
Daxon menutupi da*danya yang terbuka lebar saat gaun warna pine itu melekat pada tubuh kekarnya, tadinya Daxon akan mengenakan gaun merah cerah tetapi Daxon menolak, dan pada akhirnya Zeus menyuruhnya mengenakan gaun warna pine. Badannya cocok untuk seorang binaragawan daripada menjadi seorang pria gemulai nan menggoda. Lihatlah auratnya menyebar entah kemana-mana, Daxon takut jika para pelayan wanita melihatnya maka mereka akan pingsan.
Kira-kira seperti inilah penampilan Daxon guys 😂, silahkan kalian bayangkan sendiri kalau belum puas hehe.
'Bos, apa bos yakin kita memakai gaun seperti ini?" tanya Daxon dengan wajah ternistakan
Penampilan Zeus tidak kalah mencolok, meskipun sudah memilih gaun yang lebih tertutup dari Daxon tetapi tidak bisa menutupi bekas-bekas luka yang ada di pundaknya, harusnya Zeus memakai gaun yang tertutup. Ini semua salah Agisha yang menyuruhnya menggunakan gaun yang mencolok. Lihatlah warna navy yang menempel di tubuhnya itu, bahkan gaun itu memohon ampun padanya supaya tidak dikenakannya, gaun yang terbelah hingga mencapai pinggangnya, sungguh menyiksa diri saat mengenakan gaun itu.
Nah ini penampilan Zeus si seksoy guyss, gaunnya dah mau sobek ya bund hahaha 🤣🤣😂😂
Jika bukan karena dirinya mencintai Agisha sudah tentu nyawa Agisha melayang, tetapi Agisha adalah urat nadinya, bagaimana bisa Zeus menyayat urat nadinya sendiri.
'Mengapa daritadi mulutmu tidak bisa diam! Kamu pikir saya menyukai ini!" omel Zeus menekan kepalanya yang berdenyut
'Bos, saya takut para pengawal melihat ini" ucap Daxon ketakutan
Bagaimana bisa seorang mafia seperti mereka memakai gaun terbuka seperti ini? Apa yang akan orang lain pikirkan mengenai ini, sungguh amat memalukan. Anak yang berada di perut Agisha sungguh meresahkan, bahkan dirinya belum lahir sudah berulah seperti ini, bagaimana kelak jika sudah lahir? Daxon tidak bisa membayangkan penderitaan apa yang akan dia rasakan nantinya.
'Dimana pria tua itu? Apa dia kabur?!" tanya Zeus tidak melihat keberadaan tuan Arkam
Sedari tadi Zeus tidak melihat keberadaan tuan Arkam, bisa saja pria itu kabur untuk menghindari kejadian ini, sungguh picik sekali tuan Arkam, itulah yang ada di dalam pemikiran Zeus.
Beberapa menit kemudian terlihat tuan Arkam datang mengenakan gaun hitam dengan model terawang dari pinggang ke atas, gaunnya juga model terbelah sehingga memperlihatkan celana pendeknya.
Anggap saja ini tuan Arkam guys, sengaja lihatin wajahnya supaya lebih mendalami hehe 🤣
Ketiganya saling tatap menatap hingga suara tawa menggema di ruangan tertutup itu.
'HAHAHAHA.... LIHATLAH KAMU LEBIH COCOK JADI PRIA PENGHIBUR DI BAR!" teriak tuan Arkam sambil tertawa menggelegar menatap Zeus yang kesal dan marah
'Dan kamu cocok jadi harem di diskotik HAHAHAHAHA!" ujarnya lagi saat melihat penampilan Daxon
'Apa tuan tidak sadar jika tuan cocok jadi pria simpanan, cih!" cibir Daxon tidak terima di katakan dirinya cocok jadi pria penghibur
'Tertawalah sepuasnya, setelah ini saham anda akan menurun!" ancam Zeus serius
'Begitu saja sudah mengancam! Dasar apatis!" ucap tuan Arkam kesal
Tiba-tiba ketiganya terdiam sambil menunduk lesu, entah apa yang mereka pikirkan tetapi nampaknya beban ketiganya begitu berat.
'Habis sudah reputasiku" guman tuan Arkam
'Sebaiknya kita keluar" ajak Zeus mencoba bersikap santai meskipun harga dirinya menjadi taruhan
'Kamu yakin?" tanya tuan Arkam ragu
'Bos mengapa ini lebih menakutkan daripada perang" ucap Daxon menciut
'Kamu saja yang di depan" perintah Zeus pada Daxon
'Tapi bos....
'Menurut atau dipecat!" ancam Zeus
'Baik bos" patuh Daxon melangkah keluar
Ketiganya menuruni lift, beruntungnya tidak ada para pelayan yang bekerja di dalam rumah. Memang jam segini para pelayan sibuk di paviliun tempat mereka istirahat.
