MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 4



Update


"Mimpi itu datang lagi....


Ucap jennie


Seketika tubuh jisoo,rose dan lisa menegang,sungguh mereka sudah sangat lelah dengan mimpi yang selalu datang setiap malam,mimpi yang selalu membuat mereka menjadi penasaran akan sosok namja menangis,wanita cantik melayang di udara,wanita dengan sayap dan tempat yang terapis oleh darah dengan mayat yang berserakan


" apa yang kau lihat jen.."tanya jisoo


"Mimpi ini seperti sebuah potongan cerita eonnie.disisi lain aku selalu melihat mimpi yang sama bertemu seorang namja yang memiliki senyum kotak,dan dilain sisi aku kembali ketempat dimana banyaknya mayat yang tergeletak tak bernyawa dan.....dan sebuah bangunan sekolah yang terlihat mewah aku melihat kita berempat disekolah itu eonnie" ucap jennie p×l


"Tunggu bangunan sekolah..maksudmu?" tanya lisa dengan raut wajah bingung


"Aku tak tau lis,bangunan sekolah itu sangat mewah para siswa dan siswi disekolah itu menggunakan seragam berwarna kuning dan nama sekolah itu adalah Seoul School of Performance Arts (SOPA)" ucap jennie


Jisoo menghela nafas pelan


"Kita bisa gila kalau terus mikirin mimpi yang aneh ini"


"Apakah kita harus memecahkan misteri tentang mimpi kita?" tanya rose sambil menaruh bantal di kakinya


"Sangat sulit menurut,kita selalu mendapat mimpi yang sama dan mimpi itu hanyalah di lapangan penuh darah dan namja menangis dan sekarang jennie bermimpi sebuah bangunan sekolah.lama lama pecah nih kepala" ucap jisoo kesal


"Tunggu bentar....." ucap lisa sambil turun dari kasur jennie


Jisoo,jennie dan rose menatap lisa yang kini sedang mencari sesuatu di meja rias milik jennie


"Ketemu.." gumam lisa


Lisa segera mengambil benda tersebut lalu kembali duduk di kasur jennie


"Kenapa ngambil laptop" tanya jisoo


"Ntar lisa jelasin eonn" ucap lisa


Lisa segera membuka laptop itu lalu memasuki sebuah aplikasi google


"Jenn,tadi nama bangunan sekolah itu apa" tanya lisa sambil menatap jennie


"Seoul School of Performance Arts (SOPA)"


Lisa mengangguk lalu dengan lihai tangannya berkutik di papan keyboard


Setelah mengetik lisa segera menekan sebuah lambang pencarian


"Apa ini sekolahnya" tanya lisa sambil memperlihatkan layar laptopnya kepada jennie


"Iya..bener lis ini bangunan sekolah yang gw lihat" ucap jennie


"Bentar disini ada artikelnya gw baca dulu" ucap lisa


"Bacanya yang kenceng lis" suruh rose


"School of Performance Arts (SOPA)


Sekolah ini merupakan sekolah ter-hits se-Korea Selatan sekolah yang didirikan tahun 1996 ini memiliki seragam sekolah yang khas yaitu berwarna kuning dengan detail biru navy" ucap lisa sambil menatap layar laptop


"Gila tuh sekolah udah dibangun dari tahun 1996 sedangkan sekarang udah tahun 2720,kejadian itu udah lebih dari 700 tahun silam" ucap jisoo


"Bener juga dan disini sekolah school of performance art (SOPA) berada tepat di ibu kota korea yaitu seoul,tapi bukanya ibu kota seoul udah diganti yah" ucap lisa


Jisoo,jennie dan rose menggeleng-gelengkan kepalanya,pusing


"Makin runyam nih misteri,dan nggak mungkin juga kan kita pernah ada di tahun itu,tahun dimana kita sekolah disebuah sekolah masa lalu" ucap jisoo


"Lama lama kepala rose botak mikirin nih masalah" ucap rose


Lisa menggeleng-gelengkan kepalanya,lalu tiba tiba sebuah pertanyaan muncul dari otak lisa


"Kapan mimpi itu datang ke kita" pertanyaan itu pun keluar dari mulut lisa


Jennie mulai berfikir


"Bukannya mimpi itu datang setelah kita ngadain party pas ulang tahun lisa di pantai" ucap jennie


Jisoo dan rose mengangguk membenarkan ucapan jennie


"Bukannya saat ulangtahun lisa terjadi gerhana bulan yah" ucap rose sambil mengingat-ngingat


"Nah bener tuh.bukannya pas ulang tahun lisa terjadi gerhana bulan dan setelah itu mimpi-mimpi aneh dateng ke kita" ucap jisoo


Lisa kembali berfikir


"Mimpi ituu....


" mimpi apaan lagi sih lis"tanya rose


"Bukannya mimpiku itu datang ke kita selalu ada bulan yang telah hancur,dan sebuah tempat yang terapis darah bukannya jika bulan hancur maka bumi akan hancur" ucap lisa


"Bulan itu...wanita yang melayang di udara dengan lambang bulan di mahkotanya" ucap rose


"Diaaa....


