MARRIED BY ACCIDENT WITH MAFIA

MARRIED BY ACCIDENT WITH MAFIA
Agisha dan Janda Pelakor



Zeus berjalan santai menuju meja makan dan mendudukkan anak laki-laki itu di kursi meja makan. Agisha yang merasa diabaikan pun kesal tetapi mungkin saja Zeus akan menjelaskan semuanya, lebih baik menunggu Zeus menjelaskan semuanya daripada bertindak gegabah.


'What do you want to eat, boy?" (Mau makan apa boy) tanya Zeus lembut


'That and that" (Itu dan itu) tunjuknya pada beberapa makanan


'Why are you taking so long, look at your son starving" (Mengapa kamu lama sekali, lihatlah putramu kelaparan) omel perempuan itu sambil melirik Agisha dengan senyuman aneh


Agisha melotot, ternyata benar anak laki-laki itu adalah putra Zeus dan perempuan itu, mengapa hati sakit sekali mengetahui hal ini.


'Sorry boy, next time there won't be anything like this again" (Maaf boy, lain kali tidak akan ada hal seperti ini lagi) ucap Zeus menyesal


Akhirnya semuanya makan dengan lahap tetapi berbeda dengan Agisha yang sedikitpun tidak berminat menyentuh makanannya.


'Mengapa kamu tidak makan sayang?" tanya Zeus lembut saat menyadari Agisha yang tidak menyentuh makanannya


'Aku tidak lapar!" balas Agisha ketus


'Jangan seperti ini, baby-nya butuh makan sayang" ucap Zeus tegas


'Apa peduli mu!" teriak Agisha marah


PRANG


Agisha membanting piringnya dan menatap Zeus, perempuan dan anak laki-laki itu marah. Mengapa mereka tidak menjelaskan ini, tadi Zeus berkata dia akan mengenalkan seseorang padanya, apa istri dan anaknya itu yang mau dia kenalkan? Apa dirinya menjadi pelakor dalam rumah tangga Zeus? Sungguh tega sekali Zeus membohonginya.


'AGISHA!" teriak Zeus


'Daddy, I'm scared" (Daddy, aku takut) ucap anak laki-laki itu ketakutan


'Calm down, daddy's here" (Tenanglah, daddy disini) kata Zeus tersenyum hangat pada anak laki-laki itu


Cukup sudah, Agisha sudah tidak tahan. Zeus sungguh keterlaluan padanya, sedikitpun Zeus tidak mau menjelaskan semuanya.


'AKU MEMBENCIMU!" teriak Agisha dan berlari menuju lift


'AGISHA!" panggil Zeus tetapi Agisha sudah masuk ke dalam lift


'Sorry, our arrival made things like this" (Maaf, kedatangan kami membuat semuanya seperti ini) ucap perempuan itu menampilkan mimik wajah sedih


'It's okay, my wife might not be hungry" (Tidak apa-apa, mungkin istriku tidak lapar) ujar Zeus sambil menatap lift berharap istrinya turun kembali


Ketiganya makan dengan santai meksipun Zeus merasa tidak tenang dalam hatinya, sepertinya istrinya salah paham padanya, nanti dia akan menjelaskan semuanya setelah Leon kenyang dan tidur.


                                      ***


Malam harinya Zeus pergi tanpa mengatakan dia pergi kemana, bahkan kehadiran perempuan dan anak laki-laki itu sedikitpun tidak Zeus jelaskan. Hal ini membuat Agisha merasa jika dirinya tidak diharapkan lagi keberadaannya.


Tok


Tok


Tok


Agisha menoleh pada pintu yang sudah dibuka dan memperlihatkan perempuan berambut blonde itu.


'Apa aku boleh masuk?" tanya perempuan itu tersenyum manis


'Buat apa bertanya lagi jika kamu sudah masuk!" ketus Agisha


Perempuan itu tetap tersenyum manis, kemudian dia berjalan mendekat pada Agisha yang menatapnya tajam.


Tiba-tiba Agisha merasa hatinya lega saat perempuan itu memperkenalkan dirinya dan statusnya.


'Bolehkan aku bercerita" ucap wanita itu tersenyum licik


'Sejujurnya suamiku telah meninggal karena menolong Zeus, dan Zeus berkata akan menjaga kami. Kemungkinan kami akan menikah, apa kamu tidak apa-apa?" tanya Rebecca tersenyum manis


DEG


Agisha merasa dipermainkan, apa benar Zeus akan menikahi Rebecca. Tetapi Zeus mengatakan jika dirinya lah wanita satu-satunya yang Zeus cintai, apa Rebecca berbohong padanya? Agisha tersenyum sinis, sepertinya Rebecca menganggap remeh dirinya. Dia adalah Agisha, dan beradu mulut adalah kelebihannya.


