
Pagi harinya..
Ketika Yerin mulai terbangun,tiba tiba saja ia mencium aroma bau gosong yang menyengat
Seketika membuat ia langsung beranjak bangun dan berjalan menuju keluar kamar
Dan pada saat ia keluar kamar,ia melihat sebuah kepulan asap memenuhi seluruh ruangan.Dan membuat Yerin pun langsung terbatuk batuk
"Uhuk..Uhuk.."
Yerin berjalan kearah pintu untuk membukanya,agar asap tersebut keluar dari ruangannya
Dan beberapa saat Noah menghampirinya
"Apa yang terjadi??Kenapa bisa banyak asap?"Tanya Yerin dengan sibuk mengusir asap tersebut keluar dari rumahnya
"Aku hanya mencoba goreng telur..Tapi hasilnya justru seperti ini."Jawab Noah dengan polosnya sambil menunjukkan telur goreng yang ternyata Noah sengaja membuatnya
Yerin pun menatap telur goreng tersebut dan menatap aneh
Tak lama Celin pun terbangun menghampiri Yerin
"Yerin ada apa??Kenapa banyak asap?Uhuk.."Tanya Celin sambil menutup hidungnya
Yerin tak menjawab dan justru menatap tajam kearah Noah
"Kau ingin membakar rumah ini??Apa kau sudah gila??Kau hampir membakar rumah ini..!!"Sentak Yerin tiba tiba
"Maaf..Aku tidak bermaksud untuk..-"
"Tidak bermaksud apa??Kau hampir membuat rumah ini terbakar..!!Jika kau tidak bisa melakukannya,sebaiknya jangan lakukan..Dari pada akhirnya jadi masalah..!!!"Sentak Yerin semakin kesal
"Yerin..Tenang lah..Ini masih pagi..Jangan marah marah.."Sahut Celin mencoba menenangkan Yerin
"Bagaimana aku bisa tenang??Kau lihat??Dia hampir membakar rumah ini..Jika bukan karna kau amnesia,aku tidak sudi membiarkan mu tinggal dirumah ini..Kau selalu membuatku kesal..!!"Sahut Yerin lagi melampiaskan amarahnya pada Noah
Noah hanya bisa diam dan menatap Yerin dengan penuh penyesalan
Yerin tak menjawab,dan justru meninggalkan. mereka berdua menuju kamar mandi
Celin pun menghampiri Noah
"Jangan dengarkan ucapannya..Dia memang seperti itu jika sedang marah..Terkadang emosi seseorang memang sulit dikendalikan..Kau harus mencoba mengerti perasaannya."Ucap Celin pada Noah
"Ini memang salahku..Aku sudah membuat kekacauan ini..Aku hanya berniat membuatkan dia sarapan..Tapi sepertinya cara ku salah..Sampaikan maaf ku padanya..Aku benar benar menyesal..Aku keluar sebentar.."Jawab Noah dengan bersikap tenang dan berjalan keluar
Celin hanya menatap kepergian Noah dengan perasaan prihatin
Dan tak berapa lama Yerin pun keluar dari kamar mandi,setelah ia selesai mandi
"Kau keterlaluan Yerin."Sahut Celin
Yerin langsung menoleh kearah Celin
"Keterlaluan bagaimana?"Tanya Yerin balik
"Iya..Kau tak seharusnya bersikap begitu..Kasihan dia.."Ujar Celin
"Bagaimana aku tidak bersikap begitu,melihat ulah nya membuat masalah ..Rumah ini hampir terbakar karnanya."
"Iya..Aku paham..Tapi apa kau tahu,kenapa dia sampai seperti itu??Seharusnya kau mengerti,jika dia bukan bermaksud untuk membuat masalah.."
"Ya ..Aku tahu,tapi tetap saja yang dilakukannya sudah salah..Dan jelas membuat ku kesal karna ulahnya."
"Tapi dia punya alasannya..Dia hanya berniat baik membuatkan mu sarapan..Tapi kurasa dia tidak pandai memasak,jadinya seperti ini."
Yerin pun tak menjawab,dan justru berjalan kedapur.Ia berniat untuk membereskan dapurnya karna ulah Noah
Namun ketika ia akan membereskan dapur,ia melihat sepotong telur mata sapi yang ternyata tidak gosong.Dan telur tersebut terlihat rapi dan menarik.
Rupanya Noah tak semua menggoreng telur tersebut dengan keadaan gosong.Karna ternyata ia meletakkan telur yang tidak gosong tersebut di dapur
Seketika membuat Yerin menarik nafas panjang