My Annoying Husband

My Annoying Husband
9. JL's entertainment



Kantor JL's entertainment


"kita akan melakukan sponsor untuk drama angel heart ini" putus seorang lelaki yang duduk diposisi paling depan, semua orang mulai berbisik akan keputusan tersebut.


"apakah kita juga akan melakukan casting pemeran drama tersebut" tanya seorang laki-laki paruh baya yang duduk dibagian tengah.


"tidak perlu, aku sudah memutuskan artisnya" jawab pria tadi yang merupakan CEO perusahaan tersebut.


"siapa artis yang akan kau kirim pak lu" tanya seorang lagi.


"pilihanku tidak akan pernah mengecewakan" jawabnya sombong.


"jadi sudah diputuskan..... " belum selesai sang CEO membuat keputusan.


Seseorang mendorong pintu sangat keras dari luar hingga membuat dentuman yang sangat keras, semua orang yang berada diruangan tersebut mengalihkan pandangan kerah pintu mencari tau siapa yang sudah berani mengganggu rapat perusahaan yang sangat penting.


Seorang gadis cantik dengan sebuah kacamata hitam berdiri didepan pintu dengan wajah cantiknya membuat semua orang yang berada diruangan tersebut terpana.


"Nono Chen" panggil seorang membuat semua orang memandangnya tidak percaya, karena selama beberapa tahun ini dia jarang sekali menggunakan make up dan tampil didepan umum, semua urusan agensi dia serahkan kepada pacarnya bahkan selama dua tahun ini dia tidak mengambil tawaran drama apapun atas permintaan pacarnya, setelah semua hal yang dia lakukan untuk orang tersebut, dia hanya mendapat pengkhianatan dan kerugian yang sangat besar.


"apa yang Nono Chen lakukan disini" tanya seorang pria yang merupakan tangan kanan CEO tersebut.


"aku akan mengikuti casting untuk pemeran dalam drama angel heart" jawabnya sambil melepas kacamata hitam yang bertengger di hidungnya.


"kami sudah memutuskan pemerannya dan bukannya kau sudah lama tidak bermain drama" jawab sang CEO yang tak lain adalah mantan pacarnya.


"aku sudah kembali dan aku akan mengikuti casting drama tersebut" putusnya, membuat semua orang yang berada diruangan tersebut terdiam.


"kenapa tidak bisa! aku masih memiliki setengah sahamku disini, dan aku berhak membuat keputusan" jawabnya dengan penuh sindiran


Semua orang tau bahwa nona Chen adalah pemegang saham terbesar diperusahaan tersebut sebelum dia memberikan setengah sahamnya untuk pacarnya.


"rapat ini selesai" sang CEO segera mengakhiri rapat tersebut, berjalan dengan cepat kearah Irene, menarik tangan Irene keluar ruangan, Irene hanya diam dan mengikuti setiap langkah laki-laki tersebut hingga mereka tiba didalam kantor CEO.


"apa yang kau inginkan, kenapa kau kembali" laki-laki itu segera menghempaskan tangan Irene dengan keras.


"kau pasti sudah tau apa yang kuinginkan"


"aku tidak akan membiarkan mu kembali ke perusahaan ini"


"kenapa tidak, aku masih memiliki 15 persen saham diperusahaan, kau tidak berhak melarang ku" jawab Irene santai dan berjalan duduk diatas kursi CEO.


"kau wanita gila" teriak laki-laki tersebut.


"aku memang gila dan menjadi lebih gila karena aku tidak tau semua rencana bodohmu itu" Irene menyilangkan kedua kakinya.


"kau tau Irene, kenapa semua orang berbuat baik kepadamu? karena mereka hanya ingin memanfaatkanmu, mana mungkin ada orang yang benar-benar tulus mendekatimu" ucap laki-laki itu sakartis.


"terimakasih atas pujianmu dan aku menyadari semuanya, karena aku tidak akan menjadi wanita bodoh untuk kedua kalinya" Irene berdiri dari kursi yang dia duduki berjalan menuju pintu sebelum dia keluar dia menghentikan langkahnya didepan pintu.


"aku akan mengikuti casting drama ini jadi jangan berusaha melarang ku demi kekasihmu" Irene menutup pintu tersebut dengan sangat keras.