MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 14



Update...


Saat ini lebih tepatnya di tepi


pantai.jisoo.jennie,rose dan lisa


tengah menikmati hembusan angin


laut,bermain air dan berlari-lari


kecil tanpa menggunakan alas kaki.


Jika kalian mengira keempat vampire


tengah bersama matenya kalian


salah besar.keempat vampire itu


kini tengah berada di kerajaan


vampire.meninggalkan keempat mate


mereka.


"Rose fotoin gw dong." lisa memberikan


handphonenya pada rose.


"Oke." rose mengambil handphone lisa.


"Gaya yang bener lisa." ucap rose saat


melihat lisa sedikit kebingungan ingin


bergaya.


"Nah bener kek gitu bagus."


"Aelah,kek photographer aja lu ros."


ucap lisa.


"Nggak jadi gw fotoin nih." ucap rose


sewot.


"Kalem mbak."


"lya,oke satu.dua.tigaa.."


Cekrek..📸


Lisa segera menghampiri rose dan


melihat hasil jepretannya."okelah


thanks rose."


Lisa segera mengunggah foto itu


ke instagram pribadinya.


Lalalalisa. M



Liked by,


jennie_kim,rosie_park,sooyaa.


3.559.989 otherst.


Lalalalisa.m.by:rosie park 📸


"Udahan yuk,gw capek." jennie


mengusap keringatnya.


"Ya udah,gw juga capek."


Blackpink menuju bangku yang


memang disediakan disana.meneguk


jus milik mereka.


"Beruntungnya mereka nggak ada


disini ya." ucap jisoo.


"Kalo mereka disini,mana berani kita


make baju kurang bahan kek gini." ujar


rose.


"Bener juga,tapi kita harus cepat.jangan


sampai mereka pulang kita masih pake


baju kurang bahan ini." ucap lisa.


"Ya sudah ayo kita ganti baju." ajak lisa.


"Eh bentar dulu,kita foto dulu.udah


lama juga kan kita nggak foto bareng."


jisoo mengambil handphone miliknya.


Mereka tersenyum menghadap


kamera.


"Ini bagus."


"Gw up di instagram khusus blackpink


ya." jisoo segera membuka akun


instagram blackpink.


Blackpink.



Liked


by,lalalalisa.m.rosie park,sooyaa.


5.099.655otherst.


Bla@kpink.


"Udah yok,keburu mereka dateng"


ucap jennie.


"Ayok."


Namun saat mereka membalikan


badan.mereka dikejutkan dengan


kehadiran calon suami mereka,yang


kini tengah menatap mereka datar.


"Oh.jadi ini alasannya kalian nggak


mau ikut kami ke kerajaan." ucap jimin


dengan tersenyum sinis.


Rose hanya terdiam.senyuman jimin


sangat menakutkan.


"Selamat kalian telah berhasil


membohongi kami." ucap taehyung tak


kalah sinis.


Jennie menunduk.


"Kalian cantik, tapi sayang


mengecewakan." ucap jin pedas.


Mata jisoo berkaca-kaca.


"Selamat karena telah berhasil


membuat kami merasa gagal menjaga


kalian, dan selamat kalian sudah


membuat kami kecewa." ucap jungkook


dengan menatap datar lisa.


Lisa menggeleng.


"Sepertinya kita sudah tidak


dibutuhkan oleh mereka,lebih baik kita


pergi saja." ucap taehyung.


Mereka berempat hendak pergi namun


ada empat tangan yang mencekal


lengan mereka,siapa lagi kalau bukan


blackpink.


"Oppa maafkan aku." isak jisoo sambil


mencekal lengan jin.jin hanya menatap


datar jisoo menghempas tangan jisoo


kasar.


"Taehyung maaf"


"Maaf tidak akan bisa merubah


semuanya." ucap taehyung dingin


sambil menepis tangan jennie dari


lengannya.


"Jim-"ucapan rose terpotong.


"tak usah minta maaf. "ucap jimin


sambil melangkah pergi.


