MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 8



update...


Pagi ini lisa sudah siap dengan pakaian


kantornya.memoleskan sedikit make


up dan juga liptint dibibirnya.kembali


melihat kaca untuk mengetahui


bahwa ia tak melakukan kesalahan


apapun.setelah merasa tak ada yang


salah lisa segera mengambil tasnya dan


berjalan keluar kamar.


"Eonnie lisa berangkat dulu ya." ucap


lisa sambil berlari kecil.


"Iya.hati-hati." teriak jisoo dari arah


dapur.


Lisa segera menuju halte


bus.menunggu bus datang.namun


sudah lewat dari 15 menit busnya tak


kunjung datang.


"Huh gimana nih udah telat banget


masa lari sih." pikir lisa.


Namun sekian menit sebuah


mobil berhenti didepan lisa.mobil


berwarna hitam mengkilap


itu sangat mewah.kaca mobil


terbuka.menunjukan seseorang yang


kini tersenyum kearah lisa.


"Mau bareng" ajak namja itu.


Lisa terhenyak.teridam sebentar."apa


tidak merepotkan."namja itu


menggeleng.


"Kita kan teman tentu saja tidak


merepotkan." ucap namja itu dengan


senyuman yang tetap setia tercetak


jelas di bibirnya.


"Baiklah." ucap lisa.tak ada pilihan lain


selain mengikuti ucapan namja ini,.cai


xukun.


Lisa segera memasuki mobil


Xukun.mobil xukun pun melaju pergi


meninggalkan halte bus.didalam mobil


hanya ada keheningan,lisa hanya fokus


dengan pikirannya sedangkan xukun


fokus menyetir.


"Lisa kamu kerja dimana?"tanya


Xukun.


"Di JL.Entertainment." ucap lisa.


Xukun mengangguk-nganggukan


kepalanya.mengarahkan mobilnya


menuju perusahaan besar itu.ia sangat


tau perusahaan itu.bahkan ia tau siapa


CEO perusahaan itu.


"Sepertinya kamu bukan orang korea."


xukun yang mendengar ucapan lisa


pun menoleh.


"Padahal banyak orang yang bilang


aku orang korea,ternyata kau dapat


membedakannya ya." ucap xukun


sambil terkekeh.


"Marga mu seperti orang cina,atau


kebangsaan tiongkok." ucap lisa lagi.


"Kamu pandai menebak rupanya." lisa


yang mendengarkan ucapan xukun


pun tertawa kecil.xukun sangat ramah


dan murah senyum.mudah bergaul lisa


sangat menyukai sifat xukun.rasanya


nyaman seperti dia berada di samping


jungkook.


Xukun memberhentikan mobilnya


setelah sampai di hadapan gedung


pencakar langit ini.


"Terimakasih xukun,lain kali aku


akan meneraktir mu." xukun yang


mendengarnya pun tersenyum."dengan


Senang hati aku terima."lisa


terkekeh.xukun sangat lucu menurut


lisa.


Lisa segera turun dari mobil


xukun.melambaikan tangannya


saat mobil xukun melaju pergi


meninggalkan pekarangan gedung


pencakar langit ini.


Lisa segera berlari kecil memasuki


kantor.banyak karyawan yang


menyapa lisa dan dengan senang hati


lisa membalas sapaan mereka.


Lisa berjalan memasuki ruangannya


tanpa mengetuk pintu.lisa yakin


jungkook pasti belum datang karena


jadwal jungkook datang adalah jam


delapan sedangkan lisa jam tujuh.


Lisa memasuki ruangannya dan


dam.lisa dapat melihat jungkook yang


kini sudah terduduk dengan angkuh


di kursi kebesarannya.memandang


lisa dengan tatapan yang sangat sulit


diartikan.lisa dapat melihat pandangan


jungkook sangat berbeda.begitu asing


dan menusuk hatinya.


"Sepertinya saya lalai mengawasi mu."


jiwa lisa tertegun.ucapan jungkook


Sangat dingin dan menusuk,.ucapannya


penuh dengan penekanan.membuat


hati dan jiwa lisa tertegun dan


patah.namun tidak itu saja ucapan


jungkook selanjutnya dapat membuat


cairan bening lisa tumpah.


