
Kini Yerin kembali dilanda kebingungan,dengan pernyataan Alex yang ingin menikahinya
Ia bingung kenapa Alex tiba tiba mau menikahinya.Karna ia merasa mereka baru saling mengenal dan pertemuannya juga sangat singkat
Yerin takut jika Alex mengatakannya karna merasa kasihan padanya.Melihat dirinya yang selalu ditindas oleh ibu Noah
Yerin mulai melamun,ntah apa yang harus ia pikirkan.Disisi lain ia masih memikirkan Noah.Walau ia tidak pernah jujur akan perasaannya pada Noah.Namun sejujurnya ia terus memikirkan Noah.
Ia tak berani berbuat banyak untuk berharap bisa bersama Noah.Karna ia sadar akan banyak penghalang untuk mereka.Terutama ibu Noah sendiri
...****************...
Beberapa minggu kemudian...
Noah kembali menyerah pada rencana ibunya yang tetap bersikeras menikah dengan Fiona.Yang sama sekali tidak ia cintai,dan kebenciannya pun semakin bertambah kala Fiona yang justru mengikuti kemauan ibunya
Noah terlihat sedang termenung dikamarnya.Lagi lagi ia hanya menghabiskan waktunya dikamar,tanpa melakukan apa pun
Ema pun datang menemuinya sambil menarik nafas panjang
"Noah.."Panggil Ema
Noah tak menjawab dan pandangannya justru kearah luar jendela
"Besok sudah tiba hari pernikahanmu..Mama ingin kau sudah harus mempersiapkan dirimu.
Pernikahan ini akan dilakukan secara ketat..Mama tidak mau sesuatu yang tidak diinginkan terjadi..Mama harap kau mengikuti sesuai yang sudah dilaksanakan.."Ucap Ema memberitahu pada Noah
"Setelah ini,mama juga harap kau bisa memulai kehidupan barumu bersama Fiona..Dan kembali seperti Noah yang dulu..Jangan sampai yang sebelumnya terjadi lagi karna gadis itu.."Sahut Ema lagi mengingatkan
Dan lagi lagi Noah diam dengan tatapan yang sangat dingin
Merasa tak ada jawaban Ema pun meninggalkan Noah sendirian di kamar nya
Noah masih menatap luar jendela.Tatapan nya seolah kosong,menelan rasa kecewanya pada Yerin yang ternyata memilih pergi bersama lelaki lain.Dan tak memikirkan sedikit pun tentang perasaannya
Semangat hidupnya seolah runtuh dengan kekecewaan pahit yang harus ia terima saat ini
Merasa tak ada satu pun orang yang peduli dengannya
Sesaat ia keluar menuju balkon kamarnya.Dan menatap pemandangan luar di wilayah rumahnya.Dan tanpa sengaja ia melihat sebuah kolam renang yang mengarah tak jauh dibawah balkon kamarnya
Noah berjalan keluar kamar menuju kolam renang nya.Beberapa asisten rumah tangganya yang melihat sedikit bingung.Karna Noah tiba tiba keluar kamar tanpa berbicara sedikit pun
Mao pergi kemana tuan muda??Bukankah dia didalam kamar terus??Batin asisten rumah tangga
Sesampainya didepan kolam renang,Noah menatap serius kearah kolam yang terlihat tenang dan jernih
Aku muak dengan keadaan seperti ini..Terjebak dalam hilang ingatan,tapi tidak satu pun yang mengerti keadaanku..Mereka benar benar egois..Batin Noah tertegun yang terus menatap air kolam tersebut
Disaat ia melamun,tiba tiba rasa sakit di kepala nya kembali sakit.Kali ini Noah merasakan yang sangat sakit.Hinggat tak tertahankan,dan secara reflek ia terpeleset
Yang akhirnya ia terjatuh dalam kolam renang.Noah yang masih merasakan sakit kepala nya nya,tak kuat menggapai kepermukaan kolam.Namun ia berusaha untuk menggapai kepermukaan karna kedalaman air yang cukup dalam.Ia pun semakin sulit untuk permukaan,ditambah ia merasa keram di kaki nya