MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 28



Update.


"Daddy ayo cepat."


Kuki berteriak kencang.membuat Jungkook yang berada dibelakang mendengus kesal.


Bagaimana tidak saat ini dengan tidak sopannya kuki menyuruh Jungkook untuk membawa tas miliknya dan milik mommynya.sedangkan kuki menggandeng tangan Lisa meninggalkan daddy-nya yang kesulitan membawa barang-barang.


"Mommy Indonesia bagus ya."ucap kuki sambil tersenyum lebar.


Kuki berlari melepaskan genggaman tangan Lisa.berlari menuju bibir pantai untuk bermain air.


"Wah.. mommy ailnya jelnih."ucap kuki antusias.


Lisa yang melihatnya pun hanya terkekeh gemas.membuat Jungkook yang berada dibelakang bertambah kesal.


"Love.."panggil Jungkook.


Lisa menoleh.


"Ya kookie."


"Bantuin."ucap Jungkook sambil memasang tampang memelas nya.


Lisa terkekeh gemas.menghampiri Jungkook dan mengambil tas milik kuki.


"Kita kehotel aja yuk,yang lain pasti udah nunggu."ajak Lisa.


Jungkook hanya mengangguk setuju.


"Kuki ayo sayang kita kehotel aunty sama uncle pasti udah nunggu."


Kuki yang awalnya asik bermain pun cemberut.tapi ia tetap menghampiri orang tua nya untuk menuju hotel.



"Mereka kemana sih.kok belum Dateng juga."ucap Jennie.


Saat ini keenam sejoli sedang berdiri didepan hotel untuk menuggu keluarga kecil Jungkook.


"Itu mereka."tunjuk rose saat melihat Lisa yang menggandeng tangan kuki sedangkan Jungkook dibelakang nya yang membawa dua koper.


"Jungkook udah kaya babu aja ye."bisik taehyung ditelinga Jimin.


"Iya,udah kaya babu.disuruh anaknya aja mau."bisik Jimin sembari menahan tawa.


Sedangkan disana Jungkook menyipitkan matanya.tentu saja ia mendengar bisikan kedua vampire laknat itu.


"Lama banget sih."kesal jisoo.


"Maaf eonnie tadi kuki main air dulu"ucap Lisa.


"Hmm..yaudah ayok masuk,abis itu kita langsung ke supermarket buat beli bahan makanan.sekalian nyobain Snack-snack Indonesia."ucap jisoo dengan nada yang semangat.


Disisi lain Jennie dan rose langsung melebarkan matanya saat kata Snack terlontar.mereka langsung melompat kecil.


"Eonnie."Ros memanggil kecil Jennie.


Jennie yang mendengar pun menoleh.rose menggerkan tangannya ,menyuruh Jennie untuk mendekat.jennie pun mendekatkan dirinya kerose.


"Eonnie,nanti kita belanja nya misah sama Lisa ya.biar bebas beli Snack nya."bisik rose.


Jennie pun langsung menyatukan ibu jari dan telunjuk nya membentuk lingkaran.


Mereka akhirnya memasuki hotel.memasuki kamar masing-masing.


"Love.."panggil Jungkook.


"Ya,ada apa?"tanya Lisa sembari memasukan berapa pakaian didalam lemari.


"Kamu nggak usah ikut ya.disini aja temenin tidur."ucap Jungkook.


Lisa menggeleng"nggak bisa kookie,aku harus ikut.kamu disini aja sama kuki ya."


Kuki yang mendengar namanya disebut pun langsung menyahut.


"No mom,kuki ikut mommy."


Lisa menutup lemari.menghampiri kuki yang kini tengah cemberut.


"Kuki sayang.kamu disini aja ya main sama Daddy sama uncle.kalo kuki ikut mommy pasti kuki capek nanti."ucap Lisa.


"Ta--"


"Kuki sayang mommy kan."Lisa memotong ucapan kuki.kuki hanya dapat mengangguk.


"Kalo kuki sayang mommy,kuki harus nurut sama mommy."ucap Lisa lagi.


Kuki lagi-lagi hanya dapat mengangguk.ia tak ingin mommy nya sedih.


"Love.."


"Kookie,kuki aja nurut masa kamu nggak."Lisa sudah tau arah ucapan Jungkook.


Jungkook hanya dapat menggerutu kesal.


"Aku pergi dulu ya."ucap lisa.


