
Dikantor..
Ema sengaja datang kekantor Noah,dan langsung memasuki ruangan Noah
Seorang sekretaris pun datang menghampiri Ema
"Nyonya Presdir.."Sapa sekretaris tersebut
"Apa kau sudah siapkan apa yang ku perintahkan?"Tanya Ema dengan nada tegas
"Sudah nyonya."Jawab sekretaris sambil mengangguk dan meletakkan sebuah file diatas mejanya
"Panggilkan dia.."Perintah Ema
"Baik nyonya.."Jawab Sekretaris mengangguk dan langsung meninggalkan ruangan
Tak berapa lama seseorang yang diminta Ema untuk menemuinya pun datang
"Nyonya.."Sahut seseorang tersebut yang tak mengetahui kedatangan Ema
Ema tak menjawab justru menatap tajam
"Bertahun tahun aku mempercayai mu ..Dan ku anggap kau seperti anak ku sendiri..Tapi inikah balasan mu Julian??"Ucap Ema dengan nada tegas
Julian pun menatap bingung dan tak mengerti maksud ucapan ibu Noah
"Berhenti mempermainkan ku Julian..Kau salah sudah berurusan dengan ku..Apa kau pikir aku akan tinggal diam,setelah apa yang sudah kau lakukan selama ini..Dan benar benar sepenuhnya mempercayaimu..Saat Noah menghilang???Dan bahkan kau menutupi data saat ia kecelakaan...Manusia macam apa kau Julian??!!!.."Ucap Ema mulai meninggikan nada bicaranya
Seketika Julian tertunduk dan diam
"Air susu dibalas dengan air tubah ..Ketika seseorang tidak memiliki rasa terima kasih, ada sesuatu yang hilang dalam kemanusiaannya..Seperti inikah yang kau balas setelah apa yang sudah kami berikan padamu..Bagaimana kau menjelaskannya sekarang Julian??"Ucap ibu Noah dengan tegas
"Maaf nyonya..Saya tidak bermaksud untuk mengkhianati kebaikan anda..Tapi..Saya benar benar sudah melakukan apa yang nyonya perintahkan.."Jawab Julian
"Ohh..Ternyata kau masih tidak mengaku..Aku penasaran,jika aku memberikan bukti kebohongan mu..Apakah kau masih berusaha mengelak atau sebaliknya..Lihat ini.."Ujar Ema sembari menunjukkan sebuah rekaman cctv disebuah rumah sakit,tepatnya sesudah Noah dirawat disana.Dan kantor polisi yang terlihat orang suruhan Julian untuk mencari data saat Noah kecelakaan
"Apa kau masih ingin mengelak Julian??"Tanya Ema dengan tatapan dingin dan bersikap tenang
Julian seakan tak dapat berkutik,setelah kejahatannya terungkap.Ia sengaja menutupi kebohongannya agar bisa merebut posisi Noah,jika Noah sudah menghilang.Bahkan dia sudah mengetahui jika Noah sedang hilang ingatan.Menjadi kesempatan Julian untuk segera mendapatkan posisi Noah.Karna ia begitu yakin dengan posisinya yang sempat dipercayakan oleh Noah dan ibunya
"Kenapa kau tega sekali melakukan hal ini??Apa kau pikir dengan menghilangnya Noah,kau bisa merebut posisinya??Apa kau tidak sadar akan posisimu saat ini??Walaupun kau sangat dipercaya oleh keluarga Alexander..!!!"Sentak Ema dengan nada tinggi
Julian hanya bisa terdiam menunduk
"Bahkan kau juga membiarkan Noah hidup diluar sana dengan kondisi hilang ingatan..Apa kau segitunya ingin menyingkirkan Noah??..Setelah apa yang sudah ia berikan pada mu..Kau begitu dipercaya oleh kami,tapi kau justru menusuk kami dari belakang..Kau harus tahu,sepintar pintarnya kau menutupi bangkai,pasti akan ke cium baunya..Jadi kau tidak akan bisa menutupi kejahatan yang sudah kau perbuat pada kami Julian.."Ucap Ema panjang lebar
Julian masih saja terdiam
"Dan satu lagi, Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kau melupakan etikamu dan kau mencoba untuk mendapatkan apa yang tidak bisa kau lakukan..Dan sekarang ini lah yang akan kau dapatkan..Segera angkat kaki dari perusahaan ku..Dan jangan pernah coba muncul lagi dihadapan ku..Terutama pada Noah..Aku merasa jijik melihatmu sekarang."