
Seketika membuat Yerin terkejut dengan semua ucapan Ema
Yang ternyata tujuannya memberikan ia uang,karna ingin menjauhkan Noah darinya
Yerin seakan tak menyangka jika ibu Noah bisa berpikir,jika Yerin adalah penghambat untuk kesembuhan Noah
"Nyonya..Maaf sebelumnya,jika kehadiranku menjadi penghalang hubungan antara anak nyonya dengan calon istrinya dan juga dianggap penghalang untuk kesembuhan anak nyonya..Tapi jika nyonya ingin aku menjauh dari kehidupan anak nyonya..Nyonya tidak perlu basa basi memberikan uang ini.."
"Karna tanpa nyonya memberikan uang ini,jika memang nyonya ingin saya menjauh dari kehidupannya,saya akan lakukan..Saya memang orang yang berbeda dengan orang sepertinya nyonya..Tapi setidaknya saya masih memiliki harga diri,dan tidak mau harga diri saya dinilai dengan uang yang nyonya berikan."Ucap Yerin panjang lebar sambil tersenyum
"Aku tidak merendahkan mu dengan uang ini..Aku hanya ingin membalas kebaikanmu..Karna kau sudah mengurus Noah selama ini..Hanya saja aku ingin kau tidak hadir lagi dikehidupan Noah..Supaya ingatan Noah segera kembali dan dia bisa menikah dengan wanita yang dicintainya.."
Yerin pun memilih diam
"Dan karna kondisinya saat ini,Noah membenci calon istrinya..Itu karna dia masih teringat dengan mu.."Ujar Ema dengan sorot mata yang tajam
Sesaat Yerin menarik nafas panjang
"baiklah nyonya..Kalau memang ini yang ingin nyonya mau..Saya akan menjauh dari kehidupan Noah..Dan anggap kami tidak pernah saling mengenal atau pun bertemu..Karna saya juga tidak mau dianggap sebagai penghalang atau pun penghambat dalam kesembuhan Noah.''Ujar Yerin
''Oke..Aku pegang kata kata mu..Ku harap kau tidak mengingkari semua ucapan mu.."Sahut Ema beranjak bangkit dan bersiap siap akan pergi
Yerin hanya bisa tersenyum dan mengangguk
Yerin kembali menarik nafas panjangnya
"Apakah setiap orang kaya selalu begitu??Selalu mengandalkan kekuasaan dan uang..Orang kecil selalu ditindas..Ckk..Ucup..Ternyata kau benar benar orang kaya..Untungnya aku tidak membalas perasaanmu..Jika tidak,mungkin akan menjadi bencana untukku.."Ujar Yerin pada dirinya sendiri
\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*
Yerin yang sedang termenung,akhirnya memilih untuk menyalakan tv.Dan tanpa sengaja Yerin menekan chanel yang memunculkan sebuah tayangan berita penting.Berita yang menyorotkan tentang pengumuman pernikahan Noah dan Fiona,dikonferensi pers
Seketika membuat Yerin terkejut dan syok.Ia tak menyangka jika yang dikatakan ibu Noah benar.
"Ternyata benar,dia akan segera menikah..Wanita itu juga sangat cantik dan anggun..Mereka sangat serasi sekali.."Ujar Yerin yang langsung berubah menjadi murung
"Kenapa perasaanku jadi sesedih ini??seharusnya aku ikut bahagia..Karna dia sudah kembali pada kehidupan sebelumnya..Dan kembali bersama orang yang dicintainya.."Ucap Yerin sambil memegangi dadanya,merasakan perasaannya yang mulai sakit
Dan beberapa saat airmatanya pun menetes
"Sudah kuduga..Ini pasti akan terasa sakit..Berpura pura menolak,tapi sebenarnya aku juga menyukainya..Hiks..Tapi..Hiks..Akhirnya juga aku juga yang tersakiti..Huuaa...Hiks.''Isak Yerin meluapkan rasa sedih dihatinya
Ia baru menyadari,jika sejak Noah pergi Yerin merasa kehilangan dan sepi.Terlebih dengan ungkapan perasaan Noah saat itu,sejujurnya membuat ia merasa ingin menerimanya.Namun ia sadar jika dirinya tidak akan mungkin bersama Noah .Karna Noah masih mengalami Amnesia
Saat dirinya masih menangis,tiba tiba terdengar suara ketukan pintu.Yerin langsung menghapus air matanya dan bergegas membuka pintunya