Kuki maupun Jungkook hanya dapat memandang kepergian Lisa dengan wajah yang cemberut,emang dasar bayi.


"Lisa seperti nya ini enak deh."ucap jisoo sembari menunjuk benda yang ia pegang.


"Emang ini apa?"tanya lisa.ia membalik-balikan benda yang tadi jisoo pegang.


"Entah eonnie pun tak tau."ucap jisoo, setelah nya ia terkekeh saat Lisa menatapnya malas.


"Sepertinya itu semangka berwarna kuning,atau mungkin semangka yang langka Lisa."ucap jisoo.


"Tapi eonnie,masa semangka bentuknya lonjong.sedangkan dikorea bentuknya bulat."ucap Lisa.


"Benar juga,tapi mungkin saja itu hasil perkawinan semangka dan mentimun."ucap jisoo lagi.


"Memang tak ada namanya apa?"


"Sepertinya ada,coba lihat dilebel itu."


Lisa menoleh, mengamati dengan serius.


"Sepertinya ini bukan semangka.disana tertulis bahwa ini pepaya bukan semangka."ucap Lisa.


Jisoo yang mendengar nya pun menggaruk kepalanya yang tak gatal"pepaya itu apa?"


Lisa menaikan kedua bahunya tanda tak tahu.


"Mau membeli nya?"


"Sepertinya tidak.namanya aneh jadi kurasa rasanya pun akan sama anehnya."ucap jisoo.


Lisa pun melataka buah pepaya itu ketempat asalnya.


"Lisa."panggil jisoo sedikit berteriak.


"Ada apa?"


"Lihatlah buah ini.dia memiliki sisik seperti ular, menyeramkan sekali."ucap jisoo heboh.


Lisa melirik kearah buah yang jisoo tunjuk,matanya langsung membulat melihat buah bersisik itu.


"Eoh eonnie,buah itu seperti ular.jangan dipegang takutnya buah itu beracun."ucap Lisa tak kalah heboh.


Pekikan Lisa dan jisoo pun sontak mengundang perhatian pengunjung supermarket.membuat jisoo dan Lisa menjadi Malu sendiri.


Mereka berdua pun langsung membungkuk dan meminta maaf dengan menggunakan bahasa Inggris.


"Lain kali kita harus cari supermarket yang sepi."ucap jisoo.


"Benar eonnie."


Jisoo mengarahkan kepalanya ke kanan ke kiri.seolah mencari dimana kedua Curut itu.


"Mungkin mereka sedang mencari Snack."ucap Lisa.


"Ya mungkin saja.nanti saat pulang kita cek Snack yang mereka beli."Lisa mengangguk tanda setuju.


Lisa dan jisoo pun melanjutkan aktivitas mereka dengan memilih buah.saat Lisa tengah memilih buah strawberry,tangannya langsung berbenturan dengan tangan besar seorang pria.


"Ah..maaf."ucap pria itu.


Lisa mendongak saat meraksan suara pria itu yang serasa familiar ditelinga.


Matanya membulat sempurna.


"Suga oppa."ucap Lisa.


Suga yang awalnya santai saja pun menjadi gugup.bagaimana bisa Lisa mengenalinya .


"A-aku harus pergi."ucap suga hendak melarikan diri.


Dan dengan cepat Lisa mencegatnya.


"Suga oppa,kau kemana saja.jangan melarikan diri seperti ini ."ucap Lisa.


Jisoo yang mendengar keributan pun segera menghampiri Lisa.


"Lisa ada apa?"tanya jisoo.


Jisoo mengarahkan matanya,matanya langsung membulat sempurna.


"Suga oppa."ucap jisoo tak percaya.


Sedangkan Suga kini malah bertambah gugup.dalam hati ia berteriak sumpah demi ****** berbie milik J-Hope aku gugup setengah mati.


"Oppa kau kemana saja? Apa kau tidak tau bahwa kami semua mencarimu berserta namjoon oppa dan J-Hope oppa."ucap jisoo tanpa jeda.


"Maaf sepertinya kalian salah orang."ucap suga berusaha mengelak.


"Tak usah mengelak oppa.kami tak bodoh,kami tau pasti oppa tak percaya kalau kami dapat mengenali mu oppa."ucap Lisa.


"Kami ingat semuanya,tentang kejadian dulu dan hilangnya kalian.kami sudah tau."ucap jisoo menimpali.


