
"Selena setuju dengan perjodohan ini" Selena mendahului Rizky dengan berani.
Rizky seperti tidak percaya dengan perkataan Selena.
"Kenapa Selena mengatakan itu? kenapa dia berubah pikiran?" Rizky terlihat bingung, ia tidak mengerti apa yang Selena pikirkan.
Bahkan orang tua Selena pun terkejut dengan keputusan Selena. Tapi mereka terlihat bahagia dan lega bahwa putri mereka menerima perjodohan ini seperti yang mereka harapkan.
"Wah jadi Selena setuju, ya? hahaha bagus deh" Bu Yuna tersenyum lebar.
"Kalau Selena setuju, Rizky juga setuju kan?" tanya Pak Surya.
"Ha? i-iya Pa, Rizky juga setuju" jawab Rizky.
"Wah hahaha jadi semua setuju kan dengan perjodohan ini?" Bu Yuna sangat gembira.
"Ilona juga setuju kok hehe" kata Ilona yang tersenyum ceria.
Di saat semua orang bahagia termasuk Selena, Rizky justru terlihat bingung dan tak mengerti dengan Selena.
"Jadi kapan nikahnya?" tanya Pak Vicky.
Mereka membahas tentang pernikahan Rizky dan Selena. Setelah membahas cukup lama, Rizky minta izin keluar sebentar dengan Selena. Rizky membawa Selena ke luar ruangan tersebut.
"Maksud kamu apa? kenapa kamu setuju, Sel? kamu mempermainkan aku?" Rizky sedikit marah.
"Aku memang gak mencintaimu, tapi aku akan berusaha" jawab Selena dengan tulus.
"Kenapa? kita kan bisa membatalkannya" kata Rizky.
"Kamu sanggup membatalkannya? aku sudah pikir baik-baik perjodohan ini, jadi jalani saja" Selena langsung pergi menjauh dari Rizky, ia kembali ke dalam ruangan.
Rizky pun mengikuti Selena kembali ke ruangan tersebut. Tetap saja ia masih tidak mengerti apa yang di pikirkan Selena.
Makan malam bahagia kedua keluarga tersebut telah selesai, semua sudah kembali ke rumah masing-masing.
Selena masuk ke kamar dan mengunci pintunya. Ia langsung terduduk di lantai dan menangis tersedu-sedu.
Ada apa dengan Selena? kenapa Selena menangis?
[Flashback on]
Siang ini Selena dan Rey harus menemukan jalan keluar dari masalah ini dengan cepat sebelum malam tiba.
Selena cemas dan khawatir karena Rey masih belum memberikan solusinya. Ia segera menelpon Rey.
"Halo Rey, gimana? kamu sudah dapat solusinya?" tanya Selena dengan cemas.
"Sel, aku hanya punya satu solusi. Tapi... kamu sepertinya gak akan setuju" jawab Rey.
"Coba kamu jelaskan, Rey" kata Selena.
"Begini, kamu terima saja perjodohan itu. Setelah itu..." Rey belum selesai menjelaskan, Selena sudah memotongnya.
"Apa? kamu jangan aneh-aneh Rey, aku maunya nikah sama kamu, aku gak mau menikah dengan Rizky" bantah Selena.
"Dengarkan aku dulu, setelah menikah kamu buat Rizky menceraikan kamu setelah usia pernikahan kalian sudah beberapa bulan, bagusnya itu satu tahun. Kamu ngerti kan?" jelas Rey.
"Maksud Kamu, aku nanti jadi janda gitu? kenapa kaya gini sih. Aku gak mau Rey" Selena mulai menangis.
"Sel, nggak ada cara lain. Kamu akan kehilangan warisan kalau gak nikah sama Rizky. Kita harus berkorban sedikit, Sel" Rey mencoba meyakinkan Selena.
"Aku gak peduli soal harta, Rey" Selena terus menangis.
"Bukan begitu, Sel. Emangnya kamu mau kita kawin lari? kamu mau bikin malu orang tua kita?" kata Rey.
"Apa gak ada cara lain? hik...aku gak mau jadi janda.. hik. Ini konyol Rey" kata Selena.
"Sel, emangnya kenapa kalau kamu janda? aku tetap akan mencintai dan menikahi kamu, Sel" kata Rey.
"Tapi... Rizky gimana? bukannya ini seperti penipuan? aku benci semua ini!" Selena mulai menghentikan tangisnya.
"Jangan terlalu memikirkan Rizky. Setelah kamu menikah, kita akan pikirkan cara agar kalian bisa cerai" jelas Rey.
"Gimana? kamu setuju kan?" tanya Rey.
"Hm, baiklah. Kamu harus percaya sama aku, jangan ingkari janji kamu buat nikahin aku" kata Selena.
"Hm, iya aku janji" balas Rey..