Moon goddess.


Mereka terdiam seketika


"Bukankah moon goddess seorang dewi bulan bagi bangsa immortal" ucap jennie


Lisa mengangguk membenarkan ucapan jennie,"moon goddess adalah seorang dewi yang menentukan pasangan atau mate bagi makhluk immortal"ucap lisa


"Tunggu...kalo benar begitu..berarti kita pernah hidup di jaman immortal"ucap jisoo


" tapi bagaimana bisa eonn,bukankah makhluk immortal adalah makhluk hang abadi"ucap rose


Jisoo pun kembali berfikir,ada benarnya makhluk immortal adalah makhluk yang abadi lalu bagaimana mereka bisa mati,dan mengapa blackpink yang harus mengalami mimpi seperti ini?


"Bagaimana kalo kita ke sekolah School of Performance Arts (SOPA)" ucap lisa


Pletak....


"Lu **** apa gimana sih lis,tuh sekolah udah ilang kali.bayangin aja tuh sekolah udah berumur 700 tahun lebih yah kali masih ada,lain kali ngomong pake otak" savage jennie


Lisa mendengus sambil mengusap-usap kepalanya


"Maksudnya kita ketempat sekolah ini di bangun,dan yang gw tau sekolah ini berada di perbatasan hutan.katanya sekolah ini udah di tinggalin semenjak ibu kota diganti" ucap lisa memperjelas


"Ngomong kek dari tadi" ucap jennie


"Jam berapa sekarang" tanya jisoo


Rose segera melihat jam tangan merek gucci miliknya


"Jam 14.09" ucap rose


"Kita berangkat ketempat itu sekarang,misteri ini harus segera kita percahkan.gw capek ngimpi hal yang nggak masuk akal dan bikin gw bingung" ucap jisoo sambil mencari kunci mobil


"Lisa lacak tempatnya" ucap jennie


Lisa mengangguk lalu pandanganya terfokus pada layar laptop


"di Gung-dong sekolah itu dulu tapi sekarang namanya diganti menjadi jalan Jalan Haengnidan-gil" ucap lisa sambil membaca artikel tentang sekolah Seoul School of Performance Arts (SOPA)


"Tidak terlalu jauh,ayo berangkat.." ucap jisoo lalu berlari keluar di ikuti oleh rose,jennie dan lisa


Sesampainya di bagasi mobil mereka segera menyalakan mesin mobil dan melaju pergi meninggalkan apartemen


Dalam perjalanan lisa terus mencari informasi tentang sekolah itu,hingga sebuah artikel mengejutkan lisa


"Eonnie, ternyata sekolah Seoul School of Performance Arts (SOPA) memang banyak siswa siswinya dari kalangan mahkluk immortal,namun pada saat gerhana bulan terjadi semua siswa dan siswi makhluk immortal berserta kepala sekolahnya menghilang tanpa jejak dan tidak diketahui keberadaan mereka dimana" ucap lisa


"Makin puyeng gw sama nih misteri,gw capek tau nggak mikirin seseorang dengan senyum kotak,lapangan penuh darah,mayat yang berserakan dan seorang dewi bulan.udah kaya cerita dongeng aja"


"Tenanglah jenn,kita sama-sama pecahin nih misteri" ucap jisoo sambil memfokuskan pandangannya kearah depan


Kini mereka sudah berada didepan gerbang sekolah Seoul School of Performance Arts (SOPA)


Bangunan sekolah itu sudah nampak usang,namun masih terlihat mewah.gerbang sekolah yang tidak terkunci membuat mereka sedikit gugup


"Apa ini sekolah yang lu maksud jenn" tanya jisoo sambil terus memandangi bangunan usang itu


"Iya bener eonn,ini sekolah yang ada di mimpi gw" ucap jennie


"Tapi kok sekolahnya serem ye" ucap rose agak takut


"Ais..penakut banget sih lu rose" ledek lisa


"Kurang ajar nih maknae" cibir rose


"Udah ah jangan ribut terus lebih baik kita masuk sekarang" ucap jisoo


Jisoo melangkah maju lalu membuka gerbang sekolah yang sedikit ditumbuhi oleh tanaman liar


Mereka segera memasuki lebih dalam lagi sekolah itu


"Eonnie disini gw ngeliat keempat cewek yang mukanya mirip banget sama kita eonn" ucap jennie sambil menunjuk sebuah tempat seperti parkiran motor yang memiliki pembatas


"Ayo kita masuk kedalam sekolah" ucap jisoo


Mereka segera menaiki anak tangga untuk lebih masuk kedalam,namun langkah mereka terhenti oleh teriakan seseorang


"HEI KALIAN SEDANG APA"......


teriakan itu begitu nyaring terdengar di telinga jisoo,jennie,rose dan lisa


Mereka segera menoleh kebelakang dan menemukan seorang yeoja yang membawa sebuah keranjang buah sambil tersenyum kearah jisoo,jennie,rose dan lisa


