
Sesaat Noah terdiam dan melirik kearah ibunya
"Lalu kapan pernikahan ku akan dilaksanakan??Apakah semua sudah dipersiapkan??"Tanya Noah
"Hanya tinggal menunggu beberapa hari lagi Noah..Semua sudah mama persiapkan..Dan kenapa tiba tiba kau bertanya??Sejak kemarin kau tidak pernah bertanya tentang persiapan pernikahan mu ??"Tanya Ema dengan bingung
"Tidak apa..Aku mau keperusahaan.."Jawab Noah sembari melepas jarum infus yang masih melekat ditangannya
Seketika membuat Ema pun panik
"Kau mau pergi kemana nak??Kondisi mu masih belum cukup pulih.."Tanya Ema dengan paniknya
"Aku tidak apa apa..Aku sudah lebih baik..Aku harus kembali ke perusahaan..Suruh orang siapkan mobil.."Jawab Noah bersiap siap untuk pergi
"Ta..Tapi..-"
Ema yang belum belum melanjutkan kalimatnya,Namun Noah sudah pergi
"Noah..Noah..Tunggu mama.."Panggil Ema sambil mengejar Noah
Akhirnya Noah dan Ema pergi ke perusahaan nya.Ema masih terlihat bingung dengan sikap Noah yang tiba tiba ingin pergi keperusahaan.Sebab sejak Noah pulang kerumahnya,tak pernah sedikit pun Noah ingin pergi perusahaan.Karna kondisinya yang masih dalam hilang ingatan
Diperjalanan,Ema masih terus memperhatikan Noah yang hanya diam dengan tatapan dingin
"Noah..Apakah kau baik baik saja nak?"Tanya Ema yang sangat penasaran
"Aku baik baik saja."Jawab Noah singkat
"Lalu kenapa tiba tiba kau ingin kekantor nak??Tidak biasanya kau mau pergi kesana??Selama ini kau selalu menolak untuk kekantor??"Tanya Ema lagi
"Nanti saja dibahas..Siapa yang menggantikan posisi Julian sekarang??"Tanya balik Noah
"Ohh..Iya..Mama sudah ada pengganti Julian sekarang..Saat ini dia yang akan mengurusi perusahaan sampai ingatan mu kembali Noah."Jawab Ema menjelaskan
"Dimana ponsel ku?"Tanya Noah
Sesampainya diperusahaan..
Sebelum ia turun dari mobil,Noah pun menoleh kearah Ema
"Mama pulang lah..Biarkan aku disini sendiri."Ujar Noah dengan nada tegas
"Kenapa Noah??Mama ingin menemani mu.."Tanya Ema
"Sebaiknya mama istirahat saja..Pak sopir,tolong bawa nyonya pulang kerumah."Perintah Noah pada sang sopir
"Baik tuan muda.."Jawab pak sopir sambil mengangguk
"Tapi Noah..-''Ujar Noah berusaha ingin menemaninya
"Tolong dengarkan ucapan ku ma.."Ucap Noah langsung menutup pintu mobilnya.Dan mobil pun langsung melaju pergi membawa Ema pulang kerumah
Sedangkan Noah berjalan memasuki perusahaannya seorang diri.Dan semua pada staff yang melihat kedatangannya langsung menundukkan kepala.Yang menunjukkan sikap hormat mereka pada Noah
Noah tetap berjalan menuju ruangannya diatas.Dan tanpa sengaja saat ia memasuki ruang lift.Sang ayah Fiona yang sudah lebih dulu tiba di kantor Noah langsung menatap dengan bingung dari kejauhan
"Bukankah itu Noah??Kenapa dia tiba tiba datang kekantor??Bahkan ia datang seorang diri??"Tanya ayah Fiona penasaran dan berniat ingin menemui Noah
Dengan cepat ia menyusul Noah memasuki lift secara tepat waktu sebelum pintu lift tertutup
"Noah.."Sapa ayah Fiona
Noah hanya menatap dingin
"Kenapa kau disini??Bukankah kau masih harus dirawat dirumah sakit??"Tanya ayah Fiona ingin tahu
Noah pun menoleh kearah ayah Fiona dan sesaat menatap serius