MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 29



Update.


"Namjoon oppa. "


Namjoon terkejut bukan main saat melihat lisa dan jisoo berada dihadapannya. Rahangnya terbuka.


"Akhirnya kami menemukan kalian. "Ucap lisa tanpa menghiraukan keterkejutan namjoon.


"Ka-kalian sedang apa disini? "Tanya namjoon gugup .


Sungguh jantung namjoon rasanya ingin jatuh ke perut saat melihat lisa dan jisoo di hadapan nya .


"Tentu saja untuk menjemput kalian dan membawa kalian kehadapan kookie. "Ucap lisa.


"Tidak. "Namjoon spontan berteriak.


"Ini perintah. Dan---YAK JHOPE OPPA PAKAI BAJUMU SANA. PERUTMU TAK ADA BAGUS-BAGUSNYA. "lisa berteriak kencang membuat jhope yang hendak berdiri kembali terjatuh.


Sedangkan suga dan namjoon menutup telinga mereka.


"Ya tuhan nggk suami nggk istri nggk anak sama aja. Seneng banget nistain orang "gumam jhope.


"Lisa jisoo lebih baik kalian duduk dulu. Dan tolong kecilkan suara kalian. "Ucap suga sembari mengusap bokongnya yang terasa sakit karena terjungkal tadi.


Lisa dan jisoo pun tanpa malu pun langsung duduk dan menyul jhope "jhope oppa tolong buatkan minuman untuk kami ya. Kami kan tamu ."ucap jisoo.


Jhope hendak menolak. Tapi saat melihat tatapan menusuk dari namjoon membuatnya menurut.dan dengan malas jhope menuju arah dapur membuat kan minuman.


"Serasa pembantu gw. "Ucap jhope menuju kearah dapur dengan perasaan kesal.


Sedangkan kini namjoon dan suga duduk berhadapan dengan jisoo dan lisa.


"Jadi apa keinginan kalian?"


"Bukannya kami sudah bilang. Kami harus membawa kalian kehadapan jin oppa ."ucap jisoo .


"Kalau kami menolak bagaimana? "Tanya namjoon lagi.


"Maka kami akan membawa kalian secara paksa. "Ucap lisa. 


Namjoon menghela nafas lelah."kami belum siap bertemu mereka. Jika bertemu pun mereka pasti akan menatap benci kami. "Ucap namjoon dengan tersenyum kecut.


Lisa yang awalnya diam langsung tersenyum kecil "oppa tak perlu khawatir. Mereka sudah tau semuanya. "


Mata namjoon dan suga melebar.


"Ba-bagaimana mereka tau? "Kali ini suga yang bertanya.


"Sebelum kami keindonesiaan. Seulgi dan yeri datang kemansion dan menjelaskannya semuanya ."ucap jisoo.


"Dan saat ini kookie oppa tengah mengutuas Vernon untuk mencari kalian. "Ucap lisa.


"Bagaimana kalian bisa tau. Setauku mereka tidak akan membiarkan kalian terlibat. "Ucap namjoon menatap lisa dan jisoo dengan tatapan curiga.


Jisoo dan lisa sama-sama menggaruk kepala mereka "kami menguping hehehe ."ucap jisoo di akhiri dengan kekehan canggung .


"Yak.. Dasar tidak sopan"omel namjoon.


"Minuman datang. "Teriak jhope dari arah dapur dengan membawa dua cangkir minuman.


Jhope meletakkan minuman itu diatas meja. Mendudukan dirinya disamping suga.


"Lah kenapa hanya dua. Untuk kami mana? "Tanya namjoon.


"Buat sendiri sana kau kira aku pembantu apa. "Ucap jhope ketus.


"Muka oppa mirip kok dengan pembantu. "Ucap jisoo sembari meminum jus buatan jhope .


Jhope tertohok. Sungguh wanita hyungnya ini memiliki mulut yang kecil tapi pedas.


"Jadi kalian ikut kan? "Tanya lisa .


"Ikut?  Ikut kemana? "


"Kevilla kami. Untuk menemui kookie oppa "lisa menjawab pertanyaan jhope.


"Ta---"


"Kami ikut. "Suga memotong ucapan jhope.


"Yakkk... Kau yang benar saja. Aku belum siap bertemu mereka. "J-hope meneriaki suga.


"Jangan berteriak bodoh. "Ketus suga.


