
"kau akan pulang jam berapa?" tanya Daniel ketika mobil yang mereka kendarai berhenti dilokasi syuting.
"sepertinya agak malam, aku ada adegan yang diambil pada jam 10 malam" jelas Irene.
"aku akan menjemputmu"
"baiklah" Irene membuka pintu mobil
"tunggu" Daniel menahan irene membuat setengah badan Irene sudah berada diluar mobil.
"ada apa?"
"kau melupakan sesuatu" Daniel mengecup bibir Irene pelan.
"berhati-hatilah..... jika ada sesuatu segera hubungi aku" daniel mengelus lembut kepala Irene.
Irene segera keluar dari mobil dengan wajah memerah, ini bukan pertama kali Daniel menciumnya tapi Irene tetap saja merona dengan sikap manis Daniel.
"Presdir, kau terlihat lebih bahagia sekarang" ucap Jason, menoleh kebelakang
"tentu saja aku bahagia, kau juga pasti bahagia jika ada seorang yang memperhatikanmu"
"aku takut akan berbuat aneh seperti dirimu" goda Jason, dan dia mendapat pukulan dari Daniel dengan dokumen yang sedang dia baca.
"apanya yang aneh, menurut ku tidak ada hal aneh yang kulakukan"
"kau tidak akan tau presdir, bahkan orang-orang kantor sering bergosip tentang dirimu"
Daniel diam tidak menjawab dan segera menyuruh Jason untuk menjalankan mobilnya menuju kantor.
💕
Semua pemeran dan kru produksi untuk drama "angel heart" sudah siap untuk memulai syuting episode pertama. seorang laki-laki dengan aura kuat datang dengan membawa beberapa bodyguard, membuat semua orang mengalihkan pandangan untuk menatapnya.
"*bukankah itu artis tampan Bryan wu"
"dengar-dengar dia sangat profesional"
"beruntung nya aku bis melihat sedekat ini*"
Banyak bisikan yang membicarakan tentang hal yang berhubungan dengan laki-laki yang baru saja memasuki lokasi syuting.
Irene memperhatikan laki-laki itu tanpa menunjukkan ekspresi apapun, tetapi ketika laki-laki itu menyapa dirinya dia segera membalas sapaan tersebut dengan penuh kesopanan.
Banyak dari para pemain perempuan yang berusaha mendekatinya dan dia hanya memberikan jawaban singkat untuk setiap pertanyaan yang dilontarkan untuknya.
Siera juga tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mendekati artis Bryan wu, dengan sok anggun dia berjalan mendekatinya dengan tujuan untuk mendapatkan dukungan darinya, selain itu dia juga ingin membuat Irene kehilangan muka didepan Bryan.
Irene hany tiap menatap setiap gerak gerik wanita-wanita tersebut, bahkan dia menganggap wanita-wanita itu kurang kerjaan.
"untuk semua artis yang datang, mari kami perkenalkan artis pria pemeran utama, Bryan wu" ucap pak sutradara.
Bryan wu berdiri dari duduknya dan membungkuk memberi hormat kepada seluruh rekan drama, setelah dia kembali duduk membaca naskah yang berada ditangannya.
Untuk syuting set pertama akan kita mulai setengah jam lagi, Irene kau boleh latihan bersama Bryan terlebih dahulu agar kau bisa lebih mendalami karaktermu" ucap sang sutradara.
"terimakasih sutradara Chu" Irene berjalan mendekati tempat duduk Bryan mu.
Baru beberapa langkah Irene berjalan dari tempat duduknya, seseorang menabraknya menyebabkan minum kopi tumbuh diatas dress yang dipakainya, dia mendongak untuk menatap siapa yang dengan sengaja menabraknya.
"maaf..... aku tidak sengaja menumpahkan kopi diatas bajumu" siera meminta maaf dengan nada sedikit mencemooh.
"sepertinya kau sengaja ingin menimbulkan masalah untukku" Irene menatap tajam
"daripada berdebat denganku, lebih baik kau segera mengganti bajumu atau seseorang akan marah" siera melirik kearah Bryan mu dan segera berjalan menjauhi Irene.
Irene segera pergi mengganti bajunya keruang ganti, dia tau siera sengaja melakukan hal tersebut kepadanya agar dia mendapat hinaan dari Bryan mu.
Sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan kejadian itu tanpa ketinggalan sedikitpun menatap penuh dengan tatapan yang tidak bisa diartikan oleh orang lain.