
"Cukup Noah..!!!!!Jangan membuat kesabaran mama hilang..Bagaimana pun juga Fiona tetap wanita yang akan menjadi istrimu nantinya..Bukan gadis itu..Ingatan mu juga akan kembali jika kau bersama Fiona..Pikirkan nama baik keluarga juga.''Ujar Ema dengan tegas
Noah pun menatap tajam kearah Ema dan langsung pergi tanpa menjawab apa pun
Melihat sikap Noah,Ema hanya mendengus kesal.Sedangkan Fiona hanya memilih diam dan tak ingin ikut campur.Karna sebenarnya ia merasa lebih ingin jika Noah tak bersamanya.Sebab ia lebih mencintai ALex.Namun sesaat ntah kenapa perasaannya sakit,saat Noah mengatakan lebih ingin bersama Yerin.Gadis asing yang tidak ia tahu sama sekali
*****************
Siang harinya..
Pada saat jam istirahat Yerin memilih untuk pulang kerumah.Ia berpikir jika Noah mungkin sudah pulang kerumah.Sebelum pulang kerumah,ia terlebih dulu membeli makan sang untuk Noah.Karna ia juga ingin makan siang bersama Noah
Sesampainya dirumah,lagi lagi Yerin tidak melihat keberadaan Noah.Lagi lagi Yerin tertunduk lesu dan sedih.Ia baru merasakan kehilangan Noah yang tak ada bersamanya lagi
"Kau sebenarnya kemana Ucup??Kenapa kau pergi tanpa seijinku??Apakah kau marah padaku??Karna aku menolakmu??Kau sungguh tega sekali Ucup..Hiks.''Ucap Yerin yang tanpa sadar meneteskan air matanya
Untuk pertama kalinya ia merasakan rasa sedih dan kecewa karna Noah pergi tanpa berpamitan padanya
Dan disaat dirinya menangis,tiba tiba terdengar suara ketukan pintu,membuat Yerin tersadar dan segera membukanya
...****************...
Keesokan harinya ..
Diperjalanan,Sang sopir membawa Ema, Noah dan Fiona ke suatu tempat
Noah hanya diam dan tak ingin berbicara sedikit pun
Dan terlihat banyaknya media massa dan wartawan yang sudah menunggu kedatangan mereka
Noah dan Fiona yang tak mengetahuinya,hanya menatap bingung
Dan disana Fiona juga melihat kehadiran sang ayah dengan duduk tenang sambil tersenyum padanya.Fiona masih terlihat bingung dengan suasana keramaian pada wartawan dan media massa
Ada apa ini??Kenapa banyak sekali orang orang??Apakah tante benar benar akan mengumumkannya??Batin Fiona menebak
Karna pembicaraan nya pada Ema sebelumnya tentang pernikahan mereka
Flashback..
"Apa??Menikah secepatnya tante??"Tanya Fiona terkejut saat Ema membicarakan hal penting padanya
"Iya..Tante ingin kalian berdua secepatnya menikah..Supaya ingatan Noah segera kembali..Tante tidak ingin melihat keadaan Noah seperti orang asing..Dan tante juga memikirkan perasaan mu Fiona..Kau pasti sedih melihat sikap dingin Noah padamu.."Jawab Ema menjelaskan
"Tapi tante..Bagaimana dengan Noah.?Apakah dia sudah mengetahui rencana ini??Apakah Noah tidak keberatan??"Tanya Fiona
"Hal itu kau tidak usah pikirkan..Walau pun dia keberatan,tapi dia tidak akan membantah apa pun yang tante katakan..Kalian saling mencintai,sudah seharusnya kalian menikah..Noah pernah mengatakan pada tante,jika dia ingin segera menikahi mu sayang."Jelas Ema lagi
Sesaat Fiona terdiam
"Tante tahu ini terlalu cepat dan mendadak..Tapi ini demi kesembuhan Noah..Kau bersedia kan menikah dengan Noah ??"Tanya Ema
Fiona hanya tersenyum