Rey kemudian menutup teleponnya, ia saat itu sedang kerja paruh waktu. Rey memang tidak kuliah. Setelah tamat SMA, ia hanya kerja paruh waktu atau Selena yang membiayai kebutuhannya.
"Hhh si Vicky itu, apa dia gak bisa menerima aku? sia-sia aku pacaran bertahun-tahun sama Selena. Hhh kalau kaya gini aku cari pacar lain saja yang kaya raya, hitung-hitung sebagai cadangan. Duit aku juga menipis lagi, sial!!" batin Rey.
Rey memang hanya memanfaatkan Selena yang kaya, ia hanya mencintai harta Selena. Selena yang polos tidak curiga sama sekali, karena Rey memang sangat pintar membodohi orang.
Rey berniat untuk menikahi Selena agar ia bisa hidup enak, jadi ia memang tidak pernah selingkuh agar Selena selalu mempercayainya.
[Flashback off]
•
•
•
Tatkala Rizky bangun, ia melihat langit masih gelap karena matahari belum terbit. Waktu menunjukkan pukul 04.18 pagi. Ia segera keluar dari kamarnya, nampak sunyi yang ia rasakan. Mungkin karena itu ia bangun lebih awal?
Kini di rumah Rizky tak ada siapapun, karena sekarang ia tinggal di rumah barunya. Di rumahnya ada seorang pembantu dan tukang kebun, mungkin itu cukup untuk mengurus rumahnya yang tak terlalu besar.
Sudah berapa lama Rizky tak bertemu dengan Selena? ternyata baru 4 hari sejak malam itu. Kenapa mereka tak bertemu? entah mungkin ada yang mengganjal di hati mereka, sehingga mereka seperti saling menghindar.
Hari ini Rizky berniat pergi menemui Selena, mungkin ia sudah rindu dengan wanita tersebut. Sesampainya di rumah Selena, ia di jamu dengan baik oleh keluarga Selena.
Selena segera keluar dan menemui Rizky dengan tersenyum bahagia.
"Rizky!!.." seru Selena.
Rizky yang melihatnya pun terkejut kenapa Selena sangat bahagia. Kini mereka duduk berdua.
"Sel...kamu serius mau menikah sama aku?" tanya Rizky.
"Ha? kamu datang ke sini buat nanya itu? hahaha aku serius lah" Selena terlihat tanpa beban artinya ia serius mau menikah dengan Rizky.
"Aku cuma bingung kenapa kamu berubah pikiran" kata Rizky
"Karena kamu mencintaiku hehe, ngomong-ngomong sejak kapan kamu sudah menyukaiku?" Selena tersenyum manis.
"Ha? ah itu sudah lama...." jawab Rizky.
"Sejak pertama kali bertemu?" Selena mengangkat alisnya, ia berusaha manis di depan Rizky.
"Iya.." jawab Rizky dengan malu-malu.
Selena dan Rizky mulai menjadi pasangan yang bahagia, tentu saja hanya Rizky yang bahagia sedangkan Selena hanya berpura-pura bahagia.
Waktu demi waktu berlalu hingga tiba saatnya pernikahan mereka.
Rizky sangat bahagia dan bersyukur karena bisa menikah dengan wanita yang sudah bertahun-tahun ia cintai.
Selena hanya berharap bahwa waktu cepat berlalu, ia berusaha menyembunyikan rasa sedih dan kesalnya.
Acara pernikahan tersebut sangat mewah dan di hadiri banyak orang. Tamu undangan yang datang untuk menghadiri pernikahan mewah tersebut pun sangat banyak dan berasal dari berbagai daerah. Sebagai pebisnis yang sukses, tentu saja banyak kenalan yang di miliki oleh dua keluarga tersebut. Keluarga serta para tamu terlihat senang di pesta pernikahan Rizky dan Selena.
Pernikahan tersebut pun berlangsung dengan megah, Rizky dengan setelan hitam-putih membuatnya lebih berwibawa dan dewasa. Sedangkan Selena menggunakan gaun putih yang membuatnya sangat cantik dan anggun. Pasangan tersebut sangat di puji-puji para tamu undangan karena mereka berdua sangat serasi seakan-akan mereka adalah pasangan yang langsung di pilih oleh sang dewa. Tentu saja sekarang ini mereka berdua adalah tokoh utama yang berbahagia.
Setelah pesta pernikahan tersebut selesai, Rizky dan Selena yang merupakan pasangan suami istri sekarang tinggal serumah.
Rizky yang awalnya tinggal sendirian, kini di temani oleh istri tercintanya.
Terpancar di wajahnya suatu kebahagiaan yang tidak bisa di sembunyikan, ia sangat berharap bisa membahagiakan Selena dan membuat Selena jatuh cinta dengannya.
Saat ini, pasangan suami istri itu sedang beres-beres dan merapikan barang-barang milik Selena yang amat banyak.
"Sel, apa malam ini kita tidur bersama?" tanya Rizky dengan tatapan seriusnya.