
Dengan berat hati Issabella harus merelakan jemari cantiknya menyentuh pisau dapur, ini semua dia lakukan untuk adik dan calon keponakannya itu. Issabella sudah berjanji akan mengambilkan permintaan Agisha, termasuk jika Agisha meminta nyawanya.
'Kamu yakin pakai telur sebanyak itu kak?" tanya nyonya Anneta yang ikut membantu proses pembuatan croffle
'Katanya di video semakin banyak telur maka semakin enak, mama diam aja deh" cerewet Issabella
'Mama cuma nanya kok, lagian banyak banget sampai 5 telur, nanti Agis mabuk telur lagi" nyonya Anneta mengeluarkan pendapatnya
'Kamu yakin untuk buat croffle harus pakai telur? Kok videonya meragukan gitu kak?" tanya nyonya Anneta tidak percaya
'Aduhhh mama ini ya, lebih baik mama menonton saja. Kalau kita berdebat terus kapan croffle nya siap saji" ujar Issabella memutar bola matanya malas
'Terserahlah kak, mama pusing lihat videonya" ucap nyonya Anneta
Issabella pun fokus pada video yang menayangkan cara pembuatan croffle. Dan beberapa menit kemudian croffle yang dibuatnya pun selesai.
Badan Issabella pun jatuh ke lantai layaknya sebuah jeli, ekspektasi Issabella croffle buatannya akan bagus tetapi nyatanya tidak, warnanya kehitaman layaknya makanan gosong.
Ekspektasi
Realita π
'Kok gosong gini sih? Itu videonya sepertinya ga bener deh" ucapnya sedih
Dengan hati yang berkecamuk Issabella pun memberikan croffle buatannya pada Agisha yang duduk di kursi meja makan ditemani oleh tuan Arkam dan nyonya Anneta.
'Maaf Gis, kakak ga bisa buat" ucapnya menyerahkan croffle itu pada Agisha
'Terimakasih kak, sekarang coba mama makan" ucapnya menyerahkan croffle itu pada nyonya Anneta
'Kamu yakin mama makan ini?" tanya nyonya Anneta merasa tertekan
'Bener ma, ayo dong makan" bujuk Agisha dengan mata berlinang
'Ya Tuhan, melihat modelnya saja sudah kupastikan itu makanan beracun" batin nyonya Anneta
'A...Agisha, bagaimana kalau papa saja yang makan atau Issabella saja yang makan, soalnya kan Issabella yang buat sayang" bujuk nyonya Anneta
'Enak saja ma, kan mama yang disuruh Agis" tolak Issabella
Dengan berhati-hati nyonya Anneta menyentuh croffle buatan Issabella, dari bentuknya saja sudah meragukan bagaimana dengan rasanya?.
Satu gigitan masuk ke dalam mulut nyonya Anneta, dan tiba-tiba saja nyonya Anneta berlari ke wastafel dan memuntahkannya.
Rasanya seperti masakan gosong dan pahit serta asin, entah bahan-bahan apa yang Issabella masukkan ke dalam adonan itu. Jika nyawanya melayang maka dia akan menghantui putri tertuanya itu.
'Apa ini balasan untukku karena dulu aku jahat pada Agisha" guman nyonya Anneta menahan rasa mual
Setelah acara membuat croffle yang mengakibatkan nyonya Anneta sakit perut barulah Agisha bisa tidur dengan nyenyak.
Beberapa hari kemudian terlihat Agisha yang duduk di taman belakang, terlihat seekor kucing tengah bermanja-manja pada Agisha.
'Pagi my love, pagi-pagi sudah nangkring disini saja" ujar seseorang membuat Agisha kaget
Di belakangnya terlihat sosok Zeus dengan penampilan rapi sambil memegang sebuah bunga mawar merah yang banyak.
