I Still Love Her

I Still Love Her
Rizky Pergi



Saat ini Rizky dan Selena sedang berada di rental komik, mereka sering datang ke berbagai rental komik. Sekarang Rizky juga menyukai komik walaupun awalnya ia hanya mencoba hobi Selena.


"Kamu udah baca yang seri 2?" tanya Selena.


"Belum, mana seri 2 nya? aku mau baca" jawab Rizky.


"Oh di sini belum ada, tapi aku udah beli online loh hehe. Kamu boleh pinjam kok, nanti ke rumahku dulu ambil komiknya oke?" tawar Selena.


"Okee" balas Rizky.


"Rey suka banget baca komik ini loh, katanya bagus. Dia lagi tunggu seri 4 nya" Selena menunjuk ke sebuah komik.


"Ohh dia suka yang horror ya" balas Rizky.


"Iya, tapi dia cuma suka komik itu doang. Padahal aku udah rekomendasikan komik-komik lain yang bagus tapi dia gak suka" jelas Selena.


"Emm, Sel. Rey itu orangnya kaya gimana?" tanya Rizky, ia penasaran dengan kekasih Selena itu.


"Hm? dia... baik, ramah, pintar terus suka makan hehe. Kenapa emang?" kata Selena sambil melihat-lihat komik di depannya.


"Nggak kok, cuma tanya aja" jawab Rizky.


"Nanti kapan-kapan aku kenalin ya?" Selena tersenyum.


"......boleh" balas Rizky.


Rizky dan Selena sekarang bersahabat baik, mereka sering tertawa bersama. Hal itu membuat Rizky sangat bahagia sampai-sampai ia lupa bahwa Selena hanya mencintai Rey seorang. Mereka berdua sangat menikmati kebersamaan masa muda mereka.





Hampir 3 minggu sudah keduanya tak bertemu. Libur semester yang di sukai sebagian siswa sudah berakhir, para siswa-siswi sibuk dengan sekolah mereka seperti biasa. Tahun ini adalah tahun terakhir Rizky, Selena, Aldi dan Rey di SMA, tak lama lagi mereka akan segera lulus dan kuliah.


Malam ini merupakan malam minggu, di mana para pasangan akan berkencan. Hal ini juga di lakukan Selena dan Rey, mereka sekarang sedang menuju ke kafe.


"Kafe ini baru di buka 2 bulan yang lalu, katanya bagus banget" kata Rey.


"Iya memang tempat nya bagus, aku pernah ke sana bareng Rizky sahabat aku" balas Selena.


"Oh jadi kamu udah ke sana. Rizky lagi di mana sekarang?" tanya Rey.


"Lagi di rumah pasti" jawab Selena.


"Ajak aja dia ke kafe sekarang, aku pengen ketemu dia" seru Rey.


"Ha? sekarang?" Selena kaget, padahal ia berharap bisa berdua bersama kekasihnya itu.


"Iya, kamu telepon dia sekarang" perintah Rey.


Selena langsung menghubungi Rizky.


"Halo...ada apa Sel?" tanya Rizky.


"Kamu sibuk nggak? kalau nggak sibuk, datang ke kafe umbrella ya sekarang. Aku tunggu di sini" kata Selena.


"Hmm iya, aku ke sana sekarang" balas Rizky.


Tak lama kemudian Rizky sampai di kafe tersebut, ia melihat Selena dengan seorang lelaki sedang duduk bersama. Rizky penasaran siapa lelaki tersebut, ia segera menghampiri mereka.


"Dia langsung datang ya, cepat juga, sepertinya dia menyukai Selena" batin Rey.


"Hai, aku Rey pacarnya Selena. Salam kenal" Rey menyapa Rizky, lalu memperkenalkan dirinya dengan ramah.


"Oh, aku Rizky" balas Rizky.


"Aku pikir, aku hanya berdua sama Selena. Padahal ada pacarnya juga" batin Rizky.


"Aku ajak kamu ke sini supaya kalian berdua saling kenal hehe" kata Selena.


"Rey ternyata sangat tampan, mereka cocok banget" batin Rizky.





Sudah 3 bulan berlalu sejak Rizky kenal dengan Rey. Hari ini adalah hari minggu, karena hari ini sedang libur sekolah, Rizky dan Selena pergi ke rental komik untuk meminjam komik baru. Setelah pulang dari rental komik, mereka singgah di restoran untuk makan siang.


"Kamu mau makan apa?" tanya Selena.


"Makan cumi goreng sama nasi aja" jawab Rizky.


"Aku juga sama deh" balas Selena.


Tak lama kemudian, makanan mereka sudah datang di antar oleh pelayan restoran.


"Kalau liat cumi goreng, aku jadi ingat Rey. Dia suka banget sama cumi goreng" kata Selena dengan senyum di wajahnya.


"Sel, bisa nggak? kalau kita lagi berdua, gak usah bahas Rey terus. Aku gak suka" Rizky sepertinya serius mengatakannya, ia sedikit kesal karena Selena sering membicarakan kekasihnya itu.


"Ha? apa aku sering begitu? aku gak sadar, maaf ya. Kamu... gak suka ya sama Rey?" tanya Selena.


"Iya..." jawab Rizky dengan dingin.


"Gak kenapa-kenapa, aku hanya gak suka" jawab Rizky.


"Aneh.... Rey gak ada salah tapi kamu gak suka sama dia" Selena juga sedikit kesal mendengar hal itu.


"Kita makan dulu, gak usah di bahas" kata Rizky.


