MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 24



Update.


"Kuki sudah siap?"tanya lisa.


Saat ini lisa tengah menyiapkan perlengkapan untuk pergi ketaman bermain.sesuai janjinya kepada kuki.


" sudah mommy,ayo kita belangkat."ucap kuki dengan semangat.


Lisa terkekeh.lalu mencium pipi kuki.


Jungkook yang melihatnya pun mendengus,ia juga ingin.


"Love aku juga mau."


Kuki menatap daddyny.rasanya telinga kuki mau pecah karena mendengar nada manja jungkook.


"Iya-iya."


Lisa berjalan kearah jungkook dan mengecup pipinya.jungkook tersenyum lebar.arah matanya lurus kearah kuki.


"Dua kosong sayang."ucap jungkooo tanpa suara dan tanpa sepengetahuan lisa.


Kuki menyilangkan tangannya diatas dada.menatap daddynya angkuh.aku harus memberikanmu pelajaran dad,batin kuki.


Kuki tersenyum evil.


" cha,kalo begitu ayo kita berangkat."ucap lisa.


Kuki mengangguk,merentangkan tangannya pada lisa.lisa pun dengan sigap mengangkat kuki hingga kuki berada dendongannya.


Keluarga kecil itu segera keluar dari kamar mereka.menyapa jisoo dan jin yang kebetulan berada didapur.lalu melangkah keluar menuju bagasi mobil.


"Mommy,kuki ingin mummy duduk dibelakang belsama kuki." ucap kuki.


Jungkook yang mendengarnya pun membulatkan matanya.hey kuki kira jungkook ini supir apa.


"Tidak bisa sayang nanti daddy duduk didepan sendiri,kaya supir aja." ucap lisa.


"Daddykan emang milip supil."


Mata jungkook kembali melebar,sialan sekali putranya ini.


"Nggak boleh gitu ya,harus hormat sama daddy." nasehat lisa.


"Tapi mom,kuki ingin duduk dibelakang belsama mommy." ucap kuki menja.


"Tid--"


Lisa menghentikan ucapannya saat melihat mata kuki berkaca-kaca.lisa menghela nafas pelan,mau tak mau lisa harus menuruti keinginan putranya ini.


"Yaudah mommy sama kuki dibelakang.biar daddy yang didepan sendiri,jangan nangis ya." ucap lisa.


Sedangkan disana jungkook melotot.


"Tapi love ak---"


"Kookie nurut aja.sama anak sendiri nggak boleh kaya gitu." ucap lisa.


Jungkook hanya mengangguk malas.sedangkan kuki kini sudah berada digendongan lisa,lebih tepatnya tubuh kuki menghadap jungkook.


Kuki tersenyum evil pada daddynya,berucap tanpa suara.


"Dua satu dad."


Jungkook menyipitkan matanya,putranya mengajak bertarung untuk mendapatkan perhatian lisa..


"Ayo sayang."


Lisa membuka pintu belakang mobil.memasuki mobil dengan kuki yang berada digendongannya.jungkook dengan malas membuka pintu kemudi,lalu menjalankan mobil hingga keluar dari pekarangan istana.menuju perbatasan.


Setelah menempuh perjalanan yang panjang.kini keluarga kecil jungkook sudah berada ditaman bermain terbesar dikorea.


Kuki yang melihatnya langsung tersenyum cerah.membuat lisa ikut tersenyum.


"mom,ayok kita kesana." ucap kuki.


Dengan cepat kuki membuka pintu mobil.matanya berbinar-binar.


Lisa dan jungkook segera keluar dari mobil.menggandeng tangan kuki dan memasuki taman bermain itu.


Berjam-jam mereka bermain,kuki tak lelah bertanya tentang nama permainan bahkan wahana pada lisa dan jungkook.terkadang kuki bertanya hal yang tak bisa jungkook  jawab hingga membuat jungkook memberikan jawaban asal seperti.


"Mungkin itu wahana kelinci yang berlari karena dikejar belalang."


"Itu permainan serigala botak."


"Nah kalo itu ikan paus yang dimakan oleh gajah."


"Hey daddy lebih tampan dari jungkook bts."


Atau yang lebih tak masuk akal lagi.


"Mungkin kalo kuki main disana kuki akan mendapatkan seorang pacar."


Lisa hanya dapat memijat pelipisnya.jungkook sering menjawab dengan asal hingga pertanyaan kuki berakar-akar.


"Mommy kuki ingin ice crem."


"Ayok beli."


Lisa dan jungkook pun berjalan kearah kedai ice crem yang terlihat ramai.membuat mereka harus rela mengantri.


Saat tengah menganti.kuki melihat seorang gadis yang tengah menangis dengan memeluk boneka unicron.


Kuki pun segera melepaskan genggaman tangan lisa,berlari kearah gadis kecil itu.


"Hey,kenapa menangis?" tanya kuki.


Gadis itu mengangkat kepalanya,hidungnya merah karena menangis.sesaat kuki tertegun,kuki menyentuh jantungnya.


"Jantung kuki kok kenceng detaknya."gumam kuki.


