
Bu Hana yaitu mama Evano, terlihat syok karena Evano membagikan foto pak Hengky dan Asna saat di lobi hotel.
"Evano...! apa maksud mu dengan perempuan bokingan?" tanya mama nya kepada Evano.
"Tua bangka itu telah memboking Asna, mereka berdua pasti sudah tidur di hotel ini." jawab Evano dengan tegas.
"Evano....! pak Hengky itu investor hotel kita ini, dan pak Hengky bukan pria brengsek seperti papa mu.
Pak Hengky menjemput Asna ke lobi hotel, untuk menghadiri acara ulang tahun Freya di hotel ini.
Freya itu putri pak Hengky, dan Asna adalah guru privat matematika Freya.
Asna di undang secara khusus di ulang tahun Freya, untuk menyanyi di acaranya.
Tarik semua foto itu, dan sampaikan maaf mu atas semua kebodohan mu ini, mama ngak mau tahu.
Kalau semua kebohongan mu tersebar, mama akan mencabut semua fasilitas mu. sekarang perbaiki semuanya sebelum terlambat.
Mama tidak mau mendengar ada masalah karena kebodohan mu, mama ngak main-main, Ya." ucap bu Hana, lalu meninggalkan Evano yang bengong.
Ternyata Evano sudah mengirimkan ke group obrolan online ke sesama teman-temannya disekolah dan juga geng motornya.
Bukan hanya itu saja, Evano mengupdate status media sosialnya.
Evano menuliskan bahwa Asna, perempuan munafik dan simpanan om-om alias pria tua bangka.
Bukan hanya foto, tapi ada juga video yang memperlihatkan Asna sedang ngobrol dengan pak Hengky di loby hotel.
Akun media sosialnya di penuhi dengan komentar miring dan hinaan kepada Asna.
Karena ekonomi sulit, sehingga harus nekad jual diri demi gengsi dan gaya hidup yang mewah.
Begitulah salah komentar dari netizen di media sosial Evano.
Lalu Evano menghapus postingannya itu, tapi sebelum menghapus Evano sempat memeriksa kalau foto dan video sudah dibagikan atau dishare oleh akun lainnya.
Sangat luar biasa, postingan Evano sudah di share sebanyak seratus kali.
Rata yang membagikan adalah teman-teman satu sekolah Evano dan sisanya tidak diketahui.**
Dari kamar deluxe hotel, seorang laki-laki remaja yang mendapatkan share dari status media sosial temannya. dimana akun di tag dan begitu syok.
Laki-laki yang beranjak dewasa keluar dari kamarnya dan langsung menuju kamar hotel yang berbeda.
"Pa... papa...pa..!" laki-laki itu memanggil Papa nya dengan suara yang keras dan juga ketukan yang keras.
"Apa Abian! Papa dan mama capek, mau istrihat." ucap papa nya.
Tapi Abian langsung masuk kedalam kamar orangtuanya dan kemudian, setalah masuk lalu Abian menunjukkan postingan status di tag kepadanya.
"Papa di fitnah di media sosial, itu terjadi ketika papa menjemput Asna di lobi hotel ini.
Foto dan video itu di posting di status media sosial Evano Abraham anaknya bu Hana. lalu dishare berkali-kali oleh pengikut media sosial Evano." ucap Abian dengan sangat serius.
"Kurang ajar." Papa Abian berteriak, lalu berjalan ke arah kamarnya dan mengambil handphone.
Hengky atau papanya Abian terlihat sangat marah, dan tentunya itu membuat istrinya bertanya-tanya dan langsung mengambil handphonenya.
Terlihat pak Hengky berulangkali melakukan panggilan dan pada akhirnya tersambung juga.
"Halo bu Hana." sapa pak Hengky dengan nada suara yang meninggi.
"Iya, pak Hengky." jawab seseorang dari seberang sana.
Kalau tidak maka hubungan kerjasama kita akan berakhir dan saya akan membawa ini ranah hukum." sanggah pak Henky lalu mengakhiri panggilan telepon tersebut.
Mereka bertiga terlihat bengong dan pak Hengky duduk karena lemas.
"Tadi waktu di lobi, papa memang bertemu dengan Evano.
Evano berkata kasar pada Asna, lalu papa berjanji akan mengurus Evano yang kurang ajar.
Tapi papa lupa karena saking bahagianya melihat Freya adik mu yang bahagia." kata bapaknya yang terlihat lemas.
"Bukan hanya Papa yang di fitnah, tapi kasihan juga sama Asna. semua komentar jahat tertuju kepadanya.
Abian yakin kalau Asna, akan di bully habis-habisan di sekolahnya dan mungkin saja di keluarkan dari sekolah." kata Abian yang terlihat simpatik pada Asna.
"Iya, Pah. gadis baik itu harus menderita karena anak psikopat itu." sanggah istrinya Hengky yang mendukung ucapan anaknya.
Mereka bertiga sama-sama menghela napas dalam-dalam dan sama-sama menghembuskan napas bersama-sama.
"Besok kita sama-sama ke sekolah Asna, kita buat konferensi pers. kasihan juga sama anak itu.
Kita yang mengundangnya secara khusus demi Freya, kalau bukan karena kita mengudang nya, Asna tidak akan di fitnah seperti ini." kata papa nya Abian.
"Iya, orang yang tidak bersalah tapi harus menjadi korban anak psikopat itu.
Freya yang menginginkan Asna untuk nyanyi di acara ulang tahunnya." sanggah istrinya Hengky.
"Asna itu tidak memiliki handphone smartphone, mungkin dia belum tahu keadaan yang sebenarnya.
Malam ini mungkin dia masih tenang bersama keluarganya. tapi itu akan berbeda besok pagi saat di sekolah." ujar Abian.
Pak Hengky kemudian meraih handphonenya dan berusaha menghubungi seseorang.
Mungkin karena sudah larut malam, sehingga panggilannya lama baru di jawab.
Berulangkali pak Hengky melakukan panggilan dan pada akhirnya panggilannya dijawab.
Pak Hengky mengatakan kepada orang yang di telponnya agar datang ke sekolah Asna yaitu SMA Cita Insani besok pagi.
Karena pak Hengky akan mengadakan jumpa pers disana, karena ada hal yang harus di verifikasi.
Hal tersebut bukan hanya menyangkut nama baiknya dan juga nama baik keluarga serta usahanya.
Tapi ada anak yang baik yang menjadi korban fitnah dari seorang anak yang psikopat.
Anak gadis yang cerdas dan baik hati, mungkin saja masa depannya akan ternacam hancur jika tidak diluruskan permasalahannya.
Korban karena fitnah keji dari Evano, anak dari rekan bisnisnya.
Pak Hengky dan keluarganya tidak menginginkan hal itu terjadi, karena keluarganya yang mengundang Asna untuk mengisi acara di ulang anaknya.
Begitulah yang di sampaikan oleh pak Hengky kepada orang yang di hubungi olehnya.
Orang yang menjawab panggilannya adalah wartawan di salah media dan pak Hengky memintanya untuk membawa rekan-rekan kerjanya.
Mereka bertiga sama-sama menghela napasnya kembali dan mereka sepakat untuk pergi besok pagi ke sekolahnya Asna.
Mereka akhirnya istrihat agar tidak telat besok ke sekolah Asna besok pagi.
Seperti itulah tindakan yang akan di ambil oleh pak Hengky dan keluarganya, untuk menyelamatkan nama baiknya, nama baik keluarga dan nama baik usahanya.
Terlebih-lebih untuk Asna, korban fitnah dari Evano yang dianggap sebagai orang psikopat yang parah.