
Update.
Suasana dinginnya malam kini seakan tak berarti untuk kedua sejoli yang tengah memadu kasih. Rasa kebahagiaan tak dapat mereka bendungan lagi. Saling memberi kan kehangatan lewat tubuh yang saling mendekap.
Rasanya seperti ada ribuan kupu-kupu yang berterbangan diperut mereka. Saling melempar senyuman menawan satu sama lain.
"Saranghae. "
Lagi-lagi ucapan kata Cinta itu terdengar. Membuat hati sang wanita menghangat. Angin dan ombak laut menjadi saksi bagaimana kedua sejoli ini saling melemparkan kata Cintanya masing-masing.
"Saranghae lalisa jeon. "
Jungkook bergumam lirih. Menempelkan dahinya dengan dahi lalisa.
"Nado kookie. "Balas lisa.
Seketika senyum lebar tercetak dibibir jungkook. Ia memiringkan kepalanya hendak mencium bibir lisa.
"HEYY... TAU KONDISI DONG, ADA ORANG DISINI. "
Shittttt....
Jungkook mengumpat dalam hati.karena suara jhope, sedangkan Lisa pun mendorong tubuh jungkook pelan lalu menundukan kepalanya karena malu.
"Tau nih ada anak kecil juga."taehyung ikut bersuara.
"Dasar penghancur suasana. "Cibir jungkook.
Jungkook menggandeng tangan lisa. Membawanya menjauh dari kerumunan vampire laknat.
"***** udah dibantuin, bukanya Bilang terima kasih malah ngatain. "Sindir jimin.
Jungkook tak menggubris, ia tetap menggandeng tangan lisa menuju tempat yang lebih sepi, jauh dari gangguan setan-setan vampire.
"Ebuset dah punya makane gini amat. "Jhope menggeleng -gelengkan kepala nya.
"Adik lu tuh hyung. "Ucap jimin.
"Adik lu juga kampret. "
"Udah-udah, kalian nih ribut terus udah kaya monyet. "Ucap namjoon.
Jhope dan jimin menatap namjoon sinis. Sementara namjoon hanya menaikan kedua bahunya acuh.
"Udah yok makan, biarin aja mereka. "Ucap jisoo.
"Ya udah ayo. "
Mereka pun menuju meja dan kursi yang memang sudah mereka siapkan disana. Mengabaikan kedua pasangan yang mungkin sekarang tengah bercumbu kasih ditempat yang sepi.
"Eh.. Exo sama red velvet nggak kesini?"tanya rose sembari memasukkan nasi kedalam mulutnya.
"Seperti nya tidak. "Ujar jennie.
"Kata siapa tidak. "Suara dari arah belakang terdengar. Membuat mereka yang sedang makan menoleh.
"Oppa, eonnie. "
Jisoo, rose dan jennie berlari menuju redvelvet dan memeluk mereka.
"Eonnie kangen. "Rose memeluk seulgi dengan erat.
"Miss you too. "
Mereka berdelapan pun saling mendekap layaknya teletubbies.
"Eh lisa mana? "Tanya yeri.
"Lagi pacaran sama kelinci. "Ucap jisoo membuat exo dan red velvet tertawa.
"Kita nggak disuruh duduk nih, capek tau berdiri terus. "Sindir sehun.
"Eh maaf sehun, ayok sini duduk. "Ucap jennie.
Akhirnya mereka pun duduk bersama dalam satu baris, namun kepada sedikit canggung karena wendy, seulgi dan joy duduk berhadapan-hadapan dengan suga, namjoon dan jhope.
"***** jantung aing pen loncat. "Batin jhope.
"Jantung gw kok berdetak ya"Batin namjoon.
"Gugup gw anying. "Batin suga.
Wendy, joy dan seulgi pun merasakan hal yang sama, jantung mereka berdetak begitu cepat. Mereka meremas pakaian yang mereka gunakan, melepas gugup.
