
"Ma..!!"Panggil Noah dengan berteriak
Membuat Ema terkejut dan menoleh kebelakang
"Noah."Ucap sang ibu masih terkejut
"Jadi itu rencanamu sebenarnya??Kau berusaha ingin menyingkirkan Yerin??"Tanya Noah memastikan
Karna ternyata Noah secara tak sengaja mendengar ucapan Ema saat berbicara pada dirinya sendiri
"Bukan begitu Noah..Mama bukan bermaksud mengatakan hal itu..Tapi mama..-"
"Tapi apa??Aku sudah dengar semuanya..Pantas saja tiba tiba kau membiarkan ku untuk menemui Yerin..Ternyata ini rencana mu.."
"Mama hanya melakukan yang terbaik untuk mu Noah."Ucap Ema berusaha menjelaskan
"Cukup..!!Aku tidak mau lagi mendengar semua alasan mu..Kau benar benar seorang ibu yang egois.."Ucap Noah dengan tatapan dingin
Noah pun langsung meninggalkan Ema begitu saja.Dan Ema tak dapat berkutik apa pun setelah rencana nya diketahui oleh Noah
Noah bergegas pergi kerumah Yerin untuk menemuinya.Ia tidak peduli lagi dengan larangan ibunya,karna ia merasa dikecewakan dengan semua ulah sang ibu
Tapi sayangnya,saat ia tiba dirumah Yerin ia tak menemukannya.Karna Yerin sudah lebih dulu pergi meninggalkan rumahnya
Noah mulai frustasi,pikirannya pun kalut dan panik memikirkan keberadaan Yerin
"Yerin..Kau dimana??Yerin??Yerin??Yerin...!!!!Arghhhh..."Teriak Noah yang hanya bisa melampiaskan amarahnya
Hingga pagi pun Noah masih tak menemukan keberadaan Yerin,ia akhirnya memili pulang kerumah
Ema yang melihat Noah baru pulang,langsung menghampirinya
"Kau pergi kemana Noah??Kenapa tidak pulang semalam?"Tanya ibunya sedikit cemas
"Apa pedulimu??Bukan urusanmu aku mau pergi kemana.."Ucap Noah dengan nada dingin
"Kenapa kau seperti ini nak??Lihat mama..Aku mama mu.."
"Ya ..Kau memang mama ku,tapi kau seperti musuh bagiku..Apa sekarang kau puas??Kau puas menyingkirkan Yerin??Apa lagi rencana mu sekarang??Apa kau juga menyingkirkan ku sekarang??Kenapa aku harus memiliki orang tua sekejam kau ma..!!!"Ucap Noah dengan nada tinggi
"Tenang Noah..Mama melakukan ini semua hanya untuk kebahagiaanmu..Hanya untuk mengembalikan ingatanmu..Supaya kau kembali seperti Noah yang dulu..Mama hanya memikirkan mu..Memikirkan kebahagiaan mu..Kenapa kau masih tidak mengerti??Tolong pahami mama nak.."Jelas Ema
"Kau hanya memikirkan dirimu..Bukan memikirkan kebahagiaanku..Aku muak mendengar semua alasan mu..Sekarang terserah apa yang ingin kau lakukan padaku..Aku tidak akan menentangmu lagi..Lakukan saja apa yang kau ma..Kau ingin aku menikah dengan wanita itu bukan??Lakukan..Dan ku harap ini akan menjadi penyesalan mu seumur hidup..Karna kau sudah membuat perasaan anak mu kecewa..Aku juga merasa sangat kecewa memiliki seorang ibu yang tak punya hati sepertimu.."Jawab Noah panjang lebar dan langsung meninggalkan Ema begitu saja
Ema hanya bisa menarik nafas panjang.Ia tahu,apa yang ia lakukan pasti nya akan membuat Noah marah
Namun kembali dengan niatnya yang hanya ingin membuat Noah bahagia bersama Fiona
Sesaat Ema mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang
"Atur jadwal ku hari ini..Fitting gaun dilakukan hari ini juga..Dan hubungi Fiona untuk bertemu disana."Sahut Ema memberi perintah dan langsung menutup panggilannya
"Pernikahan ini harus segera dilakukan..Sebelum gadis itu muncul lagi di kehidupan Noah.."Ujarnya