"Tapi kan--"


"Kita akan kesana. Sudah waktunya kita menampakkan diri. Aku lelah bersembunyi terus-menerus. "Ucap namjoon memotong ucapan jhope lagi.


"Yayaya baiklah. Aku pun sudah merindukan mereka. "Ucap jhope kesal. Namun setelahnya senyum kecil terbit dibibirnya.


Membuat namjoon ,suga ,lisa maupun jisoo kebingungan dan bergidik ngeri.


"Kapan kita kesana? "Tanya jhope dengan senyum yang lebih lebar.


"Sekarang ."


Jhope mengangguk-anggukan kepalanya,paham.namun sekian detik  berikutnya ia langsung berteriak panik.membuat semuanya terkejut bukan main.


"YAKKK...KENAPA BARU BILANG.AKU BELUM BERDANDAN YANG TAMPAN UNTUK BERTEMU MAKNAE LINE DAN JIN HYUNG."teriak jhope dengan sekali tarikan nafas.


"YAK...NAMJOON AKU PINJAM KEMEJAMU YA,DAN SUGA HYUNG AKU PINJAM ****** MU DULU.PUNYAKU MASIH BASAH."ucap jhope lagi.


"Yak ta---"ucapan namjoon terpotong.


"Ah pelit sekali.mau kau mengijinkan atau tidak aku tetap pinjam.aku akan bersiap,tidak lama kok 1jam selesai."ucap jhope sembari berlari menuju kamar namjoon untuk mengambil kemeja.


"Oh ya tuhan,aku serasa mendapatkan oppa dari dimensi lain."ucap lisa.


"Sungguh hebat namjoon oppa dan suga oppa bisa bertahan dengan tingkah ab normal jhope oppa."ucap lisa lagi sembari bertepuk tangan.


Membuat namjoon dan suga menggeleng-gelengkan kepala.


"Oh iya oppa.kenapa kalian tinggal dirumah pohon ini.bukankah kalian bisa menyewa villa didaerah bali."


"Kami sebenarnya bisa saja menyewa villa atupun hotel.tapi kurasa itu akan sangat berbahaya.kami takut jungkook mencium aroma kami,dan tau bahwa selama ini kami mengawasi kalian dari jauh. Makanya kami berinisiatif membangun rumah pohon. "Jelas namjoon.


"Lalu rumah kalian dikorea?"kali ini lisa yang bertanya.


"Kami juga tinggal dirumah pohon. Dekat dengan mansion. "Ucap suga.


Setelah penjelasan suga dan namjoon. Dapat mereka lihat lisa dan jisoo sama-sama menggelengkan kepala mereka. Membuat suga maupun namjoon bingung. Namun, kata yang jisoo dan lisa lontarkan begitu menohok.


"Bener-bener udah mirip monyet. "


------------------


"Bagaimana?"


"Aku pernah mencium aroma jhope hyung di minimarket dikorea."Ucap taehyung.


Ya. Saat ini jin, jimin, taehyung dan jungkook tengah berada disatu ruangan khusus divilla Bali. Membahas perihal kejadian masa lampau. Tentang hilangnya ketiga hyung mereka.


"Ada lagi? "Tanya jungkook


"Aku. "Jimin sontak mengangkat tangan.


"Apa yang kau temui jim? "Tanya seokjin.


"Aku mencium aroma namjoon hyung saat dimansion bermain dengan kuki. Awalnya aku menganggap itu hanya halusinasi ku saja mungkin karena rindu. Tapi saat dilihat ada jejak kaki pria dibelakang mansion, itu menunjukan bukti kuat bahwa mereka selalu datang kemansion. "Jelas jimin.


"Apa mereka mengawasi kita dari jauh? "Kali ini jungkook yang bertanya.


"Mungkin saja begitu. "Ujar taehyung.


Jungkook menarik nafas dalam. Memijat pelipisnya, yang terasa sakit.


"Lalu langkah selanjutnya apa? "


"Kurasa kita harus mencari mereka dihutan Atau di goa. "Saran jimin.


Taehyung,jungkook dan jin kembali terdiam mereka menimbang -nimbang ucapan jimin. Hingga suara cempreng khas anak kecil berseru diruangan yang mereka tempati.


"Daddy... "


Pintu ruangan terbuka secara kasar. Menunjukan anak berusia 5 tahun yang berlari kearah daddynya.


Kuki yang awalnya ingin berlari kearah jungkook .langsung berbalik arah menuju jimin. Membuat jungkook berdecak sebal.


