
Malam yang terlihat gelap di sekeliling mansion dan beberapa pengawal yang bertugas sesuai jam kerjanya, terlihat sepasang suami istri tengah makan malam bersama seorang bocah berusia 5 tahun itu.
'Apa makanannya tidak enak Leon?" tanya wanita cantik yang tidak lain adalah Agisha
'Enak, hanya saja Leon kepikiran sama mommy. Apa mommy sudah makan di sana" ucapnya menundukkan kepalanya karena tidak sengaja bersitatap dengan Zeus
Sejak malam itu, saat dimana Leon disiksa oleh Rebecca, Zeus sepertinya menghindar darinya bahkan Zeus kerap mengabaikannya. Leon merasa jika pria yang sudah dia anggap sebagai ayahnya itu membencinya, entahlah? Mungkin itu hanya perasaannya sebagai seorang anak kecil.
'Jangan menyia-nyiakan makanan, jika menjadi kebiasaan maka susah untuk di rubah" ujar Zeus dengan suara tegas
Bocah kecil itu melebarkan matanya saat mendengar perkataan Zeus, sepertinya memang benar jika Zeus membencinya. Tetapi atas dasar apa? Apa karena kehadirannya di dunia ini yang menyebabkan meninggalnya kedua orangtuanya? Leon merasa sakit hati jika menegingat itu semua, ayolah dia hanya anak kecil yang tidak tau apa-apa dan sudah harus diberikan beban yang berat untuk dirinya pikul.
'Baik" patuh Leon menyuapkan makanan itu ke dalam mulutnya dengan buru-buru
Beberapa menit kemudian Leon sudah usai makan, mata birunya melirik Zeus dan Agisha yang masih makan. Dia tidak berani buka suara setelah Zeus beberapa hari terakhir ini mendiamkannya.
'Tidak mau nambah lagi?" tanya Agisha melihat Leon yang hanya menggelengkan kepalanya
'Jika orang bertanya maka jawablah dengan baik dan benar. Jangan mengangguk seperti itu, daddy tidak mengajarkan hal itu padamu Leon. Kamu faham?" ucap Zeus melirik Leon tajam
'F..faham daddy" manut Leon
'Pergilah ke kamar, cobalah untuk tidur sendiri. Jangan menyusahkan pelayan untuk menemani mu tidur, kamu sudah besar dan sudah waktunya menjadi mandiri" ucap Zeus
'Tapi Leon t..takut, Leon takut mommy dat...
PRANG
Zeus membanting sendok dan garpu milikinya, beberapa pelayan datang tergopoh-gopoh untuk melihat karena takut terjadi sesuatu. Tetapi setelah tau apa yang terjadi mereka kembali mundur ke kebelakang.
Tubuh Leon bergetar begitu juga Agisha yang kaget, sebenarnya apa yang terjadi antara suaminya dan Leon? Mengapa Zeus kejam sekali pada bocah tampan itu? Seharusnya di saat-saat seperti ini Leon butuh kehangatan keluarga karena Rebecca baru saja meninggal.
'Sejak kapan Daddy mengajarimu untuk jadi anak pembangkang? Apa kamu sudah merasa hebat sekarang?!" tanya Zeus tajam
'Pergi ke kamar!" perintah Zeus dan Leon pun menurut dengan air mata yang mengalir tanpa menimbulkan suara tangisannya
Setelah Leon pergi Agisha menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya itu, setahunya Zeus sangat menyayangi Leon tetapi mengapa sekarang malah terlihat menekan Leon.
'Mengapa menatapku seperti itu sayang?" tanya Zeus lembut
'Apa kamu itu memiliki kepribadian ganda?!" sarkas Agisha
'Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan sayang" balas Zeus santai
'Itu, mengapa kamu begitu kejam pada Leon? Bentakan dan tekanan bisa membuat mentalnya rusak. Menjadi anak menahan rasa sakit itu sungguh menyakitkan, apa kamu tau itu!" omel Agisha sedangkan Zeus hanya tersenyum masam
'Aku bakan merasakan lebih dari itu istriku" batin Zeus
'Jangan mengomel seperti itu sayang, tidak baik untukmu dan baby-nya" kekeh Zeus
'Aku serius tau!" teriak Agisha menahan rasa kesalnya
'Baiklah sayang, aku hanya ingin mengajarkan Leon untuk jadi anak yang kuat" ucapnya membuat Agisha melotot
'Dengan cara seperti tadi?" tanya Agisha tidak percaya
'Aku tau yang terbaik untuknya sayang, sebaiknya kamu habiskan makana mu" ucap Zeus
Agisha menggelengkan kepalanya melihat suaminya itu, haruskah dirinya marah-marah pada Zeus? Tetapi Agisha tidak mau kemarahannya berdampak pada sang bayi.
