
Update.
Pintu kayu itu terbuka secara kasar.membuat kedua orang yang berada didalamnya dibuat terkejut.
"Bisakah pelan-pelan saja buka pintunya,kocheng." ucap jhope.
Ya,seseorang membuka pintu secara kasar tadi adalah kocheng a.k.a suga.
Suga tak mengubris ia malah melangkah dan duduk disamping namjoon yang tengah meminum darah.
"Kau abis dari mana?" namjoon sembari menyerahkan gelas berisi darah itu kepada suga.
Suga mengambilnya,meminumnya dalam sekali tegukan.lalu membuang gelas itu hingga pecah.
Jhope melebarkan matanya "hei,hei,seenak jidatnya kau membuang gelas.gelas itu masih bisa dipakai,kau kira membelinya tidak pake uang.beruntung itu gelas hasil diskonan."
Dua kata yang dapat suga wakili untuk ucapan jhope
"BODO AMAT."
Jhope mendengus.dasar kulkas berjalan-batinnya.
"Gw tadi dateng kemansion.mereka sedang berkemas,yang gw denger mereka bakal pergi keindonesia." ucap suga.
"Indonesia?"
Suga mengangguk.
"Buat?"
"Ya berlibur lah,masa mulung." sambar jhope.
"Yakali mereka mau mulung.muka jimin pantes kok." ucap namjoon.
"Gw laporin lu ke jimin." ucap jhope sedikit mengancam.
"Emang lu udah mau nunjukin diri lu didepan mereka." ucap namjoon ketus.
Jhope menyengir,menggaruk belakang kepalanya "nggak sih."
"Kita keindonesia."
"HAA.."
Namjoon dan jhope kompak berteriak.membuat suga reflek menutup telinganya.ya,tuhan ingin sekali rasanya suga mengumpat.
Hidup bersama dua manusia aneh selama 700 ini membuat suga pusing setengah mati.apalagi saat jhope sudah memutuskan untuk belanja kemall bersamanya beberapa tahun lalu.
Sungguh suga ingin sekali melenyapkan jhope.karena dia selalu berteriak heboh saat melihat diskonan.dan yang lebih memalukan adalah dia sering membeli ****** bergambar barbie.karena diskonannya yang mencapai 65%.
"Mau apa kita keindonesia.lu bisa bahasanya?"
"Nggak." ucap acuh suga.
"Ya terus.lu disana mau ngomong bahasa korea gitu,kalo mereka nggak ngerti terus malah ngira kita orang gila karena ngomong pake bahasa alien." ucap jhope.
"Namjoonkan bisa bahasa inggris ****." sentak suga.
"Oh iya lupa." ucap jhope.
"Jadi,kita keindonesia nih?"
Suga mengangguk.
"Oke,gw bakal berkemas dulu.namjoon inget ya lu harus bawa ****** yang banyak.gw nggak mau minjemin ****** berbie gw,robek mulu abis dipinjem sama lu." ucap jhope.
Ia berlalu menuju kamarnya untuk berkemas.meninggalakn namjoon yang tengah berdecih.
"Gw waktu itu ketemu sama anaknya jungkook." ucap namjoon.
Suga yang awalnya tak menghadap namjoon pun segera bergerak menghadap namjoon.
"Anaknya jungkook?" beo suga.
Namjoon mengangguk.
"Namanya jeon hyunki,panggilannya kuki."
"Gw pengen ketemu dia."
"Tahan sug,bukan saatnya buat lu."nasehat namjoon.
Suga hanya mengangguk lesuh.disungguh merindukan sosok jungkook yang selalu menjahilinya,padahal member lain tak ada yang berani padanya.kecuali jungkook.
" gw tadi ketemu wendy."ucap suga.
Namjoon melebarkan matanya "lu ketemu wendy?"
Suga mengangguk.
"Kok bisa?"
"Gw diserang serigala."
"Jelasin secara ditail agus." ucap namjoon.
Suga kedua memutar bola matanya.
"Waktu gw jalan-jalan dihutan.tiba-tiba aja ada serigala yang nyerang gw,serigala liar.gw nggak sempet ngehindar dan berakhir perut gw kena cakaran.sialnya cakaran itu beracun.tubuh gw melemah dan dengan cepat melesat,nggak mungkin gw lawan tuh serigala pas keadaan miris kegitu.dan saat gw sembunyi dibalik pohon ada suara cewek.ya gw reflek nyuruh tuh cewek buat ketempat gw.dan ya,dia wendy." ucap suga dari A-Z.
"Oh gitu."
Suga membalasnya dengan deheman.
"Apa perlu ya kita nunjukin diri kita lagi didepan mereka." ucap namjoon.
"Jangan sekarang.gw belum siap,apalagi tentang kesalah pahaman yang terjadi."
Bahu namjoon melemas "lu udah tau siapa pengendali pikiran gw hyung?"
"Jung eunha."
"E-eunha,lu tau dari mana hyung?"
"Waktu itu gw nyusup keistana angel.gw denger semuanya.eunha ada disana,diistana angel."
"Lah kok bisa?"
"Dia nyamar jadi irene.dan beruntungnya waktu itu juga gw ketemu irene dalam keadaan pingsan ditepi pantai dekat batu karang.eunha membuat perisai agar suho tak mencium aroma irene."
"Terus dimana eunha,gw mau bales dia." ucap namjoon penuh emosi.
"Dineraka."
"Dia udah mati."
