihat kecerdikan mereka polisi pun menduga jika mereka adalah jaringan perampok profesional karena mereka sangat lihai dan pintar melarikan diri tanpa meninggalkan jejak sebagai petunjuk apapun.
Darah mengalir di ruang tengah terlihat Mr Frans bersimbah darah di kursi tengah, tubuhnya jug tertusuk pisau.
Sedangkan istrinya di temukan tewas di kamarnya dengan bekas luka sayatan dan benturan di kepalanya terdapat banyak beling berserakan di kamarnya dan sepertinya Mrs Julia sempat melawan namun dia tidak berdaya hingga akhirnya dia ikut tewas.
Polisi coba mengusut kasus yang menimpa keluarga David, namun tidak di temukan titik terang, 6 bulan berlalu kasus perampokan keluarga Mr Frans masih belum bisa terpecahkan hingga polisipun menutup dan menunda kasusnya untuk sementara waktu
.....
David kecil di bawa pak Rudi ke luar negri untuk menyembunyikannya dari hal yang mengingatkannya pada kejadian pahit yang menimpa keluarganya.
David kecil masih sangat mengingat kedua orangtuanya hingga diapun selau menanyakan kabar dan keadaan orang tua nya pak Rudi.
"Pak David ingin bertemu papa, mama dan adik bayi"
Air mata sorangan anak kecil yang merindukan keluarganya menetes hingga membuat pak Rudi merasa iba dan ikut sedih bersamanya.
"Kelak kamu akan paham kemana papa mama kamu pergi setelah dewasa nanti nak"
Ucap pak Rudi coba menghibur David dengan membawanya berkeliling melihat suasana Skotlandia.
Skotlandia adalah negara yang di pilih Mr Rudolf untuk menetap dan mengembangkan usaha tambang emas dan batu bara nya.
hingga kini perusahaan emas miliknya maju dengan pesat.
Namun di balik semua itu ternyata pengedaran obat terlarang adalah bisnis terbesarnya yang menjadikan dirinya menjadi seorang Milioner tanpa David ketahui.
Mr Rudolf adalah seorang mafia yang paling di takuti oleh lawan-lawannya, bukan karena ilmu bela dirinya yang mumpuni namun lebih pada kelicikan pikirannya yang membuat dia lebih di segani oleh mafia lain.
10 tahun sudah mereka menetap disana kini David pun mengerti dengan semua yang menimpa keluarganya di masa lalu, kematian keluarganya membuat hati David sangat terpukul dan sedih dalam hatinya dia sangat membenci kekerasaan terlebih pembunuhan dan perampokan.
"Gunakan akal pikiranmu, jangan pakai hati"
Doktrin yang selalu Mr Rudolf tanamkan pada David hingga akhirnya karena pengaruh doktrin tersebut, David bertekad untuk mengusut kembali kasus kematian yang menimpa keluarganya di Surabaya.
....
"Wanda bolehkah aku bersandar di bahumu?"
Ucap David yang sedang kesepian meminta bibi Wanda untuk menemaninya. Dia ingin mencurahkan semua kegelisahannya kepada Wanda.
Wanda panggilan David pada seorang wanita cukup usia yang ada di kediaman Mr Rudolf dialah yang selama ini selalu mengurusnya dari sejak kecil, David juga sudah menganggapnya seperti ibu kandungnya sendiri, karena Wanda sosok perempuan yang baik dan bijaksana meski kini usianya sudah mulai renta.
"Kemari nak, tidurlah di pangkuan Wanda"
Jawab Wanda tersenyum padanya.
Wanda yang saat itu sedang duduk merajut syal di bangku luar menarik tangan anak asuhnya itu agar dia bersandar di bahunya.
Sesekali Wanda mengelus rambut David dengan penuh kasih sayang bahkan terkadang Wanda selalu mencubit hidung David yang mancung karena gemas dengan ketampanan anak asuhnya itu.
"Apa yang membuatmu gelisah nak, katakanlah"
Tanya Wanda
David menceritakan kerinduannya kepada papa mama dan adik bayinya,
"Wanda, apa mereka juga merindukan aku?"
Tanya David rintih.
Dengan tersenyum Wanda coba menunjuk dua bintang di langit malam, dan satu bintang kecil yang berada jauh dari dua bintang itu.
"Lihatlah mereka, itu papa dan mamamu sedang tersenyum bahagia melihat anaknya sudah sebesar ini dan bintang kecil itu,lihatlah, dia adalah adikmu dia juga ikut tersenyum senang melihat kakaknya begitu bahagia"
David pun tersenyum kecil mendengar semua yang dikatakan Wanda padanya yang berusaha menghiburnya.
David selalu berdoa yang terbaik untuk ibu dan ayahnya
David pun seketika tertidur pulas di pangkuan Mada.