
Rumah sakit..
Terlihat Noah sedang terbaring diatas ranjang yang masih belum keadaan sadar.Ema dan Fiona masih menunggu sampai Noah terbangun
"Ini semua karna gadis itu..Kalau saja dia sudah tidak di kota ini,Noah pasti bisa melupakan gadis itu.."Ucap Ema dengan nada dingin dan benci
Fiona hanya bisa menghela nafas panjang
"Jangan pikirkan itu dulu tante..Lebih kita berdoa untuk kesembuhan Noah..Apa yang terjadi hari ini diluar dugaan kita..Tante harus sabar."Sahut Fiona menenangkan Ema
Walau dihatinya merasa sakit saat melihat Alex memihak Yerin dan menganggap Yerin sebagai miliknya.Ia tak menyangka jika Alex mudah sekali mengubah perasaannya.Yang sebelumnya mencintai dirinya,kini justru berbanding sebaliknya.Hanya rasa benci yang kini menyelimuti perasaan Alex padanya
"Terima kasih Fiona..Kau memang wanita yang sangat baik..Tante janji,apa yang terjadi pernikahan kalian pasti tetap akan dilakukan..Kau jangan khawatirkan itu.."Ucap Ema meyakinkan Fiona
Fiona hanya bisa tersenyum palsu
Bukan seperti ini yang kuinginkan tante..Batin Fiona *mengeluh
Beberapa jam kemudian*..
Akhirnya Noah pun tersadar dan perlahan membuka matanya
Ema pun segera menghampiri Noah yang telah sadar
"Noah ..Kau sudah sadar nak..Mama sangat mengkhawatirkanmu.."Ujar Ema dengan rasa khawatir
Noah pun justru menatap datar kearah ibunya
"Tidak perlu merasa mengkhawatirkan ku..Apa kau masih belum puas dengan semua ini??Lebih baik keadaanku seperti ini,agar aku terus membencimu..Daripada aku kembali pada diriku sebelumnya,tanpa tahu kejahatan yang sudah dilakukan pada ibuku sendiri.."Jawab Noah dengan tajam
"Kenapa kau bicara seperti itu nak??Hal itu mama tidak mengetahuinya Noah..Mama tidak tahu jika gadis itu bisa bersama lelaki itu..Dan kenapa kau masih mengharapkan gadis yang sama sekali tidak memiliki perasaan apa pun padamu..??"
"Tapi sampai kapan pun perasaanku tidak akan pernah berubah untuk Yerin..Walau aku harus menikah dengan wanita itu.."Jawab Noah dengan tegas
Ema pun tak dapat berkata apa pun,karna sikap Noah yang begitu keras kepala
"Sudah tante..Sebaiknya kita biarkan Noah untuk beristirahat..Biarkan Noah menenangkan dirinya sendiri..Ayo tante.. "Sahut Fiona yang langsung mengajak Ema meninggalkan Noah sendiri
Setelah mereka meninggalkan Noah.Noah pun membuang makanan yang ada diatas meja disebelah kasur nya.Yang seharusnya ia makan setelah ia sadar
Namun perasaan amarah yang masih menyelimuti pikirannya.Ia tak peduli dengan apa yang ada dihadapannya
...****************...
Sesampainya dikantor,Alex kembali ke meja kerjanya
Sedangkan Yerin berdiri di sisi nya dengan raut wajah yang lesu dan murung
Alex yang menyadari sikap Yerin yang juga diam sejak tadi langsung menegurnya
"Apa kau baik baik saja saat ini??"Tanya Alex sedikit mengkhawatirkannya
"Ah..Ti..Tidak tuan..Aku..Aku baik baik saja.."Jawab Yerin salah tingkah
"Apa kau yakin??"Tanya Alex lagi
"Iya tuan..saya benar benar tidak apa apa.."Jawab Yerin tersenyum pada Alex
Seolah menutupi perasaannya yang mulai gundah