"Lah kok pada diem-dieman sih. "Seru suho berusaha mencairkan suasana.
"Mungkin sekarang lagi ada yang gugup oppa, karena rindu. "Goda jennie.
"Iya oppa, liat deh pipi mereka merah. "Rose ikut menyindir.
"Ada yang gugup nih. "Seru taehyung.
"Jantung aman kan"ucap jimin menimpali.
"Jantung nggak turun ke lambung kan. "Goda seokjin.
"Hati masih aman. "Irene pun ikut menggoda.
Membuat keenam orang ini merona, menunduk karena kesal dan juga malu.
"Udah woy udah, liat tuh muka mereka udah merah. "Ucap baekhyun sembari mencomot kentang goreng milik jimin.
"***** kentang goreng gw. "Jimin menggeplak tangan baekhyun yang mau mengambil kentang goreng nya lagi.
"Idih pelit. "Cibir baekhyun.
"Ributtt teros, sampe mati. "Ucap chanyeol.
"Sukses ****. "Chen menggeplak kepala chanyeol.
"Sakit anying. "Chanyeol meringis kecil.
"Ada yang mau kalian sampaiin nggak nih, jangan diem-diem mulu. "Ucap jisoo.
Hening, tak ada lagi yang berucap. Membuat jisoo mendengus sebal, harusnya mereka segera mengucapkan maaf kek atau apa, pikir jisoo.
Tapi itu tak bertahan lama saat seulgi membuka suara.
"Kita minta maaf. "Ucap seulgi dengan kepala tertunduk.
"Kita salah, kita minta maaf. "Ulang seulgi.
Tak disangka seulgi berdiri dan mengulurkan tanganya pada namjoon. Membuat namjoon menunduk, menyembunyikan rasa gugup.
"Namjoon aku minta maaf,aku salah. "Ucap seulgi, ia meremas gaun yang ia pakai. Menggigit bibir bawahnya, ada sedikit rasa sesak saat melihat namjoon tak membalas uluran tanganya.
Saat hendak menarik tangan nya, namjoon lebih dulu menarik tangan seulgi. Hingga tangan mereka saling menggenggam.
Seulgi tersenyum cerah. Membuat namjoon juga ikut melebarkan senyumnya.
"Udah dong tanganya lepas, kek mau nyebrang aja. "Sang penghancur suasana kembali berulah. Membuat namjoon dan seulgi melepaskan jabatan tangan mereka. Seulgi kembali duduk dengan kepala yang tertunduk.
"Idih ****, orang lagi saling jabat tangan malah lu katain. "Ucap xiumin menggeplak kepala jimin.
"Sekarang 4 orang nih yang belum minta maaf. "Ucap chanyeol.
"Iya, kapan nih minta maafnya jangan musu---"ucapan taehyung berhenti saat joy berdiri dan mengulurkan tanganya kearah jhope.
"Aku minta maaf, aku salah duah nuduh yang nggak-nggak. "Ucap joy.
Jangan tanyakan keadaan jhope sekarang. Ia telah kegirangan setengah mati. Namun berusaha ia tutupi. Tanpa berlama-lama jhope segera menyahuti uluran tangan joy.
"Iya, aku maafin kok. "Ucap jhope dengan cengiran nya.
Joy membalas senyuman jhope "makin ganteng yang jhope. "
Wajah jhope langsung merah padam, ia menunduk malu.
"Ah neng joy bisa aja. "Ucap jhope malu-malu.
"Kumat nih stress nya. "Bisik taehyung pada jin.
Joy melepaskan jabat tanganya, dan kembali duduk.
"Eh.. Eh dua orang lagi nih yang belum saling maaf-maafan. Gimana sih yang lain udah baikan, yang ini belum. "Cibir rose.
"Iya tau nih"kompor jisoo.
Wendy pun berdiri, saat mendengar ucapan jisoo. Ia mengulurkan tanganya kearah suga yang kini menatap nya datar.