"Uncle kuki bosen sendili. Mommy dan aunty belum pulang. "Adu kuki dengan bibir yang melengkung kebawah.


"Mommy belum pulang? "Tanya jimin memastikan. Kuki hanya menjawabnya dengan anggukan.


"Hey siapa yang kau panggil mommy. Lisa istriku sialan. "


Tuhkan muncul sikap posesif nya.


Jimin pun jadi gelagapan. Menggaruk belakang kepalanya. "Maaf kook reflek. "Jimin menyengir .


"Daddy ayo kita susul mommy. Kuki ingin minum susu. "Ucap kuki.


Mata jungkook melebar. Ia harus menggagalkan keinginan kuki. Jika kuki sampai meminta minum susu dirinya pasti tidak akan mendapatkan jatah.


"Yasudah ayo kita susul momny. "Ucap jungkook tergedah-gesah.


Membuat jimin, jin dan taehyung menggeleng-gelengkan kepalanya.


Bapaknya nggk mau ngalah sama anak.


Mereka berlima pun akhirnya memutuskan untuk menyusul pujaan hati mereka. Namun alangkah kagetnya mereka saat melihat lisa dan jisoo membawa orang yang selama ini mereka cari.


"N--namjoon hyung, suga hyung, jhope hyung. "Ucap kaget jimin.


"Kuda alajusii, uncle namjoon. "Kuki pun sama kagetnya.


Sedangkan disisi lain namjoon, suga, dan jhope hanya berdiri dengan senyum canggung. Berbeda dengan jin, jimin, taehyung dan jungkook yang kini diam mematung .


"Ayo oppa masuk. Anggap aja villa sendiri. "Ucap lisa.


Lisa mendorong jimin yang menutup jalan. Sedang jimin masih diam karena keterkejutan nya. Lisa mempersilakan namjoon, suga dan jhope untuk masuk. Mengabaikan keterkejutan keempat vampire yang kini hanya terdiam layaknya patung.


"Silakan duduk oppa. Oppa ingin minum apa? "Tanya lisa.


"A-ahh ..tak perlu lisa tenggorokan ku masih basah. "Tolak namjoon halus.


"Kalau begitu ya sudah. Cuman nawarin.kalo mau juga bisa buat sendiri.arah dapurnya disana."ucap lisa.


Namjoon, jhope dan suga hanya dapat tersenyum kecil. Nggk usah nawarin kalo kek gitu.


"Kookie kenapa diam disitu, sini. "Panggil lisa .


Jungkook bergeming. Ia berdeham singkat dan mendekati lisa dengan kuki yang berada digendongannya.


"Daddy waktu itu kuki ketemu kuda alajusii loh di minimalket ."ucap kuki pada jungkook.


"Padahal gw udah dandang hampir 2jam masih aja dipanggil kuda. Matanya katarak kali ya. "


"Jin oppa sini. Jimin dan taehyung juga sini. Kalia. Kaya prlayan aja jagain pintu. "Ucap jisoo.


Maka dengan ragu jin, jimin dan taehyung ikut mendekat. Tatapan mereka tak pernah lepas dari suga, jhope dan namjoon.


"Dimana rose? "Tanya jimin akhirnya.


"Mere---"


"OPPAAA.. HUAAA ROSE DAN JENNIE DITINGGAL DIMINIMARKET. "belum sempat jisoo menjawab suara cempreng rose menggelar diruang tamu villa.


Terlihat rose dan jennie yang masuk dengan lesu dengan banyaknya kantong belanjaan ditangan mereka.


Rose hendak berlari memeluk jimin namun ia berhenti sesaat saat melihat namjoon, jhope dan suga.


"Akhh.. Aku ingin memeluk suga oppa. "


Rose dengan girang membuang belanjaan ditangannya hingga mengenai jennie. Ia berlari kearah suga dan memeluknya. Membuat namjoon harus rela jatuh dari kursi karena didorong kuat oleh rose .


"Wah oppa kau semakin tampan. Kemana saja kau oppa, menghilang tanpa kabar. Apa kau tidak tau jimin oppa mencarimu. "Omel rose dengan tangan yang masih memeluk lengan suga.


Suga dibuat mengernyit. Ia menunjukkan ekspresi bingung dan takut. Takut akan tatapan jimin yang sekarang menatapnya tajam.


"Rose sini kok kamu malah meluk dia sih. "Ucap jimin dengan kesal.


