
update...
Pagi ini lisa sudah siap dengan pakaian
kantornya.memoleskan sedikit make
up dan juga liptint dibibirnya.kembali
melihat kaca untuk mengetahui
bahwa ia tak melakukan kesalahan
apapun.setelah merasa tak ada yang
salah lisa segera mengambil tasnya dan
berjalan keluar kamar.
"Eonnie lisa berangkat dulu ya." ucap
lisa sambil berlari kecil.
"Iya.hati-hati." teriak jisoo dari arah
dapur.
Lisa segera menuju halte
bus.menunggu bus datang.namun
sudah lewat dari 15 menit busnya tak
kunjung datang.
"Huh gimana nih udah telat banget
masa lari sih." pikir lisa.
Namun sekian menit sebuah
mobil berhenti didepan lisa.mobil
berwarna hitam mengkilap
itu sangat mewah.kaca mobil
terbuka.menunjukan seseorang yang
kini tersenyum kearah lisa.
"Mau bareng" ajak namja itu.
Lisa terhenyak.teridam sebentar."apa
tidak merepotkan."namja itu
menggeleng.
"Kita kan teman tentu saja tidak
merepotkan." ucap namja itu dengan
senyuman yang tetap setia tercetak
jelas di bibirnya.
"Baiklah." ucap lisa.tak ada pilihan lain
selain mengikuti ucapan namja ini,.cai
xukun.
Lisa segera memasuki mobil
Xukun.mobil xukun pun melaju pergi
meninggalkan halte bus.didalam mobil
hanya ada keheningan,lisa hanya fokus
dengan pikirannya sedangkan xukun
fokus menyetir.
"Lisa kamu kerja dimana?"tanya
Xukun.
"Di JL.Entertainment." ucap lisa.
Xukun mengangguk-nganggukan
kepalanya.mengarahkan mobilnya
menuju perusahaan besar itu.ia sangat
tau perusahaan itu.bahkan ia tau siapa
CEO perusahaan itu.
"Sepertinya kamu bukan orang korea."
xukun yang mendengar ucapan lisa
pun menoleh.
"Padahal banyak orang yang bilang
aku orang korea,ternyata kau dapat
membedakannya ya." ucap xukun
sambil terkekeh.
"Marga mu seperti orang cina,atau
kebangsaan tiongkok." ucap lisa lagi.
"Kamu pandai menebak rupanya." lisa
yang mendengarkan ucapan xukun
pun tertawa kecil.xukun sangat ramah
dan murah senyum.mudah bergaul lisa
sangat menyukai sifat xukun.rasanya
nyaman seperti dia berada di samping
jungkook.
Xukun memberhentikan mobilnya
setelah sampai di hadapan gedung
pencakar langit ini.
"Terimakasih xukun,lain kali aku
akan meneraktir mu." xukun yang
mendengarnya pun tersenyum."dengan
Senang hati aku terima."lisa
terkekeh.xukun sangat lucu menurut
lisa.
Lisa segera turun dari mobil
xukun.melambaikan tangannya
saat mobil xukun melaju pergi
meninggalkan pekarangan gedung
pencakar langit ini.
Lisa segera berlari kecil memasuki
kantor.banyak karyawan yang
menyapa lisa dan dengan senang hati
lisa membalas sapaan mereka.
Lisa berjalan memasuki ruangannya
tanpa mengetuk pintu.lisa yakin
jungkook pasti belum datang karena
jadwal jungkook datang adalah jam
delapan sedangkan lisa jam tujuh.
Lisa memasuki ruangannya dan
dam.lisa dapat melihat jungkook yang
kini sudah terduduk dengan angkuh
di kursi kebesarannya.memandang
lisa dengan tatapan yang sangat sulit
diartikan.lisa dapat melihat pandangan
jungkook sangat berbeda.begitu asing
dan menusuk hatinya.
"Sepertinya saya lalai mengawasi mu."
jiwa lisa tertegun.ucapan jungkook
Sangat dingin dan menusuk,.ucapannya
penuh dengan penekanan.membuat
hati dan jiwa lisa tertegun dan
patah.namun tidak itu saja ucapan
jungkook selanjutnya dapat membuat
cairan bening lisa tumpah.
