
"Kenapa??Kau tanya kenapa??Kau yang kenapa tuan mr.Amnesia..Sudah bagus aku membiarkan mu tinggal dirumah ku..Kau malah ngelunjak..Sudah lah..Aku mau mandi..Nanti aku akan ambilkan selimut tebal dan bantal.."Ujar Yerin meninggalkan Noah begitu saja
Noah hanya bisa diam mematung dengan tatapan heran
...****************...
Julian datang menemui ibu Noah
"Nyonya."Sapa Julian pada Ema,ibu Noah
Ema pun langsung menoleh kearah Julian
"Bagaimana??Apa kau sudah menemukan dimana Noah saat ini??"Tanya Ema dengan perasaan khawatir
"Masih belum nyonya..Tapi saya sudah memerintahkan seluruh orang untuk mencari tuan muda Noah."Jawab Julian menjelaskan
"Kenapa lambat sekali??Kenapa kalian masih belum menemukan keberadaan Noah??Bagaimana bisa kalian masih belum menemukan keberadaan Noah??"Sentak Ema sedikit kesal
"Maafkan saya nyonya."Jawab Julian tertunduk
"Lalu,apakah kau sudah tanya pada Fiona??Mungkin saja Noah bersama Fiona??"
"Tidak nyonya..Saya sudah menemui nona Fiona..Namun nona Fiona tak mengetahui dimana tuan muda saat ini.."
Ema pun mendengus kesal
"Kalian bekerjanya sangat tidak becus..Cari Noah sampai ketemu..Jika tidak,aku akan memecat kalian semua..!!"Sentak Ema melampiaskan semua emosinya pada Julian
Tapi Julian hanya diam dan mengangguk.Lalu ia pun pergi meninggalkan Ema sendirian
Ema hanya bisa menatap tajam
"Dimana kau nak,kenapa kau bisa pergi tanpa mengabari mama sama sekali.."Ujar Ema dengan perasaan cemas dan khawatir
...****************...
Tengah malam..
Noah merasa tidak bisa tidur,perasaan yang gelisah dan tidak nyaman membuatnya sulit tidur
Akhirnya ia pun bangun dan beranjak kearah pintu kamar Yerin untuk mengetuk pintunya
Tok..Tok..
Yerin pun membuka pintu kamarnya
"kau punya sesuatu yang bisa dimakan?Perut ku lapar..''Ujar Noah dengan sedikit merasa malu
"Hah??"Seru Yerin terkejut
Yerin berada didapurnya sambil memasak mie instan untuk Noah
"Kenapa jadi aku yang harus membuatkannya makanan??Apa sebelumnya ia terbiasa makan tengah malam??Apa dia tidak lihat ini sudah jam berapa??Besok aku harus bekerja..Hoaammm." Umpat Yerin menggerutu
Sedangkan Noah duduk manis sambil menunggu Yerin selesai memasak
Tak berapa lama Yerin menghampiri Noah,dengan membawakan semangkuk mie instant.Dan ia memasang wajah sinis pada Noah
"Ini makanan mu..Bisa bisanya kau membangunkan ku hanya karna kau lapar..''Cetus Yerin
"Ini kan rumahmu.. Tidak mungkin aku menggunakan dapur mu tanpa seijinmu.."Ujar Noah sembari bersiap untuk makan
"Terserah..Selesai makan,kau harus mencuci piring ini..Awas kalau tidak.''Ujar Yerin beranjak kembali kekamarnya
"Tunggu.''Panggil Noah lagi sebelum Yerin masuk kedalam kamarnya
"Apaaa..!!!"Sahut Yerin sewot
Sontak membuat Noah terkejut
"Aku cuma mau bertanya,ini makan apa??"Tanya Noah yang merasa tidak tahu apa yang akan ia makan
"Hah??kau tidak tahu ini makan apa?Kau serius??"Tanyab Yerin terkejut dan heran
Noah hanya menggelengkan kepalanya
"Amensia mu sepertinya parah sekali ya..Makanan seperti ini saja kau tidak tahu??"Ujar Yerin yang masih tidak percaya
Noah hanya diam dan memasang wajah seperti anak kecil yang polos
"Lebih baik kau makan saja..Karna makanan ini akan membuatmu kenyang sampai besok..Dan kau harus memakannya dengan nasi..Oke .."Jelas Yerin
"Tidak..Kau harus jelaskan dulu makanan apa ini..Aku perlu tahu apakah makanan ini aman untuk aku atau tidak.."Jawab Noah menolak
Yerin hanya bisa menarik nafas panjangnya
🦋🦋🦋🦋🦋