
Update...
5 years later, New York City
at 22.50 at night
Seorang anak berumur 5 tahun berlari
kecil menuju ibunya.menerjang tubuh
ibunya dengan air mata yang meluruh
dari mata bulatnya.
"Mommy.."
Isak anak kecil itu.kuki, hyunki
manoban.
Wanita itu,lisa.
Lisa terkejut karena putranya
menerjangnya dan memeluk
kakinya.lisa berjongkok menyamakan
tingginya dengan putranya.
"Kok jagoan mommy nangis sih." lisa
menghapus air mata putranya.
"Mommy kuki lindu." kuki memeluk
lisa,lisa membalas pelukan putranya
ini.
"Kuki kok belum tidur?" tanya lisa.
"Kuki nungguin mommy,kuki lindu
mommy." ucap kuki.lisa hanya dapat
tersenyum tipis.dadanya seakan
ditusuk ribuan jarum.
"Mommy juga rindu kuki.sekarang kuki
tidur ya,mommy temenin kuki." lisa
menggendong tubuh putranya.
Menuju kamar kuki,membaringkan
sang putra tercinta di ranjang milik
putranya.
Lisa menarik selimut berkarakter
doraemon itu hingga sebatas
dada.mendudukan dirinya di samping
sang putra.
"Sekarang kuki tidur ya." ucap lisa.lisa
bersenandung kecil.menyanyikan lagu
penghantar tidur agar anaknya segera
terjun ke alam mimpi.
Dan benar saja hanya dalam hitungan
menit kuki sudah terlelap.
Lisa tersenyum,tangannya mengelus
surai kuki lembut.mencium kening
putranya.
"Maafin mommy sayang" ucap lisa.
Lisa segera beranjak dari kamar kuki
menuju kamar miliknya.
"Udah pulang lis?" tanya jisoo saat
melihat lisa keluar dari kamar kuki.
"Udah eonn.emangnya kenapa?" tanya
lisa.
Jisoo menghembuskan nafas lelah.lisa
dapat melihat sedikit kesedihan
didalam mata jisoo.
"Kuki tadi nangis.dia bilang.disekolah
dia diejek karena dibilang anak pungut
karena nggak punya daddy dan
mommy. "
Deg....
Dan benar saja kali ini dada lisa seperti
dihimpit batu besar.lisa terlalu sibuk
dengan karirnya hingga melupakan
putranya.air matanya luruh,jisoo hanya
dapat mengelus bahu lisa.
"Tenang lis,kuki anak yang kuat.kuki
ngerti kalo lu sibuk,kuki juga ngerti
lu kerja juga buat dia.kuki anak
yang hebat lisa." tangis lisa semakin
kencang.
"GW salah eonn." jisoo menggeleng.
"Lu nggak salah lis,lu harus lihat
gimana hebatnya kuki itu semua
karena lu.dia menang lomba lari
tadi disekolah." ucap jisoo sambil
tersenyum.
Lisa menghapus air matanya.ikut
tersenyum.lagi-lagi putranya membuat
lisa bangga.
"Besok libur sekolah,kuki minta buat
pergi ke taman bermain." ucap jisoo.
"Gw bakal kosongin jadwal eonn.gw
mau seharian full bareng kuki." ucap
lisa.
"Lakuin yang menurut lu bener lis."
ucap jisoo,jisoo menepuk bahu lisa.berlalu
pergi menuju kamar miliknya.
Ya seperti yang kalian tahu.ini sudah
tahun kelima dimana jisoo,jennie,rose
dan lisa tinggal di New York
City.dengan ditemani buah hati
lisa,kuki.
Saat ini hati mereka sudah membeku
dan kosong pastinya.lima tahun
ini mereka menutup hatinya
rapat-rapat,tak ada nama yang terselip
dalam hati mereka.
Bahkan kata 'cinta' hanya dianggap
sebuah omong kosong.mereka terlalu
kecewa dengan masa kelam itu.
08.34 in the morning, New York City
"Good morning mommy,good morning
aunt."
Sapaan kecil itu dapat membuat
keempat wanita di dapur tersenyum.
"Good morning jagoan mommy."
"Good morning too ponakan aunt."
Kuki berlari kecil menuju meja
makan yang sudah tersedia beberapa
makanan.mata kuki berbinar saat
melihat minuman kesukaannya, susu
pisang.
"Wow!!susu pisang." ucap kuki girang.
Kuki segera naik ke kursi dibantu oleh
rose.
