
Malam-malam Agisha sudah harus kembali ke negara suaminya itu, dia akan kembali meninggalkan keluarganya. Agisha merasa berat meninggalkannya.
'Jaga diri baik-baik ya sayang, mama akan merindukanmu" isak nyonya Anneta
'Baik ma, mama juga jaga diri baik-baik" balas Agisha terisak
'Kakak, tolong jaga mama dan papa" pinta Agisha
'Iyaaa... Kamu ini cengeng banget sih, sebentar lagi juga jadi ibu. Udah sana pergi" usir Issabella padahal dalam hatinya begitu sedih
Sedangkan Daxon menatap sinis perlakuan Issabella, baginya Issabella adalah wanita jahat yang mencoba menghancurkan bos nya, nanti akan dia beri pelajaran pada wanita tidak tau diri itu.
'Dia kenapa sih? Dari kemarin-kemarin kok natap aku sinis gitu?" batin Issabella yang tidak sengaja melihat Daxon
Akhirnya setelah bujuk membujuk Agisha pun mau pulang, banyak usaha yang Zeus lakukan supaya Agisha mau pulang dengannya, Zeus sudah rindu bermanja-manja dengan istrinya itu.
'Kenapa hmm?" tanya Zeus melihat raut wajah sedih Agisha
'Aku tidak mau pulang" jujur Agisha membuat Zeus menghela nafas panjang
'Tidak mau pulang atau kita buat anak lagi?!" tanya Zeus mengancam
'P.. pulang" jawab Agisha gugup
'Memangnya apa salahnya buat anak? Kita bahkan sah-sah saja membuatnya, kapan kamu bisa menerimaku seutuhnya sayang?" tanya Zeus prihatin
'Tidak tau" balas Agisha acuh
Di dalam pesawat pribadi Zeus terlihat Agisha yang tengah menikmati tidurnya, Zeus yang mengelus-elus kepalanya membuatnya semakin menikmati tidurnya.
'Bos" panggil Daxon menghampiri bos nya
Zeus menatap Agisha yang tertidur lelap kemudian menatap Zeus dengan raut wajah yang serius.
'Ada apa?" tanya Zeus pelan
'Besok malam proses pengiriman barang akan segera sampai di pelabuhan, saya sudah mengabarkan yang lain untuk segera bersiap-siap melakukan penyerangan" lapor Daxon
'Apa tidak bisa di undur?" tanya Zeus masam
Daxon melotot, sejak kapan bos nya suka mengundur pekerjaan, apalagi ini soal barang ilegal yang akan mereka sebar ke berbagai titik. Sepertinya otak bosnya mengalami gangguan karena menolak kegiatan yang penting.
'Tidak bisa bos, bos tau sendiri barang ini sudah lama kita nantikan setelah ketahuan sama anggota penyidik beberapa minggu yang lewat, jika terus di undur takutnya kita akan ketahuan" jelas Daxon panjang lebar
'Baiklah urus semuanya, kita akan bergegas besok malam" ujar Zeus
'Baik bos" ucap Daxon dan pergi kembali ke tempat duduknya
Cup
Cup
Cup
Agisha membuka matanya merasa terganggu saat Zeus mengecup bibirnya berulang kali, padahal dia begitu ngantuk.
'Akhirnya bangun juga" kekeh Zeus
'Aku masih ngantuk isss" ucap Agisha kesal
'Makan dulu sayang, perjalanan kita masih jauh, aku takut terjadi sesuatu padamu. Kita makan dulu yaa habis itu baru boleh tidur" bujuk Zeus
'Tapi aku ngantuk, nanti saja makannya" tolak Agisha
'Jangan kekanakan my love, ingat di dalam sini ada yang harus kamu jaga juga, kita makan dulu baru lanjut tidur lagi" ujar Zeus tidak mau di tolak
'Baiklah" patuh Agisha takut
Zeus pun memerintahkan pramugari untuk menyediakan semua jenis makanan yang mereka hidangkan hari ini.
'Makan dulu aaa" Zeus menyodorkan sebuah pasta hijau untuk Agisha
Agisha pun memakannya dengan lahap, sejujurnya Agisha sudah lapar tetapi karena mengantuk membuatnya malam untuk buka mata.
