
Update.
"Kuki,ini daddy."
Tiga kata yang keluar dari
mulut jungkook membuat lisa
menegang.tidak.kuki tidak boleh
mengetahui siapa ayahnya.
Lisa segera menarik tangan
kuki,menggenggam tangan mungil
putranya.
"Kuki degerin mommy ya,sekarang
kuki balik kekamar kunci pintunya."
ucap lisa.
kuki hanya dapat
mengangguk,kuki sudah berjanji tidak
akan membantah ucapan lisa.
Dengan cepat kuki berjalan menuju
kamarnya.menyisakan lisa dan
jungkook yang kini menatap kuki
sendu.
Lisa membalikan badanya menatap
datar calon suaminya,ah lebih tepatnya
mantan calon suaminya.
"Lebih baik sekarang anda pergi tuan
jeon." ucap lisa dingin.
Jungkook menggeleng,tanganya meraih
paksa tangan lisa.lisa dengan sigap
menepis tangan jungkook.
"Lisa,jangan seperti ini." lirih jungkook.
"Kau yang jangan seperti ini
JUNGKOOK." lisa menekan kata
Jungkook.
"Lisa aku cuman cinta sama kamu.yang
kamu lihat itu salah paham lis.aku bisa
jelasin semuanya." suara jungkook
bergetar.
Lisa memalingkan wajahnya,dadanya
naik turun."nggak perlu.
"Semuanya udah jelas," lanjut lisa.
Jungkook kembali meraih tangan
lisa."nggak lis semuanya belum
jelas,sayang dengerin aku.aku cuman
Cinta sama kamu."
Lisa menggeleng dengan air
mata yang terus mengalir. "nggak
jungkook, semuanya udah jelas.tolong
kamu pergi."
Jungkook tetap lah jungkook,vampire
keras kepala.bukannya pergi ia malah
mendekap tubuh lemah lisa.lisa hanya
diam dipelukan jungkook,tangisnya
semakin kencang.tanganya terkepal
sempurna.
"Lisa aku sayang sama kamu." bisik
Jungkook.
"Jangan pergi lagi jangan kaya gini.aku
cuman cinta sama kamu,aku mau
kamu.nggak mau yang lain.dengerin
penjelasan aku,aku mohon. "tangan
jungkook naik turun mengelus
punggung lalisa.
Dan benar saja!
Sekuat apapun pertahanan
lalisa,sekuat apapun
egonya.pertahanan itu akan tetap
diruntuhkan oleh jungkook.jungkook
seakan penghancur pertahanan
lisa.mengambil alih seluruh tubuh
lalisa hingga lalisa hanya bisa diam dan
menurut padanya.
"hiks... aku juga sayang sama kamu
kook,hiks .aku juga cuman cinta sama
kamu."
Jungkook tersenyum,lisa masih
mencintainya.
Lisa menglonggarkan dekapan
jungkook,dadanya masih naik
turun.berusaha meredakan tangisnya.
Tangan jungkook terulur menghapus
air mata lalisa.
"Jangan nangis."
"Maafin aku." lanjut jungkook.
Tangan lisa meraih tangan besar
jungkook.menggenggamnya erat.
"Bisa jelasin sekarang."
"Nanti,kita jelasin bareng-bareng sama
yang lain."
"Tapi eonnie ketangkep sama tangan
kanan kamu." ucap lisa.
Jungkook tersenyum "itu lebih baik.jadi
kita bisa jelasin semuanya kekalian."
Senyuman lisa ikut terbit.
Namun jantung lisa bergemuruh
diantara mereka,meraih tengkuk
lisa.menyatukan benda tanpa tulang
itu.saling menyalurkan rasa rindu
dengan lumatakan lembut itu.
Jungkook mengiring lisa menuju
sofa.merebahkan lisa dan
menindihinya.tangannya tak
tinggal diam ia meraih buah dada
lalisa,meremasnya kuat.
"Kook~".
Jungkook melepaskan
ciumannya,menatap mata sayu lisa.
"aku merindukan tubuhmu."
Jungkook bersemirk.
"Buat adik untuk kuki tidak buruk
bukan."
Belum sempat lisa menjawab
jungkook kembali nmenyambar bibir
lalisa.membuka satu-persatu kancing
kemeja milik lisa.
"Alajusii,ngapain mommy."
Lisa tersentak,mendorong tubuh
jungkook hingga menghantan lantai
yang dingin.
"Akhhh.pantatku."
Lisa buru-buru membenarkan
pakainnya.tersenyum kikuk kearah
kuki.
"Kuki kenapa keluar.bukannya mommy
sudah suruh kuki untuk tidak keluar
kamar."
Kuki menggaruk kepalanya.
"Tadi kuki dengal suala aneh dari lual
mommy,kuki kila mommy diapa-apain
sama alajusii ini."
Wajah lisa memerah,telinga putranya
sudah tak suci lagi.
Sedangkan jungkook ia mengusap-usap
pantatnya yang terasa sakit.mendengus
sebal kearah kuki,baru saja jungkook
ingin menyentuh tubuh lisa tapi kuki
malah datang dan mengganggunya.
"Alajussi sana pelgi." usir kuki.
Jungkook melebarkan
matanya,ternyata putranya cukup
menyebalkan.
"Sayang jangan kek gitu,mommy nggak
pernah ngajarin buat berlaku nggak
sopan."
"Tapi mom, alajusii ini telah membuat
mommy nangis." ucap kuki membela
diri.
"Alajusii tua ini juga bilang kalo dia
daddy kuki." lanjut kuki.
Hey apa kuki bilang.arajusii tual.apa
wajah jungkook kelihatan mengkerut
hingga kuki menyebutnya tua.tapi kuki
ada benarnya juga.jungkook bahkan
sudah hidup lebih dari 700 tahun.jadi
pantaskah jungkook dibilang tua?.
Lisa yang menendengar ucapan kuki
pun hampir tertawa keras.sedangkan
jungkook,kembali mendengus.ingin
sekali ia menjewer telinga kuki.
Lisa tersenyum kecil.
"Kuki nggak boleh ngomong kaya
gitu,harus sopan sama daddy kuki"
"Daddy.." tanya kuki.
Mata kuki langsung terarah kepada
jungkook.menghampiri jungkook yang
kini berjongkok menyamakan tingginya
dengan kuki.
"Alajusii daddy kuki" tanya kuki.
Jungkook mengangguk.seketika
kuki langsung menerjang tubuh
jungkook.terisak kecil.
"Daddy..daddy kemana aja,kuki lindu
daddy"
"Kata mommy.daddy sibuk kelja dilual
negli." ucap kuki lagi.
"Maaf ya sayang.daddy terlalu sibuk
sama pekerjaan daddy." ucap jungkook
mengelus surai anaknya.
Sedangkan lisa hanya tersenyum
haru.ia berdoa semoga semuanya
kembali seperti semula.
Tapi tubuh lisa langsung menegang
saat jungkook berucap tanpa suara.
"Nanti kita lanjutin dikamar ya."
Bersambung.....