MY LOVE IS MY MATE

MY LOVE IS MY MATE
bagian 23



Update.


Suga hanya terdiam saat wendy menyembukan lukanya.raut wajahnya datar tanpa ekspresi.


Sedangkan wendy kini tengah mengeluarkan sihir penyembunya,dengan air mata yang mengalir wendy berusaha untuk menyembukan luka suga.


Wendy tersenyum cerah saat luka suga tertutup secara perlahan-lahan.suga tetap diam,memandang wendy intens.


"Untuk apa anda menyembuhkan saya?"


Wendy membeku saat mendengar ucapan dingin suga.setelahnya wendy tersenyum gentir,ia memang pantas dibenci.


"Apa harus ada alasan untuk menyembuhkanmu?"


Suga berdecih.


"Jika kamu membenciku tak apa.aku akan menganggap kita tak pernah bertemu." ucap wendy.


Wendy mati-matian menahan lelehan air matanya.lagi-lagi memasang senyum tipis hanya untuk menutupi luka dihatinya.


Wendy bangkit.mundur beberapa langkah,mengeluarkan sayapnya dan terbang menuju istana angel.


Suga diam menunduk,menatap langit saat bayangan wendy menghilang tertutup awan.


Suga menekan dadanya yang terasa nyeri.harusnya ia menahan wendy,harusnya ia memaafkan wendy.tapi ego mengalahkan segalanya,suga tetap pada pendiriannya.


"Bahkan setelah 700 tahun ku mengasikan diri,aku masih tak dapat menghapusmu dari pikiranku,wen."


Suga perlahan bangkit,mendongakan kepalanya menatap langit.tersenyum gentir.


"Aku akan menemuimu,saat semua masalah kia berakhir.aku berjanji."


Suga melesat,meninggalkan hutan yang kembali sunyi.


"Daddy..mommy kemana?"


Kuki menanyakan keberadaan lisa saat melihat jungkook turun menuju meja makan.


Jungkook tersenyum.


"Mommy sedang tidur,kayanya kecapekan." ucap jungkook sembari mengelus surai putranya.


Bibir kuki melengkung kebawah,membuat jungkook bingung "kuki kenapa?"


"Dad,kuki ingin ketaman belmain berada mommy dan daddy."


Jungkook menghela nafas pelan.ia tidak mungkin mengganggu tidur lisa.karena dirinya lah yang telah membuat lisa kelelahan.


"Besok ya." bujuk jungkook.


Bibir kuki semakin melengkung kebawah.


"Dad.."


Oh sial,mata kuki sudah berkaca-kaca.kalau sampai lisa tau kuki menangis karenanya,bisa habis dia.


"Bagaimana kalo ketaman bermainnya sama daddy saja."


Kuki menggeleng.kuki siap untuk menangis.


Jungkook gelagapan.


"Kuki mau kek taman belmain sekalang." ucap kuki dengan isaknya.


"MOMMY,DADDY JAHAT DADDY NGGAK MAU BAWA KUKI KETAMAN BELMAIN..HIKS..MOMMY."


Kuki berteriak dengan kencang,membuat jisoo,jennie bakan rose keluar dari kamar mereka.jisoo,jennie dan rose segera berlari menghampiri kuki.


"Hey kuki kenapa kok nangis?" tanya jennie sambil memeluk kuki.


"Aunt daddy jahat,daddy nggak mau bawa kuki ketaman belmain." isak kuki.


Jennie yang mendengarnya pun langsung menatap jungkook tajam.membuat jungkook kembali gelagapan.


"Harus aunt apakan daddymu ini?" tanya jisoo.


"Jewel daddy aunt." ucap kuki.


Dengan sigap rose dan jisoo menjewer telinga jungkook kuat,membuat jungkook meringis.sedangkan kuki kini tertawa keras melihat ekspresi kesakitan jungkook.


