LOVE FIGHTER

LOVE FIGHTER
Balapan.



Malam telah tiba, Evano. sudah bersiap-siap untuk menghadapi tantangan di arena balap dengan Irvan.


Balapan motor akan diadakan pukul sebelas malam, dan itu sudah menjadi tradisi anak-anak orang kaya.


Suatu hobi yang menghabiskan puluhan juta rupiah sekali show.


Bagi anak-anak konglomerat seperti mereka, itu tidak berarti apa-apa karena memiliki harta kekayaan yang melimpah ruah.


Terlahir dari keluarga kaya raya dan sudah terbiasa makan menggunakan sendok yang terbuat dari emas murni.


Seperti biasa Evano, akan memanggil teman-temannya dan mereka merupakan geng motor ' the best ' yang disingkat TB.


Evano meminta teman-temanya untuk kumpul di tempat biasa, sebelum berangkat ke lokasi balapan.


"Evano...!"


Anggota gengnya yang bernama Ramon, memanggil Evano.


Kantin di pinggir jalan kecil, menjadi tempat mereka berkumpul dan pemilik warung seorang perempuan paru baya yang sangat akrab dengan mereka.


Niko, Daris, Ramon dan delapan orang lainnya berkumpul menjadi anggota geng motor bernama ' the best '.


"Punya nyali juga dia, menentang mu balapan ya." Ujar Ramon kepada Evano.


"Apa taruhannya?" Tanya Niko.


"Asna!" jawab Evano singkat.


Terlihat Niko dan Daris sangat kaget mendengar jawaban dari Evano, sebenarnya mereka berdua juga sangat menyukai Asna.


Akan tetapi Asna, terang-terangan menolak mereka berdua, tapi anehnya. mereka berdua tidak sakit hati di kala penolakan itu, malah semakin agresif melakukan apapun demi mendekati Asna.


"Aku kesal sama Irvan, ayo, kita lumpuhkan dia." ungkap Niko.


"Merasa kesal, karena Irvan melarang mu untuk mendekati Asna!" ucap Evano yang sebenarnya menyindir Niko.


Evano telah mengetahui kalau Niko dan Daris, menyukai Asna, sebab hal di beritahu oleh Kiara.


Sementara Kiara dan Evano, sudah bertunangan sejak bayi, tidak lain demi bisnis.


Keluarga Evano, adalah keluarga konglomerat yang merupakan pemilik yayasan Insani, sekolah berbasis internasional.


Mulai dari play group, TK sampai SMA, bisnis lain berupa perhotelan dan juga rumah sakit serta pabrik farmasi.


Tidak ada bedanya dengan Kiara, yang termasuk kategori konglomerat dengan gurita bisnis yang banyak.


"Bukan urusanmu, jika aku. menyukai siapapun, karena kamu ngak berhak melarang ku untuk menyukai siapapun." Sanggah Niko.


Niko yang merupakan anak dari pebisnis pemilik perkebunan sawit yang paling luas serta pabrik pengolahan minyak sawit.


"Tidak masalah sebenarnya, asal dengan suportif aja, dan jangan saling menjatuhkan. kita dalam satu geng motor yaitu the best, kekuatan yang paling terbaik dari yang sudah ada." jelas Evano dan kemudian menepuk pundak Niko.


"Sudahlah, jangan hanya karena perempuan. persahabatan kita jadi rusak. yuk...! kita hajar si kampret itu." Ucap Ramon.


Anggota geng the best, yang paling setia kepada Evano. kesetiaannya itu bukan tanpa sebab, karena ayahnya bekerja sebagai direktur di rumah sakit.


Direktur di rumah sakit milik keluarga Evano, yang membuatnya harus mendekati Evano. agar posisi ayahnya tidak tergeser kandidat yang lain.


Akhirnya mereka berangkat beriringan menuju lokasi yang sudah ditentukan untuk adu ketangkasan di jalanan.


Sesampainya di lokasi balapan, sebuah taman yang terbengkalai dan jalanan yang mulus full aspal.


Lokasi balapan tidak jauh dari tempat tinggal Asna, tempat tinggal untuk masyarakat menengah kebawah.


Irvan bersama gengnya yang berjumlah sepuluh orang lebih dan ditambah enam orang cewek cantik, sudah menunggu Evano dan gengnya.