Tangis lisa pecah,sambil menahan


lengan jungkook yang ingin pergi.


"Kookie maafkan aku." lirih lisa.


"Aku kecewa padamu lisa."


Deg


Bagaikan ditusuk ribuan jarum.hati lisa


merasakan sakit yang teramat sakit.ia


terus mencekal lengan jungkook


melarang jungkook untuk pergi.namun


dengan tega jungkook menepis kasar


tangan lisa hingga membuatnya


terjatuh.


Lisa memandang sendu punggung


jungkook yang mulai menjauh,kondisi


lisa sama seperti eonnie-eonnienya


yang lain.mereka sama-sama terjatuh.


"Kita harus ngapain


sekarang?.taehyung udah kecewa sama


gw." ucap jennie dengan tangis yang tak


berhenti.


"Jimin maaf" lirih rose sambil


menunduk.


"Udah nggak papa,lebih baik sekarang


kita bujuk mereka.mereka pasti


maafin kita." ucap jisoo menyemangati


adik-adiknya,padahal jisoo mati-matian


menahan rasa sesak dihatinya.


Jisoo membantu lisa untuk


berdiri.mereka berempat berjalan


menuju kamar mereka untuk meminta


maaf.namun,apa yang mereka lihat


saat ini begitu menusuk.


Bagaimana tidak,mereka melihat calon


suami mereka tengah berpelukan


dengan wanita lain.


Lisa menutup mulutnya tak


percaya,bahkan jungkook tak ada


niatan untuk melepaskan rengkuhan


wanita itu.


"KALIAN LEBIH MENGECEWAKAN


DARI PADA KAMI."


Ternyata teriakan jisoo dapat membuat


keempat vampire itu tersadar,dan


dengan kasar mendorong wanita yang


memeluk mereka.


"S-soo ini nggak.. "


kalian karena kami telah membuat


kalian kecewa.kami terima.tapi


setelahnya tolong biarkan kami pergi


dari hidup kalian,selamanya."


Ucap jisoo lantang.


"Jennie,rose,lisa ayok kita


pergi.batalkan semuanya.cinta dan


kata mate sudah tak berarti lagi." ucap


jisoo.


Blackpink meninggalkan


jin,jimin,taehyung dan jungkook yang


kini tengah membeku.


"Biarkan saja mereka pergi,mereka


cuman manusia lemah yang tak


memiliki kekuatan apapun." ucap


wanita itu.


Jungkook menatap tajam wanita yang


ada dihadapannya ini.


"TUTUP MULUTMU TZUYU." bentak


Jungkook.


"Kau membentak ku." ucap tzuyu


dengan air mata kebohongannya.


"Sialan kau telah membuat hati


mateku terluka.kalian akan


kuhukum.VERNON." teriak jungkook.


Dan beberapa detik


setelahnya.datanglah seorang namja


dengan wajah pucat.membungkuk


hormat dihadapan jungkook.



"Ada apa tuan memanggil saya?"


"Bawa keempat wanita ini ke penjara


bawah tanah,siksa mereka dengan


menyerap kekuatan mereka.setelahnya


masukan mereka kedalam bola


kegelapan." ucap jungkook tegas.


Sedangkan saat ini


tzuyu,nayeon,jeongyeon,sana kini


tengah bergetar ketakutan.


"Baik yang mulia."


Dengan sihirnya vernon membuat


penjara berbentuk bola besar yang


berhasil membuat keempat wanita itu


terkurung didalamnya.


"Tidak taehyung-ah tolong lepaskan


aku.aku mencintaimu." ucap nayeon


sambil berusaha mematahkan penjara


itu.


"Cih.jangan berbicara cinta


di hadapan ku." ucap taehyung Sinis.


"Bawa mereka cepat."


Vernon menangguk.membungkukan


badannya dan menghilang diikuti oleh


bola raksasa itu.


"Sekarang kita harus cari mate kita,gw


takut mereka kenapa-napa." ucap jin.


