MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 5



update


LISA POV...


Mataku sangat sulit


terpejam,memandang jam yang


sudah menunjukan pukul 01.00,aku


memandang semua eonnie-eonnie ku


yang sudah tertidur nyenyak


Kedudukan diriku ditepi kasur


menatap jendela lalu memandang


bulan yang tengah bersinar dengan


indah.


Rasanya ada ingatan yang terus


menghampiriku tanpa henti,aku hanya


dapat menghela nafas pelan teka-teki


ini membuat ku pusing.


Hingga tiba-tiba seseorang menepuk


pundak ku pelan.


"Apa kau tidak mengantuk lisa" tanya


yeoja itu,irene.


Aku hanya tersenyum menanggapi


Ucapan irene.


"Aku tak bisa tidur eonnie" ucap lisa


sambil menghadap irene.


"Ayok keluar eonnie akan


menceritakan sebuah kisah yang indah


pada mu" ucap irene.


Lisa mengangguk.


Author pov..


Kini irene dan lisa berjalan menuju


taman belakang yang ditumbuhi oleh


berbagai macam bunga dan sebuah


danau kecil yang memancarkan cahaya


bulan.


Mereka menduduki sebuah bangku


kayu yang tepat menghadap danau.


"Eonnie sudah berapa lama kalian


tinggal disini" tanya lisa memecahkan


keheningan .


"Sudah lebih dari 2 bulan"ucap irene


tanpa menatap lisa.


"apa irene eonnie sudah memiliki


pacar"tanya lisa.


Irene tersenyum lalu memandang lisa


"Iya aku memiliki pacar namanya


suho"


"Pasti pacar eonnie tampan seperti


namanya" ucap lisa sambil terkekeh


kecil.


Irene ikut terkekeh.


"Yah,dia memang tampan sejak dulu"


Keheningan.


Irene dan isa hanya terdiam


menikmati udara malam yang tidak


terlalu dingin,damai dan tentram.


"Eonnie aku sering mengalami mimpi


yang aneh.mimpi itu selalu datang


menggangguku, rasanya aku pernah


berada pada masa itu.masa dimana aku


memiliki sebuah keistimewaan yang


tersembunyi, melihat sebuah istana


yang megah namun terapis darah.


sosok seorang namja yang


membuat hati ku berdesir hebat


jantung ku berdetak begitu cepat


melihat wajahnya yang tak terlalu


jelas membuat senyuman kecil di


bibirku.tangisnya membuat Ku


mataku memanas air matanya yang


deras membuat hatiku sesak.tubuhku


seakan ingin menerjang tubuhnya


memberikan pelukan sambil mengusap


punggungnya agar dia berhenti


menangis.rasanya cinta itu hadir tanpa


aku rencanakan eonnie" ucap lisa


sambil menatap bulan


Irene mengelus surai kepala lisa


"Apa yang kau lihat,akan kau temui


jawabanya.bukan saat ini tapi nanti


tuhan tengah menguji mu,percaya kau


akan tahu semuanya nanti' ucap irene.


Lisa menghembuskan nafas pelan.


"Aku tak pernah jatuh cinta


eonnie rasanya ada sebuah segel yang


melarang ku untuk menerima seseorang


dalam hidupku.aku mencintai sosok


itu,sosok yang selalu hadir dalam


mimpiku.aku mencintainya dan aku


akan menunggunya datang" ucap lisa


sambil terus menatap bulan.


"Mencintai dalam ilusi,itu adalah


hal yang hebat.kau terus menunggu


sesuatu yang akan datang dimasa


depan.hal terberat dalam mencintai


adalah sabar hal tersedih dalam


mencintai adalah berkorban,cinta


memang membuat orang buta" ucap


irene sambil terkekeh .


Lisa tersenyum kecil .


"Yah,seseorang dapat mencintai tanpa


alasan.mencintai apa adanya bukan


ada apanya" irene terkekeh.


"Kau tau lisa,dulu ada ketujuh namja


yang memiliki sebuah kekuatan


hebat dengan empat yeoja yang


mempesona .mereka sangatlah akrab


dengan waktu yang singkat.bercerita


tentang hidup saling menumpahkan


keluh kesah momen mereka disertai


oleh canda tawa,namun sayang mereka


harus terpisah karena terbakar dalam


emosi dan ambisi hingga harus ada


yang meninggalkan dan menunggu"


ucap irene.


"Apakah ada cinta diantara mereka


eonnie"


"Ada,sebuah cinta yang luar bisa


namun harus terpisah oleh keadaan"


ucap irene.