"Suga aku minta maaf."ucap wendy gugup.
Suga bangun dari duduknya. Wendy sudah memasang senyumannya. Namun, senyum itu luntur saat suga tiba-tiba pergi tanpa menatapnya.
"Lah-lah suga, lu mau kemana? "Seru suho.
Wendy menunduk pedih, ia tau suga tak akan mungkin memaafkan nya.
"Sabar ya neng wendy, kocheng mungkin butuh waktu. "Ucap jhope.
"Iya bang, makasih ya dan jugaa maaf. "Ucap wendy.
"Iya wen santai aja. "Ucap namjoon menimpali.
"Wen lebih baik lu kejar deh suga, mungkin dengan itu dia bakal maafin lu. "Ucap d.o
"Iya kejar aja wen. "Ucap kai.
"Udah sama kejar wen. "Ucap jimin.
Wendy mengangguk. Lalu berlari mengejar suga yang kini tengah terduduk disisi pantai dekat dengan batu karang besar.
Dengan ragu wendy mendekat,namun terhenti saat suga mulai angkat bicara.
"Kenapa kesini? Disini dingin, ntar lu sakit. "Ucap suga datar, tanpa menoleh kearah wendy.
"Aku mau minta maaf sama kamu yoongi. "Ucap wendy memberanikan diri.
"Bukannya gw udah bilang, gw bakal maafin lu kalo lu nggak muncul dihadapan gw. "Ucap suga menatap wendy dingin.
"Suga..."
"Apa. "
"Maaf.... "Wendy berujar lirih.
Suga menghela nafas pelan, ia beranjak dari duduknya. Berjalan kearah wendy yang kini hanya menunduk. Tubuh wendy tersentak saat tiba-tiba suga memegang kedua pundaknya.
"Aku udah maafin kamu, maaf tadi aku cuman bercanda. "Cengiran suga muncul. Membuat wendy memukul dada suga.
"Aku kira kamu beneran marah. Nyebelin. "Gerutu wendy.
Suga tertawa kecil. Ia menarik wendy hingga berada di dekapan nya. "Maaf karena udah ngilang selama 700 tahun ini. Aku kangen kamu wen. "Ucap suga.
"Aku juga kangen kamu yoongi. "Wendy membalas pelukan suga.
Beberapa detik...
Ahhhhh.....
Suga melepaskan pelukan ya "wen.. Kok kamu mendesah sih. "
Wendy mengerjapkan matanya berkali-kali "siapa yang mendesah, otak kamu kotor banget. "Ucap wendy.
"Tapi tadi aku denger orang mendesah wen. "Ucap suga.
Eungheeeee....
"Tuhkan.. "Ucap suga.
"Kamu denger nggak? "Tanya suga.
Wendy mengangguk "aku denger. "
"Ayo coba kita liat, takut aja ada orang yang lagi sesek nafas. "Ucap suga.
"Ayo. "
Suga menggandeng tangan wendy, berusaha mencari suara desahan itu.
"Keknya di situ deh yoong. "Ucap wendy sambil menunjuk bongkahan batu besar
"Ayo kita liat. "
Mereka jalan dengan hati-hati. Suara desahan itu semakin terdengar jelas ditelinga keduanya. Saat mereka memiringkan kepalanya suga dengan cepat menutup mata wendy dan membawa nya menjauh dari sana.
"***** orang kawin nggak tau tempat. "Ucap suga.
"Ga kenapa mata aku ditutupin, aku mau liat. "Ucap wendy.
"Nggak boleh, nanti mata kamu nggak suci. "
"Emang apaan sih. "
"Kita balik aja ya, yang lain pastu udah nungguin. ".
Tanpa mendengar jawaban wendy suga sudah menarik wendy menjauh dari tempat itu.
"Jungkook kalo kawin kaga tau tempat. "Batin suga.
bersambung....