'Zeusss" seru Agisha langsung memeluk Zeus
'Apa aku membuatmu menunggu lama my love?" tanya Zeus mengecup kening Agisha
'Benar, kamu sangat lama. Sebenernya apa yang kamu lakukan, aku kan kangen" ucap Agisha cemberut
'Baiklah, aku minta maaf sayang. Apa kamu dan baby nya baik-baik saja, kulihat kamu lebih berisi dari sebelumnya" ujar Zeus melihat wajah Agisha yang nampak lebih bulat
'Memangnya kenapa? Kamu tidak suka?!" amuk Agisha
'Bukan seperti itu my love, aku senang jika kamu lebih berisi seperti ini. Itu artinya kamu menikmati hidup mu" Zeus meletakkan kepalanya di kepala Agisha
'Ini masih pagi, sebaiknya kita masuk sayang" ajak Zeus
'Bernarkah? Apa kamu merasa kesepian?" tanya Zeus membawa Agisha duduk di kursi
'Apa kamu menegingat tempat ini my love?" tanya Zeus tersenyum manis pada Agisha
'A..aku tidak i..ingat" gugup Agisha
'Benarkah? Apa perlu aku ingatkan sayang?" tanya Zeus berbisik
'TIDAK PERLU!" tolak Agisha
Zeus tertawa renyah melihat wajah malu-malu istrinya itu, tempat ini adalah awal pertemuan mereka. Dimana Agisha yang berpikir jika dirinya adalah seorang pengawal, momen yang tidak akan Zeus lupakan.
'Mengapa kamu tertawa? Apa ada yang lucu?!" tanya Agisha sebal
'Tidak ada sayang, apa kamu sudah makan?" tanya Zeus perhatian
'B..belum, aku tidak lapar" gugup Agisha
'Bagaimana kalau kita makan dulu, setelah itu kita pergi keluar" usul Zeus
'Papa ga akan bolehkan aku keluar" ucap Agisha cemberut
'Mengapa perlu persetujuan papa mu? Aku adalah orang yang berhak atas dirimu sayang, lagian ada aku yang akan menjagamu" Zeus mengelus perut Agisha
'Baiklah, tapi aku pengen makan lotek" ucap Agisha berbinar
'Lotek? Jenis makanan apa itu? Aku baru mendengarnya sayang?" tanya Zeus kebingungan
Baru beberapa hari yang lewat dirinya mendapatkan laporan dari Daxon jika istrinya ngidam makanan bernama soto, dan sekarang istrinya ingin makan lotek? Istrinya ini sungguh ajaib sekali.
'Aku bingung untuk menjelaskan spesifik nya, tetapi itu makanan yang enak tau, pedas-pedas manis gitu" ucap Agisha dengan tatapan ingin makan lotek
Zeus pun mengambil ponselnya dan mencari di google apa itu lotek, betapa terkejutnya Zeus melihat model makanan itu.
'Sayang, kamu tidak boleh makan makanan ini. Tidak baik untukmu dan baby nya" ujar Zeus menggelengkan kepalanya
'Tapi aku pengen" ucap Agisha mulai mengeluarkan air matanya
'Tidak sayang, kali ini tolong dengarkan perkataan ku. Ini untuk kebaikan mu dan baby-nya" tolak Zeus
'Aku membencimu!" teriak Agisha berlari masuk ke dalam rumah
'Jangan lari-lari sayang!" Zeus memeringati Agisha tetapi Agisha tidak mau mendengarkan
'HAH! Bumil yang susah di atur" ucapnya menghela nafas
'Ckckck, begitu saja sudah mengeluh!" ucap seseorang membuat Zeus menatap orang itu
Zeus menatap malas pria yang tidak lain adalah tuan Arkam, sejak kapan mertuanya itu datang.
'Jika tidak bisa mengurus putriku, kembalikan dia padaku!" ucap tuan Arkam kesal
'Kapan saya mengatakan tidak bisa mengurus istriku?" tanya Zeus
'Barusan kamu mengeluh, masih belum mau mengakuinya?" cibir tuan Arkam
'Saya tidak mengeluh, saya menolak kemauannya untuk kebaikannya dan baby-nya" jelas Zeus
'Maksudnya?" tanya tuan Arkam kebingungan
'Agisha ingin makan lotek di pagi hari ini, bahkan dia belum makan apapun, saya hanya tidak mau terjadi sesuatu padanya" jelas Zeus dan tuan Arkam pun faham akar penyebab putrinya ngambek
'Kamu benar, dan saya juga mau bertanya. Bagaimana caranya kamu menyadap rumah saya?!" tanya tuan Arkam kesal
'Itu hal yang wajar, istri saya sedang disini. Bisa aja dia menginginkan sesuatu, misal croffle hangus" kekeh Zeus
Tuan Arkam terdiam, wajar saja jika Zeus selalu tau gerak-gerik Agisha, ternyata itu untuk kebaikan Agisha. Dia salah paham.
πΎπΎπΎ
riri-can