My Annoying Husband

My Annoying Husband
22. Pembacaan naskah 1



Tiga hari setelah pemberitahuan casting, seluruh pemeran berkumpul untuk pembacaan naskah bersama dengan para sponsor yang mensponsori drama tersebut.


"aku akan mengantarmu" ucap Daniel ketika melihat Irene hendak memegang handphone nya.


"tidak perlu, bernice akan menjemput ku" Irene memencet nomor yang tertera diatas ponselnya.


"hallo kak Irene, aku sedang dalam perjalan kerumahmu" jawab bernice dari seberang telepon


"baiklah aku akan.... "


"bernice kau tunggu irene didepan gedung lokasi saja, aku akan mengantarnya" Daniel merebut telepon dari Irene dan segera mematikannya.


"apa yang kau lakukan?"


"tidak ada, mulai hari ini aku yang akan mengantarmu"


"apa kau ingin menjadi perhatian publik?"


"ide yang bagus, semakin banyak orang tau hubungan kita maka semakin banyak pula orang mengetahui bahwa kau adalah milikku"


jawab Daniel dengan penuh senyum kepercayaan diri.


"apa masih ada orang yang lebih mempercayai dirinya sendiri melebimu?" tanya Irene tidak percaya dengan ucapan Daniel.


"ada" jawab Daniel, Irene menatapnya menunggu sebuah jawaban.


"wanita yang sekarang didepan ku" bisik Daniel disebelah telinga Irene, membuatnya mendapat cubitan kecil di pinggangnya.


"Auh...... apa kau gemar menyiksa suamimu?" tanya Daniel sambil mengelus pinggangnya yang kesakitan. Irene tidak menjawab pertanyaan Daniel malainkan segera memasuki mobil yang sedari tadi sudah menunggu mereka.


"sejak kapan atasanku berubah menjadi laki-laki manja"


Batin Jason yang sedari tadi memperhatikan tingkah atasannya tersebut, sudah tujuh tahun lebih dia mengikuti Daniel dari itu dia mengenal baik Daniel lebih dari siapapun.


💕


"kau pulang jam berapa" tanya daniel sebelum Irene membuka pintu untuk keluar dari mobil.


Daniel memperhatikan wanita yang baru saja turun dari mobilnya, pandangannya menyipit ketika dia melihat dua orang laki-laki berjalan mendekati istrinya, cukup lama kedua laki-laki tersebut menahan istrinya, baru beberapa menit kemudian istrinya bejalan pergi meninggal kedua laki-laki tadi.


"Presdir, apa kita bisa pergi sekarang?" tanya Jason, melihat atasannya dari kaca spion depan.


"apa kita ada urusan mendesak dikantor?" Daniel berbalik bertanya sebelum dia menjawab pertanyaan Jason.


"setengah jam lagi kita ada pertemuan dengan lord's company"


Daniel terdiam sejenak, dia berniat untuk memberi kedua laki-laki tadi pelajaran sebelum dia kembali kekantor.


"kalau begitu kita kembali sekarang dan nanti hubungi Christ dan wuzi, aku ingin bertemu dengan mereka"


💕


Setelah turun dari mobil, Irene segera berjalan menuju gedung tempat pembacaan naskah hari ini, bernice menghampiri tepat sebelum Irene membuka pintu gedung.


"kak..... apa kak Daniel yang tadi mengantarmu?" tanya bernice, Irene hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban


"ayo masuk, sebentar lagi kita akan telat" Irene sudah membuka setengah pintu, dia menoleh kebelakang ketika ada suara yang memanggil namanya.


"apa yang kalian lakukan disini? apa kalian benar-benar kurang pekerjaan?" tanya irene, menatap kedua laki-laki yang berjalan mendekatinya.


"sepertinya kau benar-benar tidak menyukai kami" jawab christ


"kau belum menjawab pertanyaan ku!"


"apa kau lupa, kita menjadi sponsor untuk drama ini, bagaimana kalau kita masuk bersama keruang pembacaan naskah" tawar wuzi dengan cengiran diwajahnya


"aku tidak ingin orang lain berpikiran yang salah terhadap hubungan kita" tolak Irene lembut.


"tak ada yang salah dengan hubungan kita" jawab wuzi


"terserah kalian, aku tidak ingin menjadi sasaran empuk orang lain" Irene segera pergi dari hadapan kedua laki-laki tersebut dengan bernice mengikutinya dari belakang.