Ketiganya sampai juga di taman belakang tanpa hambatan, tetapi saat akan berjalan menuju Agisha duduk, terlihat beberapa pengawal yang berdiri menjaga Agisha, bukan itu saja ada nyonya Anneta dan juga Issabella. Rasanya ketiganya ingin segera di kubur hidup-hidup.
'HAHAHAHAHAHA!" tawa Issabella terbahak-bahak begitu juga dengan nyonya Anneta
'Kalian sungguh cocok jadi model pria cantik, akan ku foto" ucap Issabella mengeluarkan ponselnya dan memotret ketiganya
'Kamu pikir aku takut!" tantang Issabella
Ketiganya kini menahan rasa malu, marah dan sedih karena merasa di lecehkan oleh semua orang. Untung saja para pengawal menundukkan kepala mereka, tetapi siapa sangka jika mereka tengah menahan tawa.
Jika hal ini sampai ke massa, bagaimana reputasi mereka. Entah apa yang akan terjadi nantinya.
'Apa kamu sudah puas sayang?!" tanya Zeus menusuk
'Aku suka" balas Agisha polos
'Sepertinya kamu senang sekali membuat suami mu ini tersiksa" ucap Zeus memijat keningnya
'A..aku tiba-tiba ngantuk" ujar Agisha melarikan diri sambil tertawa terbahak-bahak
Semuanya pun bubar setelah tuan Arkam menyuruh semuanya pergi, yang tersisa hanya Zeus, Daxon dan Issabella.
'Ehemm" Issabella berdehem
'Aku mau meminta maaf atas sikapku beberapa bulan yang lalu, aku sadar akan kesalahanku" ucapnya menyesal
'Kamu benar aku wanita murahan yang tidak pantas untuk orang sempurna seperti kamu, aku benar-benar menyesal" kata Issabella membungkukkan badannya
'Sudahlah, semua sudah usai" ucap Zeus dan langsung pergi meninggalkan Daxon dan Issabella
'Ckck" Daxon berdecak sinis menatap Issabella
Baginya Issabella adalah wanita ular, Daxon juga tidak akan pernah mempercayai wanita model Issabella, bos nya terlalu baik jika memaafkan Issabella, apa perlu dirinya memberikan balasan yang setimpal?.
'Hai aku Issabella" ucap Issabella memperkenalkan dirinya sambil menyodorkan tangannya
Issabella pikir untuk menjadi baik maka mulailah dengan berkenalan dengan orang lain secara baik-baik.
Daxon menepis tangan Issabella dan pergi meninggalkan Issabella yang kebingungan.
'Apa salahku?" tanyanya melihat kepergian Daxon
'Tidak apa-apa Ibel, untuk menjadi orang baik harus melewati banyak rintangan" ucapnya mencoba menguatkan dirinya sendiri
Sedangkan di sebuah kamar terlihat Agisha yang ditindih oleh Zeus, wajah Agisha memerah menahan rasa malu saat Zeus mengecup pipinya berulangkali.
'Apa kamu sudah puas mengerjai ku sayang?" tanya Zeus serak
'A..aku tidak mengerjai kamu" bantah Agisha
'Oh yaaa? Jadi siapa yang mengerjai siapa hmm?" tanya Zeus mengecup bibir Agisha
'Bayinya yang suruh, aku cuma mengatakan saja" cicit Agisha pelan
Zeus menatap wajah Agisha yang memalingkan wajahnya, begitu menggemaskan membuat Zeus tidak sabar untuk memberinya sebuah hukuman manis, tetapi Zeus harus banyak bersabar karena istrinya masih trauma.
CUP
Zeus mengecup perut Agisha yang sudah membesar, ada harapan istrinya untuk sembuh dari rasa trauma melihat Agisha menjaga baik-baik kandungannya.
'Ciao figlio mio, papà ti sta aspettando qui. Dovresti stare bene lì dentro" (Halo anakku, daddy menunggumu disini. Baik-baik lah di dalam sana) bisiknya
'Baik daddy" balas Agisha menirukan suara anak kecil
Zeus menatap Agisha dan tersenyum hangat pada istrinya itu, Zeus hanya berharap jika keluarganya baik-baik saja dan jauh dari kata kekerasan seperti yang dia rasakan saat masih kecil. Zeus berjanji akan menjadi seorang suami dan seorang ayah yang baik untuk istri dan calon anaknya, tidak peduli anaknya perempuan atau laki-laki, bagi Zeus semuanya sama.
🌾🌾🌾
Jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran, tetapi jangan mengulang kembali masalahmu tetapi ubahlah menjadi sebuah hal yang bisa membuatmu berubah.
riri-can