'Terus aku harus bersikap seperti apa?!" tanya Agisha menantang


'Kalau kamu mau menikah dengannya yaa silahkan saja, aku tidak melarang" kekeh Agisha


'Tentu saja aku akan menikah dengan Zeus, setelah kami menikah kamu akan ku singkirkan!" ujar Rebecca menusuk


'Mengapa tidak kamu singkirkan dari sekarang saja, dasar janda gatel!" Agisha mereka kata janda yang membuat Rebecca marah


'Tidak apa-apa janda asal bisa memuaskan Zeus, tidak seperti dirimu ini. Aku yakin kamu tidak bisa memuaskan Zeus saat di ranjang" ujar Rebecca menusuk


Deg


Kata-kata Rebecca tepat sekali, memang benar jika dirinya tidak bisa memuaskan Zeus, tetapi ini juga bukan kemauannya.


'Mengapa diam? Apa perkataan ku benar? Wajar saja sih, kamu masih bocah bau kencur, tau apa soal puas memuaskan pria" kekeh Rebecca tersenyum puas setelah dapat membuat Agisha terdiam


'Oh yaa? Sepertinya nona Rebecca begitu berpengalaman dalam memuaskan para pria? Sudah berapa banyak pria yang masuk di bawah sana? Satu? Dua? Atau tiga puluh" kekeh Agisha membuat Rebecca marah


'Lancang! Akan ku beritahu Zeus soal ini!" ancam Rebecca


'Mengapa marah seperti itu? Bukannya tadi nona Rebecca bilang bahwa nona begitu paham soal puas memuaskan pria? Aku harus berkata apa nona? Aku hanya mampu memuaskan suamiku, bukan suami orang lain ataupun pria lainnya, mungkin nona mampu melakukan itu" balas Agisha memutar balikkan kata-kata Rebecca


'Dan juga soal menyingkirkan ku, sepertinya nona Rebecca harus tau soal ini. Biar kukatakan, penguasa di mansion ini adalah aku yaitu Agisha Asterlyvia Praden istrinya Arzeus Zachary De Haurand. Dan kamu lihat ini" ujar Agisha mengelus perutnya


'Di dalam sini ada buah hati kami, ini benar-benar anak kami bukan anak pria lain yang aku puaskan" sindir Agisha membuat Rebecca terdiam


'Aku tekankan sekali lagi padamu nona Rebecca, selagi masih ingin berumur panjang sebaiknya bersikap sopan lah disini, jangan menjadi ulat kelet yang gatal pada setiap pria, termasuk suamiku. Apa bawah mu itu begitu gatal? Kalau iya aku akan menyuruh para pengawal menggaruknya, apa nona mau?" tanya Agisha menyarankan


'Sudah janda tapi masih suka merebut suami orang, memang janda jaman sekarang sungguh tidak tau malu. Putramu akan malu memiliki ibu murahan sepertimu" cemooh Agisha membuat Rebecca terdiam


'Duhhh... Pasti putramu jijik bisa lahir dari bawah sana, habisnya gatal sih. Sahabat mendiang suaminya saja di embat, sungguh rendahan sekali!" ujar Agisha


'Jika tidak ada lagi yang mau dikatakan, silahkan keluar. Nona Rebecca tentu tau pintu keluarkan?" tanya Agisha tersenyum puas setelah bisa membungkam mulut Rebecca


'Aku akan membalas ini!" ucap Rebecca marah dan pergi keluar sambil membanting pintu kamar Agisha


BRAK


'Astaga, kamu kaget ya sayang? Perempuan itu memang tidak ada sopan santunnya jadi kamu maklum saja" kekeh Agisha mengelus perutnya


'Dasar janda gatel, sok-sokan mau jadi pelakor, lawan saja sini kalau bisa. Akan ku panggil teman-teman grup ku untuk membanjiri akun sosial mu" ucapnya kesal


'Pake mau ngadu, kamu yang aku adukan pada publik. Gatel ya gatel sih cih" cibirnya menatap pintu kamarnya


🌾🌾🌾


Wadidaw mommy Agis sepertinya bar-bar ya bund hahaha 🤣🤣


riri-can