Disisi lain jimin,taehyung dan jin melihat adegan itu dengan tawa tanpa suara dibalik pintu.mereka tak ingin ikut campur.


Sedangkan didalam ruangan bernuansa hitam putih.lisa terbangun dari tidurnya saat mendengar teriakan kuki.dengan tergesa-gesa lisa memakai bajunya,dan berlari menuju ruang tamu.


"Ada apa ini?"tanya lisa.


Lisa terkejut saat melihat jisoo dan rose yang kini tengah menjewer telinga jungkook sedangkan kuki tengah tertawa lebar melihat daddynya menderita.


" eonnie,tolong lepaskan kasian jungkook."ucap lisa pada jisoo.


Lisa ikut meringis saat melihat jungkook mengaduh kesakitan.jisoo dan rose melepaskan jewerannya,jungkook mengusap telinganya yang memerah.


"Love.." panggil jungkook.


Mata jungkook berkaac-kaca.


Oh ayolah,jika sudah begini lisa tak bisa memarahi jungkook karena telah membuat kuki menangis.lisa menghembuskan nafas pasrah.


Lisa mendekati jungkook,mengelus telinga merah jungkook dengan lembut.


"Love..sakit."


Bibir jungkook melengkung kebawah.


"Kuki,lain kali nggk boleh kek gitu ya kasian daddy." nasehat lisa.


kuki hanya mengangguk malas.daddynya ini sangat pandai berdrama,pikir kuki.


"Tapi mommy,kuki ingin ketaman belmain sekalang." ucap kuki.


Lisa tersenyum,mengelus surai putranya.


"Besok ya sayang,mommy lagi butuh istirahat.kuki nggak maukan kalo mommy sakit."


Kuki mengangguk.


Sedangkan jungkook menggerutu kesal saat putranya menurut ucapan lisa.dasar manja,ucap jungkook dalam hati.


"Love.."


Lisa menoleh.


"Ada apa?"


"Telinga aku sakit love." ucap jungkook manja.


Lisa lagi-lagi hanya dapat tersenyum kecil menghadapi kedua bayinya.


"Yaudah..kita kekamar ya,kamu tidur biar telinganya sembuh pas kamu bangun."


"Love.."


"Apalagi?"


"Temenin."


Lagi lagi dan lagi lisa hanya dapat tersenyum.jungkook tak mungkin membiarkan lisa memanjakan kuki,harus jungkook yang lisa manjakan.


Jungkook tersenyum penuh kemenangan,menatap kuki yang kini menatapnya garang.


Jungkook menjulurkan lidahnya,meledek kuki.


Jungkook berbicara tanpa suara kearah kuki.


"Satu kosong sayang."


Kuki menyipitkan matanya,awas saja kuki pasti akan membalas daddynya ini.


"Kukii nanti tidur sama aunt jennie ya,biarin daddy tidur nyenyak dulu."ucap lisa,kuki hanya mengangguk malas.


dibalik pintu taehyung tengah memdengus kesal.


" lu kenapa tae?"tanya jimin.


"Kuki ganggu deh nanti,padahal gw mau nerjang jennie nanti malem."


"Kasian." ledek jimin.


Taehyung hanya dapat memanyunkan bibirnya,jennie pasti akan lebih memilih bermain bersama kuki ketimbang dirinya.


"Love ayo kekamar."


Lisa mengangguk menggandeng tangan jungkook menuju kamar.


Didalam kamar lisa merebahkan tubuh jungkook diatas ranjang.


"Kamu tidur ya." lisa menaikan selimut hingga sebatas dada.


"Love sini tidur,aku mau minum." rengek jungkook.


"Kookie mau minum apa?" tanya lisa.


"Susu."


Lisa tersenyum "kalo gitu aku kedapur dulu ya buatin susu buat kamu."


Jungkook mencekal tangan lisa.


"Aku mau asi kamu."


"Tidak bisa kookie."


"Kenapa?" suara jungkook melirih.