"Kau bahkan seperti seorang ******
yang mau disentuh dan diantar oleh
namja yang baru saja dikenal.".
Hati lisa benar-benar patah sekarang.ia
benci jungkook,sangat membenci
jungkook.lisa menyalahkan hatinya
yang sangat mudah jatuh pada pesona
lelaki dihadap nya ini.
" cih..jangan mendrama dengan
air mata itu,ah ya apa kau juga
memberikan air mata itu pada namja
yang menyentuhmu."ucap jungkook
pedas.jungkook tak sadar apa yang ia
ucapkan, amarah yang membuatnya
lupa akan semuanya.jungkook juga
telah mengingkari janjinya pada lalisa
dulu.
Lisa mengepalkan kedua
tangannya,sudah cukup hinaan
jungkook hanya akan membuatnya
lemah.lisa menghapus air matanya
dengan kasar.rasa cintanya telah
berubah menjadi rasa benci
sekarang.menatap jungkook dengan
pandangan datar,
"Apa hak mu mengaturku". Ucap isa
dingin.
Jungkook tertawa,tawa yang
menakutkan.
"Lucu sekali.kau lupa kau
milikku, tubuhmu milikku dan hatimu
Juga milikku.".
"kau bukan siapa-siapa, aku bukan
milikmu,tubuhku bukan milikmu dan
bahkan hatiku bukan milikmu.kau
hanya orang asing.kau orang asing jeon
jungkook" rahang jungkook mengeras.
Apa yang lisa ucapakan.KAU? .
"Saya mengundurkan diri dari
pekerjaan ini,saya keluar permisi.
ucap lisa.lisa melangkah keluar namun
dengan cepat jungkook menahannya.
"Apa yang kau bilang kau ingin
keluar.ouh,kau pasti ingin menjual
dirimu pada lelaki bernama cai xukun
itu ya." hati lisa benar-benar remuk
sekarang.
"Kau tak perlu menjual dirimu kepada
lelaki itu,penjaga mansion ku pun
membutuhkan ****** sepertimu."
Plakk...
"SIALAN JUNGKOOK,kau menyakiti
hatiku." teriak lisa setelah ia menampar
pipi lelaki ini.
Air mata lisa jatuh begitu
deras.membuat hati jungkook sakit,ia
menyakiti hati matenya sendiri.
"Aku menyesal telah memberikan
hatiku padamu.aku menyesal pernah
menaruh rasa ini padamu.akuu
menyesal." Teriak lisa.
Jungkook yang mendengar ucapan
lisa menggeleng.tidak.lisa tidak boleh
berbicara seperti itu.
"Lisa maa-"
"Aku menyesal telah
mengenalmu.menjadikanmu
seseorang yang paling aku cintai
setelah ayahku.dan mulai sekarang
jauhi aku jangan temui aku dan surat
pengunduran diriku akan datang
nanti permisi." lisa berlari keluar dari
ruangan jungkook.air matanya tak
berhenti malah semakin deras.
Lisa berlari keluar kantor.lisa menoleh
kebelakang.jungkook berteriak dan
mengejarnya.
Lisa terus berlari tanpa sadar ia
melintas jalan besar tanpa melihat
jalanan sekitar hingga...
shittt..
Brukkk...
"LISAAAAA... "
Dunia jungkook seakan berhenti
berputar.tubuhnya terdiam seperti
raga yang tak memiliki jiwa.kejadian
itu terjadi begitu cepat.jungkook telah
gagal jungkook telah gagal.
la berlari memangku kepala lisa
yang mengeluarkan darah begitu
banyak.darah lisa membuat jiwa
vampirnya bergejolak.seketikaa
waktu berhenti semua mobil bahkan
manusia-manusia yang tengah
berkeliaran pun berhenti begitu
pula dengan makhluk-makhluk yang
mengitari angkasa pun ikut terhenti.