Irvan merupakan ketua geng motor merah, yang menjadi rival dari ketua geng motor the best.


"Kalau Lo, takut. mundur saja, pengecut kayak Lo, ngak pantas berlaga di jalanan seperti ini." ucap Irvan, yang didampingi oleh para cewek-cewek yang cantik.


Aturan seperti biasa, masing-masing dua orang dari geng motor, yaitu dari geng motor TB dan geng motor merah.


Akan menjadi tim penilai, sisanya mengikuti gengnya masing-masing balapan motor.


Saat ini Evano dan Irvan yang akan bertaruh, dan lebih fokus kepada mereka berdua. akan tetapi jika dari geng motor TB lebih banyak yang menang, maka akan di lanjutkan putaran berikutnya.


Jika putaran berikutnya masih kalah, maka Evano akan dinyatakan menang. demikian juga sebaliknya.


Jika Evano menang telak akan Irvan, maka tidak perlu lagi putaran selanjutnya.


Sekali tampil harus sepuluh putaran, karena taman terbengkalai itu lumayan luas.


ngong.....ngong......


Suara motor besar dengan spesifikasi motor, gigi transmisi 6 kecepatan. Power maksimum 68 PS @ 8000 mm dan Torsi maksimum66.7 nm.


Kecepatan maksimum motor besar itu, dan termasuk kecepatan super maksimum untuk motor.


Rata-rata motor di produksi di Jepang, dengan harga kisaran dari tiga ratus lima juta rupiah hingga satu milyar rupiah.


Masing-masing dari anggota geng, sudah bersiap dibelakang ketua mereka. sementara Evano dan Irvan, yang akan memimpin balapan, karena mereka berdua yang bertarung malam ini.


Evano dan Irvan, sudah bersiap di motornya. ketika gadis cantik itu mengangkat selendangnya dan...


ngeossssss..... ngeosss........


ngiung..... ngiung....ngiungggggggg........


Suara motor yang sangat besar, dikarenakan kenalpot racing yang termasuk aksesoris otomotif motor yang wajib.


Kenalpot racing tersebut yang mengeluarkan suara kebanggaan tersendiri bagi pemilik motor besar itu.


ngeossssss...... ngeossssss..... ngeosss....


Terdengar suara motor besar itu, menerjang tikungan dan jalanan aspal yang mulus.


ngiungggggggg..... ngiung...........


Suara tarikan kecepatan setelah melakukan over kecepatan motor.


Satu putaran sudah selesai dan Evano masih tetap memimpin hingga putaran kedua dan Evano masih tetap memimpin.


Suara motor itu, seperti saling bersahutan dan para anggota geng berusaha menyalip barisan.


Akan tetapi Evano masih tetap memimpin hingga hingga putaran ke empat dan kelima.


Putaran ke enam dan kali ini, Irvan yang memimpin beberapa menit dan kemudian di salip oleh Evano dan putaran berikutnya yang merupakan putaran terakhir.


Evano menjadi pemenangnya, sorak kemenangan menjadi milik Evano dan gengnya dan terlihat Irvan seperti tidak menerima kekalahannya.


Ngiungggggggg.....


Suara motor polisi pemburu preman, mendatangi mereka dan seketika membuat kedua geng motor itu panik.


"Dasar penghianat," ucap Evano yang turun dari motornya dan menghampiri Irvan.


Lalu Evano menarik kerah jaket hitam yang dikenakan oleh Irvan dengan sekuat tenaganya.


"Ngapain, Lo. memanggil polisi? gila benar." ucap Evano dengan emosinya yang meluap luap.


"Untuk apa, Aku. memanggil polisi? gila!" ungkap Irvan.


Kemudian Ramon menarik tangan Evano, dan memintanya untuk segera kabur. demikian juga Irvan, yang meminta anggotanya untuk menyelematkan diri.


Mereka semua kocar-kacir dan berusaha melarikan diri, mereka berpencar agar polisi pemburu preman itu kebingungan untuk mengejar mereka.


Akan tetapi jumlah polisi pemburu preman tersebut sangatlah banyak, dan terlihat Evano berusaha untuk tidak tertangkap oleh polisi pemburu preman tersebut.