"Ayok."


Mereka berempat segera melesat


mencari keberadaan mate mereka.


Disisi lain.balckpink kini tengah berada


disebuah rumah milik bibi rose.mereka


sangat beruntung karena bibi rose


menelpon dan menyuruh mereka


untuk berkunjung.


"Eonnie,kita harus ngelakuin sesuatu."


ucap rose.


"Ngelakuin apa?."


"Kita harus menghapus tanda


kepemilikan mereka dari leher


kita.karena cuman dengan hal itu


mereka tidka kan bisa menemukan


kita." ucap rose lagi.


"Baiklah ayok."


Jisoo dan rose mengambil bawang


putih dari dapur bibi mereka,mengusap


tanda dileher mereka.mendekati lisa


dan jennie yang kini tengah melamun


dengan pandangan kosong.


"Lisa,lu harus kuat." jisoo


menggenggam tangan lisa.


"Gw kecewa eonn." ucap lisa parau.


"Gw mau akhir in ini semua,dan pergi


dari jauh dari tempat ini." lanjutnya.


Jisoo mengangguk.


"Kita pergi dari sini,kita bakal tinggalin


tempat kini.dan kita bakal bantu lu


buat nge besarin baby jeon." ucap jisoo,


Jisoo segera menghapus tanda dileher


lisa.begitu pun rose yang menghapus


tanda dari leher jennie.


"Kita pergi ke london,gw punya


rumah disana.kita akan tinggal di sana


selamanya." ucap jennie.


"Kita pergi sekarang " ucap jisoo.


Dilain tempat keempat vampire kini


tengah mengeram frustasi.mereka


sudah mengelilingi tempat ini.namun


belum juga menemukan keberadaan


mate mereka.penciuman mereka tidak


berguna sekarang.


"Sial,gw nggak bisa mencium


keberadaan mereka." erang jimin.


"Mendeteksi mereka pun gw nggak


bisa." lanjut jimin.


"Jangan jangan..."


"Apa?" tanya taehyung pada jimin.


"Jangan-jangan mereka menghapus


tanda segel dileher mereka.jika hal


itu terjadi kita tak dapat menemukan


mereka." ucap jimin melemah.


"Tidak mungkin, taehyung kerahkan


seluruh pasukan vampire untuk


mencari mate kita." ucap jungkook.


Taehyung mengangguk.


"Dimana blackpink."


Tatapan keempat vampire itu segera


mengarah pada kelima yeoja yang kini


menatap mereka tajam.


"Kami tanya sekali lagi,dimana


blackpink." ucap yeoja itu ,irene.


"Me-mereka.."


"Sialan.jangan kau katakan mereka


pergi.kalian tidak berguna." teriak


seulgi penuh amarah.


"Kami tau ****** sialan itu datang


kekalian.tapi kenapa kalian biarkan


sialan.seharusnya sejak dulu kita


bunuh mereka." ucap yeri penuh


amarah.


"Kami tau,tap-"


"Tapi apa ha,kami tau kalian pernah


menyimpan rasa untuk ****** sialan


itu.kalian gila,kalian bodoh.awas saja


Jika kami yang pertama menemukan


blackpink.jangan harap kalian akan


melihat blackpink lagi.kami akan bawa


mereka menjauh dari kalian." ucap


wendy.


"Dan satu lagi.kami juga akan


menghapus kata mate untuk


kalian,dan bersiaplah untuk kehilangan


segalanya." ucap joy.


Seketika red velvet menghilang ditelan


portal.sedangkan jin,jimin,taehyung


dan jungkook diam membeku.


"Tidak.jennie adalah mateku, aku tak


akan membiarkan dia menghapus ku


dari hatinya."


"Kita harus cepat cari mereka,sebelum


red velvet menemukan mereka." ucap


Jin.


Didalam sebuah pesawat,lisa tengah


memandang kaca.memandang lautan.


Air matanya menetes.


"Selamat tinggal jungkook."


Bersambung.....