"L--isa.ba...bangun." suara jungkook
melemah.pupil matanya yang
berwarna hitam kelam sekarang
berubah menjadi berwarna biru
laut.amarah serta kesedihan
melandanya sekarang.
"Lisa bangun maafin aku,LISA."
jungkook mengguncang tubuh
lisa.berusaha membuat matenya
membuka matanya.cairan bening itu
jatuh dari mata jungkook.
"Kau telah melanggar janjimu
jungkook." tubuh jungkook menegang
mendengar suara itu,menoleh kearah
suara itu.tubuhnya terhenyak.
"Kau mengingkari janjimu lagi
jungkook." jungkook terdiam.rasa
bersalahnya semakin besar,lalis nya
telah datang dan bangun dari dunia
keabadian.itu berarti jungkook sudah
membuat kesalahan besar.
"Dimana janjimu dulu, kau
mengingkarinya jungkook kau
mengingkarinya.kau telah membuat
hati dari mate mu melebur.kau bisa
saja kehilangan aku untuk yang kedua
kalinya." ucap lalisa.ia memandang
tubuhnya,lebih tepatnya tubuh gadis
reinkarnasinya.
"Tidak lalis..aku minta maaf,aku
mengaku salah." ucap jungkook.
"Kau beruntung karena lalice tidak
mengatakan dia ingin mengubur
cintanya untukmu,jika itu terjadi kau
akan benar-benar kehilangan harapan
jungkook." ucap lalis.
"Cepat bawa lalice ke mansion
mu jangan bawa lalice kerumah
sakit,darah lalice dapat
mengundang bangkitnya makhluk
immortal.beruntung kau sudah
membuat segel khusus untuk lalice."
"Dan aku harap kau tak akan
mengulangi kesalahanmu ini
Jungkook."ucap lalis dan seketika ia
menghilang.
Jungkook segera menggendong
tubuh lisa,melesat dengan begitu
cepat menuju mansion miliknya.dan
setelahnya waktu kembali berjalan
Jungkook memandang sendu tubuh lisa
yang tengah terbaring dengan mata
yang terpejam.luka di sekujur tubuh lisa.
Jungkook mendudukkan dirinya ditepi
lembut.
"Lisa kapan bangun.maafin kookie."
lirih jungkook.
Cairan bening itu menetes.
"Lisa tau nggak dulu waktu kita
masih bareng-bareng pas SMA lisa
tuh orangnya cuek banget. tapi kookie
nggak berhenti buat deketin lisa.lisa
ingat nggak pas kita,taehyung dan
jennie duel main panahan disitu
kita yang menang dan kita nyuruh
taehyung sama jennie jadian.lisa
mau kan ngulangin kejadian itu
lagi.kalo mau lisa harus bangun.".
Ucapan jungkook terdengar begitu
pilu.penyesalan yang jungkook dapat
begitu besar.selama berbicara cairan
bening itu tak berhenti untuk jatuh
membasahi pipi jungkook.
Jungkook meraih tangan
lisa,mengecupnya lama.
"jungkook.".
Jungkook menoleh.
"Jungkook kenapa waktu berhenti tadi."
tanya orang itu.
"Jung-LISA." orang itu yang tak lain
adalah taehyung,jin, dan jimin terkejut
melihat tubuh lisa yang terbaring
di atas ranjang dengan mata yang
terpejam.
"Kook lisa kenapa?" tanya jimin.
Jungkook menatap jimin sendu.
"Li...lisa kecelakaan."jimin terkejut
" kok bisa.".
"Ini salah gw hyung.ini salah gw."
isak jungkook terdengar begitu pilu
ditelinga jin, taehyung dan jimin.
"Kesalahan apa yang lu buat kook?."
tanya jin.
"Gw kebawa emosi hyung.gw nyebut
lisa ****** gara-gara dia mau diantar
sama lelaki lain.gw emosi hyung..g.-gw
nggak sadar kalo omongan gw nyakitin
hati lisa." jin yang mendengar ucapan
jungkook terdiam.