" kalian sedang apa disini"tanya yeoja itu lagi sambil melangkah mendekati jisoo,jennie,rose dan lisa


"Ka-kami hanya tersesat dan sampai di bangunan ini" ucap jisoo


Yeoja itu mengangguk


"Ouh..begitu,apa kalian ingin masuk kedalam.aku bisa menunjukan tempat-tempat apa saja yang ada disekolah ini" ucap yeoja itu


"Apa kau yakin" tanya lisa


Yeoja itu kembali mengangguk


"Tentu saja.aku tau semua tentang sekolah ini begitupun dengan sejarahnya"


"Wah kalau begitu tolong bantu kami" ucap rose dengan mata berbinar


Yeoja itu kembali mengangguk


"Ayo masuk aku akan menunjukan ruang kepala sekolah" ucap yeoja itu lalu memasuki sekolah mendahului blackpink


Blackpink segera mengikuti langkah yeoja itu sambil memandang lorong-lorong sekolah


"Apa saja yang kau tau tentang sekolah ini" tanya jennie


"Banyak" ucap yeoja itu


"Apa kau tau tentang kepala sekolah yang hilang tanpa jejak" tanya lisa


"Yah aku tau soal itu" ucap yeoja itu


"Bisakah kau ceritakan" pinta jisoo


"Aku akan menceritakan semua tentang sekolah ini dan legenda tentang sekolah ini" ucap yeoja itu


Yeoja itu berhenti disebuah ruangan dengan pintu kaca yang transparan


"Ini adalah ruang kepala sekolah,dia bernama pak sean" ucap yeoja itu


Blackpink mengangguk lalu yeoja itu kembali berjalan menuju ruangan kelas,perpustakaan,kantin,laboratorium dan segala yang ada di sekolah itu


Kini jam sudah menunjukan pukul 17.52,hari sudah sore dan sebentar lagi matahari akan terbenam dan terganti oleh bulan


"Ini sudah hampir malam,apa kalian ingin mengetahui sekolah ini lagi" tanya yeoja itu saat ini mereka sudah berada di gerbang sekolah


"Kau belum menceritakan semuanya,kau hanya menceritakan tentang kepala sekolah saja" ucap jisoo


"Apa kalian sangat membutuhkan informasi tentang sekolah ini" tanya yeoja itu


"Tentu saja kami ingin mengetahui segala informasi tentang sekolah ini" ucap rose


"Hei sudah lah,eh sebelumnya terimakasih telah membantu kami menjelajahi sekolah ini.ah iya rumah mu dimana bukankah disini hanya ada hutan" tanya lisa


"Ah itu aku mengasingkan diri dari kota bersama dengan eonnie²ku kami tidak suka dengan keramaian kota maka dari itu kami pindah kesini,kami ingin hidup menyatu dengan alam" ucap yeoja itu sambil tersenyum


"Apakah kalian ingin menginap di rumah aku,hari sudah hampir malam jalan perbatasan sangatlah gelap aku takut kalian kenapa-napa" tawar yeoja itu


Blackpink saling melirik satu sama lain


"Apakah tidak merepotkan" tanya lisa


"Ah..tentu saja tidak aku malah senang kalau ada tamu"


"Baiklah kami akan menginap,tapi bagaimana dengan mobil kami" tanya lisa


"Taro disini saja,aman kok" ucap yeoja itu


Blackpink mengangguk,lalu yeoja itu membuka gerbang dan berjalan memasuki hutan blackpink hanya mengikuti yeoja itu


Saat diperjalanan yeoja itu selalu melontarkan pertanyaan serta lelucon


"Kau tinggal dengan siapa" tanya rose


"Aku tinggal bersama eonnieku" ucap yeoja itu


"Kalian hanya berdua" tanya jisoo sambil terus berjalan


"Tidak kami berlima" ucap yeoja itu


"Kenapa kalian mengasingkan diri dari perkotaan" tanya lisa sambil menatap lurus jalan setapak yang mereka lewati


"Kami memang tidak menyukai keramaian.kami juga tidak ingin bergantung pada teknologi.dan hidup di kota sangatlah keras dan begitu banyak polusi" ucap yeoja itu


"Oh begitu..."


"Ah iya siapa namamu dari tadi kita mengobrol tanpa berkenalan" ucap rose


"Ah..benar juga.kalian dulu perkenalkan diri" ucap yeoja itu


"annyeonghaseyo, kim jisoo imnida dan yang berambut blonde namnya roseana park kau bisa memanggilnya rose dan yang berambut hitam namanya jennie kim kamu bisa memanggilnya jennie dan yang terakhir lalisa manoban kau bisa memanggilnya lisa" ucap jisoo


"Annyeong jisoo,jennie,rose dan lisa" sapa yeoja itu


"Lalu siapa nama mu" tanya lisa


"Namaku


Bae yeri kalian bisa memanggilku yeri"


Ucap yeoja itu yang bernama yeri.


bersambung.....