"Siapa yang pergi dan siapa yang


menunggu"


Irene menatap lisa


"Tentu saja keduanya.." tapi ku


rasa sang namja lah yang harus


menunggu'"lanjut irene.


"Kisah cinta yang menarik,seperti


romeo dan juliet,seperti kisah rose dan


jack yang terpisah oleh keadaan dan


waktu" ucap lisa sambil terkekeh.


Irene tersenyum.


"Sepertinya kisah cinta romeo


dan juliet,rose dan jack tidak ada


apa-apanya dibandingkan dengan kisah


lalisa dan jungkook" ucap irene.


Lisa terkejut lalu menatap irene


"L.lalisa dan jungkook." kaget lisa.


Iisa menatap irene lekat,banyak sekali


pertanyaan yang ia ingin lontarkan


pada yeoja bermarga bae ini.


"Eonnie bisa kau jelaskan kisah lalisa


dan jungkook" untuk kesekian kalinya


lisa bertanya demikian namun jawaban


irene tetap sama.


"Kau akan tau nanti"


Kata-kata irene membuat kepala lisa


pening.kenapa yeoja bermarga bae ini


tak pernah mau menjawab pertanyaan


lisa.


"Eonnie,aku rasa bahwa eonnie tau


semua tentang diriku dan juga eonnie2


ku.aku hanya butuh kejujuran tolong


lah eonnie" ucap lisa memelas.


"Eonnie tau aku seperti sebuah boneka


yang dimainkan oleh mimpi dan


keadaan,aku lelah eonn.sangat lelah"


ucap lisa dengan air mata yang jatuh.


Irene terdiam.


Ini adalah kesalahan nya ia telah


membuka kartu pertama dan sedikit


berakibat fatal.


la tidak ingin bercerita biarlah


jungkook,taehyung,jin dan jimin lah


yang harus berusaha mengembalikan


ingatan masa lalu mereka.


"Eonnie tau aku bahkan bertemu sosok


yang selalu datang dalam mimpiku.jeon


jungkook namanya.dia sangat tampan


jantungku berdetak 2 kali lebih cepat


saat melihatnya,dia sangat dingin


saat berbicara ada sedikit rasa nyeri


saat dia berucap dingin pada ku,saat


eonnie berkata tentang kisah lalisa dan


jungkook aku semakin yakin bahwa


eonnie mengetahui segalanya tentang


aku dan eonnie2 ku" ucap lisa sambil


menatap irene.


Irene hanya bungkam,ia ingin sekali


memberikan lisa sebuah faktanya


menarik lisa dan memeluknya sambil


berteriak,kau adalah putri angel yang


terkuat dan kau peran utama dalam


kisah itu.itu lah keinginan irene


Namun sekarang irene hanya dapat


terdiam,tetapi seketika tubuh irene


menegang mendengar ucapan yang


dilontarkan lisa.


"Aku tau irene eonnie bukanlah


manusia" ucap lisa tanpa menatap


irene.


"Aku tau bahwa kalian bukanlah


manusia, tapi seorang angel"


Untuk kesekian kalinya ucapan lisa


dapat membuat irene bungkam seribu


bahasa.


Apa secepat ini lisa menebak semuanya


"Aku juga tahu bahwa aku pernah


hidup di jaman 700 tahun itu,aku


adalah putri angel terkuat aku memiliki


mate seorang vampire namnya min


jungkook eonnie-eonnie ku adalah putri angel


juga jennie adalah putri angel terkuat


kedua setelahku aku dan jennie eonnie


memiliki sifat yang dingin dan irit


berbicara.apa ucapan ku benar" ucap


lisa kali ini ia menatap irene lekat.


"Jeon jungkook"


Irene berteriak dalam batin nya


menyebut nama jungkook.


Hingga tiba-tiba lisa oleng dan pingsan


didalam pelukan irene


Irene merasakan aura dingin


disekitarnya.


la menghadap belakang dan benar saja


sang pemilik nama telah datang dengan


mata merahnya.


"Bagus lah kau datang.apus ingatan lisa


tentang ucapannya tadi" ucap irene


pada sosok itu,jungkook.


Irene membaringkan tubuh lisa pada


kursi yang ia duduki lalu pergi


meninggalkan jungkook dan lisa yang


tengah dalam keadaan tak sadarkan


diri.


Jungkook melangkahkan kakinya


menuju bangku taman itu.


la berjongkok.


Tangannya yang dingin menyentuh pipi


tembem lisa yang hangat


Setelah itu ia segera menindih tubuh


lisa sambil memeluknya hangat.


"Aku menantikan hal ini lisa,dimana


aku dapat memeluk mu dan tak


membiarkanmu pergi dari hidup ku


lagi" ucap jungkook sambil merengkuh


tubuh lisa.