Zeus menatap kepergian istrinya dengan tatapan sendu, ada perasaan was-was dalam dirinya. Apa dirinya terlalu kasar pada Leon? Tetapi Zeus melakukan itu supaya membuat Leon kuat, dunia luar sana begitu kejam pada bocah lembut itu.
'Huff... Baiklah sekali-kali mengakui kesalahan bukanlah hal yang buruk" ucapnya
Leon pun beranjak dari tempat duduknya kemudian menuju lantai dua dimana kamar Leon berada.
Tok
Tok
Tok
'Daddy masuk" ucap Zeus membuka pintu kamar
Hal pertama yang dia lihat adalah Leon yang duduk di pinggir tempat tidur sambil menunduk. Lihatlah akibat perbuatannya bocah perasa itu langsung kehilangan semangatnya.
'Hi boy" sapa Zeus
Leon mengangkat wajahnya dan menatap Zeus dengan tatapan mata menahan semua perasaannya.
'Mengapa belum tidur?" tanya Zeus basa- basi
'Apa Leon boleh minta satu hal pada daddy?" tanya Leon pelan
'Katakanlah boy, apa yang ingin kamu katakan" balas Zeus duduk disamping Leon
'Leon ingin masuk ke dalam lingkaran daddy, setidaknya Leon bisa jaga diri dan menjadi orang kuat" ucapnya pelan
'Apa kamu yakin boy?" tanya Zeus tetapi Leon malah terdiam
'Daddy tidak memaksa boy, Daddy hanya berharap kamu melupakan semua kisah kelam. Ada masanya seseorang sedih dan bahagia, anggap saja semuanya hanya ujian. Maaf jika daddy terlalu kejam" ucapnya mengelus kepala Leon
'Leon faham kok daddy" balas Leon mencoba tegar
Beberapa hari yang lalu Leon datang padanya dan mengatakan jika dirinya sering dihantui oleh bayangan Rebecca, hal itu membuat Zeus takut jika mental Leon terganggu. Akhirnya Zeus memberikan sebuah pilihan untuk Leon, yang pertama jika tidak mau diganggu lagi maka Leon harus menjadi orang yang kuat dan hebat, yang ke-dua jika Leon masih ingin dihantui maka Leon tidak perlu melakukan semua itu. Tentunya Leon memilih opsi yang pertama, itu adalah rahasia mereka berdua.
'Baiklah besok kamu akan daddy kirim ke Rusia, apa kamu mau?" tanya Zeus
'Leon mau daddy" jawab Leon mantap
'Ini baru putra daddy, sebelum berangkat kita akan ke makam daddy dan mommy mu" putus Zeus
'Tidak! Leon takut kembali lemah, bisakah langsung pergi saja" ucapnya serak
'Kamu yakin?" tanya Zeus ragu
'Yakin, Leon ingin langsung pergi saja daddy" katanya sambil tersenyum kecil
'Baiklah, daddy akan mengatur semuanya boy. Sekarang tidurlah, jika masih dihantui maka kamu harus mencoba melawan. Daddy tau jika kamu kuat" ujar Zeus mengelus rambut Leon
'Terimakasih daddy" sahut Leon
Zeus membawa Leon ke dalam pelukannya, sedangkan Leon menghirup dalam-dalam aroma tubuh yang selama ini menjadi penguatnya. Untuk beberapa bulan atau beberapa tahun ke depan mereka tidak akan bertemu, dia akan kembali setelah menjadi orang yang berguna. Saat itu tiba maka dia akan berbangga diri dihadapan Zeus dan mendiang ke-dua orangtuanya, Leon tidak sabar dengan itu.
🌾🌾🌾
riri-can