"Iya yah, kenapa aku gak suka sama Rey? apa aku cemburu? hhh" batin Rizky.


Selena dan Rizky melanjutkan makan, Selena bingung dengan tingkah Rizky. Namun ia membiarkannya karena mungkin Rizky susah bergaul dengan orang.


Mereka langsung pulang setelah selesai makan, mereka hanya diam di mobil. Sepertinya Selena kesal dengan Rizky.





Setahun berlalu dengan cepat, sekarang Ujian Nasional sudah selesai. Tak lama lagi siswa-siswi kelas 12 akan lulus, begitupun dengan Rizky, Selena, Aldi dan Rey.


Rizky sedang belajar untuk ujian masuk perguruan tinggi, ia ingin kuliah di Singapura. Rizky hanya melihat buku pelajarannya, ia tidak konsentrasi belajar karena pikirannya kemana-mana.


Sebenarnya kenapa ia seperti ini? itu pertanyaan yang ada di dalam kepalanya.


Ia kemudian berjalan menuju jendela kamarnya, lalu membuka gorden dan melihat keluar jendela dengan pemandangan taman yang indah. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya.


"Ki...Ki...mama masuk ya?" Teriak Bu Yuri, Mamanya Rizky.


"Iya Ma.." Rizky segera menuju meja belajarnya.


Bu Yuri langsung masuk.


"Kenapa gordennya gak di tutup?...ayo makan malam, Papa sudah pulang" kata Bu Yuri sambil menutup gordennya.


"Rizky gak ikut makan Ma... gak laper" Rizky menolak ajakan Mamanya.


"Yasudah nanti Mama bawain susu ya?" tawar Bu Yuri.


"Iya Ma.." balas Rizky.


Rizky kemudian keluar menuju taman rumahnya, ia duduk dan berharap bisa mengembalikan konsentrasinya dan berhenti memikirkan Selena. Mungkin karena sebentar lagi ia tak akan bertemu Selena dalam waktu yang lama.


Rizky tak sadar jika sudah hampir 1 jam ia diam di situ, ia segera masuk kembali ke rumahnya untuk segera tidur.


Rizky dan Selena berada di suatu taman yang sangat indah. Taman yang di hiasi aneka bunga dan hamparan rumput hijau yang luas. Langit berawan dan angin yang berhembus terasa sejuk. Mereka duduk di kursi santai di bawah pohon yang lebat dan rindang.


"Ini adalah taman favoritku, kamu adalah orang pertama yang ku ajak kesini" kata Selena.


Rizky hanya tersenyum tipis.


Selena menggeser tubuhnya agar bisa duduk lebih dekat dengan Rizky. Ia meraih tangan Rizky dan menggenggam nya dengan erat.


Rizky menatap wajah Selena dengan bingung.


"Kamu orang baik, pintar, dan bisa dipercaya. Oleh karena itu, aku sering curhat dan minta pendapatmu mengenai masalahku" kata Selena dengan tulus.


"Ada apa ini? jangan-jangan Selena tau kalau aku menyukainya!!!" batin Rizky.


Selena menatap wajah Rizky, ia mendekatkan wajahnya dan membisik sesuatu.


"Aku juga mencintaimu Rizky" bisik Selena.


Selena kemudian mencium bibir Rizky dengan lembut, ia meletakkan tangannya diatas bahu Rizky dan terus mencium bibir pria tersebut.


Tentu saja Rizky tidak mengerti situasi ini. Setelah berciuman, Selena merapikan rambutnya dengan jarinya.


"Kamu.. mencintaiku??" tanya Rizky dengan heran.


Selena tidak menjawab Rizky, ia justru memalingkan wajahnya dari Rizky. Setelah itu ia lari meninggalkan Rizky yang sedang duduk itu.


"HAA!!! SELENAAA!!!" teriak Rizky.


Matahari sudah terbit dan sudah hampir pukul 07 pagi, ternyata yang tadi itu hanyalah mimpi, hanyalah sebuah mimpi yang indah.


Rizky mengusap wajahnya dan mengatur napasnya, ia masih teringat mimpinya itu. Ia segera bangun dari tempat tidurnya dan mandi lalu sarapan.


Pagi ini sangat cerah, terdengar suara kicauan burung-burung peliharaan Pak Surya.


Keluarga Pak Surya Joe sedang duduk untuk sarapan. Menu sarapan hari ini adalah nasi goreng yang merupakan makanan favorit anggota keluarga pak Surya.


"Pa..Ma... bulan depan Rizky berangkat ke Singapura kan?" tanya Rizky dengan wajah yang serius.


"Iya, kenapa emang? kamu gak suka?" tanya pak Surya sambil melahap sesuap nasi.


"Nggak kok, Rizky cuma gak sabar aja" jawab Rizky.


"Hahaha kamu pengen cepat-cepat ninggalin Papa sama Mama ya?" goda Bu Yuri.


Rizky hanya tersenyum, ia berharap akan melupakan Selena jika pergi ke Singapura.


Minggu demi minggu sudah berlalu, Selena dan Rizky sudah jarang sekali bertemu. Mungkin karena mereka sibuk dengan urusan masing-masing.


Tak terasa malam ini adalah malam terakhir mereka bertemu, lusa Rizky akan berangkat ke Singapura untuk kuliah, sedangkan Selena memutuskan kuliah di Indonesia saja.


Oleh sebab itu, keluarga Rizky dan keluarga Selena sedang makan malam bersama di rumah Selena.