"Kau bahkan seperti seorang ******


yang mau disentuh dan diantar oleh


namja yang baru saja dikenal.".


Hati lisa benar-benar patah sekarang.ia


benci jungkook,sangat membenci


jungkook.lisa menyalahkan hatinya


yang sangat mudah jatuh pada pesona


lelaki dihadap nya ini.


" cih..jangan mendrama dengan


air mata itu,ah ya apa kau juga


memberikan air mata itu pada namja


yang menyentuhmu."ucap jungkook


pedas.jungkook tak sadar apa yang ia


ucapkan, amarah yang membuatnya


lupa akan semuanya.jungkook juga


telah mengingkari janjinya pada lalisa


dulu.


Lisa mengepalkan kedua


tangannya,sudah cukup hinaan


jungkook hanya akan membuatnya


lemah.lisa menghapus air matanya


dengan kasar.rasa cintanya telah


berubah menjadi rasa benci


sekarang.menatap jungkook dengan


pandangan datar,


"Apa hak mu mengaturku". Ucap isa


dingin.


Jungkook tertawa,tawa yang


menakutkan.


"Lucu sekali.kau lupa kau


milikku, tubuhmu milikku dan hatimu


Juga milikku.".


"kau bukan siapa-siapa, aku bukan


milikmu,tubuhku bukan milikmu dan


bahkan hatiku bukan milikmu.kau


hanya orang asing.kau orang asing jeon


jungkook" rahang jungkook mengeras.


Apa yang lisa ucapakan.KAU? .


"Saya mengundurkan diri dari


pekerjaan ini,saya keluar permisi.


ucap lisa.lisa melangkah keluar namun


dengan cepat jungkook menahannya.


"Apa yang kau bilang kau ingin


keluar.ouh,kau pasti ingin menjual


dirimu pada lelaki bernama cai xukun


itu ya." hati lisa benar-benar remuk


sekarang.


"Kau tak perlu menjual dirimu kepada


lelaki itu,penjaga mansion ku pun


membutuhkan ****** sepertimu."


Plakk...


"SIALAN JUNGKOOK,kau menyakiti


hatiku." teriak lisa setelah ia menampar


pipi lelaki ini.


Air mata lisa jatuh begitu


deras.membuat hati jungkook sakit,ia


menyakiti hati matenya sendiri.


"Aku menyesal telah memberikan


hatiku padamu.aku menyesal pernah


menaruh rasa ini padamu.akuu


menyesal." Teriak lisa.


Jungkook yang mendengar ucapan


lisa menggeleng.tidak.lisa tidak boleh


berbicara seperti itu.


"Lisa maa-"


"Aku menyesal telah


mengenalmu.menjadikanmu


seseorang yang paling aku cintai


setelah ayahku.dan mulai sekarang


jauhi aku jangan temui aku dan surat


pengunduran diriku akan datang


nanti permisi." lisa berlari keluar dari


ruangan jungkook.air matanya tak


berhenti malah semakin deras.


Lisa berlari keluar kantor.lisa menoleh


kebelakang.jungkook berteriak dan


mengejarnya.


Lisa terus berlari tanpa sadar ia


melintas jalan besar tanpa melihat


jalanan sekitar hingga...


shittt..


Brukkk...


"LISAAAAA... "


Dunia jungkook seakan berhenti


berputar.tubuhnya terdiam seperti


raga yang tak memiliki jiwa.kejadian


itu terjadi begitu cepat.jungkook telah


gagal jungkook telah gagal.


la berlari memangku kepala lisa


yang mengeluarkan darah begitu


banyak.darah lisa membuat jiwa


vampirnya bergejolak.seketikaa


waktu berhenti semua mobil bahkan


manusia-manusia yang tengah


berkeliaran pun berhenti begitu


pula dengan makhluk-makhluk yang


mengitari angkasa pun ikut terhenti.


