MARRIED BY ACCIDENT WITH MAFIA

MARRIED BY ACCIDENT WITH MAFIA
Debat



Pagi-pagi mansion mewah itu sudah heboh dengan amukan Zeus pada para pelayan karena sudah membiarkan Agisha memegang peralatan dapur.


'Vi pago così mia moglie non va in cucina! Sei stanco di vivere!" (Saya menggaji kalian supaya istriku tidak masuk ke dapur! Apa kalian sudah bosan hidup!) Amuk Zeus menatap nyalang para pelayan yang bertugas sebagai koki


'Vattene da qui!" (Angkat kaki dari sini!) ucapnya menarik pergelangan tangan Agisha keluar dari arena dapur


Zeus masih mengingat dengan jelas saat dirinya ingin memeluk wanita yang tengah mengandung itu di sela-sela tidurnya tetapi tidak menemukan tubuh istrinya itu. Bahkan tempat tidur yang dipakai Agisha terasa dingin yang menandakan jika istrinya itu sudah lama tidak berada di sampingnya.


Dengan wajah panik Zeus berteriak memanggil nama Agisha tetapi tidak menemukannya, tanpa ragu-ragu Zeus mengambil ponselnya dan mencari istrinya dari cctv yang terhubung langsung ke ponselnya. Dimulai dari Agisha yang bangun tidur sambil memegangi perutnya dan menatapnya dengan tatapan sendu, terlihat juga Agisha yang berjalan keluar dari kamar dan yang terakhir berhenti di dapur.


Zeus pun berjalan tergesa-gesa menuju dapur, dan benar saja di depan sana terlihat istrinya dengan perut buncitnya tengah memasak. Sebenernya Zeus kagum dengan istrinya itu yang begitu pandai memasak tetapi permasalahannya, mengapa istrinya tidak membangunkan dirinya atau menyuruh para pelayan memasakkan makanan untuknya. Dan karena itulah Zeus mengamuk pada para koki di pagi-pagi buta.


'Aku sudah mengatakan padamu supaya tidak menyentuh dapur sayang, berapa kali lagi aku mengatakannya?!" Zeus mendelik pada istrinya yang menatapnya sinis


'Apa sudah puas mengamuknya?" tanya Agisha kesal


'Aku hanya ingin memasak sendiri. Kamu saja yang berlebihan" balas Agisha acuh


'Aku melakukannya untuk kebaikan mu, jadi... Jangan membantah perkataan ku!" Zeus mengapit kedua pipi Agisha sehingga bibir Agisha moyong


'Tapi aku ingin masak sendiri. Ribet banget sih jadi kamu, semua harus serba pelayan atau koki. Anak mu yang ingin makan masakan ku" ucap Agisha bete


'Jangan mengatasnamakan anak kita sayang, kamu bebas melakukan apa saja tetapi urusan dapur tidak boleh" Zeus ingin sekali menggigit pipi istrinya yang kini menggembung karena menahan rasa kesal


'Menurutlah dengan apa yang ku katakan, jangan menjadi seorang bocah yang masih ke kanak-kanakan" ujarnya


Sontak perkataan Zeus membuat Agisha merasa terbakar, apa suaminya baru saja menyindirnya sebagai seorang bocah? Apa perlu diperjelas jika dirinya menikahi anak SMA? Mengapa akhir-akhir ini Zeus sangat menyebalkan.


'TERSERAH!" teriak Agisha pergi meninggalkan Zeus


Deg


Kata terserah lebih menakutkan dari kata perang, itulah yang ada di otak Zeus. Jika sudah seperti ini apa yang harus dia lakukan supaya istri kecilnya itu kembali ke mode awal. Padahal niat Zeus baik supaya istrinya tidak kelelahan, apa dirinya terlalu berlebihan?.


'Perempuan memang makhluk yang aneh, dilarang bukannya berhenti malah ngambek tidak jelas" ucapnya pelan


Zeus tidak berniat untuk membujuk istrinya itu supaya dirinya sadar jika urusan memasak hanya boleh dilakukan oleh para koki, tunggu sampai Agisha melahirkan maka barulah dirinya bebas.


Sedangkan di kamar terlihat Agisha yang tengah mengemasi baju-bajunya ke dalam koper, sejujurnya apa yang dikatakan suaminya memang benar hanya saja entah kenapa kata-kata itu menyakiti hatinya. Anggap dirinya terlalu lebay tetapi jangan lupakan jika dirinya menjadi lebih sensitif dengan kehamilannya itu.


