Police Hunter

Police Hunter
Misi penyelamatan



Keesokan harinya di kediaman Mr Andrew.


"Tolong kami tuan, Mr Rudolf sudah mengetahui penghianatan kami, dan sekarang semua anak buahnya sedang mengincar kami tolong lindungi kami tuan"


Ucap Rival pada Mr Andrew dengan semua drama yang mereka lakukan.


"Untuk apa kamu kemari kalau kamu sudah di ketahui oleh bajingan itu?


Mr Andrew sempat menolak menolong Rival dan Donal.


Tapi bagaimanapun mereka sempat menjadi Intel bagi dirinya sehingga dia bisa berhasil memanipulasi pemasukan narkoba Rudolf satu bulan kemarin.


Meski sedikit mencurigakan Mr Andrew akhirnya membawa Rival dan Donal ke markasnya.


"Tuan bagaimana dengan keluargaku? Apa mereka bisa dibebaskan? Tahan saja aku sebagai jaminannya aku mohon?"


Ucap Rival memohon pada Andrew.


"Kamu tidak usah menghawatirkan keadaan keluargamu, justru yang harus kamu mengkhawatirkan dirimu sendiri, jangan sampai kedatangan mu kesini hanya untuk mengantarkan nyawa padaku "


Jelas Andrew dengan tatapan yang mencurigakan.


...


Di tempat lain Mr Rudolf yang mengintai anak buahnya itu dari kejauhan merasa cemas karena strategi ini bisa saja di tebak dengan mudah oleh Andrew, tapi saat melihat Rival dan Donal menunjukan luka penganiayaan di tubuh dan kakinya yang disebabkan oleh anak buah Mr Rudolf Kecurigaan Mr Andrew pun sedikit memudar.


Hingga akhirnya Rival dan Donal masuk berhasil menjadi salah satu anak buahnya dan bergabung dengan yang lainnya yang


Bertugas untuk menjaga dermaga menunggu kapal sampai ke daratan membawa barang dengan selamat dan tidak sampai di ketahui oleh polisi dan musuh bebuyutannya yaitu Mr Rudolf.


Saat anak buah Mr Andrew sedang menjaga markasnya,


Denis coba melancarkan aksinya dengan membawa seorang gadis cantik dan **** bersamanya.


Gadis cantik itu dia bawa guna sebagai umpan agar para pengawal markas bisa terkecoh hingga Denis bisa masuk untuk menyelamatkan keluarga Rival.


Wanita itu bernama Jesica,


Jesica pun mulai melancarkan permainannya dia membawa sebotol minuman dengan rokok yang sedang dia hisap dan berjalan sempoyongan seperti wanita yang sedang mabuk.


Dengan nada bicara yang lembut, Jesica coba mendekati dan menggoda salah satu penjaga pintu rumah Mr Andrew.


"Hello tampan, apa kalian sedang kesepian? Kita main yuk"


Goda Jesicca pada semua pengawal yang menjaga rumah Andrew.


"Ada mangsa empuk nih, kemarilah cantik, siapa yang akan menolak bermain bersama wanita secantik kamu sayang"


Jawab mereka dengan penuh gairah menerima ajakan Jesicca dengan menyentuh dagu mancungnya itu.


"Kita main ramai-ramai ya"


Ucap Jesica dengan genit semakin membuat gairah para pria itu membara.


Saat para pengawal sibuk dengan gairahnya kepada Jesica, Perlahan Denis memasuki ruang depan rumah Mr Andrew yang berlantai dua dan luas.


Denis pun memasuki lorong rumah Mr Andrew dengan perlahan namun tidak sengaja terdengar suara rintihan kenikmatan seorang wanita dari dalam kamar.


Tentunya Denis sudah bisa menduga jika Mr Andrew sedang bermain cinta dengan wanita panggilannya,


Wanita yang telah Denis sewa untuk melayani dan menggoda Mr Andrew sebelum rencananya berjalan.