"L--isa.ba...bangun." suara jungkook


melemah.pupil matanya yang


berwarna hitam kelam sekarang


berubah menjadi berwarna biru


laut.amarah serta kesedihan


melandanya sekarang.


"Lisa bangun maafin aku,LISA."


jungkook mengguncang tubuh


lisa.berusaha membuat matenya


membuka matanya.cairan bening itu


jatuh dari mata jungkook.


"Kau telah melanggar janjimu


jungkook." tubuh jungkook menegang


mendengar suara itu,menoleh kearah


suara itu.tubuhnya terhenyak.



"Kau mengingkari janjimu lagi


jungkook." jungkook terdiam.rasa


bersalahnya semakin besar,lalis nya


telah datang dan bangun dari dunia


keabadian.itu berarti jungkook sudah


membuat kesalahan besar.


"Dimana janjimu dulu, kau


mengingkarinya jungkook kau


mengingkarinya.kau telah membuat


hati dari mate mu melebur.kau bisa


saja kehilangan aku untuk yang kedua


kalinya." ucap lalisa.ia memandang


tubuhnya,lebih tepatnya tubuh gadis


reinkarnasinya.


"Tidak lalis..aku minta maaf,aku


mengaku salah." ucap jungkook.


"Kau beruntung karena lalice tidak


mengatakan dia ingin mengubur


cintanya untukmu,jika itu terjadi kau


akan benar-benar kehilangan harapan


jungkook." ucap lalis.


"Cepat bawa lalice ke mansion


mu jangan bawa lalice kerumah


sakit,darah lalice dapat


mengundang bangkitnya makhluk


immortal.beruntung kau sudah


membuat segel khusus untuk lalice."


"Dan aku harap kau tak akan


mengulangi kesalahanmu ini


Jungkook."ucap lalis dan seketika ia


menghilang.


Jungkook segera menggendong


tubuh lisa,melesat dengan begitu


cepat menuju mansion miliknya.dan


setelahnya waktu kembali berjalan


Jungkook memandang sendu tubuh lisa


yang tengah terbaring dengan mata


yang terpejam.luka di sekujur tubuh lisa.


Jungkook mendudukkan dirinya ditepi


lembut.


"Lisa kapan bangun.maafin kookie."


lirih jungkook.


Cairan bening itu menetes.


"Lisa tau nggak dulu waktu kita


masih bareng-bareng pas SMA lisa


tuh orangnya cuek banget. tapi kookie


nggak berhenti buat deketin lisa.lisa


ingat nggak pas kita,taehyung dan


jennie duel main panahan disitu


kita yang menang dan kita nyuruh


taehyung sama jennie jadian.lisa


mau kan ngulangin kejadian itu


lagi.kalo mau lisa harus bangun.".


Ucapan jungkook terdengar begitu


pilu.penyesalan yang jungkook dapat


begitu besar.selama berbicara cairan


bening itu tak berhenti untuk jatuh


membasahi pipi jungkook.


Jungkook meraih tangan


lisa,mengecupnya lama.


"jungkook.".


Jungkook menoleh.


"Jungkook kenapa waktu berhenti tadi."


tanya orang itu.


"Jung-LISA." orang itu yang tak lain


adalah taehyung,jin, dan jimin terkejut


melihat tubuh lisa yang terbaring


di atas ranjang dengan mata yang


terpejam.


"Kook lisa kenapa?" tanya jimin.


Jungkook menatap jimin sendu.


"Li...lisa kecelakaan."jimin terkejut


" kok bisa.".


"Ini salah gw hyung.ini salah gw."


isak jungkook terdengar begitu pilu


ditelinga jin, taehyung dan jimin.


"Kesalahan apa yang lu buat kook?."


tanya jin.


"Gw kebawa emosi hyung.gw nyebut


lisa ****** gara-gara dia mau diantar


sama lelaki lain.gw emosi hyung..g.-gw


nggak sadar kalo omongan gw nyakitin


hati lisa." jin yang mendengar ucapan


jungkook terdiam.