'Pokoknya aku mau kembali ke negara ku saja" ucapnya menangis


'Aku mau ketemu sama mama papa saja, aku tidak suka disini" isaknya


Agisha keluar sambil menarik kopernya, saat akan keluar tidak sengaja berpapasan dengan Zeus yang sepertinya mau ke ruang kerjanya.


'Kamu tidak mau menahan ku?" tanya Agisha polos


Zeus yang awalnya kaget melihat istrinya membawa koper langsung menahan tawa, istrinya sudah cocok menjadi seorang komedian. Lihatlah wajah polos itu sungguh menggemaskan sekali, kemudian ide jahil terlintas di pikiran Zeus.


'Tidak" balas Zeus dingin


'Kamu yakin?" tanya Agisha memastikan


'Tentu saja yakin nyonya, aku masih banyak pekerjaan. Kalau mau pergi, pergilah sendiri" ujar Zeus pergi melenggang meninggalkan Agisha yang bengong


'Laki-laki mah gitu, habis manis sepah di buang" ucapnya sedih


'Tidak apa-apa, kamu pikir para penjaga tidak mau mengantarku pulang! Cih, pokoknya aku akan pulang!" ucapnya tegas melirik ke arah lorong menuju ruang kerja Zeus


Setelah Agisha pergi keluar dari mansion muncullah Zeus dari persembunyiannya dengan raut wajah acuh.


'Istriku memang keras kepala" ucapnya mengambil ponselnya dan menghubungi para penjaga supaya mengunci semua jalur dan supaya tidak membantu istrinya keluar dari mansion


Alhasil Agisha yang sudah di luar dan meminta tolong pada para pengawal pun di tolak mentah-mentah bahkan mereka mengatakan jika sekarang hewan-hewan buas tengah mencari makanan di luar pagar, hal itu membuat Agisha takut dan mengubur keinginannya untuk keluar dari mansion.


BRAK


Agisha mendobrak pintu ruang kerja Zeus, terlihat di depan sana Zeus yang tengah serius dengan berkas-berkasnya. Bahkan suaminya mengacuhkan kedatangannya, sungguh kejam sekali.


'Lho? Kamu tidak jadi pergi sayang?" tanya Zeus lembut


Agisha menyipitkan matanya, sepertinya semua ini atas perintah suaminya. Suaminya sungguh tidak ada hati.


'Padahal aku sudah berharap kamu pulang ke Indonesia sayang, rencananya aku ingin menikah lagi" ucapnya bergurau


'Kamu punya selingkuhan?" tanya Agisha tidak percaya


'Tidak, kapan aku mengatakannya jika aku punya selingkuhan?" tanya Zeus balik


'BARUSAN KAMU MENGATAKANNYA!' teriak Agisha kini menangis


'Mengapa kamu jahat sekali, bahkan aku masih berstatus istrimu. Kalau begitu ceraikan saja aku" ucapnya sedih


Zeus langsung berdiri, rencananya dia ingin menggoda istrinya malah berakibat fatal seperti ini. Zeus lupa jika istrinya lagi dalam mode sensitif.


'Aku hanya berencana menggoda mu sayang" ucapnya membawa Agisha ke dalam dekapannya


'Kamu bohong, kamu pasti punya selingkuhan kan huwaaaa.... Aku mau pulang saja hiks..." Agisha memberontak dalam dekapan Zeus


'Aku tidak punya selingkuhan sayang, aku berniat menggoda mu saja" Zeus menenangkan istrinya yang masih menangis


'Bagaimana bisa aku selingkuh sedangkan kamu adalah wanita satu-satunya yang kucintai di dunia ini, meski nantinya akan terbagi dengan kedatangan putri-putri cantik kita" ucapnya mengecup ubun-ubun Agisha


'Beneran aku yang kamu cintai?" tanya Agisha memastikan


'Tentu saja itu benar my love, aku sangat-sangat mencintaimu" ucapnya memeluk Agisha lebih erat


'Baiklah aku percaya tetapi aku tetap ingin pulang ke Indonesia" ucapnya cemberut


'Tunggu setelah kamu melahirkan baru kita pulang ke Indonesia, beberapa minggu lagi kamu akan melahirkan. Tidak bagus berpergian jauh dalam kondisi seperti ini sayang, menurutlah dengan perkataan suami mu ini" ucap Zeus lembut dan Agisha pun paham


🌾🌾🌾


Ada-ada saja ulah pasutri ini, tetapi memang ada kalanya sih sepasang suami-istri adu mulut meskipun hal yang di dekatkan tidak berguna. Apakah kalian juga seperti itu guys? Komen yaaa...


riri-can