"Ayolah sayang permainanmu sangat nikmat sekali aku ingin lagi"


Ucap Mr Andrew begitu puas menikmati setiap permainan wanita itu sehingga dia terus memintanya lagi dan lagi.


"Dasar mafia ******"


Diapun terus berjalan mencari dimana ruang tempat keluarga Rival di sekap.


Dan akhirnya Denis menemukan ruangan tempat mereka menyekap keluarga Rival tepat di penjara di dalam gudang. Mereka di jaga ketat dua pria bertubuh besar seperti dirinya.


Denis mencari cara untuk membebaskan semuanya dari penjara itu tanpa diketahui dua penjaga bertubuh besar itu dan ternyata Sebelumnya Denis menyiapkan satu jarum yang sudah di olesi racun guna melawan musuh yang saat ini akan dia pakai untuk melumpuhkan kedua penjaga tersebut.


Saat di rasa sudah saatnya Denis pun coba melemparkan sesuatu ke arah lain guna mengelabui anak buah Mr Andrew yang lain,


"Bruk"


Suara benda jatuh di di ujung lorong membuat satu penjaga memeriksa ke arah sumber suara,


Sementara kawan nya pergi Denis coba melempar jarum suntik itu dengan bidikannya yang pas mengenai pundak si penjaga.


Jarum mendarat tepat pada sasarannya.


Tusukan jarum nya pun terasa seperti seekor nyamuk yang hinggap di bahunya, tidak terasa apapun.


Satu menit kemudian penjaga itupun tak sadarkan diri Denis segera melancarkan aksi yang serupa kepada satu penjaga yang lainnya dengan meniupkan suntikan itu padanya.


Setelah keduanya sudah terkapar tak sadarkan diri Denis pun menyusun kembali strategi guna melepaskan keluarga rival.


Denis mengambil sejumlah barang yang di rasa bisa membuat gembok pintu penjara bisa terbuka,


"Kalian tidak usah takut aku Denis rekan kerja anakmu Rival, apakah kalian mempunyai sesuatu seperti jepit rambut?"


Ucap Denis pada keluarga Rival di dalam penjara.


"Aku ada "


Sahur istri Rival.


"Cepatlah kemari berikan padaku, aku akan coba membuka gembok ini dengan itu?"


Denis terus mencoba membuka kunci gembok tersbutbdengan sekuat tenaga hingga keringat di keningnya bercucuran.


Hingga akhirnya,


"Berhasil... akhirnya "


Semua tersenyum senang karena Denis akhirnya berhasil membuka pintu jeruji besi yang menyekap mereka.


Mereka sangat bersyukur karena ada yang akan menolongnya dari tawanan Mr Andrew.


Denis meminta mereka berjalan pelan agar tidak terdengar yang lain merekapun mengikuti dan waspada dengan semua arahan yang Denis berikan dan arahkan padanya agar mereka bisa keluar dengan selamat.


Ayah dan ibu rival kini sudah dari rumah Mr Andrew, nmun saat istri Rival yang saat itu sedang hamil tak sengaja menutup pintu rumah Mr Andrew dengan kencang hingga menimbulkan suara yang membuat semua pengawalnya terjaga.


"Buk..."


Suara pintu menutup.


"Suara apa itu?"


Tanya semua penjaga yang mendengar termasuk Mr Andrew yang kala itu masih sedang bermain cinta dengan wanita panggilannya.


Semua penjaga mengarah ke pintu depan rumah, dengan segera Denis mengambil tindakan dengan langsung mematikan listrik di rumah Mr Andrew sehingga saat penjaga melihat ke arah pintu Denis dan keluarga Rival sudah tidak terlihat oleh mereka.


Hingga akhirnya merekapun selamat keluar dari rumah Mr Andrew dan langsung masuk mobil yang disediakan untuk mengantar mereka pulang.


***


"Kerja yang bagus Jes"


Denis memuji kerja Jesicca sang wanita penghibur.