"Aku capek kookie,besok aja ya."


Jungkook mendengus tapi ia tetap menaik lisa hingga berada didekapannya.


"Yaudah aku meluk kamu aja."


Jungkook menenggelamkan kepalanya di ceruk leher lisa.lisa bersenandung kecil,mengelus telinga jungkook.


Jungkook mengeliat dipelukan lisa,ia langsung terbuai oleh nyanyian lisa dan tenggelam ke alam mimpi.


"Selamat tidur dear." lisa mengecup pucuk kepala jungkook.mengikuti jungkook untuk terjun kealam mimpi.


------


"Uncle alien,kuki mau beli coklat." ucap kuki pada taehyung.


Sendari tadi kuki terus merengek menginginkan coklat pada taehyung,membuat taehyung sedikit kesal apalagi dengan panggilan kuki yang menyebutnya alien.


Taehyung hanya dapat menurut kalau tidak jennie akan marah.


"Iya iya,kita ke supermarket sekarang." ucap taehyung pasrah.


Kuki bersorak gembira.sedangkan taehyung terus berdoa dalam hati.ya tuhan semoga anakku kelak tak menjengkelkan seperti kuki dan semoga anakku memanggilku daddy tampan bukan alien,amin.


Setelahnya mereka segera berangkat kesupermarket terdekat.taehyung memalkirkan mobilnya dipalkiran supermarket.


Kuki langsung keluar tanpa menunggu taehyung dan berlari masuk kedalam supermarket.


"Hey kuki tunggu."


Kuki tak menghiraukan itu.ia langsung berlari ke rak tempat coklat favoritnya,kuki sering kesini bersama mommynya.makanya kuki hapal betul tempat coklat.


Kuki kini tengah memilih coklat,sesekali telunjuk kuki diletakan dihidung seolah sedang berfikir.


"Kok coklat bola-bola nggak ada."


Kuki mendongak,matanya kembali berbinar saat melihat coklat bola-bola itu berada dirak atas sebatas kepalanya.


Kuki meloncat berusaha mengambil coklat itu namun tak dapat.


"Ih susah." gerutu kuki.


Saat melompat tubuh kuki serasa terangkat sehingga dapat mengambil coklat bola favoritnya.


Kaki kuki kembali menyentuh lantai supermarket,kuki menatap pria yang tadi mengangkatnya.


"Telimakasih alajusii."


Orang itu tersenyum.



"Sama-sama."


"Alajusii namanya siapa?" tanya kuki.


"Nama arjusii jhope,kalo nama adek manis siapa?"


"Jeon hyunki,panggil saja kuki alajusii."


Jhope tersenyum,ia sudah tau kalau anak kecil dihadapanya ini adalah anak jungkook.


"Alajusii kok mukanya milip kuda ya."


Jhope lagi lagi hanya dapat tersenyum,ia menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Ternyata anak dan ayah sama saja,ucapannya jelep banget kek pisau." batin jhope.


"Kuki arajusii harus pergi dulu ya,nanti kita ketemu lagi." ucap jhope dengan buru-buru.


Tanpa mendengar kuki berbicara jhope sudah lebih dulu berlari menjauh dan hilang dipersimpangan rak.


"Kuki." teriak taehyung.


Ia segera berlari menghampiri kuki yang kini menoleh kearahnya.


"Ya ampun kuki kamu kemana aja uncle nyariin kamu dari tadi.gimana kalo kamu ilang nanti uncle yang dimarahin." ucap taehyung.


Kuki mengerucutkan bibirnya.


"Maaf uncle,abisnya uncle lama sih."


"Ya udah sekarang ayok pulang,nanti aunt jennie khawatir." ucap taehyung.


Kuki hanya dapat mengangguk,membawa coklatnya dan berjalan menuju kasir.


"Kenapa aku mencium aroma jhope hyung disini." batin taehyung.


Bersambung....