
"Aku tidak tahu,apakah sebelumnya aku pernah melakukan acara seperti ini..Tapi aku merasa ini seperti pertama kalinya aku melakukannya..Ini sangat berbeda.."Sahut Noah
"Benarkah??Jika ingatan mu kembali,kau harus sering membuat acara seperti ini..Ini sangat seru,terlebih jika kita membuatnya bersama keluarga dan teman..Mempererat tali silahturahmi."Ujar Yerin
"Ya..Kurasa begitu..Tapi jika ingatan ku kembali,apa aku bisa mengingat mu?"Tanya Noah
Sesaat Yerin pun terhenti ketika ia sedang memanggang.Dan sejenak ia menarik nafas panjangnya,menatap Noah dengan tersenyum
"Ingat atau tidak,nanti kau yang akan merasakannya..Yang terpenting aku akan coba terus membantumu untuk mengingat semuanya..Agar kau bisa kembali ke kehidupanmu sebelumnya..Dan keluarga mu pasti sudah sangat merindukanmu.."Jawab Yerin
"Tapi bagaimana jika aku tidak ingin ingatan ku kembali??"Tanya Noah dengan tatapan serius
"Heii..Kenapa kau tidak mau ingatan mu kembali??Apa kau tidak mau kembali kekehidupanmu sebelumnya??"Tanya Yerin
"Ntah lah..Aku juga tidak tahu..Aku hanya merasa aku nyaman hidup seperti ini..Ini seperti hidup yang membuatku merasa tenang dan tanpa beban.."Jawab Noah
"Ya jelas lah..Kerja mu disini cuma santai santai dirumah ku..Makan gratis,tidur gratis..Bagaimana tidak tenang..Ckckck.."Sahut Yerin menyindir Noah
"Bukan..Bukan itu maksud ku."Jawab Noah mengelak
"Jadi??"
"Hidup seperti ntah kenapa membuatku nyaman..Seolah aku tidak pernah merasakan hidup seperti ini..Aku juga tidak tahu dikehidupanku sebelumnya apakah seperti ini atau sebaliknya..Aku ingin selalu seperti ini."Jawab Noah dengan nada serius
Seketika membuat Yerin menunduk terdiam
"Aku sepertinya belum siap kembali pada kehidupan ku sebelumnya..Bahkan aku tidak mau melupakanmu begitu saja..Hanya karna ingatan ku kembali."Ujar Noah lagi masih menatap Yerin serius
Menyadari dengan tatapan Noah,Yerin pun langsung salah tingkah dan tak berani menatap Noah
Noah langsung mengangguk dan bergantian untuk memanggang.Sedangkan Yerin mulai menyantap daging yang sudah ia panggang
"Ehm... Ini enak sekali..Tidak sia sia aku membuat bumbu khusus untuk daging ini..Hehehe.."Seru Yerin kegirangan dan menikmati daging hasil panggangnya,dengan menunjukkan ekspresi wajah yang polos.Membuat Noah kembali menatap serius wajah polos Yerin
Yang ia anggap seperti tanpa beban dan benar benar menikmati hidupnya
Gadis ini benar benar polos sekali,melihatnya saja membuat hati ku begitu damai..Kenapa perasaanku bisa seperti ini??Batin Noah
Dan disaat ia begitu serius menatap Yerin,tanpa sengaja tangannya tersentuh dengan pemanggang yang panas.Sontak ia pun terkejut dan memegangi tangannya
"Akh.."Lirih Noah
Yerin yang melihat langsung menghampiri Noah
"Kenapa?"Tanya Yerin dengan sedikit paniknya sambil meniup tangan Noah yang terkena pemanggang panas
Noah tak menjawab pertanyaan Yerin,yang justru terdiam menatap reaksi Yerin yang terlihat panik
Yerin masih terus meniup tangan Noah ,dengan tujuan agar tangannya tak begitu panas dan perih lagi.Sesaat Yerin pun menoleh kearah Noah yang hanya diam tanpa bersuara sedikit pun
Dan disaat itu pula Noah bergantian memegangi tangan Yerin dan terus menatap wajah Yerin dengan jarak yang sangat dekat.Membuat Yerin menatap bingung dengan tatapan Noah
"Kau..Kenapa??Kenapa memegang tangan ku??"Tanya Yerin dengan bingung
Namun bukan jawaban yang ia dengar,Noah justru...