MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 13



Update


[Khusus taennie]


Kaki taehyung melangkah mendekati


cermin.mengusap-usap rambut


basahnya dengan handuk kecil.


"Tae biar aku saja."


Jennie menghampiri


taehyung.mendudukan taehyung


diatas ranjang.mengambil alih handuk


kecil itu.mengusap-usap surai basah


taehyung.


Taehyung memejamkan


matanya,menikmati setiap usapan yang


jennie berikan padanya.


"Kamu nggak ada niatan buat potong


rambut apa?"


"Nanti aja,sekalian aku mau


ngewarnain rambut."


"Kamu tuh mau apa sih pake


ngewarnain rambut segala,kamu tuh


udah ganteng sama rambut hitam."


"Kamu baru sadar kalo aku ini


ganteng. "


"Salah aku muji kamu."


Taehyung hanya dapat terkekeh geli


melihat kekesalan jennie.


"Tae kapan lisa dan jungkook akan


menikah?" tanya jennie.


Jennie meletakan haduk basah itu diatas


ranjang.sekarang jari lentiknya yang


bekerja menyisiri rambut taehyung.


"Kenapa menanyakan pernikahan


jungkook dan lisa,kenapa tak


menanyakan pernikahan kita."


Jennie mendengus.


"Bukan begitu,tapi lisa lebih penting"


Taehyung mencekal tangan jennie yang


berada di rambut.menarik jennie agar


duduk dipangkuannya.


"Kamu tuh harusnya mikirin


pernikahan kita tau." ucap taehyung


sambil memeluk jennie.


"Jangan mulai deh. "taehyung


mendengus sebal.


"aku tuh sayang sama kamu tau."


"Ah sayangnya cuman dimulut"


"Kamu mah." rengek taehyung.


"Kamu tuh nggak berubah ya."ucap


jennie sambil terkekeh.


" tau ah."


"Dulu kamu tuh kaya gini,'ah padahal


mphii masih mau lama-lamaan sama


yayang jennie' gitu." ucap jennie sambil


menirukan suara taehyung.


"Kamu juga sama ya.dulu tuh kamu


galak banget kaya singa betina."


"Dari pada kamu idiot."


"Dari pada kamu dingin kaya es batu."


"Dari pada kamu petikilan.kalo ketemu


aku tuh ngerengek mulu." ucap jennie.


"Kok kamu bisa inget semuanya sih."


"Ya dong jennie gitu loh." ucap jennie


sombong.


"Cih.gitu aja bangga."


"Kamu tuh ngajaknya perang mulu ih."


"Perempuan emang gitu,kalo udah tau


sombong."


"Dari pada lelaki,ngomong sayang


cuman dimulut aja." ucap jennie tak


mau kalah.


Taehyung menangkup kedua pipi


jennie.


"Calon Istrinya siapa sih ini,mulutnya


susah banget buat dilawan." tangan


jennie pun ikut menangkup kedua pipi


taehyung.


"Calon suaminya siapa sih ini,gemes


banget." ucap jennie sambil


mengunyel-unyel pipi taehyung.


Taehyung tersenyum.membaringkan


tubuh jennie lalu menindihinya.jennie


dengan sigap mengalungkan tanganya


dileher taehyung.


Tangan taehyung bergerak mengusap


pipi jennie"Kamu kok cantik sih?"


"Mulai deh gombalnya."


"Tae kalo kita udah nikah, terus didunia


immortal ada perempuan yang lebih


cantik dari aku.apa kamu bakal


ninggalin aku?" tanya jennie.


"Kamu ngomong apaan sih."Ucap


"Maaf." suara jennie melirih.


Jennie menunduk,enggan menatap


wajah taehyung.


"Hei dengerin aku ya.."'suara taehyung


kembali melembut.


"Jennie."


Jennie tetap menunduk sambil


memainkan kancing baju taehyung.


"Sayang hei." tangan taehyung


bergerak menyentuh dagu jennie, mau


tak mau jennie harus mendongak


menatap mata taehyung.


"Dengerin aku.aku tau kamu ragu


buat nikah sama aku,aku ngerti


sayang.tapi satu hal yang harus kamu


tau,aku cuman sayang dan cinta


sama kamu.dan satu lagi yang harus


kamu tahu,bila nanti ada berjuta-juta


perempuan yang lebih cantik dari pada


kamu berjuta-juta kumpulan bidadari


yang lebih sempurna dari kamu,aku


bakalan tetap milik kamu hanya kamu. "


Mata jennie berkaca-kaca.ucapan


taehyung meruntuhkan keraguan


jennie.jennie mengerti dihati taehyung


hanya ada satu nama yaitu dirinya. tak


ada celah sedikitpun urntuk seseorang


memasuki hati taehyung, tak ada


seorang pun.


"Stt jangan nangis,kalo kamu nangis


aku bakal mencambuk diri aku karena


udah buat air mata kamu jatuh."


Jennie mengusap air


matanya,tersenyum lebar.


Cup!


Mata taehyung membulat.


"Itu hadiah dari aku,." ucap jennie


sambil tersenyum.


"Jangan pancing aku jenn."


Jennie menaikan salah satu alisanya.


"Emangnya kamu ikan pake aku


pancing segala." ucap jennie tak


mengerti.ah.tidak-tidak lebih tepatnya


pura-pura tak mengerti.


"Tau ah aku sebel."


Taehyung menenggelamkan kepalanya


di perpotongan leher jennie.


Jennie hanya dapat terkekeh,saatnya


membalas kejahilan taehyung.


"Kok sebel.jennie salah ngomong ya?"


tanyanya.


"Tau ah gelap."


"Gelap.lampunya masih nyala mana


mungkin gelap." ucap jennie.


"Tau aku bete sama kamu." ucap


taehyung dengan nada yang sedikit


ketus.


Mode merajuk.


"Ya udah." ucap jennie cuek.


"Dasar cantik-cantik nggak peka." cibir


taehyung pelan.


Jennie tertawa keras membuat


kekesalan taehyung bertambah.


"Ya udah maaf, kamu mau apa?" tanya


jennie.


"5 ronde nggak mau tau." ucap


taehyung masih dengan mode


merajuknya.


"Tapi kalo kamu masih kuat akuu


tambahin jadi 10 ronde." taehyung


tersenyum miring


Jennie yang melihat taehyung


tersenyum evil pun membalasnya


dengan senyum lebar.


"Nanti ya,aku lagi datang bulan."


Bahu taehyung melemas, wajahnya


langsung ditekuk dengan bibir yang


melengkung kebawah.


Gagal sudah.


"Besok selesai kok.jadi besok aja


ya."jennie mengelus surai taehyung


"maunya sekarang"


"Besok aja ya,aku kan lagi datang


bulan"


"Oke oke,tapi.. "


"Tapi apa?.


"Aku nggak akan berhenti,sebelum aku


merasa puas.."


Bersambung....