Suga mengangguk.
"Kok bisa?"
"Lu tuh dari tadi nanya mulu." ucap suga kesal.
"Seulgi ngebunuh eunha."
"HAA,kok bisa?"
"Sekali lu ngomong 'kok bisa' gw jahit mulut lu."
Namjoon pun langsung menutup mulutnya rapat-rapat.
"Eunha ngebongkar jati dirinya.dia bahkan mengakui semuanya,dan dia ngakui kalo dia yang udah ngendaliin lu.seulgi tentu aja marah,dia bahkan sampe ngebanting tubuh eunha sampe kepalanya pecah." jelas suga.
"Nah..kalo gitu kita nggak boleh takut lagi buat nunjukin diri kita hyung,semuanya kan udah kebongkar."
"Iya juga sih.tapi,yaudahlah ntar kita bahas ini lain waktu.lebih baik sana lu berkemas." ucap suga.
"Iye."
Namjoon segera bangkit dan pergi menuju kamarnya.suga menyandarkan kepalanya pada kepala sofa.memejamkan matanya sesaat.
"Aguss,lu jangan mau ketemu sama anaknya jungkook.dia kalo ngomong jlep banget."
Suga mendengus saat mendengar teriakan jhope.
"BODO AMAT."
"Yeh diomongin kaga nurut.dia tuh kecil-kecil cabe rawit sama juga sama mulutnya pedes banget.gw aja dikatain kuda sama dia." teriak jhope lagi.
"Derita lu.emang nggak sadar ya lu kalo muka mirip kuda." ucap suga.
"Pedes banget mulut lu agus." teriak jhope lagi.
"BODO AMAT,JHOPE BODO AMAT."
-----
"Uncle."
Jimin menarik ujung baju jimin.ya,saat ini kuki sedang bermain dikamar rose dan jimin.
"Kenapa?"
"Uncle,sepeltinya kuki sedang jatuh cinta.disini beldetak cepet banget uncle." kuki menunjuk bagian jantungnya.
Rose dan jimin sontak saja langsung tertawa.
"Hey..kuki masih kecil.belum boleh jatuh cinta." ucap jimin.
"Uncle bener kuki." rose ikut menyahut.
"Ya udah kuki mau jadi besal aja.kapan kuki besal uncle?"
Jimin berfikir sejenak "mungkin 4 sampe 5 tahun lagi."
Kuki mengerucutkan bibirnya "masih lama dong uncle.padahal kuki mau cepet jadiin yoona pacal kuki."
"Yoona?"
Kuki mengangguk "iya uncle yoona,dia cantik banget uncle.kaya bidadali.kuki jadi naksil."
"Hey kuki belajar dari siapa bahasa kaya gitu?"
"Dari daddy."
Jimin sudah menduganya.memang sialan sekali jeon jungkook itu.
"Kuki.." panggil rose.
Kuki menoleh "ya,aunt."
Kuki menghampiri rose yang kini tengah memasukan baju kedalam koper.
"Ini untuk kuki."
Mata kuki berbinar saat melihat boneka berwarna kuning dengan lidah yang terjulur itu.boneka chimmy.
"Untuk kuki aunt?"
"Iya dong sayang."
"Wah,telimakasih aunt."
"Sama-sama sayang." ucap rose.
Kuki memainkan boneka itu,ros kembali memasukan benerapa pakaiam kedalam koper.kuki yang awalnya sibuk kebonekanya langsung teralih kebenda yang berada dibawah kolong tempat tidur.
Kuki mengambilnya.
"Aunt,ini kok gambalnya hello kitty ya." ucap kuki sembari menunjukan benda itu pada rose.
Ros melebarkan matanya.ia segera mengambil benda itu dari tangan kuki.
"Iya ini celananya aunt." ucap rose kikuk.
Kuki memiringkan kepalanya "bentuknya kaya punya daddy,tapi daddy gambalnya plozen."
Ketahuilah bahwa yang ditemukan kuki tadi adalah ****** milik jimin.
"Kok kuki tau?"
"Kalena kuki seling liat pas kuki mandi baleng sama daddy."
"Oh ya aunt.pelut daddy sama uncle jimin kok kotak-kotak kecil ya.tapi pelut kuki bulat.kuki mau pelutnya kaya tabung aja bial beda sendili." ucap kuki dengan polosnya.
Jimin yang mendengarnya pun hanya menggeleng-gelengkan kepala.
"Kalo kuki mau tau,tanya sama daddy kuki." ucap jimin.
"Ya udah kuki mau nanya dulu ke daddy." ucap kuki.
Kuki berlari kecil meninggalkan kamar jimin.jimin mendekat kearah rose yang kembali mengemasi pakaian.
Jimin berjongkok dihadapan rose.hingga membuat rose bingung.
Tangan jimin berhenti didepan perut rata milik rose.mengelusnya lembut.
"Babby kapan tumbuh diperut eomma.daddy disini nungguin loh.daddy pengem banget ngajarin kamu berlatih panahan kaya daddy belajarin kuki."ucap jimin.
Rose diam membeku.
" cepet hadi ya sayang.daddy dan mommy akan menunggumu."
Jimin menekatkan wajahnya,mencium pedut rata rose.lalu bangkit dan mengecup dahi rose.
Rose hanya dapat tersenyum tipis.
"Babby kita telah tumbuh jim.kau akan segera menjadi seorang ayah." batin rose.
Bersambung....