Jungkook menatap wajah lisa


intens jarak mereka hanya lah 3 cm


sekarang.jungkook dapat merasakan


"Wajah ini yang selalu ada dalam


mimpiku,700 tahun berlalu namun


cinta ini masih tertanam kuat dalam


hatiku lis.kau tau aku bahkan pernah


mengreject mateku yang lain saat


moon goddess memberikanku


penggantmu.aku hanya ingin dirimu


lis,hanya kamu.aku gak mau yang


lain.maafin kesalahan aku dulu, maaf"


ucap jungkook dengan tangisnya.


Jungkook menggenggam tangan lisa lembut.


"Kali ini aku nggak akan biarin


siapapun yang berniat pisahin kita


lagi bahkan moon goddess pun nggak


bakal mampu pisahin kita,itu janji


aku ke kamu" ucap jungkook sambil


mengecup tangan lisa.


Jungkook menggendong tubuh lisa


memasuki rumah kecil red velvet


Irene yang melihatnya pun segera


menyuruh jungkook untuk


membaringkan tubuh lisa.


"Apa kau sudah menghapusnya


jungkook" tanya irene.


Dan hanya dibalas anggukan oleh


jungkook.


"Lebih baik kau kembali besok lisa


akan mulai bekerja di kantormu


bukan,jaga dia" ucap irene.


Jungkook tak menanggapinya


Ia tetap setia menatap wajah matenya


yang telah tertidur dengan damai


Jungkook memajukan kepalanya.


Cup...


la mencium bibir pink alami lisa


"Aku akan melindungi mu dengan


segel ini,aku mencintaimu lisa" ucap


jungkook lalu seketika ia menghilang


terbawa angin.


"Aku juga mencintaimu jeon jungkook"


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


"YAAKK.JENNIE EONNIE CEPATLAH


KITA SUDAH TERLAMBAT UNTUK


BEKERJA" teriakan lisa menggema


ditelinga jennie.


Saat ini mereka tengah bersiap-siap


untuk berangkat bekerja.setelah


pukul 4 dini hari tadi mereka berpisah


dengan irene dan yang lainnya karena


alasan kerja.


"YAAKK LISA JANGAN BERTERIAK


SUARAMU ITU MEMBUAT KEPALA


EONNIE PENING" teriak jennie balik


sambil menenteng tas kantornya.


"Cepatlah lalis sudah terlambat ini


adalah hari pertama ku bekerja


eonnie" ucap lisa sambil berjalan


keluar apartemen dikuti jennie


dibelakangnya.


"Haiss..dasar maknae,eonnie juga


terlambat bekerja bukan kau saja dasar


paboo"


"Diam.jangan mengoceh eonnie


sekarang cepat isa tak mau terlambat


untuk hari pertama" ucap lisa lagi


sambil memasuki lift.


Jennie pun ikut memasuki lift


"Hey maknae memangnya kau saja


yang hari ini pertama kau bekerja


eonnie pun sama" ucap jennie tak mau


Kalah.


"Terserah" ucap lisa sambil keluar dari


lift.


Jennie dan isa pun segera berlari


keluar gedung apartemen dan menuju


parkiran mobil


Mereka memasuki mobil dengar


tergesa-gesa.


"Perusahaannya satu jalur bukan"


tanya jennie sambil fokus menyetir


Lisa mengangguk mengiyakan ucapan


jennie.


Disisi lain.


"Hei pasta kau tidak mau berangkat


melamar pekerjaan'" tanya jisoo sambil


memakan apel miliknya.


Rose menggeleng .


"Tidak eonnie rose udah dapat


perusahaannya cuman belum


wawancara aja"ucap rose.


"jisoo eonnie tidak bekerja"tanya rose.


"Nanti jam 9 eonnie berangkat" ucap


Jisoo.


"Cepat turun paboo, eonnie sudah


hampir terlambat" ucap jennie


memberhentikan mobilnya.


"Yayaya baiklah semoga kau


benar-benar terlambat eonnie ucap


lisa sambil berlari keluar mobil.


"YAKK DASAR MAKNAE KURANG AJAR"


umpat jennie.


Lisa hanya terkekeh akan umpatan


Jennie.


Saat memasuki gedung perusahaan


para karyawan selalu menyapa lisa dan


lisa pun membalas sapaan mereka


Sesampainya di ruangan bossnya lisa


segera mengetuk pintu.


Tok tok tok.