"Kook lu udah melanggar janji lu


kek lisa dulu." ucap taehyung tak


percaya.jungkook yang mendengar


ucapan taehyung hanya dapat terdiam.


"Gw ngaku salah hyung.".


Taehyung yang mendengar ucapan


jungkook hanya dapat menghela nafas


lelah.


"Cai xukun.." taehyung dan jin menoleh


kearah jimin.


Kening taehyung mengkerut.


"Cai xukun?siapa?." tanya taehyung.


"Dia cowok yang nganterin lisa,dan


fakta barunya adalah cai xukun


ngincer lisa.cai xukun punya rasa sama


lisa,terobsesi tapi cai xukun nggak


nunjukin itu kelisa.satu fakta lainnya


cai xukun bukan manusia biasa."ucap


jimin.tak heran jimin dapat mengetahui


semuanya, ini adalah kemampuan


istimewa jimin.


"bukan manusia bisa? Vampire


maksud lu."tanya taehyung.


Jimin menggeleng.


"Bukan vampire.aura cai xukun sangat


kuat, dan prediksi gw cai xukun adalah


seorang demon murni.".


" demon.".jimin mengangguk


membenarkan ucapan jin.


"Kook perkuat segel khusus untuk


lisa.gw takut cai xukun akan


melakukan hal gila yang dapat


membuat lu kehilangan lisa."jungkook


hanya mengangguk.


" dan juga kalian harus memperkuat


segel buat jisoo.jennie dan rose.karna


gw bisa akan ada bahaya yang


datang.dan jangan sampai blackpink


tau bahwa kita adalah vampire."ucap


jin.


TRAK...


Suara pecahan itu membuat


jin.jimin,taehyung dan jungkook


mengalihkan pandangan mereka.


"Ada yang menguntit." ucap


taehyung.seketika taring taehyung


memanjang matanya berubah menjadi


merah menyala.


"Gw bakal cek." ucap taehyung melesat


pergi.


Di sana taehyung dapat melihat guci


yang sudah pecah berantakan.taehyung


menajamkan penciumannya.dan


seketika tubuh taehyung menegang.


"Jennie.."


"sial!.jennie mendengar


semuanya."taehyung segera melesat


menuju kamar jungkook.


"Ada apa tae?" tanya jimin saat melihat


taehyung kembali.


"Jennie.jisoo,dan rose ada


disini,mereka mendengar semua


ucapan kita."


Jimin dan jin terkejut.mata mereka


membulat sempurna."lebih baik


sekarang kita kejar mereka." ucap


Jimin.


Taehyung, jin dan jimin segera


melesat mengejar jennie,jisoo serta


rose.sedangkan di taman mansion


jungkook jisoo,jennie serta rose kini


sedang berlari menuju gerbang keluar


mansion.


"Ini gara-gara lu jenn,pake nyenggol


guci segala ketahuan kan jadinya." kesal


jisoo sambil terus berlari.


Jennie yang sedang berlari pun


mendengus "reflek.kaget gw"


"Siapa juga yang naro guci disitu.".


Rose mendelik.


" dasar ****,tuh guci emang udah ada


disitu lu nya aja yang ceroboh." jennie


tak menghiraukan ucapan rose.


"GW nggak nyangka ternyata boss


Nyebelin gw itu vampire." antusias


rose.


"Yeh goblog boss nya vampire malah


antusias, digigit bisa jadi zombie lu."


ucap jennie sambil terus berlari.


"Bukan jadi zombie ****.palingan gw


jadi mumi.".


"***** begonya kebangetan.".


"Udah woy lagi keadaan genting kaya


gini masih aja bercanda." kesal jisoo


saat mendengar perdebatan jennie dan


rose.


Tidak dengan lisa tidak dengan


jennie.rose tetap akan menjadi


kucing yang memburu tikus dengan


sifatnya,jisoo sampai pusing


memikirkanya.dasar tom and jerry


mereka bertiga terus berlari dan


ya,gerbang keluar sudah berada tepat


didepan mereka.


"Itu gerbangnya cepetan woy." seru


Jisoo.