"Kook lu udah melanggar janji lu
kek lisa dulu." ucap taehyung tak
percaya.jungkook yang mendengar
ucapan taehyung hanya dapat terdiam.
"Gw ngaku salah hyung.".
Taehyung yang mendengar ucapan
jungkook hanya dapat menghela nafas
lelah.
"Cai xukun.." taehyung dan jin menoleh
kearah jimin.
Kening taehyung mengkerut.
"Cai xukun?siapa?." tanya taehyung.
"Dia cowok yang nganterin lisa,dan
fakta barunya adalah cai xukun
ngincer lisa.cai xukun punya rasa sama
lisa,terobsesi tapi cai xukun nggak
nunjukin itu kelisa.satu fakta lainnya
cai xukun bukan manusia biasa."ucap
jimin.tak heran jimin dapat mengetahui
semuanya, ini adalah kemampuan
istimewa jimin.
"bukan manusia bisa? Vampire
maksud lu."tanya taehyung.
Jimin menggeleng.
"Bukan vampire.aura cai xukun sangat
kuat, dan prediksi gw cai xukun adalah
seorang demon murni.".
" demon.".jimin mengangguk
membenarkan ucapan jin.
"Kook perkuat segel khusus untuk
lisa.gw takut cai xukun akan
melakukan hal gila yang dapat
membuat lu kehilangan lisa."jungkook
hanya mengangguk.
" dan juga kalian harus memperkuat
segel buat jisoo.jennie dan rose.karna
gw bisa akan ada bahaya yang
datang.dan jangan sampai blackpink
tau bahwa kita adalah vampire."ucap
jin.
TRAK...
Suara pecahan itu membuat
jin.jimin,taehyung dan jungkook
mengalihkan pandangan mereka.
"Ada yang menguntit." ucap
taehyung.seketika taring taehyung
memanjang matanya berubah menjadi
merah menyala.
"Gw bakal cek." ucap taehyung melesat
pergi.
Di sana taehyung dapat melihat guci
yang sudah pecah berantakan.taehyung
menajamkan penciumannya.dan
seketika tubuh taehyung menegang.
"Jennie.."
"sial!.jennie mendengar
semuanya."taehyung segera melesat
menuju kamar jungkook.
"Ada apa tae?" tanya jimin saat melihat
taehyung kembali.
"Jennie.jisoo,dan rose ada
disini,mereka mendengar semua
ucapan kita."
Jimin dan jin terkejut.mata mereka
membulat sempurna."lebih baik
sekarang kita kejar mereka." ucap
Jimin.
Taehyung, jin dan jimin segera
melesat mengejar jennie,jisoo serta
rose.sedangkan di taman mansion
jungkook jisoo,jennie serta rose kini
sedang berlari menuju gerbang keluar
mansion.
"Ini gara-gara lu jenn,pake nyenggol
guci segala ketahuan kan jadinya." kesal
jisoo sambil terus berlari.
Jennie yang sedang berlari pun
mendengus "reflek.kaget gw"
"Siapa juga yang naro guci disitu.".
Rose mendelik.
" dasar ****,tuh guci emang udah ada
disitu lu nya aja yang ceroboh." jennie
tak menghiraukan ucapan rose.
"GW nggak nyangka ternyata boss
Nyebelin gw itu vampire." antusias
rose.
"Yeh goblog boss nya vampire malah
antusias, digigit bisa jadi zombie lu."
ucap jennie sambil terus berlari.
"Bukan jadi zombie ****.palingan gw
jadi mumi.".
"***** begonya kebangetan.".
"Udah woy lagi keadaan genting kaya
gini masih aja bercanda." kesal jisoo
saat mendengar perdebatan jennie dan
rose.
Tidak dengan lisa tidak dengan
jennie.rose tetap akan menjadi
kucing yang memburu tikus dengan
sifatnya,jisoo sampai pusing
memikirkanya.dasar tom and jerry
mereka bertiga terus berlari dan
ya,gerbang keluar sudah berada tepat
didepan mereka.
"Itu gerbangnya cepetan woy." seru
Jisoo.
