
Malam harinya terlihat Agisha duduk di meja makan, sudah beberapa hari ini Leon sering mengurung dirinya dan menyalahkan dirinya atas kematian ibunya. dan Agisha hanya berpikir jika Rebecca yang menarik pelatuk sendiri padanya sehingga nyawanya melayang, Zeus berkata jika mental Rebecca terguncang membuatnya memperkuat spekulasinya.
'Apa Leon belum mau makan?" tanya Agisha pada salah satu pelayan
'Menjawab nyonya, tuan muda Leon belum mau makan bahkan sejak siang tadi tuan muda Leon belum menyentuh makanannya" lapor pelayan wanita itu
'Mengapa baru melaporkannya padaku, bagaimana jika Leon sakit?" tanya Agisha khawatir
Sungguh ceroboh sekali, padahal dari siang hingga sore tadi dirinya masih bersantai ria dengan dokter Roxie dan Janny, jika saja dirinya tau bahwa Leon belum makan pasti dirinya akan segera membujuk Leon.
'Maaf nyonya, saya tidak berani mengganggu kesenangan nyonya" jawab pelayan itu menyesal
'Sudahlah, berikan makanannya padaku. Biar aku yang membujuknya" Agisha merebut makanan milik Leon dan berjalan menuju lantai dua menggunakan lift
CEKLEK
Agisha menghela nafas lega saat kamar Leon tidak terkunci, hal pertama yang dirinya lihat adalah tempat tidur Leon yang kosong dan Leon nya tidak ada. Pandangannya tertuju pada pintu balkon yang terbuka, padahal sudah gelap di luaran sana bisa saja nyamuk atau hewan-hewan yang memiliki sayap masuk ke dalam kamar Leon.
'Leon" panggil Agisha pada Leon yang duduk termenung di kursi berwarna merah
Leon menoleh pada Agisha tetapi kemudian dia kembali menatap ke arah depan sana, terdapat hutan yang luas dan gelap.
'Mengapa kamu belum makan? Nanti kamu sakit lho" kata Agisha lembut
'Apa mommy boleh duduk disamping mu?" tanya Agisha dan Leon menganggukkan kepalanya pertanda mengijinkannya
'Aku kangen mommy" ucap Leon dengan nada suara menahan tangis
'Mommy meninggal karena Leon, sekarang Leon tidak punya siapa-siapa lagi" katanya menundukkan kepalanya
'Saat Leon di perut mommy, daddy pergi meninggalkan kami selamanya dan sekarang saat Leon sudah keluar dari perut mommy, mommy juga pergi meninggalkan Leon selamanya. Seharusnya Leon tidak perlu hadir" ucapnya dengan suara bergetar
'Jangan berkata seperti itu, itu tidak benar Leon" Agisha begitu terkejut dengan penuturan bocah berusia 5 tahun di depannya
'Leon tau itu, Leon sudah besar hiks... Karena Leon mommy dan daddy pergi hiks... Harusnya Leon tidak pernah hadir" ucapnya terisak setelah menahan tangis cukup lama
Agisha memeluk Leon sambil menepuk punggungnya pelan, kemudian mengelus rambut Leon. Tentunya Leon menikmatinya karena dirinya tidak pernah merasakan ini dari mommy-nya.
'Leon kangen mommy" isaknya kuat
'Baiklah besok kita ke makam mommy Rebecca" ujar Agisha membuat Leon melepaskan pelukannya dan menatap Agisha berbinar
'Benarkah?" tanya Leon berharap
'Tentu saja, nanti biar mommy yang bujuk daddy Zeus supaya memperbolehkan kita ke makam mommy Rebecca" ucap Agisha membuat Leon senang
'Tetapi sebelum itu Leon harus makan dulu supaya kuat, makamnya cukup jauh jadi mesti banyak tenaga untuk kesana" sambungnya lagi
'Baiklah, Leon mau makan yang banyak" ucap Leon tersenyum
'Okay, sini mommy suapi" Agisha menyodorkan sendok berisi makanan tetapi langsung di rebut Leon
'Leon saja, Leon sudah besar mommy" balas Leon menyuapkan makanan ke dalam mulutnya
Keduanya berbincang cukup lama hingga akhirnya Leon mengantuk, tetapi sebelum tidur Leon menggosok giginya.
'Tidurlah anak baik, untuk kedepannya ada mommy Agis dan daddy Zeus yang akan menjagamu dari dunia yang kejam ini" ucap Agisha mengecup kening Leon yang kini sudah tertidur
Agisha pun berjalan pelan keluar dari kamar Leon, setelah Agisha pergi Leon membuka matanya sambil tersenyum kecil.