"'Santai eonn,lu pikir kaga capek apa


lari dari pintu sampe gerbang.nih


rumah apa istana gerbang sama pintu


rumah aja jauhnya 100 meter." ucap


rose.


"Banyak omong.cepetan ah."


Jennie menambah laju larinya,begitu


pula dengan jisoo dan rose.namun


sayangnya saat mereka ingin keluar


gerbang itu tiba-tiba tertutup sendiri.


"Yah.yah kok gerbangnya ketutup sih."


seru jisoo sambil berusaha membuka


gerbang itu.jennie dan rose pun turut


menarik pintu gerbang itu namun


nihil gerbang itu tak bergerak sama sekali.


"mau kemana kalian?"


jisoo,Jennie dan rose menoleh.melihat


ketiga boss mereka yang kini


menatap Jisoo.jennie dan rose dengan


pandangan yang sulit diartikan.


"Anu.itu.kita.kita.ah ya kita mau


balik ke mobil buat ngambil berkas


yang harus tuan tanda tangani untuk


meeting." ujar jennie gelagapan.


Taehyung memandang jennie


"bukannya jadwalku kosong." Jennie


melupakan jadwal taehyung.


Dan kenapa kau ada disini." tanya


jimin.


"Ah.anu.bukankah boss menyuruh


saya untuk menanda tangani kontrak


perpanjangan. alasan rose sangat


tidak masuk akal.


"Rose bodoh. "umpat rose dalam hati.


Jennie melongo mendengar ucapan


rose.


"Mana ada kontrak perpanjangan, dasar


idiot".


"Mana ada kontrak perpanjangan, kau


kan baru bekerja 1 minggu yang


lalu."


Skakmat.


Otak rose memang sangat bodoh


Bekerja jika dalam keadaan


mendesak,salahkan otak rose karena


selalu berbicara tanpa berfikir, dan


terkadang terdengar konyol.


" dan kau juga sedang apa


disini?. "tanya nya jin yang terdengar santai.


"Anu manager menyuruh saya untuk


meminta tanda tangan tentang kontrak


dengan restoran lain."


Jin mengangkat alisnya.


"Manager? Bukankah dia sedang sakit."


Sial,agaknya alasan mereka tak ada


yang benar.lihat lah sekarang boss


mereka tengah tersenyum miring.


"Kalian mendengar pembicaraan kami


jisoo,jennie dan rose menggeleng.


"Oh benarkah."


Jisoo,jennie serta rose bergidik


Takut.setelahnya mereka berteriak


ketika melihat jin,jimin serta taehyung


mengeluarkan taring mereka.


"Yak..boss vampire menyebalkan


jangan gigit rose,rose nggak mau jadi


mumi." teriak rose.


"Rose goblog,lagi takut gini malah


bercanda.mau ketawa cuman kaga


Tepat."gumam jennie.


"Katakan apa yang kalian dengar. "


Suara taehyung meninggi.


Jisoo,jennie dan rose saling menatap, menyenggol satu sama lain untuk berbicara.


"Ka..kami mendengar semuanya." ucap


jennie gemetar.


"Apa yang kalan dengar" ini suara


Jimin.


"Ka..kami hanya mendengar bahwa


jungkook sudah melanggar janjinya


pada lisa dulu dan tentang kalian


vampire dan seseorang yang bernama


cai xukun." ucap jisoo Seadanya.


"Lalu".


"kami tidak mendengar ucapan kalian


yang lain,itu karena jennie menyenggol


guci dan kami langsung lari supaya


nggak ketahuan.padahal kami ingin


mendengar lebih banyak lagi"ucap


rose.


Jennie memijat keningnya.rose


memang benar-benar harus diberi air


suci.bagaimana bisa ia berkata ingin


mendengar lebih dihadapan boss


mereka yang kini menatap mereka


datar.


"Sudah selesai bicaranya." rose


mengangguk.


"Tapi ada yang ingin kami tanyakan


kekalian dan tolong jawab dengan


jujur." jisoo maju selangkah.


"Apa kalian ada hubungannya dengan


mimpi kami.."


Deg...


bersambung...