" kamu siapa?"tanya gadis kecil itu sembari menghapus air matanya.


"Aku jeon hyunki,panggil aja kuki kalo nggak sayang.kata daddy kalo ada cewek yang ketemu kuki halus menggil kuki sayang." ucap kuki sambil tersenyum lebar.


Gadis itu iku tersenyum.ia mendekati kuki.


"Nama aku yoona,choi yoona."


Gadis itu tersenyum.


Manisnya,pikir kuki saat melihat senyuman yoona.


"Sepertinya yoona lebih tua dari kuki,kuki masih cadel.jadi kuki harus memanggil yoona noona."


Kuki menggeleng.


Ia mendekati yoona mengukur tingginya.kuki tersenyum cerah saat dirinya lebih tinggin,kuki tersenyum bangga.


"Kuki lebih tingga dali mu noona." ucap kuki dengan kedua tangan yang berada dipinggang.


Yoona terkekeh,kuki menggemaskan.sedangkan disana jungkook tersenyum bangga pada kuki,kuki mewarisi gen ku.


"Anak kamu tuh diajarin yang bener,pinter modus kaya kamu tau nggak." ucap lisa.


"Love harusnya kanu bersyukur kalo kuki kaya aku,aku kan hebat."


"Hebat apaan dijewer jisoo eonnie sama rose aja mau nangis." ucap lisa.


Jungkook terkekeh,menggaruk kepalanya.


"Tapi awas aja kalo kuki ikutan mesum kaya kamu."


"Aku nggak jamin ya."


Lisa menggeleng-gelengkan kepalanya,ia mendekati kuki dan gadis yang bernama yoona itu.


"Kuki ini siapa?" tanya lisa.


Kuki dan yoona reflek menoleh kearah lisa.


"Mommy ini yoona."


"Halo aunt." sapa yoona.


Lisa tersenyum gemas "halo yoona."


Yoona tersenyum,lalu pandangannya jatuh pada jungkook.


"Kuki itu daddy kuki?"


Kuki mengangguk.


"Wah daddy kuki ganteng ya kaya jungkook bts." ucap yoona.


Kuki memutar bola matanya malas.dengakan disana jungkook tersenyum bangga.


"Tidak noona,jungkook bts lebih ganteng dali daddy." ucap kuki tak terima.


"Kuki juga lebih tampan dali daddy." ucap kuki sombong.


Jungkook hanya dapat menggerutu kesal.


Lisa tersenyum melihat interaksi kuki dan yoona.ah..rasanya lisa ingin sekali memiliki seorang putri.


Jungkook yang notabenya adalah vampire yang dapat membaca pikiran tersenyum miring saat mendapatkan isi pikiran lisa.


Jungkook mendekatkan wajahnya ketelinga lisa.


"Nanti kita buat ya love dengan gaya baru tentunya."


Lisa tertegun dengan ucapan jungkook.dia lupa bahwa jungkook dapat membaca pikiran.dan dengan kasar lisa menjauhkan wajah jungkook dari dirinya.


"Dasar mesum."


Mereka saling mengobrol,kuki bahkan meminta ice crem milik jungkook karena ice crem nya ia berikan kepada yoona.


Tak berselang lama seorang wanita dan pria berusia muda meneriaki nama yoona.


"Yoona.."


Yoona menoleh.


"Mommy...."


Wanita itu mendekat kearah yoona,memeluk yonna.


"Yaampun sayang mommy nyariin kamu dari tadi.kamu kemana aja sih." ucap wanita itu.


"Maaf mom." yoona menunduk.


"Ya udah mommy maafin,tapi lain kali nggak boleh gitu ya."yoona mengangguk.


" terimakasih telah menjaga anakku eonnie."


"Eonnie?"


Wanita itu tersenyum "karena sepertinya kau lebih tua dari ku eonnie."


"Namaku yeji dan ini suami ku soobin."


Lisa mengangguk "aku lalisa dan ini suamiku jungkook."


Entalah lisa mau menyebut jungkook suaminya atau apa,karena secera resmi jungkook belum menikahi lisa.


"Kalian pasangan yang serasi,lizkook couple." ucap yeji.


Lisa tertawa.


"Kalau begitu aku pamit,terimakasih karena telah menemani yoona." ucap yeji.


Lisa dna jungkook mengangguk.mereka sama-sama membungkuk.


Kuki menatap yoona yang kini melambaikan tangan padanya.


"Dadah kuki,semoga nanti kita bertemu lagi."


Kuki tersenyum kecil.ikut melambaikan tangannya.


"Dadah yoona.kalo besal kuki ketemu yoona lagi yoona harus jadu pecal kuki." ucap kuki.


Yoona tertawa.yoona berlari kearah kuki mencium pipi kuki.mata bulat kuki melebar.


"Sampai bertemu lagi kuki."


yoona dan orang tuanya memasuki mobil dan pergi meninggalkan keluarga kecil jungkook.sedangkan kuki memegang pipinya.


"Kuki sedang jatuh cinta."


Bersambung....