"Baiklah,pangeran ingin makan apa?
tanya rose sambil berlaga sebagai maid
kerajaan.
autnya.
"Pangelan kuki mau makan pie
apel.putli salju." ucap kuki.
"Baiklah pangeran kuki." kuki tertawa
keras.membuat keempat wanita itu ikut
tertawa.
Jisoo segera membuka oven saat
mendengar dentingan, menandakan
masakannya sudah matang.
"Pie apel sudah siap pangeran." ucap
jisoo sembari berlaga seperti rose.
"Wah!telima kasih putli duyung"
Lisa terkekeh.putranya ini.
Keempat wanita itu segera menundukan
dirinya dimeja makan, mengambil
beberapa lauk.
"Kuki makan yang banyak ya,setelah
makan kuki cepat siap-siap." ucap lisa.
Kuki menatap sang ibu "memangnya
kita mau kemana mom?".
"kita bakal pergi ke taman
bermain."ucap jennie girang.
Mata kuki berbinar.
"Selius.."keempat wanita itu
mengangguk.
" holeee,kuki bakal ke taman
belmain."ucap kuki girang.
Jisoo.jennie, rose dan lisa hanya dapat
terkekeh melihat betapa girangnya
kuki.
15 menit kemudian.
Keempat wanita itu berserta
kuki,kini tengah bersiap untuk
ke taman bermain.kuki nampak
bersemangat.dia bahkan berjalan
sambil berlompat-lompat kecil.
"Kuki udah siap?" tanya jennie sembari
memasang seatbelt.
"Siap,ayo aunt kita jalan." ucap kuki
semangat.
"Ayoo..." seru mereka berlima.
Jennie segera menancap gas menuju
taman bermain terbesar di kota New
York.
Saat ditengah perjalanan tiba-tiba ada
dua mobil yang menghentikan mobil
mereka.
"Shitt...mereka cari mati ya."umpat
Jennie saat melihat kedua mobil itu.
"tunggu jenn,sepertinya mereka
pasukan vampire yang disuruh untuk
menangkap kita."ucap rose saat
melihat empat orang pria keluar dari
mobil hitam itu.
"Sialan,kenapa mereka bisa
menemukan kita."
"Lisa lu tunggu disini,biar kita bertiga
yang menghadapi mereka.dan jaga
kuki. "
Jennie,jisoo dan rose segera keluar
dari mobil.menatap dingin vampire
suruhan orang yang membuat mereka
kecewa.
"Kami menemukanmu nonna,." ucap
tangan kanan jungkook,siapa lagi kalau
bukan vernon.
"Apa pasukan vampire telah habis
karena kami bunuh, hingga tangan
kanannya yang datang mencari kami."
ucap rose sinis.
"Tentu saja tidak nonna,tapi sekarang
anda berempat harus ikut kami
kekerajaan.jika nonna menolak dengan
terpaksa saya akan memaksa nonna."
ucap vernon masih dengan nada yang
sopan.
"Tidak akan pernah.katakan pada
tuan mu jangan cari kami lagi.kami
bukan lagi bagian dari tuan mu." ucap
jennie.
"Kalau begitu.maaf saya harus
menggunakan kekerasan." ucap
vernon.ia menatap anak buahnya agar
segera menangkap jisoo.jennie, dan
rose.
Jisoo.jennie,dan rose dengan sigap
mengeluarkan sihir mereka.biar
ku beri tahu tiga tahun yang lalu
redvelvet melatih blackpink agar dapat
mengendalikan kekuatan mereka.
"Rose keluarkan saja sihir cahaya mu
itu." ucap jisoo.
Rose mengangguk mengeluarkan sihir
cahayanya hingga pasukan vampire itu
musnah menjadi debu.
Sekarang hanya tinggal vernon sendiri.
"Sekarang kau pergi,atau kau mati."
ucap jisoo.
"Maaf nonna." ucap vernon
setelahnya tubuh jisoo.jennie dan rose
terperangkap dalam penjara berbentuk
bulat.
"Sialan,lepaskan kami." umpat
jennie.mereka bertiga berusaha
menghancurkan penjara itu namun
gagal.penjara itu tidak akan bisa pecah
kecuali menggunakan sihir pematah.
"Saatnya ke istana vampire nonna"
ucap vernon.dan seketika vernon dan
penjara bola itu menghilang diikuti
hilangnya jennie.jisoo dan rose.
Sedangkan didalam mobil lisa hanya
dapat menangis sembari memeluk kuki
yang sama sedang menangis karena
ketakutan.
"Apa yang harus aku lakukan."
Bersambung....