
Beberapa hari kemudian ..
Saat Yerin baru saja tiba diresto,terlihat semua orang sedang berkumpul dengan raut wajah sedih.Yerin pun melihat mereka dengan bingung dan menghampiri mereka
"Ada apa??Kenapa kalian semua pada berkumpul disini?"Tanya Yerin penasaran
"Kau belum dengar ya..Kalau resto kita ini akan segera ditutup."Sahut Toni dengan lesu
"Hah??Ditutup??Kenapa??"Tanya Yerin penasaran
"Aku tidak tahu alasannya..Tapi tiba tiba bos kita langsung memberi kita pengumuman ..Kalau resto ini akan segera ditutup."Jelas Toni
"Kapan akan ditutup??"Tanya Yerin semakin penasaran
"Masih belum tahu..Katanya bos akan kasih tahu..Kita cuma disuruh persiapkan diri..Karna kita tidak bekerja lagi padanya.."Jelas Toni lagi
Sesaat Yerin merasa bingung dan benar benar tidak mengetahui jika restoran milik paman Daniel akan ditutup
Karna ia sangat penasaran,Yerin pun memberanikan diri untuk menemui paman Daniel di ruang nya.
Dengan perasaan yang sedikit takut dan ragu,Yerin akhirnya mengetuk pintu ruangan paman Daniel
Tok..Tok..
"Masuk.."Sahut paman Daniel
Yerin langsung membuka pintu dan memasuki ruangannya
"Maaf paman..Aku menganggu ..Boleh aku bicara sebentar??"Tanya Yerin
Paman Daniel langsung mengangguk
"Ada apa?"Tanya paman Daniel dengan raut wajah tidak bersemangat
"Kudengar restoran paman akan ditutup..Apa itu benar paman??"Tanya Yerin ingin mendengar langsung dari paman Daniel
"Ya..Memang benar."Jawab paman Daniel
"Tapi kenapa paman?Kalau aku boleh tahu?Bukankah resto ini milik paman??"Tanya Yerin semakin ingin tahu
"Aku juga tidak mengerti..Seseorang berusaha ingin mengambil lahan ini..Termasuk restoran ku..Dan aku tidak bisa berbuat banyak..Karna restoran ini berdiri bukan diatas tanah ku.."Jelas paman Daniel
"Kenapa kau ingin tahu??Kurasa ini bukan urusanmu..Tolong tinggalkan aku .."Sentak paman Daniel yang tiba tiba kesal,karna melihat Yerin terlalu banyak bertanya
Seketika Yeri terkejut dan merasa tidak enak hati
"I..Iya..Maaf paman..Aku bukan mau mencampuri urusan paman..Cuma ingin tahu saja..Kalau gitu aku permisi keluar.."Ujar Yerin langsung meninggalkan ruangan paman Daniel
Paman Daniel yang melihat hanya bisa menarik nafas panjang sambil menghempaskan tubuhnya di kursi
Ia begitu pusing dan stres,karna restorannya harus ditutup dan diambil alih secara tiba tiba.Setelah sekian tahun ia mendirikan restoran tersebut,tak mengira jika akan ada seseorang yang akan mengambil lahan nya
Yerin yang baru keluar dari ruangan langsung dihampiri oleh Toni
"Bagaimana??Apakah bos kita bicara sesuatu??"Tanya Toni penasaran ,begitu juga staff lain yang masih berkumpul
Yerin hanya menggelengkan kepala dengan lesu
"Wah..Gawat..Ternyata resto ini benar benar bakalan ditutup..Gimana nasib kita sekarang..Cari kerja kan susah..Ck.."Keluh Toni yang ikut pusing dengan nasibnya
Yerin pun tak dapat berbuat apa pun.Karna nasibnya juga akan berakhir sama dengan mereka
Kenapa bisa jadi gini??Apa yang sudah terjadi??Batin Yerin yang sangat bingung
"Banyak berdoa saja,semoga ini benar tidak terjadi.."Ujar Yerin memberi mereka semangat
"Sudah terjadi Yerin..Kita harus bagaimana ??"Sahut staff lain
Yerin langsung terdiam,karna apa yang dikatakannya memang benar
Dan tak berapa lama,ponsel Yerin pun berbunyi
Yerin langsung menerima panggilan telepon tersebut yang ternyata adakah Celin
"Halo Celin.."Sahut Yerin
Dan beberapa saat
"Apaaa...??"Seru Yerin terkejut