"Diam oppa aku ingin memeluk suga oppa. Ah bagaimana kalo kita kencan suga oppa, dibagian sana ada cafe masakan Indonesia. Ayo oppa kita kencan. "


Jisoo yang melihat kelakuan rose pun tertawa geli. Apa lagi melihat ekspresi jimin yang memelas .emang dasar bumil.


"Rose lepas. Oppa masih ingin hidup. "Bisik suga.


"Oh ayolah oppa. Jimin oppa boleh ya aku ingin berkencan dengan suga oppa. "Ucap rose pada jimin.


Jimin kembali membuat wajah memelasnya.


"Lebih baik semuanya duduk dulu. "Lisa bersuara .


Mereka mau tak mau menurut. Jimin duduk disamping taehyung yang kini memeluk jennie. Jimin kembali menatap rose yang kini nampak bahagia dipelukan suga. Dalam hati jimin menangis kencang.


"Namjoon oppa, jhope oppa dan suga oppa bagaimana kabar kalian? "Tanya jennie membuka suara.


"Seperti yang kau liat. Kami baik-baik saja. "Ucap namjoon agak canggung.


"Oppa kok bisa ada disini? "Tanya jennie lagi.


Agaknya ucapan jennie kali ini membuat namjoon gugup.


"Ahh.. Kami sebenernya sudah beberapa hari disini. "Bohong namjoon.


"Wah beneran, berarti oppa suda paham wisata diindonesia ya. "Ucap jennie antusias.


Namjoon tertawa canggung "bisa dibilang begitu. "


"Selama ini kalian tinggal dimana? "Ketahuilah itu bukan pertanyaan dari jennie bukan pula dari rose melainkan dari taehyung.


Namjoon, jhope dan suga tertegun. Mereka tak menyangka bahwa taehyung akan ikut berbicara padahal sendiri tadi mereka berempat hanya bungkam.


"K.. Kami tinggal dihutan. "Kali ini jhope ikat menyahut.


"Kenapa kalian tidak tinggal di kerajaan vampire yang lama? "Kali ini jimin yang bertanya.


"Kami rasa tak memiliki hak untuk tinggal disana. "Suga ikut menyahut.


"Kalian punya hak. Kalian anak dari min siwon. "Kali ini jungkook berucap, walaupun dengan nada datar.


"Gelar min rasanya sudah hilang. Setalah ayah pergi menyusul ibu. "Ucap namjoon dengan senyum kecut. Dapat dilihat keterkejutan dari jimin, taehyung, jin dan jungkook.


"Berarti.. "


"Iya ayah telah meninggal 700 tahun lalu. "Ucap namjoon.


Bagaikan disambar petir. Tubuh jin, jimin, taehyung dan jungkook mendadak kaku.sebenci -bencinya mereka pada siwon. Mereka tetap menganggap siwon ayah mereka.


"Kami minta maaf. "


Suga, namjoon dan jhope dibuat terkejut dengan kata yang diucapkan. Oleh jin.


"Harusnya kami menyelidiki terlebih dahulu. Harusnya kami tak menghakimi kalian. Kami minta maaf hyung. "Ucap jimin lirih.


Namjoon,suga dan jhope tersenyum kecil "kami paham. Kami pun minta maaf karena telah menghilang. "Ucap namjoon.


"Hyung rindu. Mau meluk ."


Kan.. Muncul deh sijimin sikap manjanya. Ia langsung merentangkan tanganya pada namjoon, meminta agar dipeluk. Membuat namjoon geki namun ia tetap memeluk jimin.


"Mphii juga mau. "Ucap taehyung. Ia langsung memeluk jhope .


"Jin juga mau ."ucap jin. Ia langsung memeluk suga setelah melepaskan tangan rose dari lengannya.


"Jukii juga mau. "


Dan pada akhirnya ketujuh vampire itu saling berpelukan hangat. Bagaikan teletubbies berjumlah tujuh bukan empat lagi.


"Akhirnya semuanya bersatu. Tinggal jhope oppa, namjoon oppa dan suga oppa memperbaiki hubungan mereka dengan red velvet. "Ucap lisa pada eonnie-eonnienya.


"Benar.. Nanti kita undang mereka. "Ucap jennie.


Dan karena iri keempat wanita itu pun ikut berpelukan. Membuat kuki juga ikut-ikutan.


Bener-benar keluarga besar.


Bersambung.....