
Noah masih diam dan menatap tajam kearah Fiona
"Noah..Apa kau dengar mama??"Tanya Ema
Sesaat Noah menoleh kearah sang ibu
"Sudah berapa lama aku disini??"Tanya Noah dengan nada dingin
"Sudah seharian nak..Apa kondisi mu sudah lebih baik??"Tanya Ema
Noah mengangguk dan beberapa saat memperhatikan Fiona dan keluarganya.Tatapannya masih raja dan sepatah kata pun tak terucap dari mulut Noah
Ema yang menyadari pun merasa heran
Dan Fiona seperti terbiasa dengan tatapan Noah seperti itu.Karna menganggap Noah masih dalam keadaan amnesia
"Kenapa nak??Apa kau bingung melihat kedua orang tua Fiona disini??Mereka sangat mengkhawatirkan keadaanmu.."Jelas Ema
"Ohhh.."Sahut Noah singkat
"Dan kalau keadaanmu sudah lebih baik,pernikahan mu dalam beberapa hari lagi akan dilangsungkan..Mama harap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi..Mama minta tolong kau harus fokus untuk persiapan pernikahan kalian.."Ujar Ema menjelaskan
Sesaat Noah menatap sang ibu dengan bingung
"Iya Noah..Om harap semua berjalan dengan lancar..Dan sepertinya kami harus pulang dulu..Semoga kau cepat sehat ya..Ayo ma..Fiona.."Sahut ayah Fiona beranjak akan pulang
Fiona dan ibunya pun mengangguk.Dan sebelum Fiona meninggalkan Noah dan ibu.Sesaat ia menghampiri Noah yang masih terlihat lemah sambil duduk
"Lekas sembuh Noah.."Ujar Fiona sembari ingin menyentuh lengan Noah
Namun dengan refleknya Noah pun langsung menghindar dan kembali menatap tajam
Fiona yang menyadari sikap Noah,Hanya bisa tersenyum
"Sampai jumpa.."Ujar Fiona
"Bye tante.."Ucap Fiona pada ibu Noah
"Hati hati sayang."Jawab ibu Fiona tersenyum
Fiona dan keluarganya akhirnya meninggalkan Noah dan Ema
"Noah..Apakah kau lapar nak??Mama akan menyuruh perawat menyiapkan makanan untukmu.."Tanya Ema
"Tidak..Dimana Julian??"Jawab Noah dan bertanya
Seketika membuat Ema terkejut,karna Ema baru menyadari jika Noah baru ini mempertanyakan Julian.Yang sudah ia pecat dari sebelumnya.Dan Ia pun terheran,kenapa Noah menanyakan keberadaan Julian
"Julian??"Singgung Ema
"Ya..Dimana dia ma??"Tanya Noah lagi
"Mama sudah memecatnya Noah."Jawab Ema
"Memecatnya??Kenapa??"Tanya Noah
"Ada satu hal yang mama tidak bisa jelaskan nak.."Ujar Ema
"Maksud mama??Tolong jelaskan .."Tanya Noah penasaran
"Tapi mama tidak bisa jelaskan nak."Ujar Ema berusaha mengelak
"Ma..Tolong jelaskan..Jangan membuatku bertanya lagi."Ucap Noah mendesak Ema untuk menjawab pertanyaannya
Ema pun mulai bingung dan sejenak ia berpikir
Apakah aku beritahu saja??Tapi kurasa tidak masalah..Lagi pula kondisinya saat ini masih hilang ingatan..Jika ingatannya kembali,ia mungkin tidak ingat dengan perbuatan Julian selama ini..Batin Ema berpikir
"Ma...Kenapa diam?"Tanya Noah mengejutkan Ema
"Ah..Iya Noah..Julian..Alasan mama memecatnya karna dia sudah mengkhianati keluarga kita."Jawab Ema
"Mengkhianati??Jelaskan dengan benar ma..Kenapa dia mengkhianati kita?"Tanya Noah lagi
"Iya..Karna dia sudah menutupi data kecelakaanmu waktu itu..Waktu kau menghilang,dan dia juga yang sudah sengaja menutupi keberadaanmu saat mama mencarimu.."Jelas Ema
"Menutupi kecelakaan ku??"Tanya Noah bingung
"Benar Noah..Dia menutupinya karna kau mengalami amnesia..Dan itu membuat mama murka..Jadi mama memecatnya langsung ..Karna mama tidak menyangka jika dia tega melakukan hal itu dari mama.."Jelas Ema lagi