
Agisha membuang muka karena kesal pada Zeus yang kini tengah mem*ompa miliknya di bawah sana, padahal Zeus sudah berjanji tidak menyentuhnya untuk sekarang. Sungguh, pria tidak bisa di percaya.
Ingatannya berputar saat dirinya akan memakai baju tetapi Zeus malah menariknya dan melabuhkan ciuman panas untuknya.
Flashback on
Setelah selesai mandi Agisha pun di gendong Zeus menuju walk in closet, karena tidak mau menyusahkan Zeus akhirnya Agisha memilih untuk memakai bajunya sendiri.
Saat akan mengenakan baju tiba-tiba Zeus memeluknya dari belakang, apa tidak ada kegiatan Zeus selain memeluknya? Agisha bosan jika terus seperti ini.
'Aku menginginkan kamu sayang" bisik Zeus mengecup basah leher Agisha
'Katanya tadi nanti saja" ujar Agisha membalikkan badannya dan menatap Zeus dengan tatapan berlinang
Agisha berharap air mata buayanya itu di percaya Zeus, tetapi naas. Bukannya kasihan tetapi Zeus malah semakin cepat ingin menikmati Agisha.
'Aku sudah tidak bisa lagi untuk sabar, sayang" ucap Zeus dengan suara berat langsung mencium bibir Agisha
Flashback off
'Kenapa kamu masih begitu sempit sayang!" erang Zeus saat miliknya di jepit di bawah sana
Agisha merasa jika dirinya ingin keluar lagi setelah mereka bermain cukup lama, ini bahkan yang sudah ketiga kalinya dirinya mengalaminya. Mengapa Zeus begitu pandai membuatnya keenakan.
Tidak lama kemudian Zeus mengeluarkan miliknya dari inti Agisha saat merasa akan keluar, dokter Roxie menyarankan untuk tidak mengeluarkan benih-benih nya di dalam sana karena bisa mempercepat kontraksi di usia kehamilan yang masih dini.
Milik Zeus menyembur ke karpet berwarna abu-abu gelap, sayang sekali benihnya harus terbuang sia-sia. Bisa saja calon benihnya itu seorang presiden atau seorang yang berkuasa nantinya, tetapi Zeus bersyukur juga bisa memberikan benih yang langsung hidup di rahim Agisha, dua bulan lagi dirinya akan menjadi seorang daddy yang sesungguhnya. Zeus sudah tidak sabar ingin segera melihat calon baby-nya yang sampai sekarang masih belum mau memperlihatkan jenis kelaminnya, rupanya calon anaknya itu malu-malu atau memang ingin memberikan surprise untuknya dan Agisha.
Baru beberapa menit Zeus menyemburkan cairan kentalnya itu ke karpet, kini Zeus kembali memberikan Agisha rangsa*ngan dengan sentuhan-sentuhan nakal sehingga membuat Agisha naik kembali.
'Aku ingin gaya yang lain sayang" bisik Zeus
'Plisss aku lelah" isak Agisha tetapi Zeus tidak mendengarkan
Baginya rengekan Agisha adalah sebuah kode untuknya lebih berusaha lagi, entah apa yang ada di pikiran pria tampan itu. Bisa-bisanya dia beranggapan rengekan Agisha sama dengan ajakan, sungguh tidak tau malu sekali.
Zeus tidak mau menerima penolakan Agisha dan kembali melakukan aksinya hingga dirinya benar-benar puas, Agisha yang tadinya menolak mentah-mentah sekarang malah keenakan dengan semua perlakuan Zeus. Sungguh munafik sekali Agisha, Agisha merasa ini semua karena novel-novel romansa yang selalu dia baca saat malam hari, novel-novel itu menceritakan adegan hot. Entah itu prianya seorang ceo, dokter, guru, dosen, anak sekolah. Bahkan duda pun tak luput dari rak di di salah satu aplikasi online miliknya.
'Aku kapok membaca novel-novel itu" batin Agisha menyesal
Andai saja dirinya berpura-pura polos maka Zeus tidak akan se semangat ini dalam menggempurnya, jika saja dirinya tidak mempraktekkan teori yang dia baca dari novel-novel itu maka dirinya pasti bisa bersantai ria, bukan berada di bawah kendali Zeus. Bagi Agisha membaca novel-novel panas itu sama dengan bencana untuknya.