'Kalai begitu habiskan semuanya sayang" ucap Zeus
'Semuanya?" tanya Agisha melotot
'Benar, semuanya" kekeh Zeus
'Kamu bercanda kan? Makanan sebanyak ini mana bisa aku habiskan" kesal Agisha
'Aku bercanda, makan semampu kamu saja" Zeus kembali menyuapi Agisha
'Kok kamu tidak makan, makan dulu dong" Agisha menolak saat Zeus menyuapkan makanan untuknya
'Tunggu kamu kenyang dulu sayang, ayo makan lagi" ucap Zeus
Agisha kekenyangan setelah disuapi Zeus, jika Agisha tidak memohon untuk segera dihentikan maka Zeus akan tetap menyuapinya.
'Aku ngantuk" ucap Agisha sambil menguap
'Tunggu sebentar lagi sayang, tidak baik tidur sehabis makan" larang Zeus
'Tapi tadi katanya boleh dilanjutkan lagi tidurnya" rengek Agisha
'Iya boleh tapi tunggu beberapa menit lagi okay" jelas Zeus sabar menghadapi sikap kekanakan istrinya
'Kemari" ajak Zeus sambil menepuk kakinya
Agisha membuang muka tetapi tidak menolak panggilan Zeus, tanpa permisi Agisha duduk dipangkuan Zeus sambil menyandarkan kepalanya pada dada bidang Zeus.
Zeus pun menepuk-nepuk punggung Agisha, baginya menikmati momen bersama istrinya adalah suatu hal yang sangat dibanggakan, Zeus berharap kedepannya istrinya akan baik-baik saja. Zeus juga bakalan lebih sering di luar rumah nantinya.
'Kamu kenapa? Kok berhenti menepuknya?" tanya Agisha menatap wajah Zeus
CUP
'Tidak kenapa-kenapa sayang, hanya kepikiran beberapa pekerjaan" ucap Zeus sambil mengecup bibir merah Agisha
'Beneran? Kamu ga bohong kan?" tanya Agisha mengerutkan keningnya
'Tentu saja my love, kira-kira berapa bulan lagi supaya baby-nya bisa keluar dari perutmu?" tanya Zeus mengalihkan pembicaraan
'Dokter Roxie bilang 4 bulan kedepan baby nya akan lahir, aku penasaran baby-nya perempuan atau laki-laki. Soalnya setiap usg baby-nya menyembunyikan jenis kelaminnya, kan aku penasaran" kata Agisha cemberut
'Itu artinya baby-nya ingin memberikan surprise buat kita semua" kekeh Zeus
'Aku pengen baby-nya laki-laki setampan kamu dan sebaik kamu" ujar Agisha membuat Zeus terdiam
Nyatanya dirinya bukanlah orang baik, entah sudah berapa nyawa yang melayang di tangannya, apa istrinya akan tetap mengatakan dirinya baik jika mengetahui ini semua.
'Tidak baik berkata seperti itu sayang, baik itu laki-laki maupun perempuan bagiku sama saja, asal kamu dan baby nya sehat aku sudah senang" Zeus memeluk Agisha erat karena takut mereka akan terpisah
'Dan juga aku berharap baby-nya tidak meniruku, biarkan dia memilih apa yang dia mau" ucapnya lagi
'Sudah, sebaiknya kamu tidur lagi" kata Zeus saat melihat Agisha ingin berkata lagi
'Baiklah, aku juga mengantuk. Tetapi apa tidak apa-apa seperti ini?" tanya Agisha
'Tidak apa-apa, aku suka sekali memelukmu seperti ini" balas Zeus
Akhirnya Agisha pun tertidur lelap sambil menikmati elusan Zeus, Agisha merasa jika bersama Zeus maka semua masalah akan selesai.
Sedangkan Zeus tengah memikirkan bagaimana caranya istrinya ini dalam kondisi baik-baik saja saat dirinya akan berperang nantinya. Zeus khawatir tentang keselamatan istrinya jika dirinya terlalu lama di luar rumah.
'Aku mencintaimu, mau itu di kehidupan lampau atau kehidupan selanjutnya. Aku akan tetap mencintaimu sayang" ucapnya pelan
'Dan buatmu calon anakku, daddy juga sangat-sangat menyayangimu. Bagiku kamu adalah jalan yang membuat mommy dan daddy bersama hingga sampai sekarang, jadi daddy memohon baik-baik lah di dalam sana, kita akan bertemu beberapa bulan lagi" ucapnya mengelus perut Agisha
Zeus pun tersenyum senang karena merasakan pergerakan dari dalam perut Agisha, Zeus suka di momen seperti ini.
🌾🌾🌾
riri-can