"Oppa tidak bisa mengelak lagi.sekarang oppa harus ikut kami menghadap jin oppa,Jimin oppa,taehyung oppa dan kookie."ucap Lisa.


Suga merasakan tangannya basah akibat terlalu gugup.


"Ah..a-aku akan menemui nya nanti.aku harus pergi."Suga hendak melangkah namun dengan cepat Lisa dan jisoo mencekam tangan suga.


"Tak ada kata nanti,S-E-K-A-R-A-N-G."ucap jisoo dan Lisa dengan menekan kata sekarang.


"Ta-tapi aku harus menemui namjoon dan J-Hope dulu."ucap suga lagi.


"Baiklah,tapi kami harus ikut."ucap jisoo.


Mata Suga membulat.rencananya gagal,ternyata alasan klasik yang ia pakai tak mempan untuk Lisa dan jisoo.


"Kami tau oppa ingin kabur kan."Lisa menatap Suga dengan tatapan menyelidik.


Suga terkekeh canggung "kata siapa.mana mungkin ingin kabur,kalian ada-ada saja."


"Kalau begitu ayo oppa ikut kami. "Ucap jisoo sembari menarik tangan suga tanpa mendengar pekikan suga.


"Eh.. Eh.. Emang mau kemana? "Tanya suga saat mereka berada diarea palkiran.


"Kerumah oppa ,menjemput namjoon oppa dan j-hope oppa. "Ucap lisa .


Lisa membuka pintu belakang mobil. Mendorong suga agar masuk kedalam


Mobil.


"Serasa diculik gw. "


"Yok eon, kita berangkat. "


Lisa dan jisoo segera memasuki mobil.menjalankan mobil hingga meninggalkan pekarangan supermarket.


"Woy lisa jennie sama rose gimana? "Tanya jisoo.


Mereka melupakan Jennie dan rose yang sekarang tengah memilih ribuan snack tanpa tau bahwa nanti mereka harus berolahraga jauh.


"Bodo amat. Yang terpenting sekarang kita bawa 3 oppa ini kehadapan kookie. "Ucap lisa.


"Woy gw bukan penjahat ya. "Ucap suga.


"oppa kan penjahat. Ngilang nggak ada kabar, emang sadar jahat. "Sambar jisoo.


"Ya itu kan gw ma--"


"DIAM.. "


Suga langung menutup mulutnya rapat-rapat saat jisoo dan lisa dengan kompaknya berteriak kepadanya.


"Gw kaya ada dikandang singa. "


Hening beberapa saat.


"Dimana rumahnya oppa? "Tanya lisa.


"Kita tinggal dihutan, awalnya kita tiggal di gua tapi setelah nya kita tinggal dirumah pohon. "Ucap suga.


"Udah kaya monyet aja ."ucap jisoo.


Suga hanya dapat mengelus dada.


"Belok kanan. "Ucap suga.


Lisa pun segera memebelokan setir. Hingga beberapa saat nereka sampai disebuah pohon besar dengan rumah kecil yang berdiri kokoh diatas pohon.


"Cara masuknya gimana? "Tanya jisoo.


"Ya manjat lah, masa terbang. "Ucap suga.


"Itu ada tangga. "Tujuk lisa.


"Eh iya ada tangga kayu. Emang dasar yang punya rumah jahat banget bidadari suruh manjat. "Ucap jisoo.


Suga lagi-lagi hanya dapet mengelus dada.


" cantik sih, cuman kelakuan sama omongan kaya manusia alien. "


Dengan cepat lisa dan jisoo menaiki anak tangga. Mereka mengelus tangan yang kotor akibat tangga yang sedikit basah.


"Udah yok masuk eonnie."Ajak lisa.


"Yang punya rumah siapa,yang ditawarin masuk siapa. "


"AKHHHHHH..... "


Suga terjungkal saat jisoo dan lisa berteriak kencang. Bagimana tidak saat membuka pintu jisoo dan lisa malah disuguhkan dengan pemandangan j-hope yang telanjang dada dengan kolor barbie lengkap dengan handuk barbie yang berada dipundaknya.


"Sialan setan siluman. "Teriak jisoo.


J-hope pun tak kalah terkejut ia bahkan sampe jatuh menghantam lantai akibat teriakan jisoo dan lisa.


"Woy ada apa ini. "Dari arah kamar terdengar teriakan.


"Loh jisoo lisa. "


"Namjoon oppa. "


bersambung....