'Leon akan jadi anak yang berguna buat daddy Zeus dan mommy Agis" ucapnya pelan sebelum matanya terpejam
***
Sedangkan di kamar lain terlihat Agisha yang masih memikirkan perkataan dokter Roxie dan Janny, perkataan keduanya membuatnya kalut, biasnya jika Zeus pergi tugas berminggu-minggu dirinya tidak pernah se khawatir ini.
'Bagaimana ini" ucapnya menatap ponselnya
Jam masih menunjukkan pukul 9 malam, jika di Spanyol maka jam nya juga sama kebetulan dua sahabatnya ada di negara itu tengah kuliah dan juga di negara tercintanya dan negara bambu itu, dengan cepat Agisha mengambil ponselnya dan langsung menuju grup mereka.
**💞Cecan&Bohay 💞**
^^^ Agisha A. Praden^^^
^^^Guys, gue nanya nih^^^
Camelia Arabella
Ehh... Ada bumil, gimana kabarnya bumil?
Violet Ragartha
Lily Sabitha
YUHUUUU.... APA ADA YANG CARI LILY CANTIK?
Jasmine Emrubby
Santai aja dong, jarinya pasti busuk membengkak makanya huruf besar semua.
Lily Sabitha
@Jasmine Emrubby 🐷🐷
Camelia Arabella
Mulai nih, lama-lama gue kibas juga dua 🐷 di atas
Jasmine Emrubby
Atas gue 🐷
Lily Sabitha
Atas gue lebih 🐷
Dania Luvery
Kalian bertiga 🐷
Violet Ragartha
Mamam tuh buat @Camelia Arabella @Lily Sabitha @Jasmine Emrubby, makanya jangan lebay, di skak nyonya Dania kicep lu pada hahaha.
Dania Luvery
@Agisha A. Praden Mau nanya apaan?
^^^ Agisha A. Praden^^^
^^^ Ga jadi deh, gue tiba-tiba ngantuk Bye ^^^
^^^ Para 🐷 🤣🤣🤣^^^
Agisha pun buru-buru mematikan internetnya, entah umpatan-umpatan apa yang di berikan para sahabatnya itu, hatinya senang setelah mengulah di grupnya.
'HAHAHAHA.... Pasti mereka pada marah hahahaha" tawanya membayangkan ke lima sahabatnya tengah mengamuk di grup
Tiba-tiba Agisha mendengar suara baling-baling helikopter yang terdengar masih samar-samar tetapi lama kelamaan suaranya semakin jelas.
'Zach" serunya beranjak menuju jendela dan melihat helikopter yang mendarat di lapangan khusus helikopter
'Bukannya katanya masih beberapa hari lagi disana?" tanyanya pada dirinya sendiri
'Kok aku jadi gugup" ucapnya melihat Zeus yang menatap ke arah kamarnya beruntungnya jendela tersebut masih di tutupi oleh tirai putih tipis sehingga Zeus tidak bisa melihatnya yang mengintip
Zeus masih berbincang di bawah sana bersama Carsen, Daxon dan beberapa pengawal membuat Agisha memilih untuk membaringkan tubuhnya.
'Sebaiknya aku tidur saja" ucapnya mencoba menutup matanya
Beberapa menit kemudian terdengar suara pintu yang dibuka bersamaan bau parfum Zeus menguar ke dalam kamar, Agisha yang sebenarnya belum tidur menutup matanya rapat-rapat.
CUP
Agisha semakin gugup saat Zeus mencium pipinya, padahal dirinya sudah sering di cium Zeus meskipun itu hanya kening dan pipinya tetapi mengapa malam ini dirinya begitu gugup.
'Aku tau kamu belum tidur sayang, tadi ada seorang perempuan yang mengintip di jendela itu" ucap Zeus memeluk Agisha dari belakang membuat Agisha kaget
Jeli sekali mata Zeus padahal jelas-jelas jendelanya tertutup tirai, jika sudah begini apa dirinya masih tetap berpura-pura tidur atau bangun saja.
'My love, bukalah matamu. Apa kamu tidak merindukan aku?" tanya Zeus lembut
'Aneh sekali, padahal baru saja tadi aku melihat seorang perempuan cantik mengintip di jendela. Kupikir itu kamu, apa mungkin itu hantu penunggu di kamar ini?" tanya Zeus mencoba menakut-nakuti Agisha dan benar saja Agisha membuka matanya dan melepaskan pelukannya
🌾🌾🌾
riri-can