Setelah puas akhirnya Zeus pun menggendong Agisha ke dalam kamar mandi dan memandikan Agisha dengan cepat karena takut istrinya itu sakit akibat mandi dua kali dalam waktu yang berdekatan.
Zeus juga memainkan baju pada istrinya dengan pakaian hangat dan setelah itu barulah dirinya membersihkan tubuhnya.
Zeus duduk disamping Agisha yang membaringkan tubuhnya dengan selimut yang menutupinya hingga ke leher, Zeus berpikir jika istrinya kelelahan jadi dia membiarkannya.
Agisha hanya bisa menganggukkan kepalanya, jujur saja di bawah sana terasa pedih sekali. Agisha takut untuk memberitahu Zeus mengingat baru saja suaminya itu bisa mendapatkan hak nya. Agisha berpendapat jika miliknya lecet sehingga ada rasa-rasa perih.
'Kamu kenapa my love?" tanya Zeus melihat Agisha yang terdiam karena biasnya Agisha akan berceloteh panjang lebar
'Tidak ada, aku hanya ingin tidur saja" ucap Agisha menggelengkan kepalanya
'Jangan berbohong sayang, katakan. Apa ada yang sakit?" tanya Zeus melihat wajah Agisha yang menahan rasa sakit
'Umm.... Itu, di bawah sana milikku terasa perih gitu" cicit Agisha takut
'APA?!" teriak Zeus kaget
Zeus menyibak selimut kemudian menekuk lutut Agisha dan melebarkannya, terlihat Agisha yang menggiigit bibirnya karena merasa pedih pada daerah sensitifnya itu.
Dengan gerakan perlahan Zeus menurunkan benda berbentuk segi tiga itu sehingga memperlihatkan milik Agisha yang memerah, bahkan di sudut terlihat merah sekali. Apa dirinya terlalu berlebihan? Ada perasaan takut dalam dirinya melihat milik Agisha yang begitu merah.
Buru-buru Zeus mengambil ponselnya dan menghubungi dokter Roxie, butuh 30 menit barulah dokter Roxie datang dengan wajah mengantuk dan belum mandi, dia baru saja ingin beristirahat setelah bertemu kliennya.
'Periksa istriku!" perintah Zeus
Dokter Roxie yang sudah tau akar permasalahannya langsung memposisikan tubuhnya diantara kedua kaki Agisha, matannya meneliti dengan tajam milk Agisha yang lecet.
'Bagaimana kondisi istriku?" tanya Zeus panik
'Giliran soal istrinya baru panik, tetapi giliran tembak menembak tidak panik!" batin dokter Roxie
'Memang bagus tuan dan nyonya melakukan hubungan badan di usia kehamilan sekarang. Tetapi tuan harus bisa mengontrol diri, lihatlah milik nyonya yang lecet parah. Saya sarankan untuk beberapa minggu ke depannya tuan jangan dulu menyentuh nyonya. Biarkan nyonya istirahat sejenak" dokter Roxie melirik Agisha yang terlihat malu
Wajar saja Agisha malu karena ini pertama kalinya seseorang melihat hal sensitifnya selain Zeus, sungguh memalukan dan Agisha merasa ingin menghilang dari buka bumi ini.
'Tidak perlu malu nyonya, nyonya bisa menolak pada tuan jika sudah merasa tidak nyaman saat melakukannya. Dan tuan harus mau mendengarkan keluhan nyonya supaya tidak ada kejadian seperti ini lagi" jelas dokter Roxie
'Saya akan memberikan obat untuk untuk nyonya, tetapi bukan untuk di minum melainkan di oles pada merah-merah itu. Tuan bisa membantu nyonya" ujar dokter Roxie
Akhirnya Zeus pun membantu Agisha untuk mengoleskan salep yang diberikan dokter Roxie, baiklah. Zeus berjanji akan mendengarkan keluhan istrinya, dia tidak boleh egois.
🌾🌾🌾
Lagian Zeus juga ga sabaran banget akhirnya puasa lagi kann😂😂 lain kali dengerin author dong supaya kamu bisa ihik-ihik lagi bersama Agisha. Hahaha
Oh iya kalau ada typo tolong ingatkan author ya guys..
riri-can