"'Santai eonn,lu pikir kaga capek apa
lari dari pintu sampe gerbang.nih
rumah apa istana gerbang sama pintu
rumah aja jauhnya 100 meter." ucap
rose.
"Banyak omong.cepetan ah."
Jennie menambah laju larinya,begitu
pula dengan jisoo dan rose.namun
sayangnya saat mereka ingin keluar
gerbang itu tiba-tiba tertutup sendiri.
"Yah.yah kok gerbangnya ketutup sih."
seru jisoo sambil berusaha membuka
gerbang itu.jennie dan rose pun turut
menarik pintu gerbang itu namun
nihil gerbang itu tak bergerak sama sekali.
"mau kemana kalian?"
jisoo,Jennie dan rose menoleh.melihat
ketiga boss mereka yang kini
menatap Jisoo.jennie dan rose dengan
pandangan yang sulit diartikan.
"Anu.itu.kita.kita.ah ya kita mau
balik ke mobil buat ngambil berkas
yang harus tuan tanda tangani untuk
meeting." ujar jennie gelagapan.
Taehyung memandang jennie
"bukannya jadwalku kosong." Jennie
melupakan jadwal taehyung.
Dan kenapa kau ada disini." tanya
jimin.
"Ah.anu.bukankah boss menyuruh
saya untuk menanda tangani kontrak
perpanjangan. alasan rose sangat
tidak masuk akal.
"Rose bodoh. "umpat rose dalam hati.
Jennie melongo mendengar ucapan
rose.
"Mana ada kontrak perpanjangan, dasar
idiot".
"Mana ada kontrak perpanjangan, kau
kan baru bekerja 1 minggu yang
lalu."
Skakmat.
Otak rose memang sangat bodoh
Bekerja jika dalam keadaan
mendesak,salahkan otak rose karena
selalu berbicara tanpa berfikir, dan
terkadang terdengar konyol.
" dan kau juga sedang apa
disini?. "tanya nya jin yang terdengar santai.
"Anu manager menyuruh saya untuk
meminta tanda tangan tentang kontrak
dengan restoran lain."
Jin mengangkat alisnya.
"Manager? Bukankah dia sedang sakit."
Sial,agaknya alasan mereka tak ada
yang benar.lihat lah sekarang boss
mereka tengah tersenyum miring.
"Kalian mendengar pembicaraan kami
jisoo,jennie dan rose menggeleng.
"Oh benarkah."
Jisoo,jennie serta rose bergidik
Takut.setelahnya mereka berteriak
ketika melihat jin,jimin serta taehyung
mengeluarkan taring mereka.
"Yak..boss vampire menyebalkan
jangan gigit rose,rose nggak mau jadi
mumi." teriak rose.
"Rose goblog,lagi takut gini malah
bercanda.mau ketawa cuman kaga
Tepat."gumam jennie.
"Katakan apa yang kalian dengar. "
Suara taehyung meninggi.
Jisoo,jennie dan rose saling menatap, menyenggol satu sama lain untuk berbicara.
"Ka..kami mendengar semuanya." ucap
jennie gemetar.
"Apa yang kalan dengar" ini suara
Jimin.
"Ka..kami hanya mendengar bahwa
jungkook sudah melanggar janjinya
pada lisa dulu dan tentang kalian
vampire dan seseorang yang bernama
cai xukun." ucap jisoo Seadanya.
"Lalu".
"kami tidak mendengar ucapan kalian
yang lain,itu karena jennie menyenggol
guci dan kami langsung lari supaya
nggak ketahuan.padahal kami ingin
mendengar lebih banyak lagi"ucap
rose.
Jennie memijat keningnya.rose
memang benar-benar harus diberi air
suci.bagaimana bisa ia berkata ingin
mendengar lebih dihadapan boss
mereka yang kini menatap mereka
datar.
"Sudah selesai bicaranya." rose
mengangguk.
"Tapi ada yang ingin kami tanyakan
kekalian dan tolong jawab dengan
jujur." jisoo maju selangkah.
"Apa kalian ada hubungannya dengan
mimpi kami.."
Deg...
bersambung...