
Update
[Khusus taennie]
Kaki taehyung melangkah mendekati
cermin.mengusap-usap rambut
basahnya dengan handuk kecil.
"Tae biar aku saja."
Jennie menghampiri
taehyung.mendudukan taehyung
diatas ranjang.mengambil alih handuk
kecil itu.mengusap-usap surai basah
taehyung.
Taehyung memejamkan
matanya,menikmati setiap usapan yang
jennie berikan padanya.
"Kamu nggak ada niatan buat potong
rambut apa?"
"Nanti aja,sekalian aku mau
ngewarnain rambut."
"Kamu tuh mau apa sih pake
ngewarnain rambut segala,kamu tuh
udah ganteng sama rambut hitam."
"Kamu baru sadar kalo aku ini
ganteng. "
"Salah aku muji kamu."
Taehyung hanya dapat terkekeh geli
melihat kekesalan jennie.
"Tae kapan lisa dan jungkook akan
menikah?" tanya jennie.
Jennie meletakan haduk basah itu diatas
ranjang.sekarang jari lentiknya yang
bekerja menyisiri rambut taehyung.
"Kenapa menanyakan pernikahan
jungkook dan lisa,kenapa tak
menanyakan pernikahan kita."
Jennie mendengus.
"Bukan begitu,tapi lisa lebih penting"
Taehyung mencekal tangan jennie yang
berada di rambut.menarik jennie agar
duduk dipangkuannya.
"Kamu tuh harusnya mikirin
pernikahan kita tau." ucap taehyung
sambil memeluk jennie.
"Jangan mulai deh. "taehyung
mendengus sebal.
"aku tuh sayang sama kamu tau."
"Ah sayangnya cuman dimulut"
"Kamu mah." rengek taehyung.
"Kamu tuh nggak berubah ya."ucap
jennie sambil terkekeh.
" tau ah."
"Dulu kamu tuh kaya gini,'ah padahal
mphii masih mau lama-lamaan sama
yayang jennie' gitu." ucap jennie sambil
menirukan suara taehyung.
"Kamu juga sama ya.dulu tuh kamu
galak banget kaya singa betina."
"Dari pada kamu idiot."
"Dari pada kamu dingin kaya es batu."
"Dari pada kamu petikilan.kalo ketemu
aku tuh ngerengek mulu." ucap jennie.
"Kok kamu bisa inget semuanya sih."
"Ya dong jennie gitu loh." ucap jennie
sombong.
"Cih.gitu aja bangga."
"Kamu tuh ngajaknya perang mulu ih."
"Perempuan emang gitu,kalo udah tau
sombong."
"Dari pada lelaki,ngomong sayang
cuman dimulut aja." ucap jennie tak
mau kalah.
Taehyung menangkup kedua pipi
jennie.
"Calon Istrinya siapa sih ini,mulutnya
susah banget buat dilawan." tangan
jennie pun ikut menangkup kedua pipi
taehyung.
"Calon suaminya siapa sih ini,gemes
banget." ucap jennie sambil
mengunyel-unyel pipi taehyung.
Taehyung tersenyum.membaringkan
tubuh jennie lalu menindihinya.jennie
dengan sigap mengalungkan tanganya
dileher taehyung.
Tangan taehyung bergerak mengusap
pipi jennie"Kamu kok cantik sih?"
"Mulai deh gombalnya."
"Tae kalo kita udah nikah, terus didunia
immortal ada perempuan yang lebih
cantik dari aku.apa kamu bakal
ninggalin aku?" tanya jennie.
"Kamu ngomong apaan sih."Ucap
"Maaf." suara jennie melirih.
Jennie menunduk,enggan menatap
wajah taehyung.
"Hei dengerin aku ya.."'suara taehyung
kembali melembut.
"Jennie."
Jennie tetap menunduk sambil
memainkan kancing baju taehyung.
"Sayang hei." tangan taehyung
bergerak menyentuh dagu jennie, mau
tak mau jennie harus mendongak
menatap mata taehyung.
"Dengerin aku.aku tau kamu ragu
buat nikah sama aku,aku ngerti
sayang.tapi satu hal yang harus kamu
tau,aku cuman sayang dan cinta
sama kamu.dan satu lagi yang harus
kamu tahu,bila nanti ada berjuta-juta
perempuan yang lebih cantik dari pada
kamu berjuta-juta kumpulan bidadari
yang lebih sempurna dari kamu,aku
bakalan tetap milik kamu hanya kamu. "
Mata jennie berkaca-kaca.ucapan
taehyung meruntuhkan keraguan
jennie.jennie mengerti dihati taehyung
hanya ada satu nama yaitu dirinya. tak
ada celah sedikitpun urntuk seseorang
memasuki hati taehyung, tak ada
seorang pun.
"Stt jangan nangis,kalo kamu nangis
aku bakal mencambuk diri aku karena
udah buat air mata kamu jatuh."
Jennie mengusap air
matanya,tersenyum lebar.
Cup!
Mata taehyung membulat.
"Itu hadiah dari aku,." ucap jennie
sambil tersenyum.
"Jangan pancing aku jenn."
Jennie menaikan salah satu alisanya.
"Emangnya kamu ikan pake aku
pancing segala." ucap jennie tak
mengerti.ah.tidak-tidak lebih tepatnya
pura-pura tak mengerti.
"Tau ah aku sebel."
Taehyung menenggelamkan kepalanya
di perpotongan leher jennie.
Jennie hanya dapat terkekeh,saatnya
membalas kejahilan taehyung.
"Kok sebel.jennie salah ngomong ya?"
tanyanya.
"Tau ah gelap."
"Gelap.lampunya masih nyala mana
mungkin gelap." ucap jennie.
"Tau aku bete sama kamu." ucap
taehyung dengan nada yang sedikit
ketus.
Mode merajuk.
"Ya udah." ucap jennie cuek.
"Dasar cantik-cantik nggak peka." cibir
taehyung pelan.
Jennie tertawa keras membuat
kekesalan taehyung bertambah.
"Ya udah maaf, kamu mau apa?" tanya
jennie.
"5 ronde nggak mau tau." ucap
taehyung masih dengan mode
merajuknya.
"Tapi kalo kamu masih kuat akuu
tambahin jadi 10 ronde." taehyung
tersenyum miring
Jennie yang melihat taehyung
tersenyum evil pun membalasnya
dengan senyum lebar.
"Nanti ya,aku lagi datang bulan."
Bahu taehyung melemas, wajahnya
langsung ditekuk dengan bibir yang
melengkung kebawah.
Gagal sudah.
"Besok selesai kok.jadi besok aja
ya."jennie mengelus surai taehyung
"maunya sekarang"
"Besok aja ya,aku kan lagi datang
bulan"
"Oke oke,tapi.. "
"Tapi apa?.
"Aku nggak akan berhenti,sebelum aku
merasa puas.."
Bersambung....