"Masuk"


Suara itu membuat lisa segera


membuka pintu dan yah jantungnya


langsung berdetak dengan cepat


karena penampilan jungkook yang


terlihat ehmmm..Sexy.


jungkook yang sedang


menandatangani berkas pun segera


mendongak menatap lisa dengan intens.



Seketika lisa gelagapan saat jungkook


menatapnya.


"A..annyeong tuan jeon, lisa ingin


bertanya ruangan lisa dimana" tanya


lisa sambil meremas bawah roknya.


"Disini ruangan mu" ucap jungkook


Dahi lisa mengkerut,ia tak mengerti.


"Maksudnya"


"Itu tempat mu,kau satu ruangan


denganku'" ucap jungkook sambil


menunjuk sebuah meja dan sebuah rak.


"Ahh.baiklah tuan jeon" ucap lisa


membungkukkan lalu segera menuju


meja kerjanya.


Sebenarnya lisa agak tidak nyaman


dengan tempat bekerjanya.bukan


karena tempatnya tapi karena ia harus


seruangan dengan boss yang selalu


menatapnya intens.


Berjam-jam berlalu lisa masih tetap


fokus menatap layar komputernya


setelah jungkook memberikan


perintah.sedangkan jungkook terus


memperhatikan gerak-gerik matenya


Hari sudah mulai gelap namun lisa


tetap pada posisinya..


Dan yah tiba-tiba sebuah ide muncul


di kepala jungkook.


"Lisa"


Lisa yang sedang fokus pun segera


mengalihkan tatapannya dan menatap


jungkook.


"Ada beberapa berkas lagi yang harus


kau kerjakan tapi berkas itu berada


di mansion saya" ucap jungkook.


"Saya akan mengambilnya tuan jeon"


ucap lisa.


Jungkook menggeleng.


"Kau kerjakan saja berkas itu


di mansion saya"


Mata lisa membulat sempurna


"Saya tunggu di mobil" ucap jungkook


sambil berdiri dan berlalu pergi .


Lisa yang melihat kepergian jungkook


pun segera membereskan berkas-berkas nya


dan berlari mengejar jungkook


Sesampainya di parkiran lisa segera


memasuki mobil jungkook.


"Tuan anda cepat sekali jalannya lisa


sampai tak bisa mengejar" ucap lisa


sambil menetralkan nafasnya.


Jungkook tak mendengarkan ucapan


lisa,ia segera menancap gas menuju


mansion miliknya.


Sesampainya di mansion jungkook lisa


langsung tercengang akan kemewahan


mansion milik bossnya.



"Sadar lisa dia kan holkay"


Jungkook segera keluar dari mobilnya


meninggalkan lisa yang masih


terkagum-kagum pada mansion


miliknya.


"Apa kau tidak ada niatan untuk


keluar"


Tubuh lisa terhenyak,sial dia


tertangkap basah.bisa dibayangkan


bagaimana merahnya wajah lisa saat


ini.


Lisa segera keluar dari mobil jungkook


lalu mengikuti jungkook yang mulai


masuk kedalam mansion


Saat memasuki rumah lisa


dapat melihat para maid yang


membungkukkan badan mereka namun


jungkook hanya melewati mereka


dengan tatapan datar.


"Tidak sopan" gumam lisa.


Kini sampailah lisa didalam ruang kerja


milik jungkook.



Hanya satu dalam pikiran lisa


"Sangat klasik dan elegan"


"Ambil berkas itu lalu kerjakan" ucapan


datar jungkook dapat membuat lisa


tersadar.


Lisa hanya mengangguk lalu segera


mengambil berkas dan mengerjakannya


Sekarang waktu sudah menunjukan


pukul 23.43 namun pekerjaan lisa tak


kunjung usai,matanya sudah mulai


lelah namun ia berusaha untuk tetap


fokus pada berkas-berkasnya.


Jungkook dapat melihat lisa yang


tengah menguap menahan kantuk


Jungkook segera berdiri dan


menghampiri lisa.


Spontan lisa terkejut dengan


perlakuan jungkook padanya,sekarang


posisinya begitu intim karena jungkook


mengangkat lisa dan mendudukkan lisa


di pangkuannya.



(Anggap aja mereka pake seragam


kantor yah)


Lisa terlihat gelisah dalam duduknya,ia


menatap jungkook lekat.


"Emm..tuan jeon lisa tak nyaman" ucap


lisa sambil menggigit bawah bibirnya.


"Biarkan seperti ini dulu,aku


merindukan ini" ucap jungkook sambil


mengelus pipi tembem lisa.


Hingga suatu hal sukses membuat lisa


terkejut.


Jungkook mencium bibirnya...


**Bersambung....


maaf banyak typo**....