MICRO CHIP WITH LOVE

MICRO CHIP WITH LOVE
29. Pemusnahan pabrik Microchip



Mr Chandra terasa lega setelah menceritakan semua peristiwa yang terjadi. Peletakkan tanggung jawab pun segera dilakukan. Tidak ada lagi seorang detektif yang mencari semua bukti.


Yang ada hanyalah sebuah asa di mana ini semua harus berakhir.


Sean dan Orin terlihat menikmati semua kebebasan ini. Ia tahu di mana pada akhirnya semuanya akan berlabuh, yaitu kebahagiaan.


Hari ini adalah hari terbaik bagi Orin dan Sean setelah bertepatan pada hari minggu, itu artinya kesebelasan Manchester United akan bertanding sebentar lagi.


Mereka akan merindu semua yel-yel kemenangan. Semua canda dan tawa yang selalu diperlihatkan. Kebersamaan dan tawa yang menanti dalam diam.


"Manchester United akan melawan Watford hari ini. Kamu mau melihatnya?"


Bibir yang sudah bergincu dan wajah yang kembali ceria menandakan bahwa Orin mau diajak ke mana pun Sean mau.


"Dengan senang hati Tuan Sean. Bawa aku ke mana pun engkau ingin pergi. Tunjukkan kepadaku bahwa engkau masih mencintaiku."


Pelukan erat menandai awal kebersamaan mereka pada hari itu. Hari di mana London menjadi sangat damai dan bersahaja.


***


TNI--Tentara Nasional Indonesia mulai mencari keberadaan pabrik microchip di Indonesia. Pemerintah Indonesi juga menanggapi serius semua tanggapan Dewan Keamanan PBB mengenai kestabilan keamanan dunia.


Berbekal beberapa personil tentara yang terampil menaklukan bom. Tentara Indonesia akhirnya berhasil menemukan pabrik microchip yang dicari.


Bukan tanpa perlawanan. Justru ini memakan korban yang tidak sedikit. Beberapa di antara microchip itu meledak, beruntung hanya ledakan kecil yang bisa dirasakan.


Setidaknya menelan korban 15 orang, dua diantaranya meninggal dunia. Musnahlah pabrik yang sudah tidak ada pekerja dan penghuni di dalamnya.


Berbeda dengan Rusia.


Semua penjagaan masih ketat. Distrik Domodedovsky menjadi pertarungan yang sengit antara pekerja dan tentara Rusia.


Pihak tentara Rusia mengaku kesulitan mengalahkan mereka. Beberapa di antara para tentara terlihat ketakutan tidak ingin mati konyol jikalau sebuah bom meledak di pabrik itu.


Pada akhirnya puluhan orang tewas dalam drama peperangan yang terjadi selama hampir 12 jam.


Gemas dengan keadaan terhimpit seperti ini. Pemerintah Rusia mulai mencari cara lain, yaitu menghabiskan pabrik microchip tersebut menggunakan meriam.


Hancurlah sudah pabrik utama microchip milik Mr Rudy. Tidak ada lagi korban yang terpaksa melakukan bom bunuh diri setelahnya.


Dewan Keamanan PBB menyatakan kegembiraannya begitu pula negara-negara dari berbagai belahan dunia.


Pemerintah Indonesia, Inggris, dan Rusia mengadakan rapat pleno yang dihadiri oleh delegasi masing-masing. Terlepas dari banyaknya korban yang tercipta dalam kejadian peperangan itu, pada akhirnya dibentuklah sistem keamanan yang baru dan persenjataan yang baru.


Mengingat ancaman dari mana saja akan menghantui lagi.


***


"Kamu bahagia, Sayang?" Sean melingkari jemari Orin dengan jemarinya.


Terlihat kepala Orin sudah ada di bahu Sean. Menikmati setiap operan dan tendangan dari Paul Pogba dan kawan-kawan.


"Aku sangat menikmatinya, Sayang. Aku ingin ini adalah momen di saat kita tidak lagi merasakan ketakutan. Di mana semua akan kembali seperti semula," sahut Anggi, dengan harapannya yang meninggi. Anggi terlihat senang dan gembira rona wajahnya tampak berseri-seri. Ia terlihat sangat manja setelah bisa kembali merasakan hari-hari bahagia.


Manchester United kembali menunjukkan performa yang fantastis, setelah gol pertama dan gol kedua berada di waktu yang berselisih dua menit saja. Gol pertama dilesakkan Paul Pogba dari titik putih, kemudian disusul oleh sundulan Mark Tominay dari posisi tendangan sudut.


Dilihat dari peringkat klasemen. Jelas Manchester United lebih diunggulkan dalam pertandingan kali ini. Tertinggal delapan peringkat dari Manchester united yang kini berada di posisi tiga klasemen. Membuat Watford bermain tanpa beban di depan pendukung Manchester United yang terkenal dengan fanatiknya.


Hingga pluit panjang berakhir tidak ada satu pun gol tambahan yang tercipta. Manchester United menang 2-O di Old Trafford.


Beberapa menit setelah perrandingan usai. Sebuah keanehan terjadi setelah Orin melihat sosok Mr Rudy diantara rimbunan penonton yang ada di tribun. Ia curiga, Mr Rudy pasti datang membawa sesuatu yang buruk.


Mr Rudy pasti merencanakan sesuatu. Sadar dengan posisinya yang semakin terjepit. Mr Rudy mulai melakukan sendiri tindak pidana tersebut.


Detik berikutnya, semua diluar kendali setelah beberapa orang terlihat mengeluarkan darah dari lehernya, tak berapa lama, hal yang paling mengerikan itu terjadi. Lagi-lagi kepala yang terpisah dari badannya.


Para suporter terlihat histeris dan berlari terhuyung-huyung meninggalkan tribun yang sudah berisi puluhan mayat dengan kondisi mengenaskan.


Keadaan menjadi lebih genting dan di luar kendali. Para petugas keamanan terlihat kesulitan untuk mencari pelaku. Semua seperti sudah direncanakan dengan matang.


Yang bisa melakukan ini tidak lain adalah sang iblis itu.


Mr Rudy.


Kejadian ini mengingatkan tentang diri Orin dalam membunuh seseorang beberapa hari yang lalu. Membunuh dengan serangan laser memang adalah cara terbaik bagi pembunuh sekaliber Mr Rudy. Tidak ada sidik jari dan tidak ada bukti. Hanya perlu tenang dalam menjalankan misi.


Pertarungan terakhir segera dimulai.


Orin dan Sean juga berusaha mencari keberadaan iblis itu di antara tumpukan suporter yang mulai meninggalkan stadion Old Trafford.


Dalam beberapa jam kemudian. Orin dan Sean gagal untuk mencari Mr Rudy. Mereka hanya merasakan rasa lelah yang berkecamuk.


Pemerintah London lagi-lagi kecolongan akan peristiwa berdarah ini. Jelas ini adalah kesan yang memalukan. Mengingat beberapa kejadian mengerikan berada di negeri ini. Tanpa satu pun solusi yang keluar.


Termasuk Mr Chandra. Jelaslah bahwa ia termasuk orang yang terpukul dengan kejadian yang menimpa Old Trafford. Mengingat ia baru saja mengumpulkan semua bukti.


Dewan Keamanan PBB mulai bereaksi dalan peristiwa ini. Parlemen Inggris pun akan bersiap-siap menghadapi serangan berikutnya. Semua tentara dikerahkan dalam misi ini.


Misi akhir.


Misi yang paling mendebarkan.