
Hari ini tepat 7 bulan kandungan Agisha, terlihat sekali perut Agisha yang nampak besar dan pergerakannya semakin tidak bebas.
Beberapa hari yang lewat Zeus dan Carsen pergi ke negara kincir angin yang tidak lain belanda, mengenai Carsen dan Janny kini keduanya sudah memiliki rumah yang berada di pusat kota, tetapi Janny sering juga datang berkunjung jika dirinya merasa kesepian seperti sekarang ini.
'Bagaimana kondisi bayinya?" tanya Janny antusias pada dokter Roxie
Agisha memutar bola matanya malas, dirinya yang diperiksa tetapi mengapa Janny yang semanga? Sungguh membuatnya kesal.
'Hei, sebenarnya bayi siapa yang diperiksa? Bayi mu atau bayi ku?" tanya Agisha menatap Janny tajam
'Hehehe... Habisnya perutmu sudah buncit begit, saya hanya semangat saja dan tidak sabar perutku sebesar perutmu" kekeh Janny
Kini keduanya berteman dengan akrab, keduanya bahkan sering adu mulut membuat dokter Roxie begitu pusing menghadapi ke dua istri mafia di depannya, jika saja bukan karena gajinya yang besar maka sudah pasti dokter Roxie memilih menjauh saja, usianya sudah 32 tetapi bahkan belum menemukan jodohnya akibat Zeus yang kerap menyuruhnya ini dan itu, dia tidak sempat untuk kencan buta.
'Memangnya berapa usia kandungan mu?" tanya Agisha menatap perut Janny yang tidak begitu besar
'Menjalani 5 bulan" balas Janny mengelus perutnya
'Benarkah? Kalau begitu kenapa tidak kamu lihat saja jenis kelaminnya" kata Agisha senang
'Tidak bisa, saya dan Carsen sepakat untuk mengetahui jenis kelaminnya saat dia lahir, bagi saya mau perempuan atau laki-laki sama saja, asal ini anak Carsen" ucap Janny malu-malu
'Cih, dasar bucin. Memangnya kamu tidak ingat jika dia kasar padamu. Lagian sikapnya itu begitu dingin dan acuh, kadang aku berpikir jika dia itu penjahat" ujar Agisha membuat Janny dan dokter Roxie melotot
Jika Carsen adalah penjahat maka Zeus adalah iblis, Zeus begitu pandai menutupi identitasnya sebagai seorang bos mafia.
'Andai kamu tau suamimu itu pencabut nyawa maka kamu akan ketakutan" batin Janny dan dokter Roxie
'Ngomong-ngomong aku ingin sekali melahirkan secara normal" guman Agisha
'Aku ingin merasakan yang namanya seorang ibu" ucapnya menatap perutnya
'Nyonya, di dunia ini yang namanya sudah melahirkan maka dia sudah resmi menjadi seorang ibu. Entah itu melahirkan secara normal atau operasi caesar, sama saja karena itu mempertaruhkan nyawanya" ucap dokter Roxie
'Ada juga beberapa ibu-ibu yang tidak bisa mengandung, jika nyonya berkata ingin melahirkan secara normal untuk menunjukkan jika nyonya sudah resmi jadi seorang ibu lantas bagaimana dengan ibu-ibu yang tidak bisa mengandung? Apa mereka tidak pantas di panggil ibu?" tanya dokter Roxie
'Tentu saja jawabannya mereka tetaplah menjadi seorang ibu, nyonya harus banyak-banyak bersyukur karena bisa mengandung. Di luaran sana banyak sekali perempuan yang berjuang untuk bisa hamil dan mendapatkan seorang anak. Maka dari itu nyonya harus baik-baik menjaga pola makan dan hati serta pikiran nyonya harus baik supaya bayinya juga tetap aman" ucap dokter Roxie membuat Agisha dan Janny terdiam
Dokter Roxie cukup iri dengan kedua wanita di depannya, yang satu berusia 18 sedangkan yang satunya berusia 27 tahun dan keduanya sudah menikah serta tengah mengandung, mereka juga begitu dicintai oleh suami mereka masing-masing, sedangkan dirinya yang berusia 32 kekasih pun tidak punya, sungguh menyedihkan.
'Aku hanya sedikit bingung, mengapa aku harus operasi caesar padahal kondisi kesehatan ku baik" Agisha menatap dokter Roxie yang menghela nafas berat
'Ada banyak risikonya nyonya, yang pertama usia nyonya masih tergolong muda untuk merasakan yang namanya mengandung, terus jalan lahir bayinya tidak lebar sehingga akan menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan nyonya" jelas dokter Roxie
'Terlebih sepertinya nyonya dan tuan tuan jarang melakukan hubungan suami istri" ucap dokter Roxie pelan membuat Agisha terdiam
'Nyonya, di kehamilan ini sebenarnya bagus jika melakukannya dengan tuan agar jalan bayinya bisa melebar tetapi nyonya hanya melakukan operasi caesar jadi tidak perlu dipikirkan, hanya saja apa nyonya tidak memikirkan kondisi kesehatan tuan?" tanya dokter Roxie pada Agisha yang kebingungan
'Maksudnya?" tanya Agisha
'Ini tidak berlaku untuk nyonya saja tetapi padamu juga" sinis dokter Roxie pada Janny yang diam saja
'Saya kan tidak berkata apa-apa" balas Janny kesal pada dokter Roxie
'Ehemm... Jadi ada beberapa dampak yang terjadi jika pria menahan gairahnya, ini bukan berlaku pada pria yang sudah menikah saja bahkan pada pria yang belum menikah juga merasakan" ucap dokter Roxie dan Agisha serta Janny mendengarnya dengan serius
'Dampaknya yang pertama bisa menimbulkan stress atau bisa jadi depresi jika mereka menahan terlalu lama, dan yang kedua ini khusus yang sudah menikah. Jika menahan terlalu lama bisa penyebab pemicu kerenggangan dalam rumah tangga" jelasnya membuat Agisha terdiam sedangkan Janny terlihat acuh saja
'Bahkan banyak sekali kasus terjadinya perselingkuhan karena hubungan suami istri yang tidak tersalurkan, memangnya kalian mau jika suami kalian selingkuh?" tanya dokter Roxie
Agisha dan Janny menggelengkan kepala mereka, terlebih Agisha yang sekalipun tidak pernah memberikan hak Zeus, apa Zeus selingkuh di luaran sana makanya sering keluar kota? Memikirkan itu membuat Agisha takut. Sedangkan Janny hanya berpikir jika Carsen harus mengurangi jumlah hubungan badan mereka, Carsen sungguh semangat jika berhubungan badan dengannya.
'Sudahlah, tidak perlu lagi saya jelaskan karena banyak dampaknya. Kalian juga tentunya sudah tau maksud saya yang sama sekali belum memiliki kekasih" ujar dokter Roxie menyindir keduanya
'Saya pamit dulu nyonya" pamit dokter Roxie meninggalkan Agisha dan Janny yang masih terbengong-bengong
'Aku baru tau jika dokter Roxie mengetahui semua kasus perselingkuhan, apa benar salah satu penyebabnya hubungan badan?" tanya Agisha ragu
'Tentu saja dia tau, dia kan dokter nyonya" balas Janny malas
'Kok kamu sewot begitu sih, aku kan cuma bertanya" balas Agisha kesal
'Saya hanya menjawab nyonya" balas Janny balik
'Tidak mungkin Zeus selingkuh kan?" tanya Agisha takut
'Bisa saja nyonya, habisnya nyonya tidak pernah menyenangkan tuan Zeus" jawab Janny tersenyum licik
'Saya juga mau pamit nyonya, selamat sore" pamit Janny meninggalkan Agisha yang masih terdiam
'Masa sih Zach selingkuh?" tanyanya pada dirinya sendiri
'Tapi bisa jadi kan, Daxon juga pernah bilang jika Zach menjadi rebutan para wanita di luaran sana. Kok aku jadi takut sih, nanti jika kami cerai maka aku akan miskin" ucapnya pelan
Agisha terus memikirkan perkataan Janny, jika dirinya tidak bisa menyenangkan Zeus maka Zeus akan selingkuh. Perkataan Janny dan dokter Roxie